Pasca Gempa Halmahera, Warga Kekurangan Stok Makanan dan Air Bersih

Kondisi rumah warga pasca gempa Halmahera

(Halmahera Selatan) Wahdahjakarta.com – Perjuangan relawan LAZIS Wahdah dan SAR Wahdah Islamiyah menembus pulau-pulau terpencil di sekitar pulau Tidore terus berlanjut.

Pada hari Rabu (17/9/2019), relawan berangkat dari pelabuhan Saketa, Kec. Gane Barat, Kab. Halmahera Selatan, Maluku Utara dengan menggunakan dua perahu motor. Perjalanan dipusatkan ke desa terdampak parah, di Desa Yamli Kec. Dange Barat Selatan, Desa Yomea Kec. Dange Selatan dan beberapa titik di Desa Dange Dalam.

Menurut laporan Koordinator Assessment dan SAR Wahdah Islamiyah, Abu Umar, di Desa Yamli sebanyak 90% rumah warga mengalami rusak parah, satu unit pos klinik desa rusak, satu unit gerbang, termasuk dermaga yang hancur hingga memaksa 445 jiwa mengungsi di perbukitan Desa.

“Desa Dange dalam 40% rumah rusak parah, sementara di Desa Rangan 70% rusak berat. Di sana mengungsi 197 KK,” jelasnya.

Warga juga mengeluhkan sumber air bersih yang mulai tercemar pasca gempa. Sumber air satu-satunya adalah sebuah sumur yang terletak di depan Masjid kampung.

“Disini kami susah airnya pak,” kata Bernard Hayyun, warga Dusun Satu, Desa Yumni, Kec. Dange Barat Selatan.

Pantauan tim relawan LAZIS Wahdah memperlihatkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan parah bahkan ada yang rata dengan tanah. Selain merobohkan bangunan, gempa juga menyebabkan warga terpaksa mengungsi ke area perkebunan. Di tempat tersebut, warga hanya memanfaatkan hasil kebun berupa umbi-umbian dan singkong.

“Lapar pak. Meski hanya umbi-umbian tapi kami tetap butuh beras. Kami ada ratusan pengungsi. Tenda kami diatas situ beratapkan dedaunan yang kami anyam sedemikian rupa,” tambahnya sembari menunjukkan lokasi yang dimaksud. []

Ya Allah, Maafkan Hamba

Hamba harus bagaimana lagi?
Rasanya hamba sudah tidak kuat saat ini. Sungguh berat ujian yang Engkau berikan kali ini. Memang jalan yang Engkau pilihkan adalah selalu yang terbaik. Namun, hamba kadang sulit untuk mengerti. Namun, hati kadang sulit untuk menerima.

Apabila rencana-Mu tak sesuai dengan kehendak hamba. Maaf jika sampai saat ini hamba masih memaksa. Maaf jika sampai saat ini kecewa itu masih ada. Sungguh hamba adalah hamba-Mu yang durhaka.

Yang tak pernah bisa menerima ketetapan-Mu apa adanya. Maafkan hamba yang ibadahnya rajin ketika ada maunya saja. Maafkan hamba yang tidak pandai bersyukur atas nikmat yang tak terhitung banyaknya.

Hamba ingin hidup seperti dulu, ketika semua masalah tak serumit ini. Tapi bukankah jika Engkau mencintai hamba-Mu engkau pasti akan mengujinya untuk menaikkan derajatnya?

Hamba tidak tegar ketika hamba harus berpura-pura menerima ketentuan-Mu dengan ikhlas. Sungguh maafkan hamba yang tak pernah bisa berterima kasih atas banyaknya nikmat yang telah Engkau berikan. Maafkan hamba yang ibadahnya tak sepadan dengan permintaannya

KORBAN KEBAKARAN TIDAK KEPANASAN LAGI

JAKARTA – Hari ke-4 pasca kebakaran yang terjadi di Jl.Swadaya 1, RW 07, Manggarai, Jakarta Timur terlihat suasana di lokasi masih ramai. Warga bersama relawan kelihatan masih sibuk membersihkan puing-puing rumahnya. Sejumlah lembaga, komunitas masih sibuk menyalurkan bantuan untuk warga yang terdampak.

