QaLS – LAZIS Wahdah Selengggarakan Kajian Huru-Hara Akhir Zaman

(Jakarta) wahdahjakarta.com– Quranic Living Servis (QaLS) bekerjasama dengan LAZIS Wahdah Islamiyah menyelenggarakan kajian Aqidah dengan tema “Huru Hara Akhir Zaman” di Meeting Room, Sentral Al Jazeerah, Jl Pramuka, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Ahad (6/1/2019).

Acara yang didukung oleh Sentral Al Jazeerah dan Radio Dakta ini juga disiarkan secara langsung di Fan Page LAZIS Wahdah Jakarta. Acara sudah dimulai semenjak pukul 14.00 WIB dan berakhir pada pukul 19.00 WIB.

Peserta yang menghadiri acara ini antusias dengan kajian ini dengan niat untuk sharing dan menimba ilmu dari Syaikh DR. Abu Zaid bin Muhammad Al Hasaniy Al Qurasyi. Salah satu dosen di Ummul Qura, Makkah yang merupakan nara sumber dalam kajian ini.

Dalam paparan materinya Syekh Abu Zaid menegaskan tentang pentingnya iman dana mal shaleh sebagai bekal menghadapi huru-hara akhir zaman dan hari kiamat.

“Kita fokus beramal shaleh saja, adapun banyaknya tanda-tanda akhir zaman, itu akan menambah keimanan kita”, ujarnya.

“Alhamdulillah kami tidak menyangka pada saat dimulainya acara ini banyak yang berdatangan,  padahal sebelumnya kami mengira bahwa peserta yang akan hadir ada 10 orang “,  ujar Ketua Panitia, M Kahar. (rsp).

Gerakan Islam Kompak dan Berukhuwah, Umat Akan Berwibawa

Ketua DPW Wahdah Islamiyah Jakarta dan Depok menyampaikan sambutan pada pembukan Hiwar Da’wi yang digelar DPW WI Jakarta-Depok dan INSISTS di Aula Imam Al-Ghazali INSISTS Kalibata, Jakarta, Ahad (6/1/2019)

(Jakarta) wahdahjakarta.com – Wahdah Islamiyah Jakarta bersama INSISTS (Institute for the Study of Islamic Thought and Civilizations) menyelenggarakan “Hiwar Da’wi” atau dialog seputar dakwah di Aula Imam Al Ghazali INSISTS Kalibata, Jakarta Selatan,  Ahad (6/1/2019).

Dialog dakwah ini mengangkat tema “Adab At Ta’amul Ma’a Al Mukhaalifiin”, yaitu adab-adab dalam berinteraksi dengan sesama umat Islam yang berbeda pandangan. Narasumber utama adalah Syaikh DR. Abu Zaid bin Muhammad Al Hasaniy Al Qurasyi. Salah satu dosen di Ummul Qura, Makkah.

Wahdah Islamiyah menggandeng INSISTS karena dianggap sangat sesuai dengan tema maupun latar belakang Syaikh Abu Zaid. Dimana beliau banyak memberi perhatian soal pemikiran Islam. INSIST sendirii adalah sebuah lembaga kajian pemikiran dan peradaban Islam yang juga banyak berkecimpung di bidang ini.

Dalam paparannya, Dr. Abu Zaid menyatakan bahwa ketika sesama muslim atau sesama gerakan Islam merasa bersaudara dengan gerakan Islam yang lainnya, akan nampak kekuatan dan kewibawaan Islam.

Selanjutnya beliau menyampaikan kunci-kunci agar umat kembali bersatu. Da’i yang masih bersilsilah nasab kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam ini juga memberi judul materinya sebagai “Fiqhul I’tilaf” yang artinya fiqih tentang penyatuan hati.

“Allah mencinyai seorang muslim, karena ia mencintai saudaranya sesama muslim. Ini adalah salah satu dari tiga hal yang membuat seorang hamba merasakan manisnya iman,” papar beliau menjelaskan keutamaan ukhuwah. []