Agar Ramadhan Lebih Bermakna, Perhatikan 4 Hal Ini!

Agar Ramadhan Lebih Bermakna, Perhatikan 4 Hal Ini!

Suatu kesyukuran yang hanya patut kita panjatkan kepada Allah, karena tanpa terasa kita telah memasuki subuh pertama dibulan ramadhan 1439 H. Kedatangan bulan Ramadhan adalah nikmat agung atas orang yang Allah kehendaki.

Bulan Ramadhan datang membawa kabar gembira kepada mereka yang gemar beramal. Hati orang-orang bertaqwa membuncah karena keindahan hari-harinya diisi dengan ibadah. Ramadhan datang untuk mencuci dosa orang-orang yang bertaubat dan menyesal, pintu-pintu syurgaNya dibuka dan pintu-pintu neraka ditutup.

Begitu banyak keutamaan dan kemuliaan bulan Ramdhan sehingga sangat sayang apabila dia hanya berlalu begitu saja seperti tahun-tahun yang lalu. Agar Ramadhan tahun ini lebih bermakna dan berberkah, maka minimal ada 4 hal yang perlu diperhatikan:

  1. Merenungi Kembali tentang Ramadhan yang Lalu

Mari mencoba mengingat ulang kondisi diri dan ibadah kita pada Ramadhan yang lalu. Apakah puasa kita sudah memenuhi adab-adabnya atau sekedar tidak makan, minum dan berhubungan badan saja?

Apakah Ramadhan tahun lalu kita rutin tarawih dan tilawah setiap harinya?

Apakah kita termasuk orang yang untung atau rugi dalam ramadhan kemarin ?

Kalaulah kita termasuk orang-orang yang telah puasa sesuai dengan sunnah Rasul, mengisi hari-harinya dengan tilawah qur’an, malamnya dengan banyak bersujud, maka bersyukurlah kita kepada Allah, dan kita bertekad untuk lebih meningkatkan kualitas dan kuantitasnya pada Ramadhan kali ini.

Namun apabila kita termasuk orang yang banyak lalai dalam mengisi Ramadhan tahun yang lalu, maka tahun ini kita bertekad untuk lebih giat lagi beribadah sebagai tanda kesyukuran diberi kesempatan bertemu kembali dengan Ramadhan.

  1. Memahami Puasa Ramdahan

Yakni berusaha untuk memahami keutamaan dan hukum-hukum puasa. dengan mengetahui keutamaan puasa maka akan memberi motivasi untuk semangat ibadah, sedangkan memahami hukum-hukumnya agar kita lebih tenang dalam ibadah.

Begitu banyak keutamaan orang yang berpuasa, diantaranya adalah akan dihapuskan segala dosa dan kesalahan

Barang siapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan karena iman dan mengharap Ridha Allah maka dosa2 yang telah lampau akan diampuni” (HR. Imam Bukhari (38) dan Imam Muslim (760)

Shalat lima waktu, shalat jum’at ke jum’at berikutnya, puasa ramadhan ke ramadhan berikutnya, menjadi penghapus dosa-dosa diantara keduanya selama ia menjauhi dosa-dosa besar” (HR Imam Muslim (233))

Baca Juga  Jelang Tahun Baru, Kemenkes Ingatkan Bahaya Penularan Difteri Melalui Terompet

Orang yang berpuasa hanya Allah yang tahu berapa besar pahala yang ia dapatkan, Dalam hadits qudsi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

Setiap amal aanak cucu adam itu untuknya dan setiap satu kebaikan yang ia lakukan dilipat gandakan pahalanya sepuluh sampai tujuh ratus kali lipat, Allah berfirman kecuali puasa, puasa itu untuk Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya, karena mereka telah meninggalkan syahwat, makan dan minum karena Ku…”

Puasa merupakan sebab tercapainya kebahagiaan didunia dan diakherat, dari Abu Hurairah ra, bersabda Rasulullah :

“… ada dua kebahagiaan bagi orang yang berpuasa, kegembiraan saat dia berbuka puasa dan kegembiraan saat berjumpa dengan Rabb nya di akhirat..”

Dan masih banyak lagi keutamaan orang yang melaksanakan ibadah puasa  Ramadhan. Selain itu juga, kita harus memahami hukum puasa yang menyangkut tentang syarat dan rukun puasa, sunnah dan adab berpuasa, hal-hal yang dapat membatalkan puasa serta perkara yang dalat mengurangi pahala dari puasa.

  1. Menjaga Puasa

Upaya menjaga puasa agar lebih bermakna adalah dengan jalan menunaikan sunnah-sunnahnya seperti Sahur dan mengakhirkannya, Menyegerakan berbuka, Memberi Buka, Doa ketika berbuka. Juga berusaha menjauhi hal-hal yang dapat mengurangi nilai puasa seperti Marah dan emosi, Berdusta, Berkata Keji, Mendengar, melihat yang buruk, Makan minum berlebihan, serta Menyia-nyiakan waktu.

Betapa Banyak Orang berpuasa tapi tidak mendapat (pahala) apa-apa dari puasanya kecuali hanya lapar, dan betapa banyak orang yang sholat malam (tarawih) tapi tidak mendapatkan apa-apa selain begadang saja” (HR An-NAsai)

  1. Menghiasi Puasa

Sebagai upaya mengisi Ramadhan dengan ibadah, bukan hanya sekedar puasa saja, namun diisi dengan Tadarus Al-Quran, Sedekah/memberi berbuka, Sholat Tarawih, Memperbanyak Doa, I’tikaf, Dakwah & Tarbiyah, dan Umroh. Semoga bermanfaat. [Askar/sym].

Posted in Artikel, Kultum and tagged , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.