Asmaul Husna [7]: Al-Mukmin (Yang Maha Memberi Keamanan)

Asmaul Husna Al-Mukmin (Yang Maha Memberi Kemanan), Gambar:Tadabburdaily.com

Asmaul Husna [7]: Al-Mukmin (Yang Maha Memberi Keamanan)

Al- Mukmin artinya Allah Subhanahu Wa Ta’ala adalah Dzat yang menjadi tempat pelarian dan perlindungan orang-orang yang merasa ketakutan, sehingga kemudian mereka mendapat keamanan. Karena sesungguhnya keamanan itu hanya berasal dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

هُوَ اللَّهُ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْمَلِكُ الْقُدُّوسُ السَّلَامُ الْمُؤْمِنُ الْمُهَيْمِنُ الْعَزِيزُ الْجَبَّارُ الْمُتَكَبِّرُ ۚ سُبْحَانَ اللَّهِ عَمَّا يُشْرِكُونَ

Dia-lah Allah Yang Tiada Tuhan(yang berhak disembah) selain Dia, Raja, Yang Maha Suci, Yang Maha Sejahtera, Yang Mengkaruniakan Keamanan.’’ ( Qs. Al- Hasyr:23 )

Nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala inilah yang menjadi asal kata aman, Amanah,dan Mukmin Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfiman :

فَإِنْ أَمِنَ بَعْضُكُمْ بَعْضًا فَلْيُؤَدِّ الَّذِي اؤْتُمِنَ أَمَانَتَهُ وَلْيَتَّقِ اللَّهَ رَبَّهُ

“Akan tetapi jika sebagian kamu mempercayai sebagian yang lain, maka hendaklah yang dipercayai itu menunaikan amanatnya (utangnya). ‘’ ( Qs. Al- Baqarah: 283).

وَلَعَبْدٌ مُؤْمِنٌ خَيْرٌ مِنْ مُشْرِكٍ وَلَوْ أَعْجَبَكُمْ

Budak yang mukmin lebih baik dari orang musyrik walaupun dia menarik hatimu.” (Qs. Al-Baqarah:221 )

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, bersabda: “Seorang mukmin adalah orang yang dirasakan tidak membahayakan orang lain dalam nyawa dan harta mereka.’’

Dari namanya, seorang mukmin seharusnya merasakan sebuah keamanan dalam nyawa dan harta mereka;bisa memegang amanah, jujur, dan sama sekali tidak bohong. Nama ini sangat baik untuk dijadikan sebagai Dzikir orang yang sedang merasa ketakutan, karena dengan menyebutkannya sepenuh hati Allah Subhanahu Wa Ta’ala, akan memberinya rasa aman dari segala marabahaya. [sym]

Baca Juga  Asmaul Husna [10]: Al-Mutakabbir (Yang Maha Memiliki Keagungan)

Sumber: Syarh Singkat Asmaul Husna, Musthafa Wahbah.

Posted in Aqidah, Artikel and tagged , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan