Wahdah Peduli Siaga Banjir di Pejaten Timur Jakarta Selatan

Wahdah Peduli Siaga Banjir

Dokumentasi Wahdah Peduli Bantu Banjir di Pejaten Timur Jakarta Selatan

Wahdah Peduli Siaga Banjir di Pejaten Timur Jakarta Selatan

Jakarta – Banjir Jakarta tahun ini (2018) dianggap lebih besar dibanding tahun lalu (2017). Bahkan pada beberapa titik dianggap menyamai banjir tahun 2007 yang hampir menenggelamkan Jakarta, khususnya untuk wilayah di seputaran Ciliwung. Diantara daerah yang dilalui aliran sungai Ciliwung yaitu Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jaksel.

Pada Selasa, 6 Februari 2018 Tim Wahdah Peduli yang disupport penuh oleh LAZIS Wahdah Jakarta alhamdulillah berkesempatan melakukan penyaluran bantuan mendasar berupa sembako (telor 30 kg, mie instan 20 dus, dan beras 50 kg) di RT 005 RW 005 di Pejaten Timur, Jakarta Selatan.

Bantuan diterima langsung oleh Kesra Kelurahan Pejaten Timur beserta Sekel (Sekertaris Kelurahan). Tim Wahdah Peduli daerah Jakarta Selatan yang dipimpin Ustadz Anas Syukur dan LAZIS Wahdah Jakarta yang diketuai Ustadz Yudi berkesempatan bertemu dengan Bapak dan Ibu Camat untuk menyampaikan rasa bela sungkawa atas musibah yang terjadi dan berdiskusi terkait peta bencana di Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Pantauan terakhir kami di lapangan, kebutuhan bantuan berupa pampers, pakaian pantas pakai, peralatan dapur dan tenaga untuk membersihkan lumpur yang belum terpenuhi”, papar Ibu Camat.

Menurut Sekertaris Kelurahan Pejaten Timur, Bapak Akhmad, dikatakan bahwa ada beberapa RW yang terendam Banjir, dan paling parah di RW 7 dan 8. “Data-data masih terus diupdate”, kata beliau.

Jelang sore hari Tim Wahdah Peduli dan LAZIS Wahdah Jakarta melakukan survei ke RT 01 dan RT 16, RW 07 Pejaten Timur. Tim yang sempat bertemu dan berdiskusi dengan Ketua RT 16 dan RT 01 ini kemudian mendapatkan data-data sebagai berikut :

1) Belum adanya bantuan sama sekali ke RT tersebut, baik dari pemerintah maupun lembaga sosial
2) Belum ada dapur umum
3) Sekitar 500 rumah warga terendam banjir, bahkan puluhan rumah lainnya hampir tenggelam dan rusak berat.
4) Kebutuhan mendasar :
– Sembako
– Pakaian pantas pakai
– Perkakas dapur dan rumah
– Tenaga bantuan untuk membersihkan lumpur
– Perbaikan puluhan rumah yang rusak berat.

Pertemuan yang juga didampingi Pegawai Bagian Kesra Kelurahan Pejaten Timur ini berakhir menjelang maghrib, dengan kesepakatan akan membuat dapur umum. Insya Allah.

Bagi anda yang ingin berdonasi meringankan beban warga Jakarta dapat menyalurkan bantuannya melalui rekening Bank Syariah Mandiri (451) 499 900 900 5 an LAZIS Wahdah Peduli Negeri. Kode transfer 700. Contoh Rp 50.700,-. Informasi dan Konfirmasi Bantuan 08119787900 (call/wa/sms). (rd/yd).

Konferensi Pers AIMMA 3

Wahdah Islamiyah Tergabung di AIMMA (Aliansi Indonesia Membela Masjid Al Aqsa)

Wahdah Islamiyah Tergabung di AIMMA (Aliansi Indonesia Membela Masjid Al Aqsa)

Jakarta – Paska Aksi Bela Palestina 1712 di Monas, muncul inisiasi agar dibentuk program aksi nyata untuk mendukung perjuangan yang lebih spesifik membebaskan Alaqsha.

Wahdah Islamiyah termasuk yang menghadiri pertemuan lembaga-lembaga sosial yang selama ini turut berkontribusi untuk perjuangan Palestina.