Ibu Suriyani selaku bendahara RW 07 sekaligus menjabat bendahara penanggulangan bencana saat itu mewakili Ketua RW 07, Bapak Iwan yang sedang rapat. Ia mengungkapkan kebakaran di sini sering terjadi tetapi penyebab kebakaran kali ini masih diselidiki.

“Kejadiannya pada Rabu jam 10 pagi di saat warga sedang berkerja di luar. Tiba-tiba api sudah keluar…rumah warga masih banyak yang berkayu jadi api begitu cepat merembes”, ujarnya saat diwawancarai Tim LAZIS Wahdah Jakarta pada Ahad (14/7) di posko induk.

Menurut info terkini yang didapatkan dari Ibu Suriyani bahwa ada 163 rumah yang hangus terbakar dan ada 2 korban luka bakar yang tersebar di 6 RT yang berjumlah 700 penduduk .

Untuk memenuhi kebutuhan warga yang menjadi korban kebakaran saat ini di lokasi, LAZIS Wahdah berkerjasama dengan Yayasan Al Hijaz Al Khairiyah dan DPD Wahdah Islamiyah Depok menyalurkan 10 terpal dan 10 dus air mineral. Dengan adanya terpal ini warga bisa berteduh dari teriknya matahari di siang hari saat warga membersihkan rumahnya.

Bantuan ini disambut baik oleh warga yang mana diwakili oleh Ibu Suriyani selaku bendahara RW 07. “Kami mewakili warga RW 07, DKM mengucapkan terimakasih atas bantuan dari bapak-bapak sekalian yang telah ikut terjun ke lapangan…Semoga LAZIS Wahdah semakin maju, semakin memperhatikan keluh kesah masyarakat, membantu yang susah. Satu lagi saya ingatkan, bantuan tepat sasaran, itu yang terpenting”, ungkapnya. [rsp]

**

Bagi Dermawan yang turut peduli dalam menyalurkan bantuan, bisa disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (kode bank: 451) No.Rek: 773 800 8008 an Lazis Wahdah Jakarta Sedekah, dan konfirmasi transfer (wa/sms) ke 0811 9787 900 (mohon dengan menyertakan bukti transfer)

LAZIS Wahdah, Melayani dan Memberdayakan
#pedulikebakaranmanggarai #berkahqurban #sedekah #zakat#sedekahsejutaquran #markazquranwahdah

Jangan Malu Hidup Sederhana

Sering kali kita terpengaruh dengan apa yang kita lihat. Terpengaruh disini artinya kita jadi ingin mengikuti hal-hal yang kita lihat, atau menginginkannya. Terkait gaya hidup, sering banget kita ngalamin ini

Ngeliat orang pake mobil baru pengen, ngeliat orang beli handphone baru pengen, ngeliat orang jalan-jalan ke luar negeri juga pengen. Semuanya pengen.

Sebagai manusia, sangat wajar memang apabila kita punya banyak keinginan. Pengen punya mobil mewah, rumah besar, jalan-jalan ke luar negri, handphone tiap bulan ganti, dan segala kemewahan-kemewahan lainnya. Kalo duit nya ada sih enak ya, tapi kalo nggak ada ya cuma bisa menghayal doang

Kenapa malu hidup sederhana?
Yang malu itu hidup mewah tapi maksa.
Syukuri aja yang ada. Sebab yang sederhana itu elegan. Nggak ribet, kalo kita mensyukuri segala pemberian Allah kepada kita.

Itulah kenapa orang tua kita selalu mengingatkan kita supaya tidak terlena dengan gemerlap kehidupan dunia. Karena kalo kita terlena, bisa-bisa kita jadi budak dunia yang lupa dimana kita berpijak dan pada akhirnya terperosok kedalam jebakan dunia yang memabukan

Kawan syukuri aja ya^^
Nggak usah ikut-ikutan jika kemampuan kita terbatas. Bedakan mana kebutuhan dan mana yang sekadar keinginan

Berbuat Baiklah, Meski Sempit

BERBUAT BAIKLAH, MESKI SEMPIT…

Oleh: Ustadz Muhammad Ihsan Zainuddin  

Seorang wanita kaya raya berdiri di tepi jalan

akibat mobil kendaranya rusak tak mampu berjalan.

