Karimah, Momentum Muslimah Bogor Menjemput Ramadhan

Jannah yang juga mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris UIKA Bogor ini mengharapkan sajian Karimah dari panitia dapat menjadi momentum para muslimah yang hadir untuk menjemput Ramadhan dengan sebaik-baiknya.

(Bogor) wahdahjakarta.com– Cuaca Ahad pagi (06/04/2018) itu cerah dan syahdu. Beberapa muslimah berkerudung merah jambu mulai sibuk beraktivitas, saling membantu menyiapkan perlengkapan untuk sebuah perhelatan akbar bernama Karimah (Kajian Ilmiah Ramadhan Muslimah). Acara bertajuk “Menjejak Surga dengan Spirit Ramadhan” itu dilaksanakan dalam Aula Fakultas Teknik Universitas Ibnu Khaldun Bogor sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dengan jumlah peserta lebih dari seratus muslimah.

Karimah Bogor terlaksana atas kerjasama Quranic Lovers Community (QLC) Universitas Ibn Khaldun, Komunitas Kajian Mahasiswa Muslim (KKMM) IPB, dan Forum Muslimah Dakwah Kampus Indonesia (FMDKI) Daerah Bogor. Ketua Panitia Nur Jannah  mengungkapkan, Karimah dilaksanakan sebagai upaya menjadikan Ramadhan para Muslimah Kota Bogor menjadi semakin bermakna berlandasakan ilmu Syar’i sesuai dengan tuntunan Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam. Tidak hanya itu,  Jannah yang juga mahasiswi Pendidikan Bahasa Inggris UIKA Bogor ini mengharapkan sajian Karimah dari panitia dapat menjadi momentum para muslimah yang hadir untuk menjemput Ramadhan dengan sebaik-baiknya.

Senada dengan Jannah FMDKI Daerah Bogor Lilis Lisnawati juga  mengatakan Karimah Kota Bogor adalah agenda rutin setiap tahun yang dilaksanakan serentak dalam satu kepanitian nasional bersama muslimah-muslimah kampus di seluruh Indonesia

Karimah Bogor kali ini menghadirkan Dr. Dewi Suryani Dj, M.Pd dan Ustadzah Asiyah, Lc sebagai pembicara. Kedua pembicara menyampaikan pentingnya momentum Ramadhan sebagai ajang mendulang pahala sebanyak-banyaknya. Bulan Ramadhan juga harus dijalankan sesuai petunjuk Rasulullah Shallallhu’alaihi Wasallam. Tak hanya itu, Ramadhan adalah bulan khusus yang harus diisi dengan target-target seperti mengkhatamkan serta menghafalkan surah-surah tertentu dari Alqur’an. Pembicara menjelaskan batas-batas waktu dalam berpuasa sejak terbit fajar hingga terbenamnya matahari. Tak hanya itu, kedua pembicara juga menjelaskan amaliah-amaliah yang lebih utama dalam bulan Ramadhan seperti memperbanyak dzikir, menyegerakan berbuka dan mengakhirkan sahur, memburu malam lailatul Qadr serta amalan-amalan penting lainnya.

Peserta Karimah datang dari berbagai kalangan seperti siswi SMP dan SMA/SMK, Mahasiswa S1, S2, serta Ibu-Ibu Majelis Taklim. Mereka terlihat antusias mengikuti rangkaian acara Karimah dari pembukaan hingga penutup. Salah satu peserta memberikan kesan pesan untuk Karimah. Menurutnya, Karimah merupakan acara yang tepat dilakukan menjelang Ramadhan seperti saat ini, Karimah juga memberikan tambahan pengetahuan bagi peserta agar tidak menjadikan Ramadhan berlalu dengan sia-sia. Tak hanya peserta, salah satu panitia mengungkapkan Karimah adalah ajang yang berkesan. Selain melatih berorganisasi, Karimah menjadi momentum tepat untuk memperbaiki dan merefresh diri menjadi muslimah yang lebih baik serta mempererat ukhuwah. Semoga Karimah ditahun mendatang menjadi lebih baik. [Megafirmawanti].

Press Release Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis

Press Release Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis 

(Jakarta) wahdahjakarta.com – Menjelang Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis Panitia Aksi menggelar konferensi pers di Hotel Sofyan Jakarta, Senin (7/5/2018). Aksi tersebut insya Allah akan digelar pada Jumat 11 Mei 2018 (Aksi 115) di lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta.

Hadir dalam dalam konferensi pers tersebut Ustadz Bachtiar Nasir, Ustadz Muhammad al Khaththath, Ustaz Muhammad Nur Sukma, Ustaz Ahmad Syuhada, Ustaz Wilyudin Dhani, Ahmad Michdan dan lainnya.

Berikut pernyataan sikap Panitia Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis:

Bismillahirrahmanirrahim

Sejak keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada tanggal 6 Desember 2017 yang mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibukota bagi penjajah Zionis Israel, seluruh dunia mengadakan penolakan baik di tingkat masyarakat maupun negara. Bahkan di sidang darurat Majelis Umum PBB pada 21/12, sebanyak 128 negara mendukung resolusi yang menolak keputusan Trump yang provokatif ini .