Pertemuan dan konferensi press yang diadakan pada Hari Rabu (20/12/2017) di AQL ini membentuk aliansi yang dinamakan AIMMA (Aliansi Indonesia Membebaskan Masjid Al Aqsha). Acara ini juga dihadiri oleh wartawan dan banyak NGO Nasional termasuk LAZIS Wahdah dan Wahdah Peduli yang mewakili Wahdah Islamiyah.

Ustadz Bachtiar Nasir, selaku pembina AIMMA mengatakan, langkah tersebut sebagai bukti nyata perjuangan bangsa Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.

“Ini sebagai aksi nyata kita dalam menindaklanjuti Aksi Bela Palestina kemarin,” ujarnya dalam konferensi pers yang bertema “Langkah Konkret Pasca Aksi Bela Palestina”, sebagaimana dikutip laziswahdah(dot)com.

Bagi anda yang ingin terlibat di dalam mendukung perjuangan pembebasan Masjid Al Aqsha dan Kota Alquds, dapat menghubungi kontak 082387900900 (wa/call/sms).(ayd).

Konferensi Pers AIMMA 1

Perwakilan Lazis Wahdah Bersama Ustadz Bachtiar Nasir

Konferensi Pers AIMMA 2

Konferensi Pers AIMMA

Pengungsi Rohingya Bagian 2

KONDISI PILU PENGUNGSI ROHINGYA Bagian Ke-2

Pengungsi Rohingya Menghadapi Wabah Kolera

LAZISWahdah.com – Tim Dokter Indonesian Humanitarian Alliance melaksanakan Workshop Internasional, “Medical Management Guidelines For Refugees” selama dua hari, Senin-Selasa, 25-26 Septermber 2017 di Dhaka, Bangladesh. Workshop ini diikuti sekitar 100 dokter yang akan ditugaskan untuk menangani pengungsi Rohingya di kamp-kamp pengungsian Bangladesh. Salah satu masalah besar yang dihadapi pengungsi Rohingya saat ini adalah masalah kesehatan.

WHO sendiri telah memberikan peringatan resiko wabah kolera yang meningkat di kamp-kamp pengungsian sementara di Bangladesh.

Para pengungsi dalam sebulan terakhir telah tersebar di sekitar 68 kamp dan pemukiman di sepanjang perbatasan. Mereka tidak memiliki air minum yang bersih dan fasilitas-fasilitas kebersihan.

Kamp-kamp yang telah menjadi salah satu tempat pengungsian terbesar di dunia ini juga menghadapi kekurangan makanan dan obat-obatan.

Menurut sebuah media lokal berdasarkan data yang diambil dari UNCHR, saat ini kamp-kamp tersebut dihuni sekitar 436.000 pengungsi Rohingya. Direktur LAZIS Wahdah, Syahruddin yang saat ini berada di Coxs Bazar, Bangladesh bersama tim IHA mengatakan bahwa data tersebut belum valid karena hingga saat ini pengungsi masih terus berdatangan. Bahkan temuan lapangan tim IHA bahwa ada wilayah yang jumlah pengungsinya sampai 60 ribu hari ini dan besoknya kita datang lagi tapi mereka pergi entah kemana.[]

Pengungsi Rohingya Bagian 2

Pengungsi Rohingya

Pengungsi Rohingya Bagian 2

Kondisi Pilu Pengungsi Rohingya di Kamp Pengungsian

KONDISI PILU PENGUNGSI ROHINGYA Bagian Ke-1

Laporan Perjalanan dari Kamp Pengungsi di Cox’s Bazar-Bangladesh

LAZISWahdah.com – Rabu (27/09/2017), Pagi waktu Bangladesh, saat saya dan TIM Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) sedang melakukan rapat koordinasi, tiba-tiba sebuah pesan masuk di handphone saya, pesan yang memang saya tunggu-tunggu dari seorang mitra lokal yang telah jauh hari sebelumnya telah kita jalin komunikasi dan membantu dengan baik menyalurkan bantuan ke pengungsi, senyum bahagia saat bertemu langsung dengan mereka.

Pada malam harinya kami tim NGO Indonesia berkumpul membahas temuan dari hasil kerja Tim Advance, tim pembuka yang menyampaikan kondisi terkini di lokasi pengungsian. Kondisi pengungsi yang jumlahnya sangat banyak dan masih terus berdatangan, membuat situasi dilapangan menjadi sangat dinamis maka butuh strategi khusus dengan melibatkan mitra lokal untuk membantu menyalurkan bantuan ke pengungsi yang jumlahnya tersebar digunung-gunung dan dilembah-lembah serta dijaga oleh militer Bangladesh.

