DPW DKI Jakarta dan Depok

Setelah Hafal Lupa Lagi, Apa Solusinya?

Ilustrasi: Santri penghafal Al-Qur'an sedang memperdengarkan (tasmi') hafalannya
13
Ilustrasi: Santri penghafal Al-Qur’an sedang memperdengarkan (tasmi’) hafalannya

Setelah Hafal Lupa Lagi, Apa Solusinya?

Pertanyaan:

Apa hukumnya jika seseorang menghapal suatu surat namun cepat lupa. Apakah lebih baik dia merutinkan bacaan dengan melihat mushaf saja atau bagaimana?

Jawaban:

Orang yang sering lupa hendaknya memiliki wirid rutin berupa bacaan Istighfar yang dapat menghindarkannya dari sifat lupa. Karena Allah Ta’ala berfirman;

{واذكر ربك إذا نسيت وقل عسى أن يهدين ربي لأقرب من هذا رشداً}،

Orang yang senantiasa memperbanyak istighfar akan ditolong oleh Allah dengan dikaruniai ingatan yang baik yang membantunya menyimpan apa yang telah dihafalkannya. Demikian pula  orang yang selalu shalat dengan membaca apa yang telah dihafalaknnya. Misalnya apa yang dihafalkannya pada siang hari dia baca pada shalat di malam hari, maka hafalannya akan tetap tinggal.

Baca Juga: Rahmat dan Karunia Terbesar Itu Adalah Al-Qur’an

Demikian pula halnya dengan shalat fardhu, jika seseorang selalu membaca hafalan (baru) nya dalam shalat fardhu, maka hal itu akan menguatkan hafalannya.

Adapun bacaan melalui mushaf, jika sekadar membaca dan membolak-balik lembaran mushaf tanpa diserta tadabbur (perenungan) dan tafahhum (pemahaman), maka hal itu juga tidak akan membantu dalam menghafal. Yang membantu dan memudahkan dalam menghafal Al-Qur’an adalah bacaan yang tenang dan perlahan-lahan, dimana seseorang memahami apa yang dibacanya. (Syekh Muhammad Hasan Dadew Asy-Syinqithi).

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.