Berulang kali ia memberi tanda dengan tangannya,

namun tak ada yang berkenan hati menyinggahinya.

 

Waktu terus berjalan…

Dan rintik hujan mulai menetes jatuh.

Dan hatinya semakin cemas,

karena gelap malam mulai berarak.

 

Hingga tiba-tiba saja…

Sebuah mobil tua yang payah berhenti.

Tepat di sisi Sang Nyonya nan kaya itu.

Di belakang kemudi,

tampaklah sesosok pemuda berkulit gelap.

Wanita itu menatapnya, dan menatap mobil tuanya.

Wanita itu ragu, sungguh ragu:

apakah ia ikut menumpang,

atau tetap menunggu di tepi jalan yang mulai gelap itu?

 

Nyonya kaya itu bimbang dan ragu,

pasalnya ia mengira segenap manusia

mengetahui kekayaan dan harta bendanya…

 

Tapi akhirnya,

ia putuskan sudah.

Ia menaiki mobil tua itu, dan menumpanginya.

 

Dalam perjalanan itu,

Sang Nyonya kaya menanyakan nama dan pekerjaan anak muda itu.

Anak muda yang tampak payah dalam kemiskinannya.

“Namaku Adam.

Dan pekerjaanku adalah sopir taksi,” jawab anak muda itu.

 

Wanita itu sedikit lebih tenang sekarang.

Dalam hatinya, ia sedikit mengutuk diri,

agak menyesali buruk sangkanya seawal tadi.

Sekarang tampak padanya:

betapa anak muda itu sepenuh adab,

hingga bahkan tak melirik sedikit pun padanya.

 

Singkat cerita,

mereka pun tiba di kota.

Dalam hatinya,

Sang Nyonya kaya itupun telah berniat

akan memberikan seberapa besar pun upah

yang diminta pemuda itu.

 

Sang Nyonya pun meminta sopir taksi itu berhenti.

Taksi itupun berhenti.

“Berapa upahnya, Anak muda?”

“Tidak ada, Nyonya…”

“Tidak ada??!

Mana mungkin? Engkau telah menolongku,

dan mengantarku dengan selamat…”

 

Adam, anak muda itu tersenyum sahaja.

“Upahku adalah Nyonya berjanjilah

untuk melakukan kebaikan kepada siapa saja

yang Nyonya temui…”

 

Adam, sopir taksi itupun berlalu,

meninggalkan Sang Nyonya dalam kebisuannya.

 


 

Dan dalam keterkejutan jiwanya,

Sang Nyonya kaya itu melangkahkan kakinya.

Di depan sebuah kafe kecil, langkahnya terhenti.

Ia masuk ke dalam, dan kepada seorang pelayan wanita

ia memesan secangkir kopi hangat…

 

Sang pelayan pun sejurus kemudian datang.

Menyajikan secawan kopi panas untuk Sang Nyonya itu.

Sang Nyonya memandang pelayan wanita itu.

Tampak lelah dan payah sekali wajahnya.

Perutnya tampak besar dan buncit.

 

“Anda tampak sangat lelah. Kenapa?” tanyanya.

Pelayan itu tersenyum susah-payah.

“Waktu persalinan sudah menjelang, Nyonya…”

 

“Mengapa tidak rehat dan cuti saja?”

“Saya harus menabung untuk biaya persalinan bayiku, Nyonya…”

Sang Nyonya itu mengangguk pelan.

 

Secawan kopi panas itupun selesai.

Sang Nyonya membayar kopinya.

Sang pelayan membawa uang itu

ke kasir untuk mengambilkan kembaliannya,

karena uang besar itu setara dengan 10 cawan kopi.

