Asmaul Husna [01]: ALLAH

Allah

Asmaul Husna (1): ALLAH

Nama Allah adalah sebuah nama untuk menunjukkan dzat Allah, yang bisa sesuai untuk semua nama dan sifat-sifat-Nya. Nama ini hanya khusus untuk Allah. Tidak boleh, dan belum pernah di pakai oleh siapapun, baik di zaman jahiliah ataupun setelah Islam datang.

Nama ini berasal dari bahasa arab, yang maknanya hanya bisa difahami dengan kemampuan berbahasa Arab. Nama ini merupakan nama Allah subhanahu wa taa’ala yang paling agung. Sehingga sangat sering di sebutkan dalam Al-Qur’an jumlah penyebutannya dalam Al-Qur’an mencapai 2698 kali.
Bahkan Al-Qur’an dibuka dengan nama ini, yaitu dalam bacaan basmalah,

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ [١:١]الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ [١:٢]

dengan menyebut nama Allah yang maha pengasih, lagi maha penyayang.”(Al-Fatihah: 1)
Dengan nama ini Allah subhanahu wa ta’ala menamakan Dzat-Nya.

Hal itu seperti dalam firman-Nya,

إِنِّي أَنَا اللَّهُ رَبُّ الْعَالَمِينَ

Sesungguhnya aku adalah Allah, Tuhan semesta alam.”(Al-Qashash: 30)

Bahkan terdapat 33 ayat dalam Al-Qur’an yang di awali dengan nama ini, Misalnya,
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar. (terj. Qs. Al-Baqarah:255).

اللَّهُ وَلِيُّ الَّذِينَ آمَنُوا يُخْرِجُهُم مِّنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ ۖ وَالَّذِينَ كَفَرُوا أَوْلِيَاؤُهُمُ الطَّاغُوتُ يُخْرِجُونَهُم مِّنَ النُّورِ إِلَى الظُّلُمَاتِ ۗ أُولَٰئِكَ أَصْحَابُ النَّارِ ۖ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ [٢:٢٥٧]

Baca Juga  Asmaul Husna [7]: Al-Mukmin (Yang Maha Memberi Keamanan)

Allah Pelindung orang-orang yang beriman; Dia mengeluarkan mereka dari kegelapan (kekafiran) kepada cahaya (iman). Dan orang-orang yang kafir, pelindung-pelindungnya ialah syaitan, yang mengeluarkan mereka daripada cahaya kepada kegelapan (kekafiran). Mereka itu adalah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya. (Qs. Al-Baqarah:257).

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ [١١٢:١]اللَّهُ الصَّمَدُ [١١٢:٢]لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ [١١٢:٣]وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ [١١٢:٤]

Katakanlah: “Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia“. (Qs. Al –Ikhlas 1-4).

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۚ لَيَجْمَعَنَّكُمْ إِلَىٰ يَوْمِ الْقِيَامَةِ لَا رَيْبَ فِيهِ ۗ وَمَنْ أَصْدَقُ مِنَ اللَّهِ حَدِيثًا [٤:٨٧]

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia. Sesungguhnya Dia akan mengumpulkan kamu di hari kiamat, yang tidak ada keraguan terjadinya. Dan siapakah orang yang lebih benar perkataan(nya) dari pada Allah? (Qs. An-Nisa: 87).

إِنَّنِي أَنَا اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنَا فَاعْبُدْنِي وَأَقِمِ الصَّلَاةَ لِذِكْرِي [٢٠:١٤]

Sesungguhnya Aku ini adalah Allah, tidak ada Tuhan (yang hak) selain Aku, maka sembahlah Aku dan dirikanlah shalat untuk mengingat Aku. (Qs. Thaha: 14).

Agama Islam sangat menganjurkan agar segalah sesuatu dimulai dengan membaca basmalah. Karena dengan membaca basmalah, kita akan mendapat banyak sekali barakah,kekuatan dan kemampuan.Dalam hal ini, Rasulullah. Pernah menasihati seorang sahabat, “wahai anak kecil, bacalah basmalah (s.” [sym].
(Sumber: Syarh Singkat Asmaul Husna, Musthafa Wahbah, hlm. 1-4).

Baca juga:  Penjelasan Singkat Asmaul Husna [2]: Ar-Rahman (Maha Pemurah)

Posted in Aqidah and tagged , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.