DMI: 70 % Masjid di Indonesia Terindikasi Punya Masalah Akuistik

Ketua PP DMI Rudiantara

(Jakarta) wahdahjakarta.com-, Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengungkap, 70 masjid di Indonesia terindikasi punya masalah akuistik.

Hal ini terungkap di sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DMI yang berlangsung di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu (24/11/2018).

“Dari 250 ribu masjid, 70 persen lebih diindikasikan mempunyai permasalahan akustik, yaitu susah mendengar suara dengan jelas pada saat kita di masjid,” kata Ketua PP DMI, Rudiantara saat berbicara di Rakernas DMI.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) tersebut menjelaskan, ada beberapa penyebab yang membuat akustik atau suara dari masjid tidak terdengar jelas. Kadang-kadang kasusnya, suara lebih jelas di dengar dari luar masjid daripada dari dalam masjid.

Ia menerangkan, permasalahan pertama adalah konstruksi masjidnya. Biasanya dinding masjid dibuat dari batu pualam atau marmer. Padahal marmer bersifat memantulkan suara. Permasalahan kedua ada pada kubah masjidnya. Kalau kubah tidak ditata dengan baik dan tidak diberi lubang untuk saluran udara, maka suara akan terus-terusan memantul.

Ketiga, marbot dan takmir masjid tidak diajari mengoperasikan akustik masjid atau sound system. Kadang-kadang saat khatib atau penceramah meminta dibesarkan volumenya, petugas hanya membesarkan volumenya tanpa mengatur terrible, bass dan penempatan speaker-nya.

“Karenanya dewan masjid mencoba memperbaiki kualitas akustik masjid ini, bukan mengganti sound system-nya tapi menata ulang,” ujarnya sebagaimana dilansir dari Republika.co.id.

Rudiantara menjelaskan, kadang-kadang ada yang menyambungkan kabel asal sambung saja, padahal ada caranya menyambungkan kabel. Tapi marbot dan takmir masjid tidak diajari hal seperti itu. Maka PP DMI membuat puluhan ribu buku pedoman sederhana yang memuat cara-cara menyambung kabel, menempatkan speaker dan lain-lain. Hal ini agar akustik masjid bisa lebih bagus.

Sampai sekarang masjid yang sudah ditata akustiknya mencapai 48.814 masjid dari 250 ribu masjid. DMI juga memberi pelatihan kepada teknisi, takmir dan marbot masjid supaya bisa mengoperasikan akustik masjid.

Pimpinan Pusat (PP) DMI menyampaikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2013 terdapat 250 ribu masjid dan 550 mushola di Indonesia.

Sumber: Republika.co.id

Harapan MUI Lampung dengan Kehadiran  Wahdah Islamiyah di lampung

(Bandar Lampung) wahdahjakarta.com-, Organisasi Islam Wahdah Islamiyah terus melebarkan sayap dakwahnya ke berbagai Provinsi di seluruh Indonesia. Hari ini, Sabtu (24/11/2018) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah meresmikan dan mengukuhkan Wahdah Islamiyah Lampung sebagai Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) WI ke-32.

Kehadiran Wahdah Islamiyah di “Sai Bumi Buwa Jurai” mendapatkan respon dan sambutan baik dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung.

Sebagai ormas Islam baru di Lampung, Wahdah Islamiyah lampung diharapkan dapat memperkokoh dan memperteguh dakwah dan syi’ar Islam di Bandar Lampung dan kabuptaen/kota lainnya di Provinsi Lampung.

“Wahdah Islamiyah termasuk satu organisasi Islam baru di Lampung yang memperkokoh dan mem back up  syiar Islam di Lampung ini,” ujar Ketua MUI Lampung, KH. Amirullah dalam sambutannya.

“Semoga kelak segenap jajarannya dapat bekerja sama, bersinergi dengan Kementerian Agama dan pemerintah provinsi Lampung serta kabupaten dan kota yang ada di provinsi Lampung ini”, harapnya.

