Perhatian Ke Palestina Kurang, Israel Makin Mengancam Al-Aqsha

(YERUSALEM) wahdahjakarta.com – Ancaman Israel terhadap Masjid Al-Aqsa dan Gerbang Al-Rahma semakin memburuk, Wakil Direktur Departemen Keagamaan Palestina,  Najeh Bkeerat mengatakan kepada Pusat Informasi Palestina bahwa ancaman yang meningkat ini lantaran agresi Israel dan kurangnya pencegahan negara-negara Arab, regional, internasional dalam menanggapi hal ini, Ahad (17/11/2019).

Bkeerat menambahkan bahwa kurangnya kesadaran tentang pentingnya perjuangan Palestina, Yerusalem dan Masjid Al-Aqsa di antara warga Palestina, Arab, dan Muslim adalah alasan lain meningkatnya bahaya Israel. Bab Al-Rahma dibuka kembali pada bulan Februari untuk pertama kalinya sejak 2003, sebelum ditutup lagi oleh Israel sebulan kemudian.

“Otoritas pendudukan Israel berusaha mengirim pesan kepada dunia, melalui agresi mereka, bahwa mereka menerapkan kontrol ketat atas Masjid Al-Aqsa,” imbuhnya.

Bkeerat menjelaskan bahwa semakin banyak pelanggaran terhadap kesucian situs itu, Israel menunjukkan bahwa negara pendudukan sedang mempersiapkan sesuatu terhadap Suaka Suci tersebut.

Dia tidak mengesampingkan peningkatan jumlah pemukim Yahudi yang menyerang Masjid Al-Aqsa adalah bagian dari kampanye sayap kanan Israel untuk menarik lebih banyak dukungan.

“Kita tidak boleh tinggal diam mengenai konspirasi yang dirancang melawan Masjid Al-Aqsa. Kita bisa melakukan ini dengan memperkuat hubungan kita dengan Masjid Al-Aqsa dan orang-orang Yerusalem,” katanya.

Untuk mencapai tujuan ini, pejabat Waqaf Yerusalem menyerukan media Palestina, Arab dan Islam untuk melawan narasi palsu Israel dan pihak yang pro-Israel dengan menerbitkan fakta tentang kota suci dan apa yang terjadi di sana.

Bkeerat juga menyerukan para intelektual dan pejabat Palestina dan Arab untuk melakukan apa pun yang mereka bisa untuk melindungi Masjid Al-Aqsa dan Yerusalem dari rencana jahat Israel.

Sumber: https://mujahiddakwah.com/2019/11/ancaman-israel-terhadap-masjid-al-aqsa-semakin-meningkat/

Ketua PP Muhammadiyah Bahtiar Effendy Meninggal Dunia

Takziyah DPP Wahdah Islamiyah atas meninggaalnya Ketua PP Muhammadiyah Bahtiar Affendy

Jakarta-wahdahjakarta.com  Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PP Muhammadiyah) Bahtiar Effendy meninggal dunia di Rumah Sakit Islam Jakarta  (RSIJ) Cempaka Putih, Kamis (21/11/2019) dini hari.

“INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI ROOJI’UUN. Saudara, sahabat, guru kita Prof. Dr. Bahtiar Effendy (Ketua PP Muhammadiyah) telah berpulang ke Rahmatullah sekitar pk 00 (dini hari 21/11/ 2019) di ICU RSIJ Cempaka Putih. Mohon doa semoga Allah SWT melimpahkan atas almarhum maghfirah, rahmah, dan jannahNya”, ujar mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dua periode 2005-2015, Din Syamsuddin melalui pesan singkat, Kamis pagi.

Keluarga besar Wadah Islamiyah mengucapkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya , semoga segala amal kebaikannya diterima oleh Allah Subhanahu wata’ala, segala dosanya diampuni-Nya, dan dimasukkan ke dalam surga-Nya serta diberikan ketabahanbagi keluarga yang ditinggalkan. Amin. []

 

Wahdah Islamiyah Imbau Dunia Islam Hentikan Kekejaman Israel Terhadap Palestina

Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin

Makassar (Wahdahjakarta.com) – Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (DPP WI) mengimbau dunia Islam untuk melakukan langkah konkret dalam mengentikan kekejam Zioni Israel di Palestina.

