Lazis Wahdah Sulteng Bantu Warga Terdampak Banjir Morowali Utara

Banjir Morowali Utara

Wahdahjakarta.com – Selasa, (11/06/2019) LAZIS Wahdah Sulawesi Tengah yang tergabung dalam tim relawan Wahdah Peduli menyalurkan bantuan berupa bahan pokok ke Desa Togo Kecamatan Petasia Barat, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Wilayah yang sulit untuk dijangkau tak menyurutkan semangat relawan yang beranggotakan kurang lebih 10 orang ini untuk menyalurkan bantuan langsung ke titik terdampak banjir Morowali Utara. 

“Sudah 4 hari mereka terendam banjir dan tidak ada akses kecuali menggunakan perahu untuk sampai di lokasi. Empat hari tidak ada bantuan yang masuk. Alhamdulillah kami dengan menyewa dua perahu akhirnya bantuan tersebut bisa kita salurkan,” kata Abu Umar Koordinator Team Assesment Wahdah Peduli Wilayah Sulawesi Tengah.

https://wp.me/paJg5M-3Il

Ayo #SahabatDermawan kita banttu warga yang terdampak bencana banjir Morowali Utara :

1. Donasi Online https://sedekahplus.com/campaign/83/berkah-peduli
2. Transfer langsung melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) dengan no.rekening 499 900 9005 an. LAZIS Wahdah Peduli Negeri, untuk amanah pencatatan harap menambakan nominal 570 setiap transfer contoh Rp 1.000.5700.
3. Informasi dan konfirmasi transfer melalui Call Center LAZIS Wahdah 085315900900

💌 LAZIS Wahdah “Melayani dan Memberdayakan”

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat #muslim#mudahsedekah #ayosedekah #tarbiyah #banjirmorowaliutara#morowaliutara #berkahpeduli #wahdahpeduli #sedekahplus

Fasilitas Minim, Relawan Tetap Distribusikan Bantuan Korban Banjir Konawe

Wahdahjakarta.com – Relawan Wahdah Peduli masih kesulitan membawa bantuan logistik dalam jumlah banyak. Hal ini dikarenakan ketinggian air satu meter lebih menutupi jalan-jalan. Perahu yang digunakan juga tidak terlalu besar. Dengan segala keterbatasan, relawan yang turun membawa bantuan menyasar beberapa rumah warga yang terisolir oleh bantuan.

Dari keterangan Koordinator relawan Wahdah Peduli Abu Salma, perahu yang membawa logistik hanya mampu membawa logistik dalam jumlah yang tak banyak. Meski begitu, sejak Sabtu (8/62/2019) lalu tim relawan telah mengirimkan bantuan ke beberapa desa terisolir.

Desa Teteona dan Desa Ambowiu Kec. Wonggeduku adalah dua Desa yang dikunjungi oleh relawan. Sebanyak 195 kk dan sekitar 700 jiwa menjadi korban. Tak hanya melumpuhkan aktivitas warga, banjir juga menyebabkan banyak warga yang mulai terserang berbagai macam penyakit seperti demam dan diare.

“Banyak ternak warga juga yang mati,” tambahnya

………………………………

Banjir Konawe Sulawesi Tenggara 2019

Sahabat, mari doakan agar saudara kita dapat melalui ujian ini dengan lapang. Mari sempurnakan amaliyah Ramadhan sebulan yang lalu dengan berbagi kepada sesama.

Jangan lupa untuk salurkan bantuan terbaikmu melalui:

Bank Syariah Mandiri (BSM) 499 900 9005
an. LAZIS Wahdah Peduli Negeri

Orang Paling Sabar

Memaafkan orang lain tak semudah kelihatannya. Kadang, tangan telah berjabat, bibir telah mengatakan “Aku sudah memaafkanmu,” tetapi bagaimana dengan hati kecil, apakah Anda telah memaafkan orang lain dengan tulus? Apakah Anda sudah merelakannya dan tidak akan mengungkit hal itu di kemudian hari?

