PENJARA…

Oleh: Muhammad Ihsan Zainuddin 

 

Penjara dunia adalah surga penuh semerbak bunga

bagi para pejuang peneguh kebenaran.

Jika engkau adalah perindu surga,

maka penjara dunia adalah penegasan

bahwa –insya Allah- berada di atas kebenaran…

 

“Apa yang dapat dilakukan musuhku padaku?

Aku, surgaku ada di dalam jiwaku.

Kemana pun aku pergi, surga itu selalu bersamaku.

Pemenjaraanku adalah saat indah berkhalwat dengan Tuhanku.

Pembunuhanku adalah kesyahidan di jalan Tuhanku…”

Begitu ungkap Ibnu Taimiyah pada suatu ketika.

 


 

Maka penjarakanlah para ulama!

Penjarakanlah para pejuang keadilan!

Penjarakanlah para penghalau kemungkaran!

Karena engkau sesungguhnya tak pernah mampu

memasung ruh mereka yang merdeka.

Karena engkau takkan pernah memasung kebenaran.

Karena sesungguhnya engkau, wahai para zhalimin…

sedang mengukir dalam jejak kebinasaanmu!

Tanpa kau sadari,

dengan jejak kezhalimanmu yang payah itu,

engkau telah merangkai kegelapanmu yang pekat:

di alam kuburmu yang menghimpit,

di jejak akhiratmu yang penuhimu dengan penyesalan!

 


 

Rabbana…

Di hari-hari Ramadhan-Mu yang indah ini,

kami dengan penuh kehinaan diri,

memohon dengan segenap keMahaperkasaanMu…

teguhkan hati kami menegakkan kebenaran

dan menghempas tuntas kezhaliman…

 

Rabbana…

Kami lemah tanpa karuniaMu.

Kami hina tanpa kemuliaanMu.

Kami sesat tanpa hidayahMu.

Maka karuniai kami dengan hidayahMu…

Karuniai kami dengan kemuliaanMu…

Selamatkan negeri kami dari para pengkhianat.

Tenggelamkan para khianat itu,

seperti Engkau tenggelamkan Firaun dalam kehinaan.

 

Amiin.

 

Hamba-Mu yang penuh kelemahan,

Muhammad Ihsan Zainuddin

 

#SaveUBN!

#SaveUlama!

#SaveIndonesiaDariKecurangan!