Relawan Wahdah Islamiyah Salurkan Bantuan  ke Lokasi Bencana Tsunami Selat Sunda

Relawan Wahdah Islamiyah Serahkan Bantuan Untuk korban Bencana Tsunami Selat Sunda
Relawan Wahdah Islamiyah sedang mengangkut paket sembako untuk selanjutnya diserahkan kepada warga terdampak tsunami selat sunda

(Pandeglang) wahdahjakarta.com -, Mengawali tahun 2019, 20 personil relawan Wahdah Islamiyah menyambangi desa Sumberjaya dan pesisir pantai Legon kec. Sumur kab. Pandeglang, Kamis (3/1/2019).

Kedatangan relawan yang dijuluki pasukan hijau ini untuk menyalurkan paket bantuan kepada 159 kepala keluarga  terdampak tsunami Selat Sunda.

“Saya berharap, bantuan ini dapat meringankan beban dan duka saudara-saudara kita. Saya juga berdoa agar saudara-saudara dapat bangkit kembali dan segera bisa beraktifitas seperti sedia kala,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah (DPW WI)  Banten, Jumardan.

Tak hanya pendistribusian sembako, relawan juga melakukan kunjungan ke pesisir pantai Legon kecamatan Sumur untuk melakukan sosialisasi lembaga kepada ratusan masyarakat yang hadir.

Relawan Muslimah Wahdah

“Di tempat tersebut kita melakukan program trauma healing kepada masyarakat. Kita juga mencoba untuk mensosialisasikan lembaga kepada mereka sebagai ajang untuk mempererat tali silaturahmi,” jelas Jumardan yang turut turun ke lapangan sebagai relawan.

Ia juga menjelaskan, sejak awal bencana, Wahdah Islamiyah telah hadir di Banten. Proses evakuasi jenazah juga dilakukan dengan menggandeng sejumlah pihak, termasuk dalam proses pendistribusian makanan dan barang pangan lainnya.

Guna membantu memenuhi kebutuhan di daerah bencana, berdasarkan pantauan di lapangan, relawan Wahdah Islamiyah masih terus melakukan aksi kemanusiaan di sepanjang pesisir pantai dan sejumlah titik bencana lainnya, termasuk di Lampung Selatan.

Relawan Wahdah Islamiyah Serahkan Bantuan Untuk korban Bencana Tsunami Selat Sunda

“Kalau di Lampung rencananya kita akan hadirkan program dakwah di sana,” imbuhnya.

Sejak terjadi bencana, Wahdah Islamiyah menerjunkan sejumlah relawannya ke lokasi bencana. Tim terdiri dari relawan medis, media dan SAR.

“Bencana ini adalah ajang kita untuk berdakwah. Ajang kita untuk mempererat tali silaturahmi diantara sesama warga negara,” tambahnya lagi. []

LAZIS Wahdah Distribusikan Paket “School Kit” untuk Anak Korban Gempa Sulawesi Tengah

LAZIS Wahdah Distribusikan Paket “School Kit” untuk Anak Korban Gempa Sulawesi Tengah
#LazisWahdah #Schoolkit #GempaSulteng #WahdahPeduli #Wahdah
LAZIS Wahdah Distribusikan Paket “School Kit” untuk Anak Korban Gempa Sulawesi Tengah

(Palu) wahdahjakarta.com – Menjelang kembalinya anak-anak sekolah masuk sekolah kembali pasca libur semester  LAZIS Wahdah Palu mendistribusikan 25 paket perlengkapan sekolah “School Kit” untuk siswa Madrasah Ibtidaiyah Al Khairat Lere Jl.tembang lrg.II No.17 Palu Barat, Senin (17/12/2018) lalu.

Menurut Direktorat Program dan Pemberdayaan LAZIS Wahdah, Ridwan bantuan tersebut, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak korban gempa sebelum masuk sekolah setelah libur semester.

Bantuan tersebut merupakan program lanjutan setelah beberapa bulan yang lalu, program serupa dilangsungkan di Lombok.

“Memang sasarannya adalah anak-anak yang jadi korban bencana. Namun kita juga menyasar daerah-daerah yang memang memenuhi kriteria daerah 3T,” ujar Ridwan sebagaimana sebagaimana dilansir dari laman resmi LAZIS Wahdah.

Selain bantuan perlengkapan sekolah, LAZIS Wahdah juga menyerahkan 250 paket makanan siap saji kepada para siswa yang sempat hadir.

Salurkan donasi Anda melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 497 900 9009 a.n LAZIS Wahdah Sedekah dan konfirmasi transfer ke 085315900900. Mari bentangkan kebaikan membantu sesama bersama LAZIS Wahdah, melayani dan memberdayakan. []

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat #laziswahdahpeduli #wahdahpeduli #ayosedekah #palubangkit

Sunnah yang Diabaikan 

Saling Menasehati Sesama Da'i
Saling Menasehati Sesama Da’i merupakan Sunnah yang Diabaikan

Sunnah yang Diabaikan 

Saling menasehati antar sesama dai adalah sunnah yang banyak dilupakan.

Sebagian kita jika bertemu biasanya saling memuji satu sama lain atau sekedar mujamalah (basa basi).

Fenomena saling menjatuhkan bahkan menyesatkan tidak asing kita dengar dan saksikan.

Padahal kitalah yang paling mengerti kewajiban tanaashuh.

Kitalah yang paling memahami haramnya ghibah.

Mari saling memberi nasehat dengan cara yang bijak,karena tidak ada gading yang tak retak.

Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin (@zaitunrasmin_official )
Ketua Umum DPP #WahdahIslamiyah

#Dakwah #Tarbiyah
#dakwahtarbiyah

Menapaki Fenomena-Fenomena di Akhir Zaman

Tidak akan terjadi hari kiamat sebelum diawali dengan tanda-tandanya. Di antara tanda-tandanya ada yang telah diperlihatkan oleh Allah pada zaman ini sebagaimana yang dikutip dari wahdah.or.id bahwa ada beberapa tanda-tandanya seperti diminumnya minuman keras, jumlah wanita lebih banyak dari laki-laki, tersebarnya perzinahan, bertambah banyaknya pasar, banyaknya terjadi pembunuhan, manusia berbangga-bangga dengan masjid dan hiasan-hiasannya, dan berbangga-bangga dalam mendirikan bangunan.

Tanda-tanda di atas secara jelas telah kita saksikan saat ini dan tidak dapat dipungkiri. Oleh karena itu supaya kita tidak terjerumus ke dalam hal yang tidak diridhai oleh Allah, maka perlu dicari solusinya agar keimanan dan keistiqamahan kita tetap terjaga di akhir zaman ini walaupun banyak godaan iman, banyaknya musibah yang menerpa, dan fenomena alam lainnya yang membuat iman kita goyah.

Qur’anic Living Service (QALS) yang sebelumnya sudah sukses menyelenggarakan workshop terapi qur’ani, kali ini dipercaya menyelenggarakan sebuah seminar atau kajian yang mengangkat tema “Huru Hura Akhir Zaman”, mengupas lebih dalam apa dan bagaimana menjaga iman di akhir zaman serta tanda-tanda kiamat. Acara ini terselenggara berkat kerjasama denga LAZIS Wahdah selaku sponsor utama dan Restoran Sentral Al Jazerah yang akan dilaksanakan pada Ahad, 6 Januari 2019, yang berlokasi di Jl. Pramuka No.23, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, https://goo.gl/maps/rDpHzAKnNYn

Ketua Panitia acara ini, Muhammad Kahar memaparkan tujuan diadakan acara ini berangkat dari banyaknya fenomena saat ini dan yang akan datang serta apa kaitan di antara keduanya agar dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dengan fenomena tersebut. “Kaum muslim itu bisa memahami akhir zaman itu sebagaimana pemahaman seharusnya…sesuai dengan pemahaman para ulama…yang memahami masalah aqidah. Alhamdulillah untuk acara kali ini kami mendatangkan pakar dalam bidang aqidah, beliau guru besar di Univ.Ummul Quro, Saudi Arabia sekaligus juga pengajar di masjidil Haram dan sangat berkompeten in syaa Allah, dan untuk lebih lanjutnya memang harus hadir, saya juga harus hadir untuk mengetahui huru hara akhir zaman dan fenomena yang saat ini ada”, ujarnya.

Menurut Ust Yudi Wahyudi selaku pembina acara ini, kajian tamasya iman merupakan sebuah kajian yang mamadukan antara pengetahuan ilmiah dan juga pemahaman dan bagaimana menyikapi tentang kejadian nyata di akhir zaman pada saat ini. Ia menuturkan fenomena-fenomena tersebut bagian dari kiamat kecil baik gempa, tsunami, likuifaksi, dan berbagai macam kemaksiatan yg terjadi di sekitar kita.

“…Di antara tanda-tanda akhir zaman adalah munculnya Imam Mahdi, munculnya Isa Al Masih, dan Dajjal. Di sana juga akan kita bahas bagaimana upaya-upaya mempersiapkan diri dan generasi selanjutnya”, tuturnya.

Acara ini terbuka untuk umum. Pendaftaran masih tetap dibuka sampai Ahad, 6 Januari 2019 sebelum Dzuhur. Acara akan dimulai pada pukul 14.00 s/d 19.00 WIB.

