Memilih Guru Itu Penting, Tapi Ingat! Tidak Ada yang Sempurna 

 

Guru yang bisa dipercaya kevalidannya adalah mereka yang memiliki banyak referensi, memiliki sumber yang jelas, dan konsisten. Percaya dengan hanya satu guru tidak akan membuat pikiran kalian berkembang. Karena seorang guru hanya menyampaikan ilmu sebatas yang ia kuasai. Beda halnya ketika kalian memiliki banyak guru dengan ilmu yang beragam.

Satu guru berkata bahwa bumi itu bulat tanpa menjelaskan mengapa bisa didapat kesimpulan yang sedemikian rumit. Guru yang lain mendeskripsikan bumi itu bulat dengan berlalunya sebuah kapal yang berjalan ke tengah laut.

Semakin kapal itu jauh, semakin hilang dari pandangan.

Dalam Islam, setiap konsep ilmu yang dipejari harus memiliki guru. Karena hanya mengandalkan buku bacaan, tak akan banyak membantumu dalam menjawab segala macam jenis pertanyaanmu.

Memilih guru itu penting, utamanya ilmu syariat. Namun membanding-bandingkan antara guru yang satu dengan guru yang lainnya hanya akan membuatmu semakin jauh dari ilmu.

Mengapa harus empat mazhab dalam Islam? Mengapa bukan cuman satu?

Karena ilmu yang didapatkan oleh Imam Syafi’i, Imam Hanafi, Imam Ahmad bin Hanbal, dan Imam Malik belum tentu sama. Boleh jadi ilmunya belum sampai kesatu Imam namun Imam yang lainnya sudah dapat. Boleh jadi ilmu baru akan sampai, namun ajalnya sudah tiba.

Ingatlah bahwa manusia itu tempatnya salah dan lupa. Segala kesempurnaan itu semata hanya kepada Allah ta’ala. Yang jelas jika dalilnya sahih dan runtun, itulah yang kita ambil.

………………………………

“Jika Antum mencari guru yang tidak memiliki kesalahan, maka Antum tidak akan berguru selamanya” (ustad Dr. Muhammad Yusran Anshar Lc. MA)

Artikel: Apotek Wahdah.