 

Tapi kursi Nyonya kaya itu telah kosong

saat Sang Pelayan ingin menyerahkan kembaliannya.

Matanya mengedar ke segenap penjuru,

tapi Nyonya itu benar-benar telah pergi.

Tapi di meja itu, ia menemukan secarik kertas:

“Kembalian kopiku itu kuhadiahkan untukmu…”

 

Betapa gembira hati Pelayan itu!

Ia membalik kertas itu untuk kembali menemukan

sebaris kalimat lain:

“Dan di bawah meja ini,

saya juga menitipkan hadiah untuk calon bayimu…”

 

Hampir saja ia berterik histeris,

karena yang di bawah meja itu adalah

sejumlah uang yang setara dengan gajinya

selama 6 bulan!

 

Air matanya tak mungkin lagi dibendung.

Ia bergegas pergi. Meminta izin dari kerjanya.

Ia pergi mendahului angin…

Suaminya harus tahu kegembiraan ini.

Suami yang jiwanya galau sepanjang hari

memikirkan kelahiran bayinya…

 

Ia masuk menerobos pintu rumahnya.

Memanggil-manggil sang suami yang terkejut

dan terheran atas kepulangannya di waktu tak biasa.

“Apakah sudah waktunya melahirkan?”

pikir Sang Suami.

 

Tapi istrinya memeluknya erat.

Suaranya berbaur bahagia dan haru.

“Bersyukurlah, Adam…

Akhirnya Tuhan memberikan jalan keluarNya!”

 

Dan Adam, supir taksi budiman itu

terdiam tanpa kata mendengar tutur kisah sang istri,

dan melihat “hadiah kebaikan” yang dibawanya.

 


 

Jangan pernah melupakan:

Kebaikan itu pasti akan kembali kepadamu,

suatu waktu nanti…

Berbuat baiklah, dan selalu ingat:

“Tidak ada balasan untuk kebaikan

kecuali kebaikan belaka.”

 

Jadi, apa kebaikanmu hari ini?

 

Akhukum,

Muhammad Ihsan Zainuddin

 

NB:

Jika Anda bergabung di Telegram saya:

t.me/IhsanZainuddin

t.me/IhsanZainuddin

saya berharap itu menjadi kebaikan saya hari ini,

karena saya juga berbagi di sana.

 

Saya juga berbagi E-BOOK “Bahasa Arab itu Gampang!”

di blog: http://IhsanZainuddin.com

semoga Anda berkenan membacanya sekarang…

10 Tips Agar Bumil dan Janin Tetap Sehat

 

Hai Bunda, apakah ini adalah kehamilan pertama Anda? Wah selamat ya. Mau tahu beberapa tips singkat soal kehamilan pertama dan kesehatan janin?

Kami punya 10 tips sehat untuk menjaga kehamilan sepanjang 9 bulan 10 hari nanti, agar janin di kandungan Anda lahir dalam kondisi sehat walafiat.

 

Tips 1

Jangan menunda untuk kontrol pada dokter setelah Anda tahu bahwa Anda hamil. Penting sekali lho untuk mengetahui kondisi perkembangan bayi di dalam perut Anda.

Tips 2.

Ubah kebiasaan makan Anda, apabila tadinya doyan makan yang tidak sehat, maka harus makan yang sehat-sehat saja. Hindari junk food, hindari juga minuman bersoda dan beralkohol.

Tips 3.

Berolahraga agar tubuh tetap bugar dan tidak gampang terserang penyakit. Tubuh yang metabolismenya baik, akan lebih mudah menghadapi problem-problem seperti morning sick dan lain sebagainya.

Tips 4.

Selalu disiplin mengikuti anjuran dokter sehingga kandungan Anda selalu sehat dan jauh dari masalah.

Tips 5.

Perbanyak konsumsi sayuran dan buah-buahan sehingga kebutuhan nutrisi dapat tercukupi. Hindari makanan-makanan kalengan yang nutrisinya tak sebanyak makanan segar.

 

Tips 6.