“Mengimbau kepada negara-negara Muslim di seluruh dunia termasuk pemerintah Indonesia untuk melakukan langkah-langkah konkret menghentikan kekejaman penjajahan Zionis atas bangsa Palestina”, ujar Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah melalui siaran Pers, Rabu (20/11/2019).

Wahdah memandang, peran Indonesia dalam menghentikan kezaliam Irael terhadap jalur Gaza merupakan amanah konstitusi yang menegaskan bahwa segala penjajahan di atas bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

Menyikapi dengan kebiadaban Zionis Israel tersebut, Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (DPP WI) mengimbau kepada ummat dan masyarakat Islam untuk menunjukan solidaritas dalam rangka membantu masyarakat Gaza dan Palestian secara umum. Salah satunya melalui do’a dan qunut nazilah.

 

Baca juga: Indonesia Desak Dunia Internasional Bersatu Bela Palestina

Wahdah juga mengimbau masyarakat Muslim secara umum untuk menunjukan aksi solidaritas terhadap rakyat Palestina, baik dengan do’a, qunut nazailah, maupun sumbangan dana.

“Kepada seluruh kaum Muslimin diharapkan untuk melakukan aksi solidaritas terhadap rakyat Palestina dengan cara berdoa untuk keselamatan dan kemenangan kaum muslimin Palestina dan melakukan qunut nazilah”, ujar Ketua Umum DPP WI melalui rilis pers, Rabu (20/11/2019).

Masyarat Islam juga diminta untuk menginfakkan penghasilannya semaksimal mungkin untuk membantu perjuangan rakyat Palestina dalam melepaskan diri dari penjajahan dan kedzaliman dan kebrutalan Zionis.

Selain itu DPP WI juga mengimbau ummat Islam melakukan edukasi tentang Palestina dan Al Quds sebagai tanah suci yang harus dibela[]

 

Indonesia Desak Dunia Internasional Bersatu Bela Palestina

Pemukiman Ilegal Israel di Tepi barat

Jakarta (wahdahjakarta.com)-  Pemerintah Republik Indonesia (RI) mendesak dunia internasional untuk bersatu memberikan dukungan dan pembelaan kepada Palestina.

“Kita mendesak masyarakat internasional untuk bersatu, untuk memberikan dukungan bagi rakyat Palestina”, ujar Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (20/11/2019).

Pemerintah RI juga menolak secara tegas sikap Amerika Serikat (AS) yang mendukung Israel membangun pemukiman illegal Israel di Tepi Barat.

Baca juga: Pernyataan Sikap DPP Wahdah Islamiyah Terhadap Agresi Militer Israel di Gaza

“Bahwa Indonesia menolak secara tegas pernyataan (Menlu AS) yang mengatakan pembangunan pemukiman illegal Israel di Tepi Barat tidak bertentangan dengan hokum internasional”, kata Retno.

Pernyataan ini menurut Retno bertentangan dengan hukum internasional dan berbagai resolusi Dewan Kemanan PBB yang terkait.

“Indonesia secara tegas menentang tindakan Israel membangun pemukiman illegal di wilayah Palestina”, pungkasnya. []

Sumber: Republika

 

Pernyataan Sikap DPP Wahdah Islamiyah Terhadap Agresi Militer Israel di Gaza

 

(Makassar) Wahdahjakarta.com -, Penjajah Zionis Israel kembali melancarkan serangan terbaru ke Jalur Gaza, Palestina. Agresi kejam yang menyebabkan puluhan warga Palestina meninggal dunia dan terluka parah, di antaranya anak- anak dan wanita tanpa dosa. Sehubungan dengan kebiadaban Zionis Israel tersebut, maka Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah mengeluarkan Pernyataan Sikap sebagai berikut:

