Sunnah yang Diabaikan 

Saling Menasehati Sesama Da'i
Saling Menasehati Sesama Da’i merupakan Sunnah yang Diabaikan

Sunnah yang Diabaikan 

Saling menasehati antar sesama dai adalah sunnah yang banyak dilupakan.

Sebagian kita jika bertemu biasanya saling memuji satu sama lain atau sekedar mujamalah (basa basi).

Fenomena saling menjatuhkan bahkan menyesatkan tidak asing kita dengar dan saksikan.

Padahal kitalah yang paling mengerti kewajiban tanaashuh.

Kitalah yang paling memahami haramnya ghibah.

Mari saling memberi nasehat dengan cara yang bijak,karena tidak ada gading yang tak retak.

Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin (@zaitunrasmin_official )
Ketua Umum DPP #WahdahIslamiyah

#Dakwah #Tarbiyah
#dakwahtarbiyah

Markaz Qur’an Wahdah Islamiyah Jakarta Timur

Markaz Qur'an Wahdah Islamiyah Jakarta Timur
Markaz Qur’an Wahdah Islamiyah Jakarta Timur

Markaz Qur’an Wahdah Islamiyah Jakarta Timur

Jl. Perhubungan Raya, No.10 Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur

Tlp/Wa: 0856 9316 5419, 0813 1975 7752

Menyelenggarakan Pembelajaran dan pengkajian Al-Qur’an dengan beragam program dan kegiatan, diantaranya.

  1. DIROSA (Pendidikan Al-Qur’an Orang Dewasa), sebuah kegiatan belajar membaca Al-Qur’an dari dasar yang dirancang khusus untuk orang dewasa dengan 20 kali tatap muka.
  2. Tadabbur Al-Qur’an
  3. Ta’lim Pekanan
  4. Rumah Qur’an dan TK/TPA Al-Kahfi, program belajar Al-Qur’an khusus anak-anak.
  5. Kajian Islam Intensif
  6. Rumah Hijrah, program pembinaan keislaman yang dirancang khusus untuk para pemuda

Fardhu Wudhu Menurut Madzhab Syafi’i

Fardhu Wudhu

Fardhu Wudhu Menurut Madzhab Syafi’i

Bismillahirrahmanirrahim,

Berikut ini penjelasan singkat fardhu wudhu atau diwajibkan dalam wudhu menurut madzhab Syafi’i. Bila salah satu dari fardhu wudhu ini ditinggalkan maka mengakibatkan wudhu tidak sah. Fardhu wudhu ini harus dilakukan meski hanya sekali basuh atau usap.

Menurut mazhab Syafi’I sebagaimana termaktub dalam kitab Matan Al-Ghayah Wat Taqrib atau yang masyhur dengan nama Matan Abi Syuja’ karya Imam Abu Syuja’ Ahmad bin Husain bin Ahmad Al-Ashfahani, fardhu wudhu ada enam.

Keenam fardhu wudhu tersebut berdasarkan firman Allah Ta’ala da lam surat Al-Maidah ayat 6:

Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan shalat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. (Terj. Qs. Al-Maidah:6)

  1. Niat; Yaitu kesengajaan dan kemantapan hati untuk berwudhu dalam rangka melaksanakan perintah Allah. Wudhu merupakan ibadah dan setiap ibadah harus disertai niat, sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam;

 “Amalan-amalan itu sesuai dengan niatnya  ”. (HR. Bukhari).

Artinya, amalan itu tidak akan dianggap secara syar’I kecuali jika seseorang meniatkannya.   

  1. Membasuh Wajah; Yang termasuk dalam batasan wajah yang wajib dibasuh adalah mulai dari bagian atas dahi hingga pangkal dagu dan dari daun telinga kanan sampai daun telinga kiri. Kewajiban membasuh wudhu sebagai fardhu wudhu berdasarkan firman Allah;

 “maka basuhlah wajahmu”. (Qs. Al Maidah:6).

  1. Membasuh kedua tangan sampai siku, berdasarkan firman Allah Ta’ala;

 “dan (basuhlah) kedua tanganmu sampai siku”. (Qs. Al Maidah:6).

  1. Mengusap kepala. Ini berdasarkan firman Allah Ta’ala;

 “Dan usaplah kepalamu”. (Qs. Al Maidah:6).

  1. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki, berdasarkan firman Allah Ta’ala;

 “Dan (basuhlah) kedua kakimu sampai kedua mata kaki”. (Qs. Al Maidah:6).

  1. Tertib diantara anggota-anggota wudhu yang dibasuh, yakni dengan membasuh wajah terlebih dahulu, kemudian tangannya, lalu mengusap kepala, selanjutnya membasuh kedua kaki. Sebab perintah Allah mengenai anggota wudhu berurutan, yaitu wajah, tangan, kepala, kaki.

Dalam Kitab Al-Majmu’ disebutkan, “Para shabat berhujjah dengan hadits-hadits shahih yang bersumber dari sejumlah besar sahabat tentang tatacara wudhu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Semuanya menggambarkan, wudhu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam itu tertib”. (1/484).

Wallahu a’lam. (sym)

LAZIS Wahdah Salurkan Paket Sembako Untuk Korban Tsunami di Lampung Selatan

(Kalianda) wahdahjakarta.com – Tsunami Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu malam sekitar pukul 21.27 WIB selain melanda pesisir Banten dan juga Lampung Selatan.

Desa Way Muli yang berada di Kecamatan Rajabasa, Lampung Selatan, termasuk yang terparah diterjang tsunami. Dari data BNPB disebutkan di desa ini tsunami mengakibatkan 34 orang meninggal dunia, 905 mengungsi dan 88 rumah rusak.

Selain menggencarkan program dakwah dan trauma healing, LAZIS Wahdah yang sejak hari pertama telah menerjunkan sejumlah relawan kemanusiaan juga menyediakan paket sembako dan paket kebersihan (hygienic kit) kepada warga terdampak, Senin (31/12/2018)

Selepas shalat Isya pembagian sembako yang berisi beras, ikan kaleng, mie istant, minyak goreng, gula dan susu sudah mulai dilakukan.

“Alhamdulillah telah kita serahkan paket sembako kepada 51 KK. Kita mengutaman warga yang betul-betul hancur rumahnya.” Ujar Ikhsan, Ketua DPW WI Lampung, sesaat setelah pembagian.

“Kondisi mereka sangat memprihatinkan. Rumah dan harta benda telah hilang dan meningglakan trauma mendalam.

Makanya kalau malam seperti ini warga akan kembali ke mushallah ataupun tenda-tenda di pegunungan.” tambahnya.

Saudara-saudara kita di Lampung Selatan ini masih terus membutuhkan uluran tangan kita semua. Ayo bersama LAZIS Wahdah kita bantu warga terdampak Tsunami Selat Sunda, donasi bisa disalurkan melalui melalui Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 499 900 9005 a.n LAZIS Wahdah Peduli Negeri.

#laziswahdah #wahdahislamiyah #wahdah #sedekah #zakat #laziswahdahpeduli #tsunamiselatsunda #tsunamibanten #tsunamilampung #pasukanhijau

LAZIS Wahdah Distribusikan Paket Makanan Siap Saji Untuk Korban Banjir Barru

LAZIS Wahdah Distribusikan 250 Paket Makanan Siap Saji Untuk Korban Banjir Barru

(Barru) wahdahjakarta.com — Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Barru Sulawesi Selatan  beberapa hari yang lalu menyebabkan air sungai Takkalasi meluap. Jembatan yang ada di daerah itu pun sementara waktu tidak dapat dilalui oleh kendaraan. Hal tersebut menyebabkan sejumlah daerah di kawasan itu banjir.

Kondisi tersebut berdampak kepada kurangnya pasokan makanan di daerah terdampak. Rumah mereka terkepung banjir, hingga tak sedikit diantara mereka yang kesulitan mendapatkan makanan siap saji. Melihat kondisi tersebut, tim relawan LAZIS Wahdah mendistribusikan 250 paket makanan siap saji. 70 Kepala Keluarga mendapatkan bantuan tersebut.

“Insya Allah bantuan ini sedikit banyaknya bisalah membantu para korban”, ujar Ridwan Umar, dalam salah satu keterangannya, Selasa (1/1/2019).

Salah seorang korban bernama Matiasse (65) mengucapkan terima kasih atas kepeduliaan donatur dan relawan atas kejadian tersebut.

“Terima kasih pak. Mudah-mudahan Allah memberikan usia yangg berkah kepada bapak,” ujar Matiasse kepada relawan.

Sementara itu, Ridwan mengatakan, bantuan yang diberikan masih belum masif dan perlu tambahan dari luar.

“Semoga dengan adanya musibah ini, semakin banyak orang yang mau membantu mereka,” pungkasnya.

Untuk kebutuhan saat ini, relawan LAZIS Wahdah Barru menginformasikan, para korban membutuhkan makanan siap saji, pakaian serta selimut.

💰 Ayo bersama LAZIS Wahdah kita bantu warga terdampak Banjir Barru. Donasi bisa disalurkan melalui melalui Bank Syariah Mandiri (420) nomor rekening : 499 900 9005 a.n LAZIS Wahdah Peduli Negeri. []

“HIWAR DA’AWI” “Adab at Ta’amul Ma’a al Mukhaalifiin”

Undangan Hiwar Da’awi Wahdah Jakarta dan INSISTS

 UNDANGAN “HIWAR DA’AWI”
“Adab at Ta’amul Ma’a al Mukhaalifiin”

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Dengan memohon berkah dan rahmat Allah Ta’alaa Pengurus DPW Wahdah Islamiyah Jakarta bekerja sama dengan INSISTS mengundang asatidzah sekalian dalam acara “HIWAR DA’AWI” yang in syaa Allah dilaksanakan pada:

Hari/Tgl     : Ahad, 6 Januari 2019
Waktu         : 09.00 – 13.30 WIB
Pembicara : Syaikh Dr. Abu Zaid Asy Syarif Al Hasani Al Qurasyi (Dosen Ummul Qura, Ma’had Al Haram Makkah, dan Zaad Academy)
Tempat : Aula Imam Al Ghazali INSIST Kalibata
Jl. Kalibata Utara II, No. 84, Kalibata

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh

NB : 
– Mohon konfirmasi bila berkenan hadir ke CP 
– Undangan terbatas 85 seat

CP :
085341803508 (Suharpin – Wahdah Islamiyah)
081381828754 (Yuda – INSISTS)

Presented by:
DPW WAHDAH ISLAMIYAH JAKARTA
INSIST