Kawal Kasus Wanita Bawa Anjing ke Masjid, FUI Temui MUI Bogor

Pimpinan Ormas Islam Kab. Bogor bersama Ketua MUI Kab. Bogor, KH. Mukri Aji usai pertemuan membahasa kasus wanita pembawa Anjing ke Masjid

(Bogor) Wahdahjakarta.com – Sejumlah ulama dan pimpinan ormas Islam yang tergabung dalam Forum Umat Islam (FUI) Bogor Raya melakukan audiensi ke Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor di kantor MUI Kabupaten Bogor, Jl Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Selasa (30/7/2019).

Ketua FUI Bogor Ustaz Hasri Harahap mengatakan, audiensi dilakukan dalam rangka membahas kasus wanita membawa anjing ke Masjid Al Munawaroh, Sentul City, Bogor pada akhir Juni 2019 lalu.

“Kasus ini bukan hanya viral secara nasional tapi juga internasional, kebetulan saya baru safari dakwah di Malaysia dan bertemu kawan-kawan dari berbagai negara itu menanyakan kelanjutan kasus ini,” ujarnya.

“Kasus ini sepertinya bukan hanya sudah dingin tapi kelihatannya sudah seperti masuk ‘freezer‘. Karena itu kita mengunjungi majelis ulama untuk meminta nasihat dan petunjuk langkah selanjutnya yang harus dilakukan,” tambah Hasri.

Sementara itu, tim kuasa hukum Masjid Al Munawaroh Endy Kusuma menambahkan, kedatangan delegasi ini untuk meminta fatwa atas kasus tersebut. Pasalnya, SM yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka ini belum diputus di pengadilan.

“Fatwa diperlukan untuk memperkuat apa yang sudah ditetapkan oleh polisi yaitu pasal 156a tentang penodaan agama, fatwa juga nantinya bisa menguatkan di kejaksaan,” ujar Endy.

Pertemuan Pimpinan Ormas Islam Kab. Bogor bersama MUI Kab. Bogor

Menanggapi hal tersebut, Ketua MUI Kabupaten Bogor KH Ahmad Mukri Aji menegaskan bahwa kasus tersebut jelas adalah pelecehan agama.

Menurutnya, elemen-elemen dalam delik pidana pasal 156a tentang penodaan agama dalam kasus ini sudah terpenuhi. “Sejak awal saya minta kepada aparat agar kasus ini ditegakkan hukum secara profesional, objektif dan terbuka. Itu jelas pelecehan, bukan hanya penodaan,” jelasnya.

Pihaknya mengaku mengawal kasus ini dan berharap bisa tuntas penegakkan hukumnya secara adil. Terkaitnya fatwa yang diminta, MUI Kabupaten Bogor, kata Kiai Mukri Aji, akan segera membahas dalam rapat pleno.

“Pembuatan fatwa ini akan dikaji dalam waktu cepat. Nanti kita bawa dalam bagian fatwa dulu, lalu kemudian kita bawa ke sidang pleno sampai ke pusat. Kita cari waktu yang pas,” tandasnya.

Seperti diketahui, kasus SM membawa seekor anjing masuk Masjid Al-Munawaroh, Sentul pada Ahad (30/6) itu bikin heboh. Tak sedikit masyarakat yang mengecam tindakan perempuan 52 tahun tersebut.

Tak hanya membawa anjing, SM juga masuk dalam masjid tanpa melepas alas kaki. Tindakan SM ini pun langsung ditangani Polres Bogor dan ditetapkan sebagai tersangka. []

Kajian Parenting Motivasi Para Ayah di Depok

Para peserta Kajian Parenting “Good Family, Good Father”

(DEPOK) wahdahjakarta.comYayasan Al Hijaz Al Khairiyah bekerjasama dengan Wahdah Islamiyah kembali menggelar Kajian Parenting Akbar di Saung Arofah, Komplek Pondok Laras, Kelapa Dua Cimanggis, Depok pada Jum’at kemarin (26/7/2019).

