Dakta Peduli, WMI, dan SKIN Salurkan Bantuan Logistik Korban Tsunami Banten

(Pandeglang) Wahdahjakarta.com — Tim Dakta Peduli bekerjasama dengan Wahana Muda Indonesia (WMI) dan Suzuki Katana Indonesia (Skin) melakukan distribusi bantuan logistik ke wilayah yang terdampak tsunami di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten.

“Selama ini tim WMI sudah mengetahui maping lokasi, mana saja daerah yang benar-benar terdampak oleh gelombang tsunami sehingga bantuan terdistribusi dengan baik,” ujar koordinator Dakta Peduli, Syifa Faradilla pada Sabtu (29/12).

Dalam keterangannya, Koordinator lapangan posko logistik WMI, Ustadz M. Zainul mengemukakan bahwa medan yang ditempuh untuk distribusi logistik ini memang cukup berat untuk kendaraan biasa.

“Ada enam titik yang kita tuju, empat diantaranya adalah daerah yang terdampak langsung, dua lainnya menjadi tujuan dari para pengungsi,” ungkap Zainul.

Zainul juga mengungkapkan kondisi masyarakat setempat yang saat ini serba kesulitan, beberapa diantara mereka bahkan harus mendapatkan pemulihan psikis akibat trauma.

Sementara itu Koordinator Suzuki Katana Indonesia Chapter Tangerang Selatan, Saiman alias Kapten mengemukakan beratnya medan sudah mereka antisipasi dengan melakukan modifikasi kepada kendaraan mereka. Ada sebanyak 14 unit mobil yang disiapkan untuk distribusi logistik ini.

“Medan yang terjal dan berat ini sudah kami antisipasi, ban sudah kami modifikasi agar nanti di jalan tidak slip. Jadi tidak ada kendala apabila terperosok atau jalanan berlumpur,” ungkapnya.

Ada enam titik yang menjadi target distribusi logistik Tim Dakta Peduli yakni Cihanggasa, Kertajaya, Cipining, Ketapang, Cigerondong, Tamanjaya, dan Paniis. Keenam wilayah ini menjadi tempat yang paling terdampak akibat gelombang tsunami pada Sabtu (22/12) pekan lalu. []

Buka MUSPIMNAS LIDMI, Wagub Sulsel: Mahasiswa Islam Harus Jaga dan Pertahankan Idealisme

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat membuka MUSPIMNAS LIDMI 2018

(Makassar) wahdahjakarta.com — Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Wagub Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, mahasiswa harus mampu menjaga idealisme dan identitas keislaman.

Hal itu disampaikan Wagub saat membuka Musyawarah Pimpinan Nasional (MUSPIMNAS) Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PP LIDMI), Gedung Pola Kantor Gubernur Sulsel, Sabtu (29/12/2018).
“Intinya adalah latihan di kampus agar idealisme itu tetap ada dan agama tetap terjaga. Sehingga idealisme kita tunduk pada agama,” ujar alumni Teknis Mesin Universitas Hasanuddin ini.

Identitas keislaman harus dijaga baik, kata Pria berdarah Bugis Bone ini. Menurutnya, kuliah yang baik itu jika idealitas sebagai seorang Mahasiswa muslim tetap terjaga walaupun telah menamatkan kuliah.

Menurut bapak tiga anak ini, walaupun kuliah di kampus yang tidak berlabel Islam, namun mahasiswa Islam harus berusaha menjaga dan mempertahankan keimanan mereka dalam segala hal.

Wagusb Sulsel dan Ketua PP LIDMI

“Kita belajar dari kisah Nabi Yusuf Alaihi salam, yang berhasil melewati salah satu fitnah terbesar yakni fitnah wanita. Maka anda para Mahasiswa, khususnya pemuda Islam, harus mampu menghindari fitnah tersebut dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam wilayah kampus,” tuturnya.

“Jadi Mahasiswa itu baru sampai pada fitnah wanita, belum sampai pada fitnah tahta dan harta. Maka harus berlatih sebelum tiba saatnya dipertemukan dengan dua fitnah terbesar tersebut,” tambahnya.