Rajin membawa buku dan browsing info kehamilan dari sumber yang dapat dipercaya. Jangan hanya mendengarkan apa yang dikatakan orang.

Tips 7.

Berhenti merokok ya, bunda. Rokok berbahaya sekali untuk perkembangan dan kesehatan janin. Bila Anda meneruskan merokok, bisa-bisa kesehatan si kecil akan terganggu.

Tips 8.

Hindari mengonsumsi sembarang obat kimia dan obat tradisional tanpa berkonsultasi pada dokter Anda.

Tips 9.

Mintalah resep tambahan atau multivitamin pada dokter apabila memang kondisi Anda lemah dan mudah jatuh sakit.

Tips 10.

Ajak pasangan untuk mulai hidup sehat, mengonsumsi makanan sehat, dan juga berhenti merokok.

 

Sumber: Fimela

Artikel : Apotek Wahdah

Syarh Singkat Shahih Bukhari (002): Cara Turunnya Wahyu Kepada Nabi

Syarh Singkat Shahih Bukhari (002): Cara Turunnya Wahyu Kepada Nabi

Oleh: Ustadz Rahmat Badani, Lc., MA.

Kitab Permulaan Wahyu

Bab: Permulaan Wahyu

Hadis 2

عَنْ عَائِشَةَ أُمِّ الْمُؤْمِنِينَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا أَنَّ الْحَارِثَ بْنَ هِشَامٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ سَأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ كَيْفَ يَأْتِيكَ الْوَحْيُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْيَانًا يَأْتِينِي مِثْلَ صَلْصَلَةِ الْجَرَسِ وَهُوَ أَشَدُّهُ عَلَيَّ فَيُفْصَمُ عَنِّي وَقَدْ وَعَيْتُ عَنْهُ مَا قَالَ وَأَحْيَانًا يَتَمَثَّلُ لِي الْمَلَكُ رَجُلًا فَيُكَلِّمُنِي فَأَعِي مَا يَقُولُ قَالَتْ عَائِشَةُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا وَلَقَدْ رَأَيْتُهُ يَنْزِلُ عَلَيْهِ الْوَحْيُ فِي الْيَوْمِ الشَّدِيدِ الْبَرْدِ فَيَفْصِمُ عَنْهُ وَإِنَّ جَبِينَهُ لَيَتَفَصَّدُ عَرَقًا.

Dari Aisyah Ibu Kaum Mu’minin, bahwa Al Harits bin Hisyam bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: “Wahai Rasulullah, bagaimana cara turunnya wahyu turun kepada engkau?” Maka Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab: “Terkadang datang kepadaku seperti suara gemerincing lonceng dan cara ini yang paling berat buatku, lalu terhenti sehingga aku dapat mengerti apa yang disampaikan. Dan terkadang datang Malaikat menyerupai seorang laki-laki lalu berbicara kepadaku maka aku ikuti apa yang diucapkannya“. Aisyah berkata: “Sungguh aku pernah melihat turunnya wahyu kepada Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam pada suatu hari yang sangat dingin lalu terhenti, dan aku lihat dahi Beliau mengucurkan keringat.

 

Pelajaran Hadits:

 