Kajian yang bertemakan “Good Family, Good Father” tersebut menghadirkan narasumber Ust. Bendri Jaisyurrahman sebagai Konselor Remaja dan Keluarga dan penggiat komunitas @sahabatayah. Turut hadir pula Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ust. Zaitun Rasmin sebagai pembina konselor Keluarga Da’i Wahdah Islamiyah.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qur’an yang kemudian langsung disambut dengan materi pertama oleh Ust. Bendri dengan judul “Karakter Ayah Idaman Keluarga”. Ust. Bendri menjelaskan 3 karakter ayah idaman dalam mendidik anak dalam rumah tangga sebagai pokok bahasan materi yang beliau sampaikan.

Ust. Bendri Jaisyurrahman saat memaparkan materi

“Jadilah ayah yang mementingkan proses daripada hasil. Kita tuh hanya mengukur anak kita harus sesuai dengan harapan kita, Padahal nabi Nuh saja yang sudah berpuluh tahun menjadi nabi belum berhasil mendakwahi anaknya untuk beriman kepada Allah, bahkan Rasulullah sendiri belum mampu mengajak pamannya Abu Thalib untuk mengimani Allah.” Terang ust. Bendri

Ada beberapa stand sponsor yang ikut memeriahkan acara dengan kegiatannya masing-masing, seperti stand LAZIS Wahdah Jakarta dan stand Al Hijaz Al Khairiyah Indonesia yang melaksanakan tugas berupa fundraising demi menarik donasi untuk disalurkan kepada beberapa program yang ada, serta ada pula stand bazar dari sponsor lainnya yang menawarkan produk masing-masing demi menarik pembeli.

Materi berikutnya dilanjutkan oleh Ust. Zaitun Rasmin yang hadir di penghujung materi pertama dengan membawakan materi “Potret Ayah Dalam Diri Sang Rasul”. Dalam isi materinya, beliau menjelaskan seluruh perilaku nabi dengan anak cucu beliau yang menjadi sunnah yang patut diteladani dari beliau shallallahu ‘alaihi wasallam.

Ust. Zaitun Rasmin

“Kita bisa lihat bagaimana nabi memberikan perhatian yang sangat intensif kepada anak-anaknya seperti mentahnik bayi yang baru lahir dengan menyuapi kurma yang sudah dikunyahkannya kepada bayi tersebut.”ujar Wasekjen MUI tersebut.

“Diantara perhatian yang lain adalah ketika nabi mendidik cucunya Husein agar berlaku sopan dalam bertamu dengan tidak memarahi dengan menyinggung titik kesalahan cucunya, melainkan mengajari adab secara umum terlebih dahulu sehingga tidak merusak suasana hati cucunya tersebut.” tambahnya

Tak hanya itu, di sela-sela materi, ada pembagian doorprize kepada beberapa peserta terpilih yang dipandu oleh MC. Diantara kategori yang mendapat hadiah adalah peserta yang paling jauh perjalanannya demi menghadiri acara tersebut yang kemudian mendapat voucher belanja dari DayaMart sebagai salah satu sponsor. Ada pula voucher naik kuda gratis yang disponsori oleh LAZIS Wahdah yang dibagikan kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan yang diberikan.

MUI Luncuran Buku Fatwa Terlengkap dan Fatwa Perbankan Syariah

KH. Ma;ruf Amin saat menandatangani sampul besar buku Fatwa MUI sebagai simbol peresmian

(DEPOK) Wahdahjakarta.com — MUI resmi luncurkan dua buku baru terbitan Emir (imprint Penerbit Erlangga), yang masing-masing berjudul Himpunan Fatwa MUI (Edisi Terlengkap) dan Himpunan Fatwa Perbankan Syariah pada Kamis(25/7/2019) di Ballroom Hotel Margo, Depok.

Acara launching tersebut dilakukan pada sesi pembukaan Rapat Koordinasi Fatwa Komisi Fatwa MUI dan International Annual Conference on Fatwa MUI Studies yang dihelat oleh oleh Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) selama dua hari (25-26 Juli 2019).

Acara peluncuran buku ini dihadiri oleh K.H. Ma’ruf Amin, yang juga Ketua Umum MUI, dan Prof. Dr. H. Hasanuddin AF, M.A. selaku Ketua Komisi Fatwa MUI, dan Dr. H. M. Asrorun Ni’am Sholeh, M.A., selaku Sekretaris Komisi Fatwa MUI, pimpinan penerbit Emir (Erlangga Group), serta para alim ulama dan anggota Komisi Fatwa se-Indonesia.