Oleh karena Ia juga mengingatkan agar mahasiswa memanfaatkan keberadaan di kampus untuk belajar dan berlatih menjaga identitas dan ideaslime.
“Anak-anak kampus, dapat kesempatan belajar dalam kampus karena salah satu faktor pendukung belajar adalah lingkungan, maka manfaatkan kampus sebagai lingkungan yang sangat mendukung kerja-kerja keilmuwan yang tentu tidak akan berulang,” pungkasnya.

Dia juga membuka kegiatan MUSPIMNAS LIDMI secara resmi, dihadapan ratusan peserta kegiatan yang hadir.
LIDMI menggelar MUSPIMNAS di Pesantren Pondok Madinah, Sabtu (29/12/2018) hingga Ahad (30/12/2018) yang menghadirkan jajaran Pimpinan Wilayah dan Daerah Se Indonesia. (rh)

PP LIDMI Gelar MUSPIMNAS 2018 dan Seminar Kepemimpinan Dakwah Kampus

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman saat membuka Seminar LIDMI dan MUSPIMNAS LIDMI 2018

(Makassar) wahdahjakarta.com – Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PP LIDMI) menggelar Musyawarah Pimpinan Nasional (MUSPIMNAS) LIDMI 2018.

Pembukaan MUSPIMNAS LIDMI 2018 dirangkaikan  dengan Seminar Kepemimpinan Dakwah Kampus di Gedung Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo Makassar, Sabtu (29/12/2018).

LIDMI menghadirkan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman sebagai Keynote Speaker sekaligus pembuka MUSPIMNAS LIDMI 2018 dengan resmi.

Dalam sambutannya, Andi Sudirman mengatakan kesyukuran akan kehadiran LIDMI dan lembaga-lembaga semisalnya yang telah tampil sebagai lembaga yang berusaha mendukung pemerintah dalam melakukan perubahan ke arah yang positif.

Wagub Sulsel ini menyambut positif usaha LIDMI yang telah membuat program pembinaan bagi kerohanian dan kepemimpinan mahasiswa.

“Anak-anak kampus, dapat kesempatan belajar dalam kampus karena salah satu faktor pendukung belajar adalah lingkungan, maka manfaatkan kampus sebagai lingkungan yang sangat mendukung kerja-kerja keilmuwan yang tentu tidak akan berulang,” ujarnya.

Maka pembinaan Mahasiswa yang baik menurut Pria kelahiran Bone 35 tahun yang lalu tersebut, akan menentukan bagaimana arah bangsa ditahun yang akan datang.

Di akhir sambutannya, Alumni Teknik Mesin Universitas Hasanuddin ini menyatakan dukungan kepada Seminar Kepemimpinan yang sedang dilaksanakan oleh PP Lidmi, sekaligus membuka acara yang merupakan rangkaian dari MUSPIMNAS LIDMI 2018 tersebut.

Hadir sebagai pemateri, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar Ustad Muhammad Yusran Anshar, dan Ketua Senior Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia (PPMI) Riyadh Ustad Ardian Kamal. (rls)

Pasukan Hijau Bersihkan Puing-Puing Bangunan Bekas Tsunami Selat Sunda

Pasukan Hijau Relawan Wahdah Peduli sedang bersih-bersih masjid dan rumah warga terdampak tsunami Selat Sunda, Jum’at (28/12/2018)

(Pandeglang) wahdahjakarta.com – Relawan Wahdah Islamiyah Peduli kembali terjun membantu warga yang terdampak Tsunami Selat Sunda. Kali  ini relawan yang dijuluki pasukan hijau ini membersihan masjid dan rumah warga yang berada di Kampung Ketapang desa Cigarondong, kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, Jum’at (28/12/2018)

Dari papan informasi disebutkan bahwa di Desa ini tsunami menyebabkan 46 rumah rusak berat dan 12 rumah rusak sedang serta 524 KK mengungsi.

Sampai di lokasi yang dituju, Pasukan Hijau disambut bau menyengat menusuk hidung. Kendaraan-kendaraan yang tergeletak akibat terseret arus tsunami. Tumpukan-tumpukan kayu dan material bangunan. Rumah-rumah yang selamat pun penuh dengan pasir dan lumpur serta sebagian retak.

Salah satu yang menakjubkan di kampung Ketapang ini adalah bangunan masid Jami’ Al-Hilal yang tetap utuh padahal banngunan-bangunan yang berada di belakang sebagian besar sudah hancur.