Bagi yang akan mengikuti acara ini silahkan isi pendaftarannya di https://bit.ly/2SmAnJH atau bisa menghubungi cp panitia: 0811 1768 900 (call/wa/sms). Khusus untuk 20 pendaftar pertama akan mendapatkan satu buah mushaf Al Qur’an senilai Rp.100 ribu.

Daftar yuuk..! Dijamin tidak rugi, siapkan infaq terbaik Anda cukup dengan hanya 125 ribu, Anda akan mendapatkan makan malam, coffee break, relasi baru, dan ilmu baru pastinya. Sisanya akan disalurkan untuk program kemanusiaan tsunami Selat Sunda.

sumber: https://www.facebook.com/laziswahdahjkt

QaLS-LAZIS Wahdah Akan Selenggarakan Seminar Tamasya Iman

JAKARTA – Pada akhir sesi acara talkshow bersama Bapak Akmal Nasery Basral, Penulis Novel “Dilarang Bercanda Dengan Kenangan”, Direktur Wilayah LAZIS Wahdah Jakarta, Ust. Yudi Wahyudi mendapatkan kesempatan naik ke panggung untuk menyapa peserta talkshow yang hadir dengan sepatah katanya, Ahad (30/12) pada Event Festival Republik 2018.

JAKARTA – Pada akhir sesi acara talkshow bersama Bapak Akmal Nasery Basral, Penulis Novel “Dilarang Bercanda Dengan Kenangan”, Direktur Wilayah LAZIS Wahdah Jakarta, Ust. Yudi Wahyudi mendapatkan kesempatan naik ke panggung untuk menyapa peserta talkshow yang hadir dengan sepatah katanya, Ahad (30/12) pada Event Festival Republik 2018.

“Kami ada undangan bagi pengunjung Festival Republik agar dapat menghadiri acara kami di Sentral Al Jazerah, Jl.Pramuka, No.23, RT.2/RW.2, Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada hari Ahad, 6 Januari 2019”, ujarnya saat menyapa peserta talkshow.

“Acara yang kami gagas ini bersifat gratis, hanya diganti dengan infak minimal 125 ribu yang nantinya akan dikembalikan ke peserta dalam bentuk makan malam dan coffee break. Bagi 20 pendaftar pertama termasuk pengunjung Republik Fest akan mendapatkan bonus satu buah mushaf Al Qur’an terbitan Arab Saudi”, tambahnya.

Acara yang akan diadakan di Jakarta Pusat ini akan diselenggarakkan oleh Qur’anic Living Servis (QaLS) dan didukung oleh LAZIS Wahdah. Pada event kali ini QaLS akan mengangkat tema Tamasya Iman dengan judul “Huru Hara Akhir Zaman” yang fokus membahas fenomena akhir zaman dan tip menjaga iman dari fitnah akhir zaman yang akan dibahas secara detail. Tema ini menjadi sangat menarik karena disampaikan oleh pemateri yang pakar dalam ilmu aqidah yaitu Syaikh DR Abu Zaid Bin Muhammad Al Quraisyi Asy Syarif Al Hasaniy (Pengajar di Masjidil Haram dan Dosen Ummul Quro, KSA) dan ditemani oleh Ust. Muhammad Nur Hasan Palogai (Pemateri Wesal TV) sebagai penerjemahnya. (rsp)

sumber: https://www.facebook.com/laziswahdahjkt
————

Info dan Pendaftaran Call/Wa/SMS: 0811 1768 900 (Kahar) dan 0811 1162 262 (Wahyudi)

Markaz Qur’an Wahdah Islamiyah Jakarta Timur

Markaz Qur'an Wahdah Islamiyah Jakarta Timur
Markaz Qur’an Wahdah Islamiyah Jakarta Timur

Markaz Qur’an Wahdah Islamiyah Jakarta Timur

Jl. Perhubungan Raya, No.10 Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur

Tlp/Wa: 0856 9316 5419, 0813 1975 7752

Menyelenggarakan Pembelajaran dan pengkajian Al-Qur’an dengan beragam program dan kegiatan, diantaranya.

  1. DIROSA (Pendidikan Al-Qur’an Orang Dewasa), sebuah kegiatan belajar membaca Al-Qur’an dari dasar yang dirancang khusus untuk orang dewasa dengan 20 kali tatap muka.
  2. Tadabbur Al-Qur’an
  3. Ta’lim Pekanan
  4. Rumah Qur’an dan TK/TPA Al-Kahfi, program belajar Al-Qur’an khusus anak-anak.
  5. Kajian Islam Intensif
  6. Rumah Hijrah, program pembinaan keislaman yang dirancang khusus untuk para pemuda