Kegiatan ini merupakan rangkaian acara untuk menyambut Milad MUI yang ke-44, yang jatuh setiap tanggal 26 Juli. Dalam milad kali ini, MUI mengambil tema “Eksistensi Fatwa MUI; Peran dan Tantangan dalam Kancah Internasional”.

Buku Himpunan Fatwa MUI (Edisi Terlengkap) berisi fatwa-fatwa yang diputuskan oleh Komisi Fatwa MUI maupun fatwa-fatwa yang dihasilkan di dalam forum Ijtima’ Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia. Sedangkan buku Himpunan Fatwa Perbankan Syariah memuat fatwa-fatwa yang diputuskan oleh Dewan Syariah Nasional MUI, yang merupakan satu lembaga tersendiri di bawah MUI yang juga diberi kewenangan untuk memutuskan fatwa sebagaimana Komisi Fatwa MUI.

“Peluncuran kedua buku tersebut diperlukan karena produk fatwa MUI terus bertambah banyak, wajar jika bukunya tebal.” Tutur Ketua Umum MUI, KH. Ma’ruf Amin.

“Fatwa ini adalah salah satu produk unggulan MUI. Bahkan ada pandangan bahwa MUI hanya mengurus tentang fatwa. Semua jajaran pemerintahan maupun pihak-pihak yang memiliki persoalan pasti meminta fatwa kepada MUI, dalam hal ini MUI dianggap sebagai otoritas yang memiliki potensi dalam menengahi suatu perkara” jelasnya

Fatwa-fatwa yang termuat di dalam buku Himpunan Fatwa MUI (Edisi Terlengkap) mencakup fatwa-fatwa di bidang Akidah dan Aliran Keagamaan yang terdiri atas 17 fatwa; fatwa-fatwa di bidang Ibadah yang terdiri atas 43 fatwa; fatwa-fatwa di bidang Sosial dan Budaya yang terdiri atas 65 fatwa, dan fatwa-fatwa di bidang Pangan, Obat-obatan, Kosmetika (POM), dan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang terdiri atas 58 fatwa. Secara total terdapat 183 fatwa produk Komisi Fatwa MUI di dalam buku Himpunan Fatwa MUI (Edisi Terlengkap), yang diputuskan sejak MUI berdiri pada tahun 1975.

Fatwa-fatwa yang dihasilkan Komisi Fatwa MUI itu umumnya lahir setelah adanya permohonan/permintaan akan fatwa mengenai masalah tertentu, yang diajukan oleh masyarakat secara perorangan (individual) maupun lembaga, atau dari instansi pemerintah kepada MUI. Terkadang fatwa juga lahir sebagai bentuk respons langsung MUI atas kasus/peristiwa kontekstual yang terjadi di masyarakat di mana dipandang perlu untuk ditanggapi melalui sebuah fatwa.

Sementara itu, buku Himpunan Fatwa Perbankan Syariah memuat semua fatwa terkait dengan praktik perbankan syariah di Indonesia yang diputuskan oleh Dewan Syariah Nasional MUI.

Secara total terdapat 90 fatwa perbankan syariah di dalam buku Himpunan Fatwa Perbankan Syariah, yang diputuskan sejak Dewan Syariah Nasional MUI didirikan pada tahun 1999.

Penerbitan buku Himpunan Fatwa MUI (Edisi Terlengkap) dan Himpunan Fatwa Perbankan Syariah adalah salah satu misi penerbit Emir (imprint dari Penerbit Erlangga) yang ingin menghadirkan produk-produk bacaan Islami yang berkualitas kepada umat.

