DPW DKI Jakarta dan Depok

Asmaul Husna [25,26]: Al-Mu’idz dan Al-Mudzil (Yang Maha Memuliakan dan Maha Menghinakan)

15
Asmaul Husna [25,26]: Al-Mu’idz dan Al-Mudzil (Yang Maha Memuliakan dan Maha Menghinakan)
Asmaul Husna [25,26]: Al-Mu’idz dan Al-Mudzil (Yang Maha Memuliakan dan Maha Menghinakan)

Asmaul Husna [25,26]: Al-Mu’idz dan Al-Mudzil (Yang Maha Memuliakan dan Maha Menghinakan)

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman;

قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ [٣:٢٦]

Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (Qs. Ali Imran:26).

مَنْ كَانَ يُرِيدُ الْعِزَّةَ فَلِلَّهِ الْعِزَّةُ جَمِيعًا

“Barangsiapa yang menghendaki kemuliaan, maka bagi Allah-lah kemuliaan itu semuanya”. (Fathir:10).

Allah Ta’ala lah yang memuliakan dan menghinakan. Orang yang dimuliakan oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala niscaya akan menjadi benar-benar mulia. Dia akan mempunyai kemuliaan, kekuatan, kemenangan atas hawa nafsunya dan atas musuh-musuhnya.

Orang-orang yang beriman akan dicintai Allah subhanahu wa Ta’ala dengan mengaruniai mereka kemiaan yang berasal dari kemuliaan Allah Subhanahu Wa  Ta’ala

Adapun orang-orang kafir, mereka akan dihinakan Allah di dunia, sehingga hidup mereka akan terhina dan matipun dalam keadaan hina. Sehingga kehidupan mereka di akhirat juga akan hina,  yakni dimasukkan ke dalam neraka.

Setiap orang yang dimuliakan Allah subhanahu wa ta’ala akan merasa cukup hanya dengan Allah Subhanahu Wa ta’ala dan dia tidak merasakan kebutuhan kepada manusia. Mereka juga merasa ridha dengan ketentuan Allah Subhanahu Wa ta’ala atas diri mereka.

Sedangkan orang-orang yang dihinakan oleh Allah akan dibuat selalu mengikuti hawa nafsu, perbuatan, dan pemikiran yang buruk. Mereka juga akan selalu tunduk dan menuruti segala perintah manusia, demi mendapatkan sesuatu dari mereka.

Dua nama ini juga seringkali disebutkan bersamaan untuk menunjukkan betapa Allah Subhanahu Wa Ta’ala memuliakan dan menghinakan manusia berdasarkan hikmah-Nya.  (Syarah Singkat Asmaul Husna, Mustafa Wahbah )

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.