 

  1. Mengutuk keras agresi militer dan kebrutalan yang dilakukan tentara Zionis Israel terhadap kaum muslimin Palestina.
  2. Menyatakan rasa prihatin yang sedalam-dalamnya atas penderitaan yang dialami rakyat Palestina akibat ulah kekejaman dan kebrutalan tentara penjajah Zionis Israel dan sekutu-sekutunya.
  3. Mendoakan para korban yang wafat diterima oleh Allah Subhanahu Wata’ala sebagai syuhada dan yang terluka segera diberi kesembuhan yang sempurna.
  4. Mengimbau kepada negara-negara Muslim di seluruh dunia termasuk pemerintah Indonesia untuk melakukan langkah-langkah konkret menghentikan kekejaman penjajahan Zionis atas bangsa Palestina, sebagai amanah konstitusi yang menegaskan bahwa segala penjajahan di atas bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.
  5. Kepada seluruh kaum Muslimin diharapkan untuk melakukan aksi solidaritas terhadap rakyat Palestina dengan cara:
    1. Berdoa untuk keselamatan dan kemenangan kaum muslimin Palestina dan melakukan qunut nazilah.
    2. Menginfakkan penghasilannya semaksimal mungkin untuk membantu perjuangan rakyat Palestina dalam melepaskan diri dari penjajahan dan kedzaliman dan kebrutalan Zionis.
    3. Melakukan edukasi tentang Palestina dan Al Quds sebagai tanah suci yang harus dibela
  6. Mengimbau kepada seluruh da’i, mubaligh, dan lembaga-lembaga Islam untuk berperan aktif dalam penggalangan bantuan bagi rakyat Palestina.
  7. Mengimbau secara khusus kepada pengelola masjid Wahdah Islamiyah di seluruh Indonesia untuk melakukan penggalangan dana bantuan untuk rakyat Palestina.
  8. Mengimbau kepada seluruh media massa cetak dan elektronik agar dapat memberitakan situasi yang terjadi di Palestina secara adil dan proporsional.

Semoga Allah Subhanahu Wata’ala senantiasa memberikan pertolonganNya dan hanya kepadaNya Subhanahu Wata’ala kita serahkan semua urusan.

 

Makassar, 22 Rabiul Awal 1441 H/ 19 November 2019 M,

 

Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah,

 

Dr. H. Muh. Zaitun Rasmin, Lc., M.A. ( Ketua Umum)

 

Syaibani Mujiono, S.Sy. (Sekretaris Jenderal)

 

Sumber dari: https://wahdah.or.id/

 

Kader Wahdah Lulus Cumlaude Pascasarjana Universitas Islam Madinah

Abdurrabbani Usman Nur, Lc., MA pasca kelulusan di UIM Madinah.

(MADINAH) Wahdahjakarta.com — Salah satu kader Wahdah Islamiyah Makassar berhasil lulus dengan predikat cumlaude gelar Master of Arts (MA) dalam bidang Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Arab di Universitas Islam Madinah, Kota Madinah, Saudi Arabia, Senin, 21 Rabiul Awwal 1441 H. (18/11/2019).

Mahasiswa yang bernama  Abdurrabbani Usman Nur tersebut mempertahankan tesis berjudul “Fa’iliyatu At-Ta’alum Fii ‘Ilaaj Su’ubaat Ta’alum As-Shorf Lada Muta’alimi Al-Lughoh Al-Arobiyah An-Natiqina Bi Lughaat Ukhra” (Efektivitas Pembelajaran Komparatif dalam Menangani Kesulitan Belajar Ilmu Shorf Terhadap Mahasiswa Persiapan Bahasa Arab yang Berbahasa Selain Arab) di depan penguji: Dr. Syatiwi Mubarak Al-Juhani dan Prof. Dr. Abu Dzahab Al-Badri Ali.

Diketahui, Abdurrabbani menyelesaikan tesis dalam bimbingan Dr. Ahmad Taha Ridwan.

