Tiga Wasiat Sang Kekasih

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, Beliau  berkata,:

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

” Kekasihku (Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ) mewasiatkan  kepadaku tiga perkara yang aku tidak akan meninggalkannya hingga aku meninggal dunia (1) Berpuasa tiga hari setiap bulan, (2) Mengerjakan Shalat Dhuha, dan (3) Mengerjakan Shalat Witir sebelum tidur.” (HR. Bukhori no. 1178)

Puasa Tiga Hari Setiap Bulan

Dari Abu Dzar, Rasulullah shollollahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya :

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

“Jika engkau ingin berpuasa tiga hari setiap bulannya, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15 (bulan Hijriyah).”(HR. Tirmidzi no. 761 dan An Nasai no. 2425.)

“Puasa Tiga hari setiap bulan itu adalah seperti puasa sepanjang masa“.(H.R.Bukhori & Muslim dari )

Puasa Ayyaamul Bidh bulan SYAWAL 1440 H ini, Insya Allah jatuh pada hari SENIN(13), SELASA(14) dan RABU(15) Bertepatan dengan tanggal: 17,18,19 JUNI 2019 M

Bila Kita tambah berpuasa satu hari selanjutnya (Kamis/20 Juni 2019), maka kita akan mendapatkan 2 Puasa Sunat Sekaligus (Ayyaamul Bidh dan Senin-Kamis).

Dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu Berkata: Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam  lebih sering berpuasa hari Senin dan Kamis, lalu ada Sahabat yang bertanya akan hal itu. Kemudian Beliau Bersabda: Sesungguhnya seluruh amal akan dipersembahkan pada setiap senin dan Kamis, kemudian Alloh mengampuni setiap Muslim atau setiap Mukmin kecuali dua orang yg sedang bermusuhan, sebab Alloh Berfirman: Tangguhkanlah amal keduanya (H.R.Ahmad bisanadin shohih).

Bagi yang belum sempat Puasa sunah 6 hari bulan Syawal, maka tinggal menambahnya 2 hari berikutnya Jumat dan  Sabtu (21&22 Juni 2019), maka akan mendapatkan 3 Puasa Sunat Sekaligus (Bidh, Senin-Kamis dan 6 hari Syawal).

Dari Abi Ayyub Radhiyallahu ‘anhu, Sesungguhnya Rosululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam Bersabda: Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Romadhon kemudian diikutinya dengan berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka ia seperti puasa satu tahun. (H.R.Muslim)

Shalat Dhuha

“Setiap pagi masing-masing ruas anggota badan kalian harus dikeluarkan shodaqohnya. Setiap Tasbih adalah shodaqoh, setiap tahmid shodaqoh, setiap Tahlil Shodaqoh, setiap Takbir Shodaqoh, Amar Ma’ruf shodaqoh, Nahi Munkar Shodaqoh. Semuanya itu bisa dicukupi dg 2 Rekaat Sholat Dhuha yg ia kerjakan”. (H.R.Muslim dari S.Abi Dzar RA).

“Adalah Rosululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam  Sholat Dhuha 4 Rakaat dan kadang Beliau menambahnya sesuai Kehendak Alloh”. (H.R.Muslim).

Shalat Witir Sebelum Tidur

“Shalat Witir itu tidak diharuskan seperti Sholat Fardhu, tetapi Rosululloh Shallallahu ‘alaihi wasallam selalu  mengerjakannya, serta Bersabda: Sesungguhnya Allah itu Witir ( Ganjil- Esa) dan suka pada yg ganjil, Maka Sholat Witirlah kamu sekalian Wahai Ahlul Qur’an !” (H.R. Abu Dawud & Turmudzi).

Barangsiapa yg khawatir tidak bisa bangun pada Akhir Malam, maka Sholatlah Witir pada permulaannya. Dan Barangsiapa yg berkeyakinan akan bisa bangun pada akhir  malam, maka sholatlah witir pada akhir malam, karena sungguh sholat di akhir malam itu disaksikan dan hal itu lebih utama “.(H.R.Muslim dari S.Jabir RA).

