Puluhan Anak Ikut Khitanan Massal LAZIS Wahdah  Wajo

(Wajo) wahdahjakarta.com — Sebanyak 30 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang digelar Lembaga Amil Zakat dan Sedekah Wahdah Islamiyah (LAZIS Wahdah) Wajo Sulawesi Selatan, Ahad (23/12/2018).

Ketua LAZIS Wahdah Wajo, Muhammad Idrus mengatakan, khitanan merupakan kewajiban yang diajarkan oleh agama Islam.

Selain itu, berkhitan juga merupakan salah satu jalan untuk menuju kehidupan yang sehat bagi masyarakat.

“Dengan khitan, maka resiko penyakit kanker alat kelamin dapat dicegah. Dan tidak ada satupun dari sunnah Nabi yang merusak jiwa. Maka dari itu, sunnah akan sejalan dengan kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, ia menambahkan, pada pelaksanaannya, yang diundang adalah warga miskin dan dhuafa.

“Kita sengaja datangkan mereka. Karena program ini memang rutin dijalankan setiap tahunnya dan menyasar dua golongan ini,” imbuhnya.

Masyarakat yang hadir merasa terbantu. Selain karena digratiskan, beberapa amil juga memberikan siraman rohani kepada mereka. Sehingga dampaknya tidak hanya untuk dunia melainkan akhirat pula.

Dukung Program Khitanan Massal Gratis LAZIS Wahdah dengan cara ikut berdonasi melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 497 900 9009 a.n LAZIS Wahdah Sedekah dan konfirmasi transfer ke 085315900900. Mari wujudkan Indonesia sehat melalui pengamalan syariat yang mulia ini. Semoga Allah membalas kebaikan kita dengan pahala yang berlimpah, aamiin. []

Wantim MUI Imbau Ormas Islam Peduli Korban Bencana Tsunami Selat Sunda

(Jakarta) wahdahjakarta.com — Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau ormas-ormas Islam untuk terus peduli terhadap korban bencana tsunami selat Sunda. Imbauan itu disampaikan Wantim MUI Prof Din Syamsuddin di kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (26/12/2018).

“Kepada ormas-ormas Islam dan kelompok-kelompok umat Islam, didorong untuk mengulurkan tangan solidaritas dengan melakukan aksi-aksi kemanusiaan seperti yang selama ini sudah dilakukan di Lombok, Donggala, Sulawesi Tengah, dan tempat-tempat lain, termasuk yang di Banten dan Lampung,” ajak Din.

Seperti Gempa NTB yang lalu disusul gempa di Sulawaesi Tengah, Palu, Donggala, dan terakhir tsunami yang menerjang Banten dan Lampung yang menimbulkan ratusan korban meninggal dunia serta korban luka-luka.

“Kami Dewan Pertimbangan MUI menyampaikan ucapan duka cita terhadap korban, keluarga korban, dan yang cedera dan sakit. Kita berdoa semoga keluarga baik yang di Lombok, Palu, Donggala, Banten, Lampung ini bersabar dan bertawakkal,” ucapnya usai memimpin  Rapat Pleno ke-33 di lantai empat kantor MUI Pusat.

Wantim MUI juga menyerukan kepada bangsa khususnya umat Islam untuk semakin meningkatkan hubungan dengan Sang Pencipta dan Pengatur alam semesta, lewat doa dan istighfar serta munajat lain. Agar, negeri ini dilindungi dan terbebaskan dari malapetakan dan marabahaya. []

Sumber: Hidayatullah.com

Memilukan, Beginilah Kondisi Kampung Paniis Setelah Dihantam Tsunami Setinggi 50 meter

Relawan Lazis Wahdah Peduli berjalan di atas bekas terjangan tsunami selat sunda di kampung Paniss Pandeglang.

Memilukan, Beginilah Kondisi Kampung Paniis Setelah Dihantam Tsunami Setinggi 50 meter

(Pandeglang) wahdahjakarta.com – Kampung Paniis desa Taman Jaya Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, merupakan satu wilayah terparah yang terdampak tsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) lalu.