Sekalipun sulit, memaafkan adalah hal yang mulia, memaafkan adalah kemampuan yang bisa dilakukan setiap orang, termasuk Anda. Pilihan terletak di tangan anda

Jika anda memilih kebahagiaan, memaafkan adalah sesuatu yang indah. Sebaliknya jika anda lebih suka mendendam, jiwa anda tidak akan damai dan senantiasa sesak seolah-olah ada yang menusuk di dada

Saat kamu mempunyai kesempatan untuk membalas. Sementara hati kecilmu berkata “Jangan” dan kamu memilih untuk bertahan, maka itu jauh lebih baik. Sebab api hanya akan padam saat ia bertemu dengan air

Sabarkan hatimu dan jangan pernah mau menuruti semua hawa nafsumu. Marah itu lumrah. Namun selagi masih bisa ditahan, memaafkan itu jauh lebih kuat. Karena setiap dari manusia tak akan pernah bisa terbebas dari kesalahan

……………………...
“Orang yang paling sabar
Diantara kamu ialah orang yang memaafkan kesalahan orang lain padahal ia berkuasa untuk membalasnya” (HR Baihaqy)

Banjir Konawe Isolasi 2 Kecamatan dan Rendam 109 Desa di 15 Kecamatan

Banjir Konawe Sulawesi Tenggara 2019

Wahdahjakarta.com -, Dampak banjir yang mengepung Kabupaten Konawe dan Konawe Utara Sulawesi Tenggara makin parah.

Dilansir dari kendaripos.co.id, Rabu (12/06/2019), data sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konawe, dari 15 kecamatan terdampak banjir ada 109 desa/kelurahan terendam.

Dua kecamatan dilaporkan terisolasi, yakni kecamatan Asinua dan Latoma. Akses ke dua kecamatan tersebut hanya dapat dijangkau dengan transportasi udara.

Menurut Ketua BPBD Konawe Ameruddin, korban jiwa mencapai tiga orang meninggal dunia akibat tenggelam, 4.095 jiwa dan atau 1.365 kepala keluarga (KK) mengungsi. Sejauh ini ada 35 titik pengungsian.

Jumlah ini kata Ameruddin masih berpotensi meningkat. “Jumlahnya masih berpotensi bertambah, karena proses evakuasi masih terus berlangsung”, ungkap Ameruddin.

Selain itu banjir juga menggenangi 352 rumah. Korban saat ini membutuhkan bantuan makanan, pakaian, obat-obatan dan air bersih serta fasilitas pendukung operasional evakuasi seperti perahu karet, tenda, matras, sleeping bag, dan peralatan dapur.

(Sumber: Kendaripos.co.id)

 

Saat ini Tim Wahdah Peduli dan LAZIS Wahdah Sulawesi Tenggara sementara melakukan evakuasi dan penyaluran bantuan di beberapa titik banjir.

Ayo #SahabatDermawan kita bantu warga yang terdampak bencana banjir Sulawesi Tenggara :

  1. Donasi Online https://sedekahplus.com/campaign/94/peduli-banjir-bandang-sulawesi-tenggara
  2. Transfer langsung melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) dengan no.rekening 499 900 9005 an. LAZIS Wahdah Peduli Negeri, untuk amanah pencatatan harap menambakan nominal 570 setiap transfer contoh Rp 1.000.5700.
  3. Informasi dan konfirmasi transfer melalui Call Center LAZIS Wahdah 085315900900

💌 LAZIS Wahdah “Melayani dan Memberdayakan”

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah#sedekah #zakat #muslim #mudahsedekah#ayosedekah #tarbiyah #ramadhan#ramadhanberkah #berkahpeduli #wahdahpeduli#sedekahplus

 

Relawan Wahdah Peduli dan BPBD Samarinda Evakuasi Korban Banjir Samarinda

(Samarinda) Wahdahjakarta.com – Tak hanya di Konawe, pasca lebaran musibah banjir terus melanda beberapa wilayah di negeri ini. Salah satunya adalah di Samarinda Kalimantan Timur. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda, Kalimantan Timur, menetapkan status tanggap darurat bencana ini menyusul musibah banjir yang melanda sejumlah daerah di Samarinda. Tak hanya merendam ribuan rumah warga, banjir juga memutus akses ke Bandar Udara (Bandara) Internasional APT Pranoto.

Adapun daerah-daerah yang diterjang banjir yakni Kota Samarinda, Samarinda Utara, Sempaja Utara dan Sempaja Timur. Sempaja Timur menjadi daerah yang paling parah dilanda banjir. Akses lalu lintas terputus, kendaraan banyak mogok, hingga warga yang jatuh sakit.

