DIROSA, Metode Milenial Berantas Buta Aksara Al-Qur’an

DIROSA

Tabligh Akbar Pengukuhan Pengurus DIROSA yang dirangkaikan dengan Tasyakuran alumni DIROSA, Ahad (11/11/2018)

(Makassar) wahdahjakarta.com-, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah (WI) menggelara tasyakuran alumni DIROSA (Pendidikan Al-Qur’an Orang Dewasa), di Masjid Al-Markaz Al-Islami, Makassar, Ahad (11/11/2018).

Program pembelajaran Al-Qur’an dengan metode DIROSA telah dijalankan oleh Wahdah Islamiyah sejak bertahun-tahun. Sudah tidak terhitung jumlah orang dewasa yang merasakan manfaatnya. Mereka yang belum pernah belajar Alquran sejak kecil, akhirnya bisa lancar membaca kitab suci.

Metodenya yang mudah dan hanya dalam 20 kali pertemuan membuat program ini sangat menarik. Orang dewasa bahkan orang tua sekalipun tidak kesulitan mengikuti proses pembelajaran.

Banyak di antara peserta yang merasa sudah lancar mengaji. Setelah ikut Dirosa, mereka baru sadar bahwa cara mengaji mereka selama ini belum sesuai tajwid. Bukan hanya pahalanya yang tidak sempurna, maka ayat yang dibaca bisa salah jika cara penyebutan hurufnya salah.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia  (RI), AM Iqbal Parewangi memuji program ini.  Menurutnya program ini nyata telah membantu banyak orang untuk melek Alquran.

“Salut saya dengan Wahdah Islamiyah. Program Dirosa bagi masyarakat masyaa Allah. Ada orang menggunakan metode milenial untuk membebaskan buta huruf Alquran,” kata Iqbal saat menghadiri tasyakuran 130 peserta Dirosa yang dirangkaikan pengukuhan pengurus DPD Wahdah Islamiyah Makassar periode 2018-2023 di Masjid Al Markaz Al Islami, Makassar, Minggu (11/11/2018).

Dalam acara ini, pengurus DPD dan DPC Muslimah Wahdah Islamiyah Makassar turut dikukuhkan. Selain Iqbal Parewangi, acara ini juga dihadiri Kepala Bagian Kesra Kota Makassar Azis Badwi yang mewakili wali kota, Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah Dr Rahmat Abdul Rahman dan Kepala Bank Muamalat Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua, Ahmad Safril Ilham.

Baca Juga  RUMAH QUR'AN DIROSA JAKARTA

DPD Wahdah Islamiyah Makassar periode 2018-2023 dipimpin Ustaz Gishar Hamka didampingi Sekretaris Ustaz Zulkifli.

Sementara Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah, Ustaz Rahmat Abdul Rahman berharap DPD Makassar menjadi lokomotif untuk mengembangkan dakwah Islam. Mereka diminta membuat strategi baru agar bisa menyentuh semua segmen mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa, baik laki-laki maupun perempuan. (Sym).

Sumber: rakyatku.com

1000 Quran untuk Palu dan Indonesia
Posted in Berita and tagged , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.