”Ayahku Idolaku” Hadir di Ummat Fest 2019

Ustadz Bendri Jaisyurrahman 

 

(Makassar) Wahdahjakarta.com – Kegiatan Ummat Fest 2019 yang digelar di Gedung Celebes Convention Centre selama tiga hari berturut-turut dimulai pada hari Jumat (8/11/2019) hingga Ahad (10/11/2019) menghadirkan sejumlah tokoh-tokoh nasional. Salah satunya adalah ustadz Bendri Jaisyurrahman, konselor rumah tangga Islami sekaligus aktif menjadi narasumber di program Islam Itu Indah Trans TV.

Dalam kesempatan tersebut, pembina Yayasan Langkah Kita ini dan juga merupakan alumni FISIP UI membawakan materi “Ayahku Idolaku”, Sabtu (9/11/2019).

“Dalam masalah pengasuhan, tokoh ayah lebih banyak disebutkan daripada ibu,” katanya menegaskan.

Meskipun tidak menampik kenyataan bahwa ibu adalah madrasah seorang anak, namun ayah adalah kepala sekolahnya.

“Karena memang di lapangan, anak-anak tanpa ayah luar biasa kacaunya. Dari data riset BKKBN di Jabodetabek, hampir 70% karakter anak laki-laki kebanci-bancian. Karena selama kecil selalu berada di bawah asuhan ibu-ibu,” imbuhnya.

Pengunjung Ummat Fest 2019 tampak antusias menyimak pemaparan materi “Ayahku Idolaku” yang disampaikan ustadz Bendri Jaisyurrahman

Dalam Islam, laki-laki dituntut untuk mencetak jejak-jejak kelaki-lakian, bukan menggelar perawatan. Ustadz Bendri memberi kiasan bahwa laki-laki itu erat kaitannya dengan panggangan matahari, peras keringat, dan jejak-jejak perjuangan sebagaimana para sahabat terdahulu. Menurutnya, jika anak laki-laki salah pengasuhan, maka bisa jadi mereka menjadi kewanita-wanitaan.

“Mengapa kita belajar menjadi figur ayah? Karena figur ayah itu menguatkan anak. Surah An-nisa ayat 9, Allah berfirman yang artinya, hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah. Siapa itu anak-anak yang lemah itu? Cirinya ada tiga, yakni lemah menghadapi ujian kesulitan yakni ada masalah flight bukan fight, lemah menghadapi ujian syahwat, lemah menghadapi ujian kemarahan,” tandasnya.

Menariknya, di ajang #UmmatFest2019 ini, ustadz Bendri juga memperkenalkan buku barunya yang berjudul “Father Man” yang meruapakan gagasan-gagasannya terkait bagaimana menjadi seorang ayah dan kepala rumah tangga yang baik. []

Posted in Berita and tagged , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.