“Mari kita bersama-sama bersinergi menyebarkan nilai-nilai Islam di masyarakat Lampung yang kita cintai ini”, imbuhnya.

“Semoga dengan adanya Wahdah Islamiyah di Bandar Lampung ini makin nampak syiar Islam di Bandar Lampung ini bersama organisasi Islam yang lainnya,” tukasnya.

“Mari kita saling bahu membahu saling mendukung agar nilai-nilai ajaran Islam bisa menyentuh lapisan masyarakat yang paling kecil,” pungkasnya.

Pengukuhan DPW WI Lampung juga dirangkaikan dengan pengukuhan tiga DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Wahdah Islamiyah di tiga Kabupaten di Lampung. Yakni DPD Wahdah Islamiyah Bandar Lampung, DPD Wahdah Islamiyah Pesawaran, dan DPD Wahdah Islamiyah Lampung Selatan.

Pengukuhan pengurus ditandai dengan Pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP WI Syibani Mujiono yang juga putra asli Lampung. (sym)

Tiga Langkah Membangun Generasi Sahabat Menurut Bilal Philips

“Imam Malik berkata bahwa umat yang akan datang hanya bisa diperbaiki dengan cara umat terdahulu diperbaiki oleh Rasulullah,

 

(Balikpapan) wahdahjakarta.com-, Dai internasional Dr Bilal Philips, menegaskan pentingnya pendidikan bercontoh pada pendidikan Rasulullah kepada para sahabatnya sebagai generasi awal Islam. Materi ini, disampaikan cendekiawan kelahiran Jamaika di arena Silaturahim Nasional (Silatnas) Hidayatullah di Gunung Tembak, Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (23/11/2018).

“Satu-satunya cara perbaiki umat yang sudah terlanjur besar ini ialah melahirkan generasi yang generasi itu seperti generasi para sahabat,” tegas Bilal Philips.

Dai yang memiliki nama sapaan Abu Ameenah ini juga mengutip nasihat Imam Malik tentang solusi metode pendidikan yang ideal, yakni merujuk generasi sahabat.

“Imam Malik berkata bahwa umat yang akan datang hanya bisa diperbaiki dengan cara umat terdahulu diperbaiki oleh Rasulullah,” ujarnya di depan ribuan dai Hidayatullah.

Bilal Philips juga menjelaskan, umat Islam yang hadir belakangan ini memiliki potensi sebagai seorang Muslim yang memiliki iman yang paling hebat dan menakjubkan. Seperti yang dijanjikan Rasulullah dalam salah satu Haditsnya, Rasulullah menjelaskan, ada saudaranya yang memiliki iman paling hebat dan menakjubkan. Mereka adalah yang beriman kepada apa yang Rasulullah bawa walaupun tak langsung berjumpa dengannya.

Ribuan peserta Silatnas Hidayatullah saat menyimak paparan dari Bilal Philips

Tapi Bhilal Philips mengatakan, stigma negatif sudah terlanjur melekat di tubuh umat Islam sekarang ini. “Kita dikenal kaum yang suka mencuri, mengambil haknya orang lain,” ujar alumnus Universitas Islam Madinah ini.

Bilal Philips memberikan tiga metode sebagai langkah awal untuk membangun generasi seperti generasi sahabat sebagai solusi perbaikan umat Islam.

Yang pertama, generasi berkepribadian yang melekat pada dirinya nilai-nilai Islam.

“Saya mengunjungi sekolah-sekolah di dunia, dari Afrika hingga Asia. Saya mengajukan pertanyaan, apakah kalian adalah seseorang Muslim sesungguhnya. Tapi saya menemukan bahwa mereke bukanlah seorang Muslim sesungguhnya. Pertanyaan pertama, coba angkat tangan dari kalian yang bersumpah tidak pernah selama hidupnya memyontek dan berbohong. Tapi tidak ada yang angkat tangan. Mungkin cuman satu atau dua orang saja.”