  1. Al Harits bin Hisyam adalah saudara kandung musuh Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, yaitu ‘Amru bin Hisyam Abu Jahal. Al Harits memeluk agama islam pada peristiwa Fathu Makkah dan Ia termasuk sahabat Nabi yang mulia. Al Harits meninggal dunia pada peperangan Negeri Syam sebagai seorang syahid.
  2. Hadis ini menjelaskan 2 cara/proses turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yaitu melalui suara gemerincing lonceng dan berubahnya Malaikat Jibril menjadi rupa seorang laki-laki. Kedua cara ini boleh jadi adalah yang paling sering terjadi kepada Nabi, karena ada hadis-hadis lainnya yang menunjukkan cara/proses lainnya seperti; Melalui suara yang menyerupai bunyi lebah, ilham, mimpi yang benar, berjumpa dengan Malaikat Jibril dalam bentuk aslinya, firman Allah saat Isra Mi’raj, dan sebagainya. Namun diantara ulama ada yang menafsirkan bahwa beberapa cara-cara tersebut kembali kepada 2 cara yang disebutkan dalam hadis di atas.
  3. Suara lonceng terdiri dari dua unsur; pertama adalah kuatnya suara lonceng tersebut, kedua adalah suara gemerincing yang dihasilkannya. Unsur pertama(kuatnya suara lonceng itu) adalah apa yang dimisalkan oleh Nabi dengan wahyu yang dibawa oleh Malaikat Jibril dalam hadis ini. Adapun unsur kedua maka ia bukanlah maksud Nabi dalam hadis ini, karena suara gemerincing lonceng telah dilarang di dalam agama Islam sebagaimana hadis Muslim bahwa para Malaikat menjauh dari suara lonceng. Karenanya pula tatkala Nabi hendak mengadakan lonceng sebagai penanda masuknya waktu shalat, maka Allah mengajarkan yang lebih baik kepadanya yaitu adzan melalui mimpi 2 orang sahabat; Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbihi dan Umar bin Khattab radiyallahu ‘anhuma.
  4. Makna “shalshalah” dimaknai sebagai wahyu Allah yang disampaikan oleh Malaikat Jibril, atau ia adalah suara kepakan sayapnya.
  5. Datangnya wahyu seperti kuatnya suara lonceng adalah yang terberat bagi Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam, artinya wahyu itu sangat berat bagi Nabi namun yang terberat adalah jenis di atas. Hal ini juga menjadi salah satu penafsiran “Qaulan Tsaqilan” di dalam surah Al Muzzammil: 5.
  6. Hadis ini menunjukkan bahwa Malaikat Jibril dapat merubah penggambaran dirinya seperti seorang pria. Dan cara penerimaan wahyu ini adalah yang paling mudah menurut Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam karena beliau seakan berbicara kepada seorang manusia biasa sebagaimana hadis Jibril yang diriwayatkan oleh Umar bin Khattab tentang makna Islam, Iman, dan Ihsan.
  7. Terdapat tambahan riwayat dalam hadis ini yang merupakan ucapan Aisyah radiyallahu ‘anha dimana beliau mensifatkan beratnya proses turunnya wahyu kepada Nabi Muhammad, dimana beliau sampai berkeringat pada musim yang sangat dingin.

Penulis : Rachmat Badani Lc., MA.

Artikel : Wahdahjakarta.com

Sayangi dan Doakan Orangtuamu

Uang Bisa dicari. Ilmu bisa digali. Tapi kesempatan untuk mengasihi orangtua takkan terulang kembali. Sayangi dan doakan orangtuamu maka jangan sia-siakan kesempatanmu dalam berkasih sayang kepada orang tuamu saat masih bersama-sama diberi waktu nikmatnya umur panjang.

Tak peduli saat ini kau jauh ataupun tengah bersama dengannya, kesempatan berkasih sayang itu harus selalu dilakukan. Entah hanya sekedar sapaan dalam telphone semata, atau hanya sebatas dalam doa.

Berterima kasihlah kepada orang tuamu, sebab dengan kerja kerasnya, entah dalam merawatmu, menjagamu, dan mengarahkanmu hingga kau tumbuh menjadi seperti sekarang, semua itu tak lain hanya karena kasih sayang mereka yang amatlah besar kepadamu.

Terkadang mulai melupakannya walau masih sama-sama diberi kesempatan umur yang panjang oleh Allah. Banyak orang yang terlalu sibuk dalam pekerjaannya. Hingga lupa dengan orang tuanya, walaupun hanya sekedar memberikan sapaan hangat lewat angin (telphone) dengan sekedar bertanya “Ma, Pa…sehat?”