Fatwa MUI maupun fatwa produk Dewan Syariah Nasional MUI merupakan produk hukum yang dihasilkan melalui proses intelektual yang teliti sehingga diharapkan dapat membimbing sekaligus mampu mencerahkan pikiran dan jiwa umat Islam Indonesia.[fry]

Siswa SMAQu Wahdah Islamiyah Raih Juara Silat Tapak Suci UHAMKA Championship

Siswa SMAQu Wahdah Islamiyah Raih Juara Silat Tapak Suci UHAMKA Championship

Adlan Dzil Ikram (santri Kelas XII SMAQu WI)  menerima Piala pesilat terbaik putra tingkat SMA

(Jakarta) Wahdahjakarta.com -, Siswa Sekolah Menengah Atas Al-Qur’an (SMAQu) Wahdah Islamiyah Cibinong  Bogor, Adlan Fakhri Dzil  Ikram meraih juara sebagai pesilat terbaik putra tingkat SMA pada kejuaraan silat Tapak Suci UHAMKA Championship, Ahad (21/07/2019).

Adlan mengaku senang dan bangga bisa mempersembahkan medali emas sekaligus prestasi sebagai pesilat terbaik pada kompetisi ini.

“Sangat senang bisa meraih Pesilat terbaik tingkat SMA mewakili Pondok Pesantren Tahfidz Wahdah,  Islamiyah” ujar santri kelas XII ini.

Menurutnya ada enam santri Wahdah yang ikut serta dalam kejuaraan ini. Lima diantaranya berhasil meraih medali.

“Kita menurunkan enam pesilat, Alhamdulillah lima diantaranya meraih medali, Adlan (emas), Nurhijatul (emas), Afadin (perak), Zaki zafran (perak), dan Mahfuz (pertunggu)”, ucapnya.

Tim santri Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor

Yang unik adalah Wahdah merupakan Satu satunya Pondok Pesantren setingkat SMA yang menurukan pesilatnya pada turaneman ini.  Turnamen ini diikuti kalangan umum, baik pelajar, maupun mahasiswa.

Silat yang merupakan olahraga bela diri khas Nusantara memang menjadi salah satu kegiatan ektra kurikuler bagi santri Wahdah Islamiyah Bogor.

“Di Pondok kita ada dua ekskul bela diri, silat dan karate, dan santri wajib memilih salah satunya”, ujar kepala SMAQu Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor, Agusman, S. Si, M.E.I. []

KAJIAN BULANAN YANG DISPONSORI LAZIS WAHDAH RAMAI DIHADIRI PESERTA

JAKARTA UTARA-Setelah sebelumnya diadakan kajian yang bertemakan Seminar Al Quran, DPD Wahdah Islamiyah Jakarta Utara kembali mengadakan ta’lim atau kajian pada tempat yang sama di Markaz Qur’an Wahdah yang berlokasi di Jl.Teratai, No.8 Rawabadak, Koja, Jakarta Utara pada Selasa (23/7).

Kajian bulanan yang disponsori oleh LAZIS Wahdah dan Kedai Kang Haji ini dihadiri oleh 30 peserta yang berasal dari warga yang masih satu komplek dengan Markaz Quran Wahdah. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk melakukan pembinaan iman, memperdalam keislaman, dan mempererat persaudaraan.

Menurut penuturan Ketua Panitia, Ust.Saripudin bahwa jalannya acara sangat ramai dan peserta sangat antusias. “Sangat ramai dan seru, peserta menyimak materi fiqih yang dibahas dan sangat aktif di sesi tanya jawab serta munculnya usulan usulan dari peserta untuk kegiatan taklim bulan kedepannya.”, ungkapnya.

“Terimakasih banyak, jazakallah khairan kepada LAZIS Wahdah, mudah-mudahan Allah membalas semua apa yang telah diikhtiarkan/diusahakan untuk Kita tidak buta Al Qur’an sehingga menjadikan amal ibadah di akhirat kepada semua pengurus LAZIS Wahdah”, ujar Ibu Rahayu.

“Terimakasih kepada pengurus LAZIS Wahdah. Mudah-mudahan kedepannya semakin besar dan semoga tetap istiqamah”, ujar Ibu Khalilah.

“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada LAZIS Wahdah. Semoga kebaikannya tetap berjalan untuk acara-acara lainnya”, ujar Ibu Ninin. [rsp]

**
Berkah Qurban LAZIS Wahdah

Tahun ini (insya Allah) ada 141 titik Tebar Qurban Nusantara “Berkah Qurban” LAZIS Wahdah yang diantaranya adalah daerah-daerah bencana seperti di Kepulauan Halmahera. Maka, dengan ini mengetuk pintu para penebar kebaikan #sobatberkahsedekah, untuk turut serta di dalam program ini dengan cara :

1. Pilih Jenis Qurban
– Kambing Mulai Harga Rp 1.550.000,- / Ekor
– Sapi Mulai Harga Rp 2.000.000,- / Orang atau Rp 14.000.000,- / Ekor
2. Transfer langsung melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) dengan no.rekening 459 900 9006 an. LAZIS Wahdah Qurban
3.Informasi dan Konfirmasi Transfer: 08119787900 atau datang langsung ke Kantor LAZIS Wahdah Jakarta yang beralamat di Jl.L, No.5, RT 06 RW 06, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Kajian Parenting, Good Family, Good Father Bersama Tokoh Keluarga.

(Depok) wahdahjakarta.com — Kebutuhan akan sosok ayah idaman dalam keluarga sangat didambakan. Melihat kondisi saat ini, yang serba materialis, dan pengaruh medsos yang sangat dominan di semua lini. Diperlukan sosok ayah yang tangguh, agar bisa membentengi anggota keluarga dari pengaruh tersebut.

Kembali Yayasan Al Hijaz Al Khaeriyah bekerjasama dengan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Depok akan mengadakan kajian Parenting dengan tema Good Family, Good Father.

Kegiatan semacam ini sudah berlangsung sejak 2 tahun lalu. Dengan mengambil lokasi di Saung Arafah Rumah Makan Pondok Laras, Cimanggis Depok. Insya Allah Jumat, (26/07/2019) pukul 08.00-11.00 wib.

Dengan narasumber tetap yaitu Ust.Bendri Jaisurrahmah. Seorang konselor Keluarga dan Remaja. Juga penggiat komunitas @sahabat ayah. Tema yang akan dibawakan kali ini”Karakter Ayah Idaman Keluarga”.

Ustadz Zaitun Rasmin juga turut hadir sebagai pemateri pada kajian parenting pada Jumat besok.

Narasumber kedua Ustadz Zaitun Rasmin,Lc.,MA, Dai yang sering membawakan tema seputar Keluarga, juga narasumber Cahaya Hati An TV.Selain itu selaku pembina Keluarga Dai Wahdah Islamiyah. Tema yang akan diangkat “Potret Ayah dalam Diri Sang Rasul”

Acara yang dikemas santai tapi serius ini, didukung oleh Wahdah Islamiyah, Lazis Wahdah, Rumah Tahfidz Assakinah, Koperasi Bahtera dan RM Pondok Laras.

Mari mengajak keluarga, tetangga, dan teman, terbuka untuk muslim dan muslimah yang mendambakan keluarga sakinah. GRATIS, dengan daftar kehadiran dengan mengetik nama#nomor wa#alamat, kirim ke no 08111110948.

JAKARTA JUARA STQ KE-25, ANIES : GELAR INI HARUS DIPERTAHANKAN

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat menerima penghargaan Jakarta sebagai Juara Umum STQ ke-25.

(JAKARTA) wahdahjakarta.com – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan rasa syukurnya atas prestasi yang telah dicapai oleh utusan DKI Jakarta sebagai juara umum Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) ke-25 yang diadakan di Pontianak pada Juni lalu.

Acara yang diikuti 680 peserta dari 34 provinsi ini berhasil dijuarai oleh DKI Jakarta secara umum dengan perolehan 12 prestasi pada masing cabang.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersyukur menyambut kembali Kafilah Provinsi DKI yang mampu mempertahankan status juara umum, dalam kegiatan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadits (STQH) yang ke 25 di Pontianak. Atas nama Pemprov DKI Jakarta saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga.” ungkap Anies di Instagram miliknya.

Anies berharap dengan prestasi yang telah dicapai kali ini akan melahirkan generasi-generasi serupa di ibukota.

“Dengan keberhasilan ini semangat kita untuk melahirkan para penerus juara STQH tetap terjaga. Sehingga harapannya lebih banyak bermunculan di Jakarta.” Tulisnya.

Piala Juara Umum DKI Jakarta yang diunggah Anies Baswedan dalam Instagram pribadinya @aniesbaswedan

Setelah itu, Anies menyampaikan pesannya dalam caption unggahan yang berisikan foto piala tersebut yang kemudian diikuti beberapa foto dokumentasi lainnya.

“Manfaatkan bonus ini sebaik-baiknya, jangan dinilai angka rupiahnya saja tetapi nilai perhatian dari Pemprov. Karena setiap prestasi baik harus disyukuri dan gelar ini harus dipertahankan.” Pesan Anies.

Berikut nama-nama para juara yang mewakili Provinsi DKI Jakarta :
1. Terbaik I
– Muhammad Hafizh Fadhli Z : Golongan Tahfizh 1 Juz + Tilawatil Putra.
– Wahyu Rumyati : Golongan Tahfizh 5 Juz + Tilawah Putri
– Nafisatul Milah : Golongan Tahfizh 10 Juz Putri.

2. Terbaik II
– Jihan Afifah : Golongan Tahfizh 20 Juz Putri.
– Raihana Hilmy Kameela : Golongan Tafsir Bahasa Arab Putri.

3. Terbaik III
– Ahmad Muhaimin Ali : Golongan Tahfizh 5 Juz + Tilawah Putra.

4. Terbaik Harapan
– Muzayanatul Milah Said: Golongan Tilawah Dewasa Putri
– Alfa Chandran : Golongan Hafalan 500 Hadits Putra.

5. Terbaik Harapan II
– Muhammad Balya Gadri : Golongan Tilawah anak-anak Putra.
– Abdullah Wafiy : Golongan Tahfizh 30 Juz Putra.

6. Terbaik Harapan III
– Ilham Mahmuddin : Golongan Tilawah Dewasa Putra. [fry]

Pasca Gempa Halmahera, Warga Kekurangan Stok Makanan dan Air Bersih

Kondisi rumah warga pasca gempa Halmahera

(Halmahera Selatan) Wahdahjakarta.com – Perjuangan relawan LAZIS Wahdah dan SAR Wahdah Islamiyah menembus pulau-pulau terpencil di sekitar pulau Tidore terus berlanjut.

Pada hari Rabu (17/9/2019), relawan berangkat dari pelabuhan Saketa, Kec. Gane Barat, Kab. Halmahera Selatan, Maluku Utara dengan menggunakan dua perahu motor. Perjalanan dipusatkan ke desa terdampak parah, di Desa Yamli Kec. Dange Barat Selatan, Desa Yomea Kec. Dange Selatan dan beberapa titik di Desa Dange Dalam.

Menurut laporan Koordinator Assessment dan SAR Wahdah Islamiyah, Abu Umar, di Desa Yamli sebanyak 90% rumah warga mengalami rusak parah, satu unit pos klinik desa rusak, satu unit gerbang, termasuk dermaga yang hancur hingga memaksa 445 jiwa mengungsi di perbukitan Desa.

“Desa Dange dalam 40% rumah rusak parah, sementara di Desa Rangan 70% rusak berat. Di sana mengungsi 197 KK,” jelasnya.

Warga juga mengeluhkan sumber air bersih yang mulai tercemar pasca gempa. Sumber air satu-satunya adalah sebuah sumur yang terletak di depan Masjid kampung.

“Disini kami susah airnya pak,” kata Bernard Hayyun, warga Dusun Satu, Desa Yumni, Kec. Dange Barat Selatan.

Pantauan tim relawan LAZIS Wahdah memperlihatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah bahkan ada yang rata dengan tanah. Selain merobohkan bangunan, gempa juga menyebabkan warga terpaksa mengungsi ke area perkebunan. Di tempat tersebut, warga hanya memanfaatkan hasil kebun berupa umbi-umbian dan singkong.

“Lapar pak. Meski hanya umbi-umbian tapi kami tetap butuh beras. Kami ada ratusan pengungsi. Tenda kami diatas situ beratapkan dedaunan yang kami anyam sedemikian rupa,” tambahnya sembari menunjukkan lokasi yang dimaksud. []

Ya Allah, Maafkan Hamba

Hamba harus bagaimana lagi?
Rasanya hamba sudah tidak kuat saat ini. Sungguh berat ujian yang Engkau berikan kali ini. Memang jalan yang Engkau pilihkan adalah selalu yang terbaik. Namun, hamba kadang sulit untuk mengerti. Namun, hati kadang sulit untuk menerima.

Apabila rencana-Mu tak sesuai dengan kehendak hamba. Maaf jika sampai saat ini hamba masih memaksa. Maaf jika sampai saat ini kecewa itu masih ada. Sungguh hamba adalah hamba-Mu yang durhaka.

Yang tak pernah bisa menerima ketetapan-Mu apa adanya. Maafkan hamba yang ibadahnya rajin ketika ada maunya saja. Maafkan hamba yang tidak pandai bersyukur atas nikmat yang tak terhitung banyaknya.

Hamba ingin hidup seperti dulu, ketika semua masalah tak serumit ini. Tapi bukankah jika Engkau mencintai hamba-Mu engkau pasti akan mengujinya untuk menaikkan derajatnya?

Hamba tidak tegar ketika hamba harus berpura-pura menerima ketentuan-Mu dengan ikhlas. Sungguh maafkan hamba yang tak pernah bisa berterima kasih atas banyaknya nikmat yang telah Engkau berikan. Maafkan hamba yang ibadahnya tak sepadan dengan permintaannya

KORBAN KEBAKARAN TIDAK KEPANASAN LAGI

JAKARTA – Hari ke-4 pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Swadaya 1, RW 07, Manggarai, Jakarta Timur terlihat suasana di lokasi masih ramai. Warga bersama relawan kelihatan masih sibuk membersihkan puing-puing rumahnya. Sejumlah lembaga, komunitas masih sibuk menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak.

Ibu Suriyani selaku bendahara RW 07 sekaligus menjabat bendahara penanggulangan bencana saat itu mewakili Ketua RW 07, Bapak Iwan yang sedang rapat. Ia mengungkapkan kebakaran di sini sering terjadi tetapi penyebab kebakaran kali ini masih diselidiki.

“Kejadiannya pada Rabu jam 10 pagi di saat warga sedang berkerja di luar. Tiba-tiba api sudah keluar…rumah warga masih banyak yang berkayu jadi api begitu cepat merembes”, ujarnya saat diwawancarai Tim LAZIS Wahdah Jakarta pada Ahad (14/7) di posko induk.

Menurut info terkini yang didapatkan dari Ibu Suriyani bahwa ada 163 rumah yang hangus terbakar dan ada 2 korban luka bakar yang tersebar di 6 RT yang berjumlah 700 penduduk .

Untuk memenuhi kebutuhan warga yang menjadi korban kebakaran saat ini di lokasi, LAZIS Wahdah berkerjasama dengan Yayasan Al Hijaz Al Khairiyah dan DPD Wahdah Islamiyah Depok menyalurkan 10 terpal dan 10 dus air mineral. Dengan adanya terpal ini warga bisa berteduh dari teriknya matahari di siang hari saat warga membersihkan rumahnya.

Bantuan ini disambut baik oleh warga yang mana diwakili oleh Ibu Suriyani selaku bendahara RW 07. “Kami mewakili warga RW 07, DKM mengucapkan terimakasih atas bantuan dari bapak-bapak sekalian yang telah ikut terjun ke lapangan…Semoga LAZIS Wahdah semakin maju, semakin memperhatikan keluh kesah masyarakat, membantu yang susah. Satu lagi saya ingatkan, bantuan tepat sasaran, itu yang terpenting”, ungkapnya. [rsp]

**

Bagi Dermawan yang turut peduli dalam menyalurkan bantuan, bisa disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (kode bank: 451) No.Rek: 773 800 8008 an Lazis Wahdah Jakarta Sedekah, dan konfirmasi transfer (wa/sms) ke 0811 9787 900 (mohon dengan menyertakan bukti transfer)

LAZIS Wahdah, Melayani dan Memberdayakan
#pedulikebakaranmanggarai #berkahqurban #sedekah #zakat#sedekahsejutaquran #markazquranwahdah