“Maka hal yang paling mendasar adalah membangun manhaj dan metode kita mendidik agar menjadi generasi yang berani bersumapah bahwa dia tidak pernah berbohong dan mencotek,” tegas Bilal Philips.

Kedua, memasukkan nilai-nilai Islam ke semua mata pelajaran umum. Kemudian menjadi pelajaran-pelajaran Islam menjadi pelajaran yang disukai generasi ini.

“Maka ketika bisa mengintregasikan dinul Islam ini ke semua pelajaran umum dan modern, membuat generasi ini tidak memiliki kepribadian yang pecah. Tapi generasi dengan kepribadian yang utuh.”

Ketiga, membangun para pendidik ilmu Islam memiliki ilmu cara mendidik.

“Kita melihat ketika orang yang belajar pelajaran umum, kemudian ketika mereka mau mengajarkan ilmunya maka ia harus belajar lagi bagaimana cara mengajarkan ilmu umumnya itu. Tapi berbeda dengan orang yang mempunyai Ilmu Islam, mereka langsung mengajarkan dari ilmu yang didapatkannya,” ujar Bilal Philips.

(Sumber: Hidayatullah.com)

Penerimaan Santri Baru Pesantren TahfidzAl-Qur’an Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor

 

Penerimaan Santri Pesantren Tahfidz (SMP-SMA) Al-Qur’an Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor

 

معهد الوحدة الإسلامية لتحفيظ القرآن الكريم

Pesantren Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor Jawa Barat Menerima Santri Baru Tahun ajaran 1440-1441H/2019-2020

Jenjang Pendidikan

  1. Sekolah Menengah Pertama Al-Qur’an Wahdah Islamiyah (SMPQu-WI)
  2. Sekolah Menengah Atas Al-Qur’an Wahdah Islamiyah (SMAQu-WI)

Kompetensi Lulusan Yang Diharapkan

  1. Hafal al-Qur’an 15 Juz untuk SMP dan 30 bagi alumni SMA Juz
  2. Dapat berbahasa Arab aktif.
  3. Menguasai dasar-dasar Ilmu Syar’i.
  4. Menghafal Hadits Kitabul Jami’ Bulughul Maram

 

Fasilitas:

  1. Lokasi strategis, dekat pusat pemerintahan Kabupaten Bogor dan GOR Pakan Sari,
  2. Gedung Asrama dan Ruang Kelas 3 lantai,

 

Kurikulum

  1. Hafalan al-Qur’an,
  2. Bahasa Arab,
  3. Dasar-dasar Ilmu Syar’i; Tafsir, Hadits, Adab, dll
  4. Bahasa Inggris.

Ekstra Kurikuler

  1. Olahraga; Memanah, Futsal, dan tennis meja
  2. Bela Diri; karate dan pencak silat (tapak suci)
  3. Pengembangan Diri dan Keorganisasian

Pengurus dan Pengelola

  1. Penyelenggara: Yayasan Pesantren Wahdah Islamiyah (YPWI).
  2. Pembina : KH. DR. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc, MA (Wasekjen MUI Pusat & Ketua DPP Wahdah Islamiyah)
  3. Pengelola:

Pimpinan Pondok            : Ust. Syamsuddin, M.Pd.I

Kepala Sekolah  SMP       :Ust. Muh.Hamka, S.Pd

Kepasa Sekolah SMA      : Ust. Agusman, S.si

Kepala TU: Firmansyah Yuskal, SH

Keuangan: Agusman, S.si.