Aksipun dimulai dengan melakukan pembersihan masjid bersama warga setempat untuk persiapan shalat Jum’at. Dilanjutkan dengan pembersihan rumah warga.

“Terima kasih banyak Pak atas bantuannya telah membantu membersihkan rumah kami.” ucap Ramin (50) secara berulang-berulang sesaat setelah Pasukan Hijau meninggalkan lokasi. []

Lidmi Siap Mencetak Pemimpin Bangsa yang Bermartabat

Ketua umum PP Lidmi Hamri Muin

(Makassar) wahdahjakarta.com — Pimpinan Pusat Lingkar Dakwah Mahasiswa Indonesia (PP LIDMI) menyatakan bertekad untuk menjadi lembaga pencetak calon pemimpin bangsa yang bermartabat.  Pemimpin bangsa lahir dari rahim kampus, maka sepantasnyalah jika Mahasiswa memerlukan pembinaan khusus untuk menentukan garis peradaban bangsa.

“Maka kita harus berusaha agar seluruh mahasiswa yang kuliah di Kampus manapun harus tahu bagaimana ciri Kepemimpinan Islam untuk diterapkan di masa depan,” tutur Hamri Muin, Ketua Umum Pimpinan Pusat LIDMI saat memberikan sambutan di Pembukaan Musyawarah Pimpinan Nasional (MUSPIMNAS) LIDMI 2018, Gedung Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Sabtu (29/12/2018).

Pemimpin negeri ini lahir dari kampus-kampus, lanjut Hamri. Maka menurutnya, momen hari ini, ketika aktivis kemahasiswaan berkumpul dalam satu wasilah kebaikan, maka harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Lidmi siap merintis Dakwah di seluruh kampus se Indonesia. Saat ini baru 37 lembaga dakwah resmi di kampus, namun puluhan lainnya masih berstatus eksternal. Namun kami akan terus berusaha agar dari ribuan kampus di Indonesia, LIDMI bisa melakukan pembinaan kepada mahasiswa-mahasiswa di dalamnya,” kata Hamri.

“Kita bercita cita seluruh pemimpin di Indonesia lahir dari kader-kader LIDMI,” lanjutnya.

Mahasiswa Pascasarjana Universitas Hasanuddin ini berharap kepada seluruh Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Daerah LIDMI bisa mewujudkan cita-cita tersebut.

“Untuk memasukkan pembinaan Alquran dan Sunnah di lingkungan Mahasiswa, sehingga kelak lahir pemimpin bangsa yang terbina dan terdidik rohaninya,” tutur Hamri. (rls)

Maksimalkan Bantuan untuk Warga Terdampak Tsunami, Wahdah Islamiyah Dirikan Posko di Sumur

(Pandeglang) wahdahajakarta.com – Tim Wahdah Islamiyah Peduli Korban Tsunami selat Sunda kembali mendirikan posko layanan di desa Sumur, Kec. Sumur, Pandeglang-Banten, Kamis (28/12/2018)

 Pendirian posko yang berlokasi di Jl. Raya TNUK Kertajaya Sumur ini dilakukan setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kecamatan Sumur.

“Sesuai arahan BNPB Sumur agar pendirian posko minimal radius 1 KM dari bibir pantai. Karena kita berada di ring 1 wilayah bencana tsunami.” ujar Syukri, Korlap Wahdah Islamiyah Peduli Bencana Tsunami Selat Sunda.

Kondisi cuaca di wilayah ini sesuai informasi dari BMKG belum stabil. Berubah-ubah setiap saat.

“Posko ini dekat dengan warga terdampak dan kita harapkan bisa maksimal melakukan pelayanan kepada warga terdampak. Layanan SAR, Medis dan logistik telah kami disediakan.” pungkasnya.