Banyak pos militer yang akan kita lewati saat menuju ke kamp pengungsi, pemeriksaan setiap kendaraan yang lewat sudah jelas kita akan jumpai lebih khusus mobil-mobil pengangkut, mobil penumpang dan truk. Banyak truk berisi bantuan untuk pengungsi yang tertahan di pos-pos militer karena proses pemeriksaan dan perijinan yang mesti dilewati. Disini pemerintah dan militer bukan bermaksud menghalangi bantuan, namun lebih kepada ketertiban serta pemerataan saja, mereka sangat ramah dan sempat saya berpoto dengan mereka.

Dua jam waktu tempuh dengan angkutan sewaan CNG milik seorang warga (sejenis bajaj) untuk kami tiba di pos pertama. Mulai disini nampak lahan bekas pengungsian yang sangat luas, mereka lalu dipindahkan ke wilayah resmi milik pemerintah Bangladesh.

Karena kami tidak membawa barang maka tentu perjalanan jadi lancar walau khawatir dengan cara berkendaraan orang disini yang seolah tidak ada aturan lalu lintasnya.

Kondisi Pilu di Kamp Pengungsi Rohingya

Tidak jauh nampak dari sebelah kiri ada tenda BNPB Indonesia (Badan Nasional Penanggulan Bencana) yang juga terpasang spanduk IHA. IHA memang dibawah ijin dan koordinasi KEMENLU RI.

Mulai dari tempat ini telah banyak pengungsi Rohingya yang duduk di pinggir jalan. Mereka mengharap belas kasih bantuan dari orang-orang yang lewat. Kebanyakan dari mereka adalah wanita yang menggendong anak anak yang tanpa baju.

Banyak juga diantara mereka adalah laki laki yang sudah tua, mereka berjalan dengan kaki yang penuh lumpur, seolah berjalan tanpa arah dan akan berhenti dimana kaki mereka akan letih nanti. Para wanita dengan anaknya duduk diantara semak-semak mengawasi setiap kendaraan yang lewat ‘berharap’ ada yang singgah membagikan ‘taka’ mata uang Bangladesh, diantara mereka ada yang sebagai pengungsi lama maupun pengungsi yang baru tiba dari Myanmar.

Kami terus melanjutkan perjalanan dan ternyata apa yang kami jumpai selanjutnya makin membuat hati sedih. Terlebih ketika tiba di lokasi pengungsian yang terbuat dari bambu dan plastik hitam. Tenda-tenda darurat itu dibangun seadanya memenuhi lembah hingga bukit-bukit yang terhampar sejauh mata memandang. Sungguh memprihatinkan kondisi dan penderitaan yang mereka alami. Wallahu musta’an.
Bibir ini jadi kelu, tangan ini bingung untuk memotret yang mana, kiri kanan depan belakang sama semua. Perasaan ini berkecamuk, air mata tak kuasa lagi ditahan melihat kondisi mereka.
Jumlah pengungsi yang besar membuat dampak besar tentunya kepada kondisi sosial mereka. Tim IHA telah mendapati langsung pengungsi yang meninggal di kamp-kamp tersebut. Bahkan kemarin, Tim medis IHA saat melakukan aksi medis di lapangan, mereka juga mendapati kondisi yang menyayat hati.

Ibu hamil melahirkan premature, bayi lahir dengan panjang badan hanya sejengkal. Bayi yang lahir dalam kondisi yang serba memprihatinkan. Saat berjalan menyusuri lorong-lorong kamp yang bisa membuat pusing arahnya. Saya juga menemukan langsung wanita yang baru melahirkan dengan kondisi yang lemah dan perlengkapan yang kritis. Bayi-bayi hanya ditutup dengan sarung dan bantal sebab tidak ada baju bayi yang mereka miliki.