 

Jadwal Pendaftaran

  1. Pendaftaran: 1-29 Desember 2018
  2. Tes dan Wawancara : 30 Desember 2018
  3. Pengumuman Hasil: 4 Januari 2019

Materi Tes

  1. Tes tertulis pengetahuan Agama dan Umum serta psiko tes
  2. Tes lisan dan wawancara
  3. Baca Tulis Al-Qur’an
  4. Kemampuan menghafal Al-Qur’an

 

Biaya Masuk dan Bulanan

SMPQu Wahdah Islamiyah 

  1. Pendaftaran (Formulir & Tes Masuk) : 200.000
  2. Uang Pangkal : 10.000.000
  3. Perlengkapan (Ranjang, Kasur,Bantal, Lemari) : 2.650.000
  4. Seragam 2 Set (Jubah, Olah Raga, kain Batik Lembaga): 455.000
  5. Buku Paket dan Kitab (Matematika, IPA, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Aqidah, Fiqh, Sirah, Hadits, Adab, Mushaf Al-Qur’an, Mahir Tahsin : 850.000
  6. Bulanan Juli 2019, meliputi;
  7. Konsumsi : 750.000
  8. SPP : 600.000
  9. Loundry: 125.000
  10. Kegiatan,Ekskul: 100.000

Total: 15.750.000

 

SMAQu Wahdah Islamiyah

  1. Pendaftaran (Formulir dan Tes masuk) 200.000
  2. Uang Pangkal     : 10.000.000
  3. Perlengkapan (Ranjang, kasur, bantal, dan lemari) 2.650.000
  4. Seragam 2 set (Jubah, Olahraga, kain Batik lembaga 455.000
  5. Kitab dan Buku Paket UN (Mushaf Al-Qur’an, Mahir Tahsin, Aqidah, Fiqh, hadits, Adab, Sirah, Bahasa Arab, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, Fisika, Kimia, Biologi 1.50.000
  6. Bulanan Juli 2019, meliputi; (Konsumsi: 750.00, SPP: 600.000, Loundry:125.00, Kegiatan & Ekskul 100.000)

Total 15.930.000

Tempat Pendaftaran: Pesantren tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor, Jln. Kesadaran, Kelurahan Pakansari (Sebelah barat GOR Pakansari), Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor Jawa Barat.

Pendaftaran via online di sini

Nara Hubung: 0811 1654 99, 0822 522 01277 (WA)

Pemprov Lampung Sambut Baik Kehadiran Wahdah Islamiyah

Pembacaan SK Pengukuhan pengurus DPW Wahdah Islamiyah Lampung oleh Sekjen DPP WI Ustadz Syaibani Mujiono, Sabtu (24/11/2018)

(Bandar Lampung) wahdahjakarta.com-, Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (DPP WI) membuka wilayah baru di Bandar Lampung.

Hal itu ditandai dengan pengukuhan kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Provinsi Lampung, Sabtu (24/11/2018).

Pengukuhan pengurus WI dirangkakan dengan Tabligh Akbar Huru Hara Akhir Zaman yang menghadirkan Ustadz Ilham Jaya Abdul Rauf (Ketua DPW Wahdah Islamiyah Jakarta) dan Ustadz Roni Abdul Fattah (Darut Tauhid Bandung).

Kehadiran ormas WI di Bandar Lampung dan kota lain di Provinsi Lampung disambut baik Pemerintah Provinsi Lampung.

“Atas nama pemerintah provinsi Lampung saya menyambut baik kegiatan ini sebagai solusi mendekatkan diri sebutkan keimanan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala”, ujar Gubernur Lampung dalam sambutannya yang dibacakan Kepala Biro Kesejahteraan Sosial Provinsi Lampung, Ratna Dewi.

“Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan selamat atas dilantiknya pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah Provinsi Lampung dan Dewan Pimpinan Daerah Wahdah Islamiyah Bandar Lampun”,  ungkapnya.

Pemprov Lampung berharap Wahdah Islamiyah Lampung dapat berkoordinasi dan bersinegri dengan pemerintah daerah khususnya dalam pelaksanaan program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung bersama seluruh komponen masyarakat.

“Untuk itu saya mengajak seluruh pengurus dewan pimpinan wilayah dan dewan pimpinan daerah Wahdah Islamiyah se Bandar Lampung serta seluruh masyarakat Lampung untuk memberikan peran positif dalam program pembangunan pemerintah provinsi Lampung”. Jelasnya.

Pemerintah  saat ini, lanjut Dewi terus berbenah untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat provinsi Lampung.

“Sebab pembangunan perlu mendapatkan perhatian dan dukungan dari seluruh pihak sesuai dengan potensi masing-masing”, pungkasnya.

Pengukuhan pengurus ditandai dengan Pembacaan Surat Keputusan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP WI Syaibani Mujiono yang juga putra asli Lampung. (sym).

Di Silatnas Hidayatullah, Bilal Philips Bicara Kiat Mendidik Generasi Sahabat

Dr. Abu Ameenah Bilal Philips, Dai internasional saat berbicara pada  Silaturahim Nasional (Silatnas) Hidayatullah yang digelar di Kampus Gunung Tembak, Balikpapan. Usai Shalat Jumat (23/11).

(Balikpapan) wahdahjakarta.com – Sejumlah tokoh nasional dan internasional terus berdatangan meramaikan helatan Silaturahim Nasional (Silatnas) Hidayatullah yang digelar di Kampus Gunung Tembak, Balikpapan.

Usai Shalat Jumat (23/11), giliran Dr. Abu Ameenah Bilal Philips, dai internasional yang berkesempatan mengisi di Masjid Agung ar-Riyadh, Balikpapan.

Di hadapan sepuluh ribu lebih peserta Silatnas, Abu Ameenah, demikian ia disapa, menuturkan tema “Mendidik Generasi Sahabat yang Baru, Persoalan dan Solusinya”.

Ribuan peserta Silatnas Hidayatullah saat menyimak paparan dari Bilal Philipsh

Doktor kelahiran Jamaika tersebut lalu memotivasi peserta dengan menjelaskan hadits Nabi Muhammad Shallallau alaihi wasallam tentang iman manusia yang paling menakjubkan.
Dijelaskan, iman tersebut rupanya bukan milik malaikat atau nabi atau sahabat yang hidup bersama mereka. Tapi mereka justru orang beriman yang hidup di akhir zaman. Mengimani al-Qur’an tapi tidak pernah berjumpa dengan Rasulullah.

“Inilah yang menjadi tantangan buat umat Islam. Sebab yang dikenal dari kaum Muslimin justru sebagiannya adalah keburukan dan kekurangan” kata Bilal.

“Kita dikenal suka menyontek, mencuri, dan mengambil hak orang lain,” ucapnya

“Maka satu-satunya cara memperbaiki itu dengan menghasilkan generasi baru yang lebih baik imannya,” lanjut dai internasional yang kini bermukim di Qatar itu.

Kata Bilal, cara yang sederhana adalah komunikasi efektif antara orangtua dan pendidik. Hal ini dianggapnya sebagai titik lemah pada dunia pendidikan saat ini. Dimana sebagian mereka berbeda pandangan soal tujuan dan proses pendidikan itu sendiri.

Terakhir Bilal juga menyoroti soal sekularisasi ilmu yang dianggapnya membahayakan iman umat Islam.

“Itulah kenapa berkah ilmu dan amal itu bisa hilang,” pungkasnya kembali mengutip hadits soal keutamaan ilmu yang bermartabat.[fry]

Komunitas Hijrah Youth Move Up Jambi Galang Donasi Peduli Gempa Sulteng

lazis wahdah jambi

(Jambi) wahdahjakarta.com – Komunitas Hijrah Youth Move Up Kota Jambi menggalang bantuan berupa donasi peduli gempa Sulawesi Tengah.

Menurut Ketua Komunitas Hijrah Youth Move Up Jambi Muhammad Sopian, aksi penggalangan bantuan tersebut sebagai wujud kepedulian pihaknya atas musibah yang terjadi di Palu, Sigi dan Donggala.

“Kami merasa terpanggil atas kejadian ini,” ungkap Sopian.

Komunitas memberikan bantuan sebesar Rp.17.275.250.00 yang disalurkan melalui Lazis Wahdah Islamiyah Jambi. Dana tersebut adalah hasil dari usaha penggalangan dana selama kurang lebih satu bulan.

Donasi diserhakan ketua komunitas kepada Ketua Wahdah Jambi, Kasrul Wahid pada Kamis (22/11/2018).

Sopian menjelaskan, pihaknya berharap agar bantuan yang diberikan bisa memberikan kemudahan dalam recovery pasca gempa bagi para korban.

“Mudah-mudahan, bantuan ini bisa meringankan masyarakat disana,” tutup Sopian.

Sementara itu, dari pihak LAZIS Wahdah yang diwakili oleh Kasrul Wahid berterima kasih atas kepercayaan komunitas Youth Move Up kota Jambi kepada LAZIS Wahdah.

“Kami mewakili pengurus LAZIS Wahdah Jambi mengucapkan jazaakukumullahu khoiran kepada komunitas pemuda hijrah Youth Move Up kota Jambi atas bantuan dan kepercayaannya kepada kami. Insyaa Allah dana tersebut akan segera di salurkan kepada sauadara-saudara kita yang tertimpa musibah di Palu, Sigi dan Donggala,” paparnya.

Donasikan harta terbaik Anda melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 499 900 9005 a.n LAZIS Wahdah Peduli Negeri dan konfirmasi transfer ke 085315900900. Bersama Wahdah Islamiyah, Sulteng bangkit !

Lazis Wahdah Kembali Berangkatkan Bahan Banguan ke Sulawesi Tengah

lazis wahdah

Mobil ekspedisi kemanusiaan lazis Wahdah yang membawa bahan kontruksi banguan berangkat menuju Palu Sulawesi Tengah, jum’at (23/11/2018) malam.

LAZIS Wahdah Islamiyah hingga kini masih tetap konsisten untuk mendampingi para penduduk Palu, Sigi dan Donggala, berupaya untuk terus meringankan penderitaan mereka yang kini masih membutuhkan uluran tangan kita semua.

(Makassar) wahdahjakarta.com-, Gempa dan tsunami yang telah memporak-porandakan bangunan di bumi Sulawesi Tengah menyisakan banyak kepiluan bagi para penyintas bencana. Tak ada lagi yang tersisa. Semuanya musnah dalam sekejap. Belum lagi anak-anak yang ingin bersekolah harus menggit jari jemarinya lantaran bangunan yang selama ini di gunakannya belajar telah rata dengan tanah.

Atas  izin Allah Subhanahu Wa Ta’ala, LAZIS Wahdah Islamiyah hingga kini masih tetap konsisten untuk mendampingi para penduduk Palu, Sigi dan Donggala, berupaya untuk terus meringankan penderitaan mereka yang kini masih membutuhkan uluran tangan kita semua.

Melalui Fan page resmi Lazis Wahdah disamapikan, pengiriman bahan konstruksi bangunan Kamis (22/11) dimaksudkan untuk membangun kembali rumah-rumah mereka yan telah hancur. Dua truk ditambah satu buah mobil lapangan berangkat dari Makassar dengan membawa beberapa bahan seperti kalsiboard, baja ringan, tandon air, bahan makanan, kebutuhan bayi, al-Qur’an / iqro, kebutuhan mandi, pakaian layak pakai, rendang, dan kloset.

Penyediaan sekolah sementara, MCK darurat, penyediaan air bersih dan pembinaan keagamaan bagi warga terdampak Semua itu adalah bukti bahwa kita masih setia untuk mendampingi mereka.

Di saat-saat seperti ini, donasi terbaik yang kita sampaikan akan sangat bermanfaat bagi penyambung hidup saudara-saudara kita. Donasikan harta terbaik Anda melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 499 900 9005 a.n LAZIS Wahdah Peduli Negeri dan konfirmasi transfer ke 085315900900. Bersama Wahdah Islamiyah, Sulteng bangkit !

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat #laziswahdahpeduli #pedulinegeri #peduligempasulteng #gempadonggala

#gempapalu #pasukanhijau

#wahdahpeduli