Ayo bersama LAZIS Wahdah kita bantu warga terdampak Tsunami Selat Sunda, donasi bisa disalurkan melalui melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 499 900 9005 a.n LAZIS Wahdah Peduli Negeri. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6285315900900 []

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat #laziswahdahpeduli #tsunamiselatsunda #tsunamibanten #tsunamilampung #pasukanhijauitsmine #pasukanhijau

Terobos Hujan Lebat, Tim Medis Wahdah Gelar Pemeriksaan Kesehatan di Kampung Cihonje

Tim Medis Wahdah Peduli BencanaTsunami Selat Sunda sedang melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga terdampak di kampung Cihonje Pandeglang

(Pandeglang) wahdahjakarta.com – Setelah menempuh perjalanan dua jam dengan menerobos hujan lebat, tim medis Wahdah Peduli Bencana Tsunami Selat Sunda di kampung Cihonji, desa Taman Jaya, Pandeglang Banten, Kamis ( 27/12/2018).

Kedatangan relawan pasukan hijau ini guna melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap warga terdampak bencana tsunami yang menerjang daerah pesisir selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) lalu.

Wilayah yang terdampak yang dituju berjarak 14 KM dari Posko Wahdah Islamiyah. Pukul 14.30 WIB tim medis yang dipimpin dr. Mujahid, menempuh waktu 2 jam untuk sampai di lokasi. Hujan lebat, jalanan licin dan berlubang bekas tsunami dan air pasang menjadi tantangan tersendiri.

Kehadiran Tim Medis disambut suka cita oleh warga Kampung yang dihuni 80 KK ini. Mereka berdatangan dan antri untuk melakukan pemeriksaan.

“Alhamdulillah 30 warga diperiksa. Kebanyakan menderita penyakit pernapasan (ispa) dan maag,” ujarnya sesaat setelah pemeriksaan.

Pelayanan medis ini sangat dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Terima kasih Pak, sudah jauh-jauh datang dari Makassar ke sini. Warga sini pasca tsunami masih trauma dan mengungsi ketika malam,” ujar Mulayadi (40 th), warga yang rumahnya dijadikan tempat pemeriksaan.

Pemeriksaan berlangsung hingga jelang magrib. Selain karena keterbatasan obat-obatan, warga juga sudah mulai naik ke pegunungan untuk kembali mengungsi.

Ayo bersama LAZIS Wahdah kita bantu warga terdampak Tsunami Selat Sunda, donasi bisa disalurkan melalui melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 499 900 9005 a.n LAZIS Wahdah Peduli Negeri. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6285315900900

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat#laziswahdahpeduli #tsunamiselatsunda #tsunamibanten#tsunamilampung #pasukanhijauitsmine #pasukanhijau

Puluhan Anak Ikut Khitanan Massal LAZIS Wahdah  Wajo

(Wajo) wahdahjakarta.com — Sebanyak 30 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang digelar Lembaga Amil Zakat dan Sedekah Wahdah Islamiyah (LAZIS Wahdah) Wajo Sulawesi Selatan, Ahad (23/12/2018).

Ketua LAZIS Wahdah Wajo, Muhammad Idrus mengatakan, khitanan merupakan kewajiban yang diajarkan oleh agama Islam.

Selain itu, berkhitan juga merupakan salah satu jalan untuk menuju kehidupan yang sehat bagi masyarakat.

“Dengan khitan, maka resiko penyakit kanker alat kelamin dapat dicegah. Dan tidak ada satupun dari sunnah Nabi yang merusak jiwa. Maka dari itu, sunnah akan sejalan dengan kesehatan,” terangnya.

Sementara itu, ia menambahkan, pada pelaksanaannya, yang diundang adalah warga miskin dan dhuafa.

“Kita sengaja datangkan mereka. Karena program ini memang rutin dijalankan setiap tahunnya dan menyasar dua golongan ini,” imbuhnya.

Masyarakat yang hadir merasa terbantu. Selain karena digratiskan, beberapa amil juga memberikan siraman rohani kepada mereka. Sehingga dampaknya tidak hanya untuk dunia melainkan akhirat pula.

Dukung Program Khitanan Massal Gratis LAZIS Wahdah dengan cara ikut berdonasi melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 497 900 9009 a.n LAZIS Wahdah Sedekah dan konfirmasi transfer ke 085315900900. Mari wujudkan Indonesia sehat melalui pengamalan syariat yang mulia ini. Semoga Allah membalas kebaikan kita dengan pahala yang berlimpah, aamiin. []

Wantim MUI Imbau Ormas Islam Peduli Korban Bencana Tsunami Selat Sunda

(Jakarta) wahdahjakarta.com — Dewan Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau ormas-ormas Islam untuk terus peduli terhadap korban bencana tsunami selat Sunda. Imbauan itu disampaikan Wantim MUI Prof Din Syamsuddin di kantor MUI Pusat, Jakarta, Rabu (26/12/2018).