Begitu banyak kisah-kisah tentang kondisi pengungsi Rohingya yang sangat memilukan dan menyayat hati kita, jumlah yang sangat banyak 700 sampai 800 ribu jiwa membuat suasana bagaikan perkemahan pramuka dan pasar yang sangat padat pengunjung.
Setidaknya butuh waktu 5-7 hari bahkan bisa lebih untuk sekedar mengililingi pengungsi dari satu kamp ke kamp yang lain. Hal itu mengindikasikan banyaknya jumlah pengungsi akibat krisis kemanusiaan di wilayah Myanmar.[]

Laporan : Syahruddin C Asho (Direktur LAZIS Wahdah) dari Cox’s Bazaar-Bangladesh.

sumber : http://laziswahdah.com/blog/kondisi-pilu-pengungsi-rohingya-1-laporan-perjalanan-dari-kamp-pengungsi-di-coxs-bazar-bangladesh/

Pelatihan Bekam

Pelatihan Bekam Sehat Keluarga Bersama Wahdah Islamiyah Jakarta

Akademi Al-Qur’an dan Dakwah Wahdah Islamiyah Jakarta Selenggarakan Pelatihan Bekam Sehat Keluarga

AQD (Akademi Al-Qur’an dan Dakwah) Wahdah Islamiyah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pelatihan “Bekam Sehat Keluarga” kepada para mahasantri dan masyarakat umum. Kegiatan Pelatihan “Bekam Sehat Keluarga” berlangsung di Kampus AQD Cibinong pada tanggal 23-24 september 2017, pukul 08:30-17:00 WIB. Pelatihan ini mengundang trainer terstandar nasional yaitu Ustadz Yudi Wahyudi, yang merupakan seorang trainer yang sudah tersertifikasi dari Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI). Beliau juga merupakan konsultan di Rumah Sehat Muslimah “Sholeeha”, pemilik LKP Bekam Jogja Asri, dan sekaligus Ketua Lazis Wahdah Jakarta.

Kegiatan Pelatihan “Bekam Sehat Keluarga” merupakan acara yang didukung oleh LAZIS Wahdah dan Departemen HIS (Informasi Humas dan Sosial) DPW WI DKI Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 18 orang peserta baik ikhwan maupun akhwat. Peserta pelatihanpun mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Acara ini diiringi pula dengan serah terima bantuan perlengkapan bekam senilai kurang lebih 3 juta rupiah, yang diserahkan langsung kepada para peserta pelatihan bekam dari para mahasantri Akademi Al-Qur’an dan Dakwah dari LAZIS Wahdah.

Keutamaan dan Manfaat Bekam

Pada pelatihan ini, trainer menyampaikan jika pengobatan bekam ini dilakukan secara rutin maka telah menjalankah sunnah yang telah diajarkan dan dilakukan Nabi Shallallahu alaihi wasallam, yang sebagian dari kita melupakannya. Disamping itu manfaat bekam dapat membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang saat ini sulit disembuhkan oleh pengobatan konvensional. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, artinya: “sebaik-baiknya pengobatan penyakit adalah dengan melakukan bekam” (HR. Ahmad).

Keutamaan dan manfaat bekam sudah banyak di jelaskan dalam sunnah-sunnah Nabi Shallallahu alaihi wasallam, dan bahkan beberapa penelitian telah menyebutkan banyak sekali manfaat yang diperoleh dari berbekam. Sebagai umat muslim tentu kita harus bangga akan hal ini, yang merupakan salah satu pengobatan yang direkomendasikan didalam hadits. Maka dari itu, sudah sepantasnya kita menjalankannya dengan acuan/standar keilmiahan berdasarkan perkembangan ilmu saat ini.

Pelatihan ini akan dilaksanakan secara rutin, dan setiap peserta bekam akan diberi tugas yaitu melakukan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan bekam kepada masyarakat dengan target minimal 30 orang dari masing-masing peserta pelatihan. Demikian pelatihan yang diikuti para mahasantri AQD Wahdah Islamiyah Jakarta, mudah-mudahan diberikan keberkahan oleh Allah Subhanahu wata’aala, terhadap ilmunya agar bisa mengamalkannya dengan baik. (wps).

Belajar Al Quran Metode Dirosa

Apakah anda belum bisa membaca Al Qur’an & ingin belajar membaca Al Qur’an dari Nol?
Apakah Anda menginginkan proses yang cepat dan tepat belajar membaca Al Qur’an dari Nol?
Apakah anda ingin mendapatkan pengenalan dan pengajaran tentang  dasar-dasar keilmuan Islam?

  Bergabunglah bersama kami di Program Rumah Quran DIROSA

buku panduan dirosa

buku panduan dirosa

DIROSA (Pendidikan alquran orang sewasa) adalah Pola pembinaan Islam bagi kaum Muslimin Pemula (pria wanita; remaja, orang dewasa, kakek nenek; Muallaf) yang dikelola secara sistematis, berjenjang dan berlangsung terus-menerus.

7 KEUNGGULAN PROGRAM DIROSA

  1. Dirancang khusus untuk orang dewasa
  2. Metode yang mudah dan cepat (20x pertemuan)
  3. Biaya pendidikan gratis
  4. Waktu dan tempat fleksibel
  5. Pembinaan hingga lancar membaca al-Qur’an
  6. Bimbingan materi dasar keislaman
  7. Sangat cocok bagi pemula maupun yang sudah bisa membaca al-Qur’an

Menyelenggarakan :
1) Pelatihan Membaca Al Qur’an dari Nol (Kode PMQN)
2) Perbaikan Bacaan Al Qur’an /Tahsin dan Tajwid (Kode T&T)
3) Belajar Menerjemah Al Qur’an (Kode BMQ)
4) Pelatihan Bagi Pengajar Al Qur’an (PBPQ)

Waktu Belajar :
A. PMQN dan T&T :
✍🏻 Kelas Non Private/Kelompok (Putra) :
-Setiap Senin dan Kamis (Maghrib – Isya / 19.30 – 20.30)
– Atau Setiap Akhir Pekan (Sabtu/13.00 – 15.00 siang)
🏛 Tempat: Gedung Graha Pena, Jl. Jati Murni, Pasar Minggu, Jaksel.

✍🏻 Kelas Non Private/Kelompok (Putri):
-Setiap senin dan kamis, pukul 16.00 – 17.00 sore
– Atau Setiap Akhir Pekan (Sabtu/10.00 – 12.00 pagi)
🏛 Tempat : Gedung Graha Pena, Jl. Jati Murni, Pasar Minggu, Jaksel.

🏡 Kelas Private (Putra/Putri) sesuai kesepakatan

2) BMQ (Belajar Menerjemah Al Qur’an)
– Setiap Kamis Ba’da Maghrib atau Akhir Pekan / Sesuai kesepakatan

3) PBPQ (Pelatihan Bagi Pengajar Al Qur’an) setiap Kamis Siang/Sore atau sesuai kesepakatan.

“SEMUA PROGRAM BERSIFAT GRATIS/INFAK”

Bagi Anda yang berminat, silahkan, ketik : Nama_Alamat_Kelas yg dipilih (Private/Non Private)_Waktu_Jns Kelamin
Contoh :
1) Ahmad_Pasar Minggu_PMQN (Non Private)_Senin&Kamis (Maghrib-Isya)_Pria
2) Wati_Mampang_T&T (Private) _ Ahad_Wanita (09.30-10.30)

Kirim ke nomer :
Hp. 082387900900 (WA/Call/SMS)

🏢 Alamat Kantor :
Jl Warung Jati Barat Nomer 36, Pasar Minggu, Jaksel

🍂 Telah dibuka perwakilan di beberapa lokasi : Jakut, Depok, dan Jaktim.🍃

Lazis Wahdah Untuk Rohingya

LAZIS Wahdah Salurkan Bantuan Di 10 Wilayah Pengungsian Rohingya di Bangladesh

Coxs Bazar – Bangladesh. LAZIS Wahdah menyalurkan bantuan untuk pengungsi Rohingya di 10 wilayah pengungsian di Tekhnaf, Coxs Bazar, Bangladesh yakni; Dakhsin Nhila, Naittong fara, Keruntali, Baroitali, Damdomya, Zadimura, Mosoni, Leda, Alihali, Roggihali.

Penyaluran bantuan berupa kebutuhan pokok dan alat masak tersebut disalurkan sejak hari Sabtu hingga hari Rabu, 16-20 September 2017.

Menurut informasi, jumlah pengungsi Rohingya di seluruh wilayah Coxs Bazar saat ini sebanyak 800 ribu orang. Para pengungsi masih terus berdatangan melalui perahu-perahu dan dari gunung-gunung.

Para pengungsi menempati tenda-tenda darurat dengan fasilitas seadanya. Karena itu bantuan tenda lah yang sangat dibutuhkan, apalagi saat ini di wilayah Coxs Bazar sudah mulai turun hujan.

“Alhamdulillah (dalam penyaluran bantuan ini) kita sangat terbantu dengan mitral lokal yang mengