Ramadhan Bulan masuk syurga sekeluarga

Ramadhan Bulan Masuk Syurga Sekeluarga

Ramadhan Bulan Masuk Syurga Sekeluarga

Bismillaahirrahmaanirrahiim

Kajian Parenting Nabawi Ramadhan
Ramadhan Bulan masuk syurga sekeluarga
🔺🔺🔺🔺🔺
📝 Pemateri :
Al Ustadz Bendri Jaisyurrahman Hafidzahullah
⏰ Hari/ Tanggal :
Rabu 30 Mei 2018
Pkl 08.00 s/d 11.00 WIB
🏫 Tempat : Saung Pondok Laras
Jl komjen yasin 2e kelapa dua ciamnggis Depok
💌 Investasi :
– Infaq terbaik untuk anak2 yatim penghafal Al Quran
📱 Informasi dan Pendaftaran :
Ketik, REG_Kp_NamaLengkap_Nomer WA_Alamat
Kirim ke No. Hp. 08111110948 (call/wa)
🌐 Event by :
Yayasan Al Hijaz Al Khairiyah Indonesia
– DPD Wahdah Islamiyah Depok
🚩 Supported by :
– Ponpes Tahfidz Al ihsan Kelapa Dua
– Ponpes Tahfidz Raudhatul Huffadz Pondok cabe
– Paud IBQ Al ihsan
– Rumah quran As-Sakinah.
🔴 TERTARIK?, Segera daftar ya. Ingat-ingat! :
– Peserta terbatas Bagi 200 orang
– Pendaftaran Maksimal sampai dengan tgl 29 Mei 2018 pkl 15.00 WIB.
#YuukBantuSebar
#RaihPahala

Terkait Peristiwa Bom Surabaya, Ini Sikap DPP Wahdah Islamiyah

Terkait Peristiwa Bom Surabaya, Ini Sikap DPP Wahdah Islamiyah

Terkait Peristiwa Bom Surabaya, Ini Sikap DPP Wahdah Islamiyah

 

PERNYATAAN SIKAP DEWAN PIMPINAN PUSAT WAHDAH ISLAMIYAH

Nomor: K.598/IL/I/08/1439

Tentang:

PERISTIWA BOM DI SURABAYA

 

اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ الله وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْساَنٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَبَعْدُ

Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’uun.

Sehubungan insiden pengeboman di Surabaya pada hari Ahad tanggal 13 Mei 2018 yang merenggut korban meninggal dunia dan luka-luka. Menyikapi peristiwa ini, maka Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah menyatakan sebagai berikut:

    1. Mengecam dan mengutuk keras pelaku teror dan pihak yang berada di balik pengeboman ini, siapapun mereka dan apapun motif dan latar belakangnya. Islam telah mengajarkan kita untuk menghargai kehidupan dan nyawa manusia, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

      ‎مَنْ قَتَلَ نَفْسًا بِغَيْرِ نَفْسٍ أَوْ فَسَادٍ فِي الْأَرْضِ فَكَأَنَّمَا قَتَلَ النَّاسَ جَمِيعًا وَمَنْ أَحْيَاهَا فَكَأَنَّمَا أَحْيَا النَّاسَ جَمِيعًا

      “Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya.” (QS. Al Maidah: 32);

    2. Meminta kepada aparat keamanan untuk mengusut dengan tuntas kasus ini dan pihak yang berada di balik pengeboman ini hingga terungkap fakta yang jelas dan obyektif sehingga tidak terjadi lagi insiden serupa di tempat lain;
    3. Menghimbau kepada semua pihak untuk tidak mengait-ngaitkan kejadian ini dengan pihak tertentu apa lagi dengan umat Islam yang merupakan pendiri dan garda terdepan penjaga republik ini;
    4. Meminta kepada semua komponen umat dan bangsa untuk memadukan potensi menghadapi segala gangguan dan rongrongan yang mengancam negeri ini sehingga tercipta suasana yang aman dan damai;
    5. Menghimbau seluruh komponen umat dan bangsa khususnya umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala serta memohon kekuatan dan perlindungan dariNya atas segala marabahaya;
    6. Meminta kepada pemerintah untuk semakin memperhatikan pembinaan moral dan akhlak para anak bangsa, karena penyimpangan dari petunjuk Allah Subhanahu wa Ta’ala hanya akan menjauhkan kita dari rahmatNya dan kedamaian dariNya.

Demikian pernyataan ini kami buat sebagai arahan bagi umat dan saham atas perdamaian dan kedamaian sejati di bawah berkat dan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala.

 

Makassar, 28 Sya’ban 1439 H/14 Mei 2018 M

 

Dewan Pimpinan Pusat

Wahdah Islamiyah

 

H. Muh.  Zaitun Rasmin, Lc., M.A.

Ketua Umum

       Syaibani Mujiono, S.Sy.

Sekretaris Jenderal

Sumber dari: http://wahdah.or.id/pernyataan-sikap-dewan-pimpinan-pusat-wahdah-islamiyah-peristiwa-bom-di-surabaya/

Yayasan Al Hijaz Al Khairiyah Membuka Donasi Ifthor Untuk Yatim dan Dhuafa

Yayasan Al Hijaz Al Khairiyah Membuka Donasi Ifthor Untuk Yatim dan Dhuafa

Yayasan Al Hijaz Al Khairiyah Membuka Donasi Ifthor Untuk Yatim dan Dhuafa

Ramadhan Mubarak

Bulan yang kita rindukan sesaat lagi akan tiba…

Sudahkah kita mempersiapkan diri menyambut tamu yang agung?
Sudahkan kita bercita2 menjadikan Ramadhan tahun ini membawa perubahan untuk diri dan keluarga kita?
Jangan sampai terlewatkan…. Mari mulai menata persiapan2 kita menyambut Tamu yang penuh keberkahan ini.Agar kita tidak menyesal kelak nanti atas kepergiannya…

Salah satu amalan yang akan membuat Ramadhan kita menjadi bulan yg penuh makna dan keberkahan adalah dengan memberi makan orang yg berpuasa.
“Dari Zaid bin Khalid Al-Juhani radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ فَطَّرَ صَائِمًا كَانَ لَهُ مِثْلُ أَجْرِهِ غَيْرَ أَنَّهُ لاَ يَنْقُصُ مِنْ أَجْرِ الصَّائِمِ شَيْئًا
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi)
Maka jangan lewatkan kesempatan yang besar ini untuk mendapatkan pahala sebanyak2nya sehingga kita keluar dari bulan ramadan ini menjadi orang yang beruntung..

Yayasan Alhijaz Alkhaeriyah membuka kesempatan untuk anda memberi kegembiraan untuk anak2 yatim dan dhuafa santri penghafal Alquran.
Anda dapat memilih pilihan dibawah ini :
Paket Donasi ifthor/sahur
1.ifthor/sahur dapat diantar langsung ke pesantren atau dijemput
2.ifthor/sahur ditransfer ke rek yayasan al hijaz alkhoeriyah.dengan
🍽 paket @30.000/org(lengkap :makan berat, snack,es buah)
🍽 paket sahur Rp. 15.000
3.ifthor/sahur bareng santri,yatim&dhuafa

Paket sembako
1. 150.000/paket (Beras 5 kg, gula, minyak, terigu, syrup, indomie,biskuit,teh)
2. 100.000/paket (Beras 2,5 kg, gula, terigu, minyak, indomie)
3. 50.000/paket (Beras 1kg, gula, minyak,indomie)

Paket Ibadah
1. 200.000 (Baju muslim/ah,sarung dan bingkisan snack)
2. 150.000 (Baju muslim/ah,bingkisan snack)

Mari kita berlomba meraih kemulian di bulan ramadhon…segera daftarkan donasi anda melalui no 08111110948 dengan format #Nama#no tlpn#pilihan paket#jumlah paket
Donasi dapat ditransfer melalui rek BSM (kode bank 451) 701 005 3891 an Yayasan al hijaz alkhaeriyah

Kami juga menerima dan menyalurkan Zakat, infaq dan sedekah anda.

Sebar dan raih pahalanya

Sambut Ramadhan dengan Bekal Terbaik

Tabligh Akbar Sambut Ramadhan dengan Bekal Terbaik

Tabligh Akbar DPD WI Bogor : Sambut Ramadhan dengan Bekal Terbaik

Ramadhan tinggal hitung hari, perlu persiapan yang matang dengan cara memahami hukum-hukum dalam berpuasa di bulan Ramadhan. Terutama hukum mengenai bagaimana puasa itu sendiri dilaksanakan.

Hukum berpuasa bagi kaum muslimin adalah fardu ‘ain, jadi bagi siapa saja yang mengaku beragama Islam, maka wajib hukumnya melaksanakan puasa di Bulan Ramadhan.

Ketika kita berpuasa, sama saja telah menegakkan rukun Islam, dan yang tidak berpuasa sama saja tidak menegakkan agama ini.” Demikian beberapa inti materi disampaikan oleh ust Zuhaifah, yang juga sebagai ketua DPD WI Bogor, dalam kegiatan Tarhib Ramadhan, yang diadakan di Masjid Itishom Perum Budi Agung kota Bogor, Ahad 13/05/18.

Puasa Mengandung Unsur-Unsur Ketakwaan

Pada sesi kedua, ust Syamsuddin Lahanufi, S.Pd.I., M.Pd.I, menyampaikan bahwa puasa merupakan sebab yang paling besar yang akan membuat seseorang bertakwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. “Semua ibadah merupakan sebab yang akan membuat seseorang makin takwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Di antara semua ibadah itu yang paling besar pengaruhnya adalah puasa”.

Setiap pribadi muslim dapat mengambil manfaat, karena dalam puasa terkumpul semua unsur-unsur takwa kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Orang-orang melakukan ketaatan dan meninggalkan semua larangan dalam ibadah puasa, ujar pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Wahdah Islamiyah Cibinong ini.

Beliau berharap agar setiap pribadi kaum muslimin dapat mengambil manfaat yang besar dari datangnya bulan yang penuh rahmat ini.

Arbi, selaku panitia menjelaskan, kegiatan tarhib Ramadhan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat mempersiapkan bekal yang terbaik dalam menyambut bulan Ramadhan.
[ar]

Ust. Haikal Samakan Panggilan Aksi dengan Panggilan Jihad

Ust. Haikal Hassan Samakan Panggilan Aksi dengan Panggilan Jihad

Ust. Haikal Hassan Samakan Panggilan Aksi dengan Panggilan Jihad

Jakarta – Ust. Haikal Hassan menyamakan panggilan Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis pada hari Jum’at (11/05) dengan panggilan jihad.

Beliau membawakan ayat ke 38 Surat At Taubah:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا مَا لَكُمْ إِذَا قِيلَ لَكُمُ انْفِرُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ اثَّاقَلْتُمْ إِلَى الْأَرْضِ ۚ أَرَضِيتُمْ بِالْحَيَاةِ الدُّنْيَا مِنَ الْآخِرَةِ ۚ فَمَا مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا فِي الْآخِرَةِ إِلَّا قَلِيلٌ

Artinya, “Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: “Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah” kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit.”

Anggota Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia menyebutkan, tidak sepantasnya ada seorang muslim yang tidak ikut aksi tanpa udzur.

Beliau ingatkan lagi dengan ayat berikutnya. Bahwa ketidakbersediaan untuk berjuang hanya akan mengundang adzab Allah subhanahu wata’ala.

إِلَّا تَنْفِرُوا يُعَذِّبْكُمْ عَذَابًا أَلِيمًا وَيَسْتَبْدِلْ قَوْمًا غَيْرَكُمْ وَلَا تَضُرُّوهُ شَيْئًا ۗ وَاللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Aryinya: “Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.” (QS at Taubah: 39).

Terakhir beliau kembali menegaskan bahwa persoalan Al Quds adalah barometer keimanan. [ibw]

 

Ketua Panitia #Aksi115: Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis, Kebangkitan Ruh Jihad

Ketua Panitia #Aksi115: Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis, Kebangkitan Ruh Jihad

(Jakarta) wahdahjakarta.com,  – Ketua Panitia Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis Saifuddin Ahmad Syuhada dalam sambutannya menyebut bahwa aksi ini adalah bukti cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.

Aksi yang bertepatan dengan hari Jum’at, 11 Mei 2018, ini menurutnya adalah awal kebangkitan ruh jihad.

“Mujahidin mujahidah yang merelakan diri di bawah terik matahari, semoga Allah ampuni dosa kita semua. Tilawah Surah Al Isra dan Al Kahfi yang dibacakan para hafizh tadi semoga menjadi pembuka keberkahan. Semoga menjadi awal kebangkitan ruh jihad,” ungkapnya.

Di akhir orasinya, beliau menegaskan bahwa urusan Palestina adalah urusan aqidah.

“Persoalan Palestina sangat berkaitan dengan kalimat Laa Ilaaha Illallah. Yang berpegang teguh dengan kalimat tauhid, pasti tidak akan melupakan Baitul Maqdis,” pungkasnya. [ibw]

Bebaskan Baitul Maqdis

 

Peggy Khadijah: Indonesia Akan Berdiri di Garis Depan Membebaskan Baitul Maqdis

Peggy Khadijah: Indonesia Akan Berdiri di Garis Depan Membebaskan Baitul Maqdis

Jakarta – Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis tanggal 11 Mei 2018 di Monas semakin istimewa dengan hadirnya artis hijrah, Peggy Khadijah.