Sidang promosi ujian tesis berlangsung sekitar dua setengah jam. Pada akhir sidang promosi yang turut dihadiri puluhan mahasiswa asal Sulawesi Selatan, Ahmad Taha Ridwan mengumumkan bahwa Abdurrabbani dinyatakan lulus dengan nilai yudisium cumlaude.

Abdurrabbani Usman Nur, Lc., MA. mengawali pendidikan lanjutan sebagai mahasiswa Diploma (D2) jurusan Bahasa Arab di Arrayah (2007-2009) kemudian melanjutkan di STIBA Makassar jurusan Syariah sebelum melanjutkan pendidikan di UIM.

Di universitas yang terletak tidak jauh dari Masjid Nabawi itu, Abdurrabbani meraih gelar Lc tahun 2014. Tahun 2019 ia melanjutkan ke program Magister, dan melair gelar MA dalam Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Arab, 2019.()

Sumber : https://wahdah.or.id/alumni-stiba-makassar-lulus-cumlaude-di-program-pascasarjana-universitas-islam-madinah/

Memasuki Musim Dingin, Israel Hancurkan Rumah Warga Gaza

Salah satu keluarga gazs yang kehilangan rumahnya akibat seragan israel pekan lalu

(JAKARTA) wahdahjakarta.com (18/11) — Memasuki musim dingin, ratusan rumah warga di Gaza hancur akibat serangan selama 2 hari yang dilancarkan zionis Israel pekan lalu.

Otoritas di Gaza melaporkan sekitar 500 tempat tinggal para keluarga Gaza rusak secara parsial dan 30 tempat tinggal rusak total dalam rilis pasca konferensi pers Spirit Of Aqsa yang digelar senin sore kemarin (18/11).

Manager Spirit Of Aqsha Ustadz Ridwan Hakim Lc bersama Syeikh Dr. Ahed Abul Atha, Ketua Persatuan Ulama Palestina Asia Tenggara

“Rakyat Gaza sudah bertahun-tahun menderita karena memilih mempertahankan hak tanah air mereka dan menolak menyerah kepada kejahatan Israel.” tulis Ustadz Ridwan Hakim, manager Spirit Of Aqsha di Indonesia dalam rilis tersebut.

Hampir setiap saat ancaman teror datang dari Israel, bahkan aksi damai mereka menuntut kemerdekaan dibalas Israel dengan hujanan roket.

Diantaranya adalah yang terjadi pada pekan lalu, korban berjatuhan dari masyarakat sipil Palestina di Gaza akibat kejahatan yang kembali dilancarkan oleh Israel, berawal dari teror serangan yang menewaskan salah satu komandan pasukan perlawanan Palestina, Baha Abu Al-Atha dan istrinya.

Berlangsung selama kurang lebih 2 hari, serangan Israel ini memakan korban meninggal dan luka-luka.

Menurut otoritas kesehatan Gaza korban yang meninggal mencapai 34 jiwa, 3 diantaranya perempuan dan 8 anak-anak. Sedangkan korban luka-luka mencapai 111 orang, 20 diantaranya perempuan dan 46 anak-anak.

Selain kerugian nyawa, Gaza juga harus menanggung kerugian materi di tengah berbagai krisis yang sudah bertahun-tahun akibat blokade Israel.

“Hal ini tentu sangat menyedihkan dan memilukan di saat kesulitan ekonomi, kelaparan dan terlebih lagi musim dingin yang menusuk sudah mulai dan akan berlangsung berbulan-bulan. Ditambah serangan Israel ini juga menyasar mata pencaharian rakyat Palestina seperti perkebunan yang rusak akibat tembakan roket Israel serta nelayan yang dihancurkan perahu mereka serta pembatasan dalam melaut.” ujar ustadz Ridwan

Menurut Syaikh Dr. Ahed Abul Atha, ketua Ulama Palestina Asia Tenggara yang juga hadir pada konferensi pers tersebut, kejahatan Israel dalam dua hari itu bukan hanya menciptakan teror saat penyerangan tersebut, akan tetapi justru dampak yang ditinggalkan lebih besar bahayanya terhadap rakyat Palestina.