Namun Trump sama sekali tidak mengindahkan penolakan dunia atas sikap provokatifnya itu. Amerika Serikat bahkan menegaskan akan tetap memindahkan kedutaannya pada 14 Mei mendatang. Keputusan ini bertepatan dengan 70 tahun dimulainya pendudukan Israel atas Palestina.

Hal ini sangat jelas menggambarkan sikap jahat dan zalim Trump yang menantang dunia. Oleh karena itu, kami rakyat Indonesia mengajukan tuntutan-tuntutan sebagai berikut :

  1. Kepada Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk bersikap tegas atas pelanggaran Donald Trump ini yang bertentangan dengan 9 resolusi Dewan Keamanan PBB, diantaranya resolusi 242 tahun 1967, resolusi 252 pada tahun 1968, resolusi 456 & 478 pada tahun 1980, 672 pada tahun 1990, 1397 pada tahun 2002 dan lain sebagainya.
  2. Kepada Organisasi Kerjasama Islam (OKI) untuk bersatu dan menentang keras keputusan Trump tersebut serta menggelar sidang darurat sebagai suara aspirasi umat Islam global.
  3. Kepada Pemerintah Amerika Serikat, untuk membatalkan pengakuan terhadap eksistensi Negara Israel dan rencana pemindahan kedutaannya ke Yerusalem (Baitul Maqdis), serta keputusan provokatifnya yang mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibukota Israel.
  4. Kepada Pemerintah Republik Indonesia untuk berjuang keras menggunakan haknya dalam menekan OKI dan PBB untuk bersama melawan keputusan Trump, sebagaimana janji pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri selama ini, bahwa Palestina berada di jantung hati kebijakan luar negeri Indonesia.
  5. Kepada seluruh rakyat Indonesia, agar terus bersatu dalam memperjuangan hak-hak rakyat Palestina hingga mencapai kemerdekaan yang sesungguhnya dari penjajah Zionis Israel.
  6. Khususnya kepada ummat Islam Indonesia untuk memperkokoh ukhuwwah Islamiyah dan tetap berada di bawah bimbingan ulama rabbani agar tercapainya tujuan perjuangan pembebasan Baitul Maqdis dan kembalinya Masjid Al-Aqsha ke pangkuan kaum muslimin.
  7. Kepada seluruh elemen bangsa untuk ikut serta hadir dalam Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis pada hari jumat, 11 mei 2019 di Monas dengan menjaga kode etik peserta aksi diantaranya :

a. Senantiasa menjaga persaudaraan ketertiban, kebersihan, keindahan lingkungan.

b. Tidak membawa bendera kecuali bendera Indonesia & Palestina.

c.  Menggunakan pakaian putih-putih dan membawa atribut kepalestinaan seperti kaos, syal dan sejenisnya.

d. Tidak menggunakan atribut politik praktis.

Pusat Informasi Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis : 08119113996

Serambi Ramadhan 1439 H; Bekal Indah Menyambut Ramadhan 

Ramadan Mubarak

Tamu yang agung akan menghampiri kita…

Sudah sampai di mana persiapan kita?

Yuk siapkan diri dengan bekal indah menyambut bulan Ramadhan…

Agar ramadan tahun ini menjadi Ramadhan yang penuh makna..membawa perubahan diri kita  menjadi lebih baik…

 

Jangan lewatkan

Serambi Ramadhan 1439 H

(Silaturrahmi dan Majelis Ilmu Menyambut Ramadhon)

Bekal Indah Menyambut Ramadhan

Dengan materi :

  • Sehat Saat Puasa  bersama dr. Nurhasma Hasanuddin (Dokter umum dan Muslimah preneur)

  • Penyuluhan tentang kanker serviks bersama Angelina,S.Farm,apt

  • Menjadi Finalis Ramadhan bersama Ustadzah Asiyah,Lc (Dosen dan Da’iyah Muslimah Wahdah )

Hari/tgl : Jumat 11 mei 2018

Pukul : 09.00 – 15.00

Tempat : Pesantren Tahfidz Al hijaz (sebelah kiri parkiran bawah Rumah makan pondok laras)depok kelapa dua

Ayo buruan daftar dan dapatkan fasilitas senilai 700k

Gratis !!!

Fasilitas:

Belajar islam intensif

Pemeriksaan tekanan darah

Konsultasi kesehatan thibbun nabawi

Diskon 20% Medical chek up

Stand pengobatan thibbun nabawi

Snack, lunch dan goody bag

Daftar sekarang di sini

https://chat.whatsapp.com/D0LjHGDh2noH6RCbHGSqfS

Siapkan infaq terbaik anda!!

Pelaksana :

Muslimah wahdah Depok-Jaktim

Disponsori oleh :

Prodia

Yayasan alhijaz

Laziz wahdah Jakarta

wahdahjakarta.c0m 

Yuk sebar untuk wilayah Depok dan Jakarta Timur …