Inspirator hijrah yang baru saja kembali dari safari kemanusiaan di Palestina ini mengobarkan semangat para peserta aksi dengan orasi yang berapi-api.

Khadijah sapaan hijrah beliau, menyatakan bahwa tanah Palestina sudah Allah tetapkan menjadi bumi penuh berkah.

“Baaraknaa fiiha (Red: Allah memberkahinya). Palestina adalah jantumg kaum muslimin. Jika jantung ini berhenti berdetak maka akan berakhir semuanya”, tegasnya.

Peggy Khadijah mengajak bangsa Indonesia untuk bersama di garis depan membebaskan Baitul Maqdis.

“Mereka penduduk Palestina berada di garis depan, kita juga akan ikut berada di garis depan. Semoga Allah ridha!”, ungkapnya.

Peggy menekankan kembali bahwa Palestina bukan sekedar tanah yang diwariskan karena faktor genetis, faktor kesamaan etnis, atau perihal biologis. Menurutnya, urusan Palestina adalah urusan aqidah.

Peggy mengatakan, “Para Nabi datang ke Palestina bukan karena genetis, etnis, atau biologis. Mereka datang kesana karena perintah Allah. Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam di-isra’kan kesana dengan perintah Allah. Ini adalah perkara aqidah”

Artis yang dulu dikenal dengan panggilan Peggy Melati Sukma ini kembali menegaskan bahwa Baitul Maqdis adalah ibukota Palestina. Tidak ada sedikitpun hak bagi zionis Israel. [ibw]

#Aksi115 Bela Baitul Maqdis 11 Mei 2018 , Jutaan Umat Islam Indonesia Akan kembali Sholat Subuh dan Jum`at di Monas

#Aksi115 Bela Baitul Maqdis 11 mei 2018 , Jutaan Umat Islam Indonesia Akan kembali Sholat Subuh dan Jum`at di Monas

Untuk merespon keputusan zalim Amerika yang ingin memindahkan Ibukota Israel ke Yerusalem, Umat Islam Indonesia akan kembali menggelar Aksi besar-besaran dengan tema : “Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis”.

Aksi akan dilaksanakan di lapangan Monumen Nasional (Monas) pada hari Jum’ at, 11 Mei 2018. Diharapkan peserta aksi sudah berkumpul sejak subuh hingga shalat Jum’at.

Kegiatan ini telah mendapatkan dukungan dari sejumlah pihak seperti MUI, Muhammadiyah, NU, MIUMI, Al Irsyad Al Islamiyyah, Al Ittihadiyah, Al Washliyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Dewan Masjid Indonesia (DMI), Forum Umat Islam (FUI), Front Pembela Islam (FPI), Forum Dakwah Islam Indonesia (FDII), Himpunan ahlus Sunnah Untuk Masyarakat Islami (Hasmi), Hidayatullah, Ikatan Da’i Indonesia (Ikadi), Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), Majelis Az Zikra, Majelis Dakwah Islamiyah, Majelis Tafsir Al-Quran (MTA), Mathla’ul Anwar, Persatuan Islam (Persis), Persatuan Ummat Islam (PUI), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), dan Wahdah Islamiyah, seluruh Ulama dan umat Islam dari seluruh wilayah Indinesia.

Panitia menyampaikan bahwa acara akan dibuka dengan shalat subuh berjama’ah di Monas, dilanjut zikir berjama’ah dipimpin oleh Ust. Arifin Ilham, tilawah Al-Qur’an surat Al-Isro dipandu oleh 1.000 huffazh, dan dilanjut orasi dari para ulama dan tokoh.

Panitia akan membacakan resolusi yang dieluarkan oleh MUI dalam Ijtima Ulama Komisi Fatwa MUI Se-Indonesia. Berikutnya ditutup dengan shalat Jum’at.