Salah satunya adalah dalam jangka pendek di musim dingin yang menusuk sekarang ini, ribuan keluarga yang kehilangan tempat tinggal akan mengalami malam-malam dingin
membeku tanpa penghangat dan pangan yang mencukupi.

“Oleh karena itu, Spirit of Aqsa kembali menyampaikan harapan dan seruan dari rakyat Palestina yang selama ini kami temui dalam penyaluran berbagai program.” kata Ustadz Ridwan.

“Tak lain adalah agar masyarakat Indonesia tidak melupakan mereka dan Masjid Al-Aqsha dalam setiap doa serta ikut bergabung membantu keluarga di Gaza khususnya di program bantuan musim dingin 2019-2020.” terangnya

Program ini menyediakan berbagai kebutuhan mendesak korban serangan Israel berupa pakaian dan pangan untuk musim dingin serta biaya medis korban luka serta renovasi rumah-rumah yang terkena dampak serangan.

Program ini juga menyasar tujuan jangka panjang berupa bantuan untuk peserta pembinaan pendidikan generasi Palestina yang digalakkan Spirit of Aqsa, agar mereka bisa bangkit dan menyelesaikan perjuangan meraih keadilan dan perdamaian di Bumi Palestina.

(Anwar)

MUI Pusat Mulai Lakukan Standarisasi Da’i Bersertifikat

Standarisai Da’i MUI Oleh Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat

(Jakarta) wahdahjakarta.com -, Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Majelis Ulama Indonesi (MUI) Pusat mulai melakukan kegiatan standarisasi da’i bersertifikat. Proses standarisasi dimulai dengan mengundang para da’I ke kantor MUI Pusat, Senin (18/11/2019).

Menurut Ketua Komisi Dakwah dan Pengembangan Masyarakat MUI Pusat KH. Cholil Nafis, da’I yang diundang dalam forum ini ialah para da’i yang  sudah berkiprah di masyarakat. Mereka  diundang ke Majelis Ulama Indonesia untuk musyawarah dan tukar pikiran agar menyatukan visi dan koordinasi langkah dakwah.

“Merekalah yang akan direkomendasi oleh MUI sebagai da’i”, ujar Kyai Cholil melalui keterangan tertulis yang diterima wahdahjakarta.com.

Materi bahasannya  kata Ustadz Cholil secara garis besar meliputi wawasan ke-Islaman, wawasan kebangsaan dan metode dakwah.

“Materi Wasasan Islam wasathi (moderat) mengulas tentang pahas Islam yang diajarkan Rasulullah saw dan dijelaskan oleh para sahabatnya. Islam wasathi sebagai arus utama pahama Islam Indonesia. Mengikuti aqidah Ahlussunnah wal-jemaah. Islam yang tidak ekstrim kanan juga tidak skstrim kiri”, jelas Pimpinan Pondok Pesantren Cendekia Amanah Depok ini.

“Wawasan Kebangsaan dipaparkan berkenaan dengan kesepakatan kebangsaan (al-ittafaqaat al-wathaniyah), bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia sesuai ajaran Islam,  sudah final dan mengikat. Cinta tanah air adalah bagian dari Iman.  Membela negara adalah bagian dari implementasi beragama Islam.”, terangnya.

Mantan Wakil Ketua Lembaga Bahtsul Masail Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LBM PBNU) ini juga menyatakan, metode dakwah yang disepakati adalah yang menguatkan keagamaan Islam sekaligus memperkokoh persatuan dalam bingkai NKRI.

“Permasalahan khilafiyah harus ditoleransi dan menghormati perbedaan, namun masalah penyimpangan (inhiraf) penodaan agama harus diamputasi”, tegasnya.