Semoga Bermanfaat dan Kita semua bisa melaksanakannya. Semoga Alloh Ta’ala Mengampuni segala dosa kita, Menerima seluruh Amal Sholih kita dan DIANUGERAHI  dapat mengisi hari-hari mendatang dg lebih baik lagi Barokah-….. Aamiin.  []

 

 

Kompak, Warga dan Relawan Bersihkan Masjid Pasca Banjir Konawe Utara

Warga dan relawan Lazis Wahdah membersihkan masjid usai banjir yang menimpa Konawe Utara Sultra

Wahdahjakarta.com – Banjir di sebagian daerah di Kabupaten Konawe Utara perlahan surut. Salah satunya adalah di Desa Longeo dan Kel. Asera, Kec. Asera, Kab. Konawe Utara. Gundukan lumpur tebal terlihat dimana-mana. Termasuk yang terlihat di masjid Nurul Azmi.

Syukri melaporkan, berdasarkan pantauannya selama beberapa hari masa tugas, di Desa tersebut menyebabkan 58 rumah hanyut dan rusak di hantam air bah dari luapan sungai Lasolo.

“Di dalam masjid banyak lumpur yang mengendap. Sangat tebal sehingga membutuhkan tenaga beberapa relawan. Alhamdulillah, setelah itu masjidnya sudah bisa kembali dimanfaatkan,” ujar relawan LAZIS Wahdah ini.

Kompak, Warga dan Relawan Bersihkan Masjid Pasca Banjir Konawe Utara

Ia menambahkan bahwa, inilah bentuk kepedulian relawan kepada warga yang tertimpa bencana, bergotong-royong untuk membantu membersihkan fasilitas umum agar supaya bisa cepat kembalo beroperasi. Apalagi masjid kata pria berkaca mata ini, merupakan ssalah sat bangunan penting bagi masyarakat.

Imam masjid Nurul Azmi Taputohamba mewakili warga sangat berterima kasih atas proses pembersihan masjid yang telah dilakukan oleh relawan.

“Saya mewakili warga dan jamaah masjid mengucapkan banyak terima kasih. Alhamdulillah sudah bisa dipakai kembali,” ujar pria berusia 62 tahun ini.

Ia menjelaskan, beberapa fasilitas masjid yang terendam seperti ampli, mikrofon, karpet dan sebagainya sudah tidak layak digunakan. Sehingga ia sangat mengharapkan bantuan dari para dermawan diluar sana. []

Ayo #SahabatDermawan kita banttu warga yang terdampak bencana banjir Sulawesi Tenggara :

  1. Donasi Online https://www.sedekahplus.com/…/peduli-banjir-bandang-sulawes…
  2. Transfer langsung melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) dengan no.rekening 499 900 9005 an. LAZIS Wahdah Peduli Negeri, untuk amanah pencatatan harap menambakan nominal 570 setiap transfer contoh Rp 1.000.5700.
  3. Informasi dan konfirmasi transfer melalui Call Center LAZIS Wahdah 085315900900

 

💌 LAZIS Wahdah “Melayani dan Memberdayakan”

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat #muslim #mudahsedekah #ayosedekah #tarbiyah #berkahpedli #pedul

Saat Paling Hina di Dunia

Mempermainkan tubuh dan melalaikan hati. Bukti akan hal ini didapatkan dan terjadi pada anak-anak dunia. Engkau dapati mereka menghabiskan waktu-waktu dalam umur mereka dengan sesuatu yang melalaikan hati dan melengahkan dari berdzikir kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Adapun janji dan ancaman yang ada di hadapan, engkau lihat mereka telah menjadikan agama mereka sebagai permainan dan gurauan belaka. Tak benar-benar menyeriusi dalil-dalil yang terhampar. Tak mau mengambil faedah dari pengajaran tentang analisa kehidupan di akhirat kelak

Saat paling hina adalah saat dimana aku menghadapi rabb-ku dan aku masih memikirkan tentang hal dunia. Dan tidak jarang aku luput dari rakaat shalatku. Dunia telah menelan waktuku. Habis hanya untuk mengejarnya sabang hari. Tak mau lepas, tak mau berhenti

Dunia telah membinasakanku. Tak ada habisnya. Hanya lelah yang kudapat. Hanya kecewa yang menyesakkan dada. Ibadah kian kendor, tak terjaga lagi kualitas dan kuantitasnya. Hingga pada akhirnya. Hanyalah penyesalan dan kehinaan yang kudapatkan

…………………………

“Dan kehidupan dunia ini hanya senda gurau dan permainan. Dan sesungguhnya negeri akhirat itulah kehidupan yang sebenarnya, sekiranya mereka mengetahui” [Al-‘Ankabût/29: 64]

 

Artikel: Apotek Wahdah