Banjir yang tak berkesudahan, tak terselesaikan solusinya, menjadi derita bagi warga Samarinda.

Tim Wahdah Peduli dan LAZIS Wahdah menurunkan relawannya membantu BPBD kota Samarinda mengevakuasi warga yang terjebak di rumah-rumah mereka. Evakuasi dilakukan dengan menggunakan perahu karet. Salah satu diantaranya adalah batita berusia 3 tahun dan beberapa anak-anak yang hingga malam hari masih belum tersentuh bantuan.

“Ada beberapa perahu BPBD yang kita pakai untuk mengevakuasi para korban. Hingga malam hari korban yang belum dipindahkan masih banyak,” kata Darwin, salah seorang relawan.

Menurutnya, korban dievakuasi ke rumah kerabatnya yang lebih aman. Beberapa diantaranya dipindahkan ke lokasi aman (pengungsian) yang telah disiapkan.

Meski melakukan evakuasi, hingga saat ini, masih ada warga yang memilih bertahan di rumah mereka. Bantuan yang tiba pun masih sangat minim. []

Ayo #SahabatDermawan kita banttu warga yang terdampak bencana banjir Samarinda :

  1. Donasi Online https://sedekahplus.com/campaign/83/berkah-peduli
  2. Transfer langsung melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) dengan no.rekening 499 900 9005 an. LAZIS Wahdah Peduli Negeri, untuk amanah pencatatan harap menambakan nominal 540 setiap transfer contoh Rp 1.000.540.
  3. Informasi dan konfirmasi transfer melalui Call Center LAZIS Wahdah 085315900900

 

💌 LAZIS Wahdah “Melayani dan Memberdayak

Muslimah, Jangan Melempem Kayak Kerupuk

 

Perempuan pada dasarnya memang harus kemayu, yaitu lemah lembut dan cantik. Meski pada dasarnya perempuan harus lemah lembut, adem ayem, dan anggun, namun hatinya harus selalu terjaga kuat, tahan banting, tangguh, dan tidak boleh lemah

Apalagi bila dikaitkan dengan tanggung jawabnya, maka perempuan muslimah tidak boleh lemah, leyeh-leyeh, dan seadanya menjadi prinsipnya sebagai seorang muslimah

Jangan mau jadi muslimah kuper, ketinggalan zaman dan gapteknya ketulungan. Muslimah itu harus kuat, kayak pondasi rumah 🙂

Jadi muslimah itu harus tangguh dan harus pandai menjaga hati. Jika ingin menjadi wanita yang taat dan terjaga diri dan hatinya, maka bertemanlah dengan mereka yang selalu menjaga diri, hati dan selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaannya.

Jaga iffah dan izzahmu. Jika apa yang dilihat adalah seperti drama korea yang banyak melow, dan mendengarkan musik tentang cinta. Maka akan mempengaruhi cara berpikir. Kamu tidak akan maju, yang ada hanyalah baper tidak pada tempatnya

Lebih baik perbanyak membaca tilawah, mendengar kajian, ceramah dan hal yang bermanfaat lainnya. Agar wawasanmu bertambah dan keilmuanmu semakin membaik

Ingatlah, bahwa hati itu diibaratkan seperti wadah, jika tidak diisi dengan kebaikan maka keburukanlah yang mengisinya. Jika tidak diisi dengan kerinduan kepada Allah dan Rasul-Nya, kerinduan menyebut nama Allah, kerinduan membaca surat cinta Allah, maka hati itu akan diisi oleh kerinduan-kerinduan pada yang lain bahkan pada sesuatu yang belum halal baginya

Muslimah itu indah akhlaknya. Baik budi pakertinya. Dimuliakan di dalam Islam. Menyempurnakan sesuatu yang belum sempurna. Dan dari rahim-nyalah, generasi tiap kurun waktu akan lahir ke dunia. Maka siapkan dirimu. Jangan mudah melempem karena kita bukan kerupuk.

…………………..

Muslimah itu:

Saat lahir, Ia menjadi jalan surga bagi kedua orang tuanya;

Saat menikah, Ia menyempurnakan separuh agama suaminya;

Saat menjadi Ibu, surga berada di telapak kakinya

Artikel: Apotek Wahdah