“Standarisasi da’i ini dalam rangka menyatukan persepsi (taswiyatul afkar) dalam mengembangkan ajaran Islam dan mengoordinasi langkah dakwah (tansiqul harakah) agar maksimal dalam menyebarkan dakwah Islamiyah”, tandasnya.

“Di akhir acara semua peserta da’i bersepakat untuk memgembangkan dakwah Islam Wasathi dan menjaga keutuhan NKRI”, pungkasnya. []

 

 

Kagumi Metode Sekejap, Sandiaga Uno: Ini Inovasi

Sandiaga Uno saat bersama founder SEKEJAP, ust. Nur Ihsan M. Idris, Lc

(JAKARTA) Wahdahjakarta.com — Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno memberikan pendapatnya mengenai metode faham Al Qur’an SEKEJAP yang dibuat oleh Ustadz Nur Ihsan M. Idris, Lc di laman Facebook dan Instagram pribadinya pada Selasa(5/11/2019).

Sandi mengunggah sebuah video yang memperlihatkan dirinya bersama da’i lulusan Universitas Islam Madinah tersebut dan Wasekjen MUI, Ustadz Zaitun Rasmin.

Tampilan Al Qur’an metode SEKEJAP Faham Al Qur’an

“Ini dia inovasi Al-Qur’an Sekejap (Sistematis, Kerap, Jalan Pintas). Tulisan dibuat berwarna-warni yang disiapkan untuk mempelajari arti bahasa arab di Al-Qur’an agar mudah dipahami.” tulis Sandi di caption postingannya.

Sandi juga menggambarkan deskripsi mengenai metode yang ditemukan oleh Wakil Ketua DPW Wahdah Islamiyah Jakarta tersebut.

“Dalam warna hijau huruf Al-Qur’an ini yang sama artinya dengan bahasa Indonesia, lalu warna merah untuk kata yang sering berulang-ulang, warna biru untuk kata yang mengandung arti bahasa indonesia serta warna hitam untuk kata yang sulit karena bukan dari bahasa Indonesia.” paparnya menjelaskan.

Sandi berharap, dengan adanya metode inovasi dari cara penafsiran Al Qur’an ini menambah semangat umat muslim untuk lebih rajin membaca Al Qur’an.

“Di sini juga disediakan kamusnya agar teman-teman yang mempelajarinya agar lebih mudah dipahami.” ujar Politikus yang gemar berolahraga tersebut.

“Mudah-mudahan dengan adanya inovasi ini, semakin banyak teman-teman yang semakin rajin membaca Al-Qur’an.” tandasnya.

[fry]

Begini Kondisi Adik Fawwaz yang Mengalami Pendarahan di Kepala

Peduli Sehat Adik Fawwaz

Wahdahjakarta.com -, Ananda Fawwaz yang saat ini sedang dirawat intensif di Ruangan NICU Rumah Sakit Harapan Kita sangat membutuhkan bantuan dan do’a dari kaum muslimin. Tim LAZIS Wahdah Jakarta berkesempatan melakukan kunjungan dan menyalurkan bantuan untuk ananda Fawwaz dan Orangtua pada Senin (11/11).

“Alhamdulillah, Divisi Program dan Pemberdayaan LAZIS Wahdah Jakarta telah menyalurkan donasi dari donatur sebesar Rp. 2 Jt dan sejumlah bekal makanan bagi orang tua Fawwaz yang disaksikan oleh petugas satpam ruang Nicu”, ungkap Ust. Yudi Wahyudi, Ketua LAZIS Wahdah Jakarta.

Masih cukup banyak biaya yg dibutuhkan, dengan kekurangan sekitar Rp 35 Jt dari total kemungkinan Rp 50 Jt.
Selengkapnya: http://bit.ly/2pofuVm


💰Layanan Sedekah: Mandiri Syariah (kode bank: 451) 773 800 8008 an Lazis Wahdah Jakarta Sedekah, dan konfirmasi transfer (wa/sms) ke 0811 9787 900 (mohon dengan menyertakan bukti transfer)

💌 LAZIS Wahdah, ” Melayani dan Memberdayakan”