Sejumlah ulama dan ustadz yang akan ikut hadir dalam aksi ini antara lain: KH Ma’ruf Amin, KH Bachtiar Nasir, KH Ahmad Shabri Lubis, KH Muhammad Zaitun Rasmin, KH Abdullah Gymnastyar, KH Abu Jibril, Ustadz Felix Siauw, , Ustadz Adi Hidayat, Ustadz Oemar Mitta, Bang Onim, Bunda Neno Warisman, Peggy Khadijah, Ustadzah Oki Setiana Dewi dan Melly Goeslaw. []

 

Muliakan Para Huffazh, Aksi Bela Baitul Maqdis Sediakan Karpet Hijau

Muliakan Para Huffazh, Aksi Bela Baitul Maqdis Sediakan Karpet Hijau

Muliakan Para Huffazh, Aksi Bela Baitul Maqdis Sediakan Karpet Hijau

Jakarta – Ada kekhususan tesendiri pada Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis tanggal 11 Mei 2018 di Monas. Aksi yang diikuti ribuan peserta ini menyediakan tempat khusus bagi para huffazh (penghafal Al Qur’an).

Aksi ini diawali Shalat Subuh Berjamaah, kemudian dirangkaikan dengan tilawah Surat Al Isra’ oleh 1.000 huffazh. Surat Al Isra’ sengaja dipilih, karena di awal surat ini terdapat keutamaan Baitul Maqdis.

Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis ini digelar untuk merespon keputusan zalim Donald Trump menyetujui pemindahan Ibukota Israel dari Tel Aviv ke Yerussalem. [ibw]

 

Jelang Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis, GNPF Ulama Bogor Gelar Tabligh Akbar

Jelang Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis, GNPF Ulama Bogor Gelar Tabligh Akbar

(Bogor) wahdahjakarta.com – Menjelang Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis   yang akan dilaksanakan pada Jum’at (11/05) mendatang, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) Bogor Raya akan menggelar Tabligh Akbar Persatuan dalam rangka membela Al-Quds Palestina pada Sabtu 5 Mei 2018 mendatang di Masjid Al Muttaqien, Indraprasta, Kota Bogor.

Ketua GNPF Ulama Bogor Ustaz Iyus Khaerunnas menjelaskan, acara tersebut digelar untuk menunjukkan solidaritas bagi Palestina khususnya terkait Al-Quds. “Kita menolak kebijakan Amerika Serikat (AS) yang pada bulan Mei ini rencananya akan mengambil alih Al-Quds menjadi Ibu Kota Israel,” jelasnya, Kamis (3/5).

Selain itu, kata Ustaz Iyus, Tabligh Akbar tersebut juga digelar dalam rangka mensukseskan dan mengawali rencana aksi besar-besaran umat Islam di Jakarta pada 11 Mei mendatang (Aksi 115). “Kita bersama para Ulama dan Habaib di Bogor akan mengkonsolidasikan umat Islam khususnya di Bogor agar pada 11 Mei nanti bisa bersama-sama ke Jakarta,” ujarnya.

Menurutnya, aksi 11 Mei merupakan acara nasional yang juga serempak digelar oleh negara-negara lain. “Kita berharap aksi ini menjadi gerakan internasional sehingga memiliki pengaruh yang kuat untuk menggagalkan rencana pengambilalihan Al-Quds oleh Israel dan sekutunya,” jelas Ustaz Iyus.

Tabligh Akbar yang bertajuk “Umat Bersatu Bela Al Quds” pada 5 Mei mendatang akan digelar mulai pukul 08.00 pagi hingga waktu menjelang zuhur. Rencananya sejumlah Ulama, Habaib, Pimpinan Ormas Islam serta perwakilan tokoh mahasiswa akan hadir, diantaranya Prof Dr KH Didin Hafidhuddin (Ketua Umum BKsPPI), KH Shabri Lubis (Ketua Koalisi Pembebasan Al Quds), KH Roudl Bahar (Pembina GNPF Ulama), Habib Mahdi Assegaf (Pimpinan Majelis Syababul Khaer), Ustaz Ahmad Syuhada (Sekjen Koalisi Pembebasan Al Quds), Ustaz Iyus Khaerunnas (Ketua GNPF Ulama Bogor Raya), Ustaz Muhammad Nur Sukma (Pimpinan PA 212), Ustaz Abdul Halim (Ketua DDII Kota Bogor), Ustaz Ery Nugroho (KNRP Bogor), Rohmi Rohminudin (Ketua FSLDK Bogor) dan Ustazah Euis Sufi (Pimpinan PD Salimah).

Acara tersebut juga akan dihadiri Ketua Forum Jurnalis Muslim (Forjim) Dudy Sya’bani Takdir. Kehadirannya akan menjelaskan bagaimana perjuangan dan pengorbanan para jurnalis di Palestina khususnya saat ini yang sedang melakukan peliputan pada momen Pawai Kepulangan Akbar (Great Return March) di Gaza. Aksi pawai itu digelar dalam rangka mengembalikan tanah Palestina yang dirampas penjajah Israel. [ ]