“Kepada ormas-ormas Islam dan kelompok-kelompok umat Islam, didorong untuk mengulurkan tangan solidaritas dengan melakukan aksi-aksi kemanusiaan seperti yang selama ini sudah dilakukan di Lombok, Donggala, Sulawesi Tengah, dan tempat-tempat lain, termasuk yang di Banten dan Lampung,” ajak Din.

Seperti Gempa NTB yang lalu disusul gempa di Sulawaesi Tengah, Palu, Donggala, dan terakhir tsunami yang menerjang Banten dan Lampung yang menimbulkan ratusan korban meninggal dunia serta korban luka-luka.

“Kami Dewan Pertimbangan MUI menyampaikan ucapan duka cita terhadap korban, keluarga korban, dan yang cedera dan sakit. Kita berdoa semoga keluarga baik yang di Lombok, Palu, Donggala, Banten, Lampung ini bersabar dan bertawakkal,” ucapnya usai memimpin  Rapat Pleno ke-33 di lantai empat kantor MUI Pusat.

Wantim MUI juga menyerukan kepada bangsa khususnya umat Islam untuk semakin meningkatkan hubungan dengan Sang Pencipta dan Pengatur alam semesta, lewat doa dan istighfar serta munajat lain. Agar, negeri ini dilindungi dan terbebaskan dari malapetakan dan marabahaya. []

Sumber: Hidayatullah.com

Memilukan, Beginilah Kondisi Kampung Paniis Setelah Dihantam Tsunami Setinggi 50 meter

Relawan Lazis Wahdah Peduli berjalan di atas bekas terjangan tsunami selat sunda di kampung Paniss Pandeglang.

Memilukan, Beginilah Kondisi Kampung Paniis Setelah Dihantam Tsunami Setinggi 50 meter

(Pandeglang) wahdahjakarta.com – Kampung Paniis desa Taman Jaya Kecamatan Sumur, Pandeglang, Banten, merupakan satu wilayah terparah yang terdampak tsunami Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) lalu.

Saat Tim Wahdah Peduli menyambangi desa tersebut, Rabu (27/12/2018), terlihat rumah-rumah tersapu rata oleh tsunami. Yang tersisa  hanya  puing reruntuhan bangunan dan pondasi.

Disisi lain terlihat tumpukan material rumah dan bangunan seperti genting, balok-balok kayu dan perabotan rumah tangga yang menggunung.

“Waktu kejadian Ibu Desy yang lihat tsunami berteriak agar warga menyelamatkan diri. Saya kan tidak percaya. Jadi saya pergi cek ternyata ombak tsunami setinggi 50 m mulai menggulung rumah warga.” ujar Herman kepada Abu Umar, Koordinator SAR Wahdah Peduli.

Tsunami menghancurkan 45 rumah, 32 diantaranya tinggal menyisakan pondasi.

“Sekarang warga Paniis mengungsi ke gubuk sawah ataupun di perbukitan yang diatas kampung” tambahnya.

Kondisi perkampungan yang dihuni 106 KK ini begitu memilukan, selain karena lokasi yang jauh dan sangat dekat dengan bibir pantai juga listrik hingga saat ini belum pulih. Begitu pun dengan jaringan seluler yang belum bisa diakses.

Tumpukan perabot rumah tangga pasca tsunami

Wargapun sangat mengharapkan agar ada bantuan penerangan yang bisa dipakai di malam hari. Selain itu dibutuhkan kompor dan peralatan masak serta selang untuk menyalurkan air bersih. []

Ayo bersama LAZIS Wahdah kita bantu warga terdampak Tsunami Selat Sunda, donasi bisa disalurkan melalui melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 499 900 9005 a.n LAZIS Wahdah Peduli Negeri. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6285315900900

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat #laziswahdahpeduli #tsunamiselatsunda #tsunamibanten #tsunamilampung #pasukanhijauitsmine #pasukanhijau