Saat Tim Wahdah Peduli menyambangi desa tersebut, Rabu (27/12/2018), terlihat rumah-rumah tersapu rata oleh tsunami. Yang tersisa  hanya  puing reruntuhan bangunan dan pondasi.

Disisi lain terlihat tumpukan material rumah dan bangunan seperti genting, balok-balok kayu dan perabotan rumah tangga yang menggunung.

“Waktu kejadian Ibu Desy yang lihat tsunami berteriak agar warga menyelamatkan diri. Saya kan tidak percaya. Jadi saya pergi cek ternyata ombak tsunami setinggi 50 m mulai menggulung rumah warga.” ujar Herman kepada Abu Umar, Koordinator SAR Wahdah Peduli.

Tsunami menghancurkan 45 rumah, 32 diantaranya tinggal menyisakan pondasi.

“Sekarang warga Paniis mengungsi ke gubuk sawah ataupun di perbukitan yang diatas kampung” tambahnya.

Kondisi perkampungan yang dihuni 106 KK ini begitu memilukan, selain karena lokasi yang jauh dan sangat dekat dengan bibir pantai juga listrik hingga saat ini belum pulih. Begitu pun dengan jaringan seluler yang belum bisa diakses.

Tumpukan perabot rumah tangga pasca tsunami

Wargapun sangat mengharapkan agar ada bantuan penerangan yang bisa dipakai di malam hari. Selain itu dibutuhkan kompor dan peralatan masak serta selang untuk menyalurkan air bersih. []

Ayo bersama LAZIS Wahdah kita bantu warga terdampak Tsunami Selat Sunda, donasi bisa disalurkan melalui melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 499 900 9005 a.n LAZIS Wahdah Peduli Negeri. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6285315900900

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat #laziswahdahpeduli #tsunamiselatsunda #tsunamibanten #tsunamilampung #pasukanhijauitsmine #pasukanhijau

LAZIS Wahdah Jakarta Turun Jalan Galang Dana Untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Relawan Lazis Wahdah melakukan penggalan dana untuk korban tsunami selat Sunda, Jakarta, Rabu (26/12/2018)

(Jakarta) wahdahjakarta.com — Relawan LAZIS Wahdah Jakarta turun jalan menggalang dana untuk korban tsunami Selat Sunda di perempatan lampu merah Pejaten Village, Jakarta Selatan, Rabu(26/12/2018).

Dikoordinir Staf Fundrising LAZIS Wahdah Jakarta Iqbal Abdul Malik, tim langsung beraksi dengan menebar senyuman ke setiap pengendara yang lewat sambil menawarkan ajakan berdonasi.

“Aksi galang donasi ini dimaksudkan untuk memberikan kemudahan bagi warga khususnya pengendara  yang ingin berdonasi tetapi mengalami kesulitan untuk mengirimkan atau mentransfer donasinya”. Ujar Iqbal.  

Melalui aksi ini, lanjut Iqbal,  pengendara bisa berdonasi berapapun untuk membantu menghapuskan duka warga yang terdampak tsunami di Banten dan Lampung.

“Para pengendara merespon dengan baik aksi ini. Walaupun ada di antara mereka yang belum menyempatkan memberikan donasi, tetapi mereka tetap memberikan senyuman”. Ungkapnya.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pengendara yang sudah cukup antusias berdonasi untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak tsunami di Banten dan Lampung”, tutur Iqbal. (rsp)

PEDULI TSUNAMI SELAT SUNDA:

Bank Syariah Mandiri (kode bank: 451) 499 900 900 5 an LAZIS Wahdah Peduli Negeri, dan konfirmasi transfer WA/SMS ke 0811 9787 900 (mohon dengan menyertakan bukti transfer)

📻Informasi selengkapnya hubungi :08119787900 (wa/sms/call)

#1000QuranForPaludanIndonesia

#2019rindusedekah

#2019zakatku

#tsunamibanten

#tsunamilampung

#tsunamiselatsunda