 

(Humairo)

…………………

“Selagi nafas masih bisa keluar masuk. Darah masih mengalir dengan normal. Jantung berdetak sempurna. Maka selama itu pula, jangan terbesit dalam hati untuk melupakan orangtua” (MZ)

Kabar Baik Bagi Jama’ah Haji Embarkasi Jakarta

Wahdahajakarta.com –, Kabar baik bagi jamaah haji embarkasi Jakarta. Hari ini, Ahad (07/07/2019) resmi mulai beroperasi, layanan imigrasi Kerajaan Saudi di Bandara Soekarno Hatta.

Selama ini pemeriksaan Imigrasi Jamaah Haji kita dilakukan di bandara kedatangan ketika mendarat di Arab Saudi. Jamaah haji kita tertahan mengantri berjam-jam, bahkan di musim haji bisa sampai antri hingga 4-5 jam, untuk menyelesaikan keimigrasiannya di Bandara Jeddah atau Madinah. Kondisi ini amat memberatkan, khususnya bagi jamaah haji yang sudah senior.

Kini  proses keimigrasian tersebut dilakukan di bandara Soekarno Hatta. Direktorat Imigrasi Saudi Arabia mengirimkan 50 orang petugas, lengkap dengan semua peralatannya dan pihak Indonesia menyiapkan ruangannya. Semua urusan keimigrasian diselesaikan sebelum masuk ke pesawat terbang.

Dengan sistem baru ini, saat mereka mendarat di Madinah, Saudi Arabia, para jamaah haji embarkasi Jakarta bisa langsung menuju bus ke penginapan. Tanpa perlu antri untuk urusan imigrasi lagi. Saat ini baru embarkasi dari Jakarta yang menikmati fasilitas ini. Mudah2an tahun2 yang akan datang bisa dilanjutkan ke daerah lain.

Alhamdulilah …. senang sekali menyaksikan kemudahan hadir bagi jamaah haji kita. Sebelum peresmian, kami bersapa. Mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji, semoga selalu dilimpahi kesehatan dan kemudahan di tanah suci.

Semoga semua kembali ke tanah air dengan keadaan selamat dan sehat serta menjadi haji yang mabrur.

Selamat jalan ya haji, selamat menyongsong undangan termulia, memenuhi panggilan menjadi tamu Allah. Datangi tanah suci dengan keikhlasan, lepaskan kedunianmu, teladani setiap hikmah tentang Ibrahim, Hajar dan Ismail sepanjang prosesi haji ; dan jangan lupa, dari tanah suci, kirimkan doa bagi kami semua di tanah air …. []

*ABW

 

Sholat Bro!

Ketika band-band besar akan menghelat acara hiburan maka sontak kawula muda tak mau ketinggalan. Mereka seakan berebut untuk melihat secara langsung artis pujaan hati mereka tampil diatas panggung.

Tiket konser yang harganya ratusan ribu rela dibeli untuk memuaskan hasrat bertemu sang idola. Bahkan, jauh sebelum konser dihelat, tiket telah ludes terjual.

Mari bandingkan dengan pengajian yang dihelat di masjid. Saat acara-acara ibadah diumumkan bagaimana reaksi kawula muda? Bagaimana keinginan anak muda untuk mendatangi masjid. Apakah saat waktu sholat telah tiba mereka berbondong-bondong datang ke masjid? Apakah mereka juga bersemangat mendatangi kegiatan ibadah seperti itu?

Saat adzan maghrib telah dikumandangkan kebanyakan mereka masih berada di jalan. Pemuda sedang berbincang bersama teman di warung kopi. Ada juga yang sedang bermain game online di warung internet. Pemudi sedang asyik membicarakan cowok ganteng yang mereka temui siang tadi. Telinga mereka disumbat oleh headset. Sambil mendengar lagu-lagu populer yang sekarang sedang tenar.

Bro sholat woi. Ngapain terus-terusan hidup seperti itu. Nggak manfaat loh. Ke masjid gih, jangan terus-terusan nangkring di warkop saban hari.

Bro, ingat woi

Kelak kamu akan jadi calon ayah. Bikin anak-anakmu bangga dengan ayahnya yang tak pernah tinggalkan sholat. Sebab kemulianmu ditentukan oleh seberapa disiplinnya dirimu dalam menegak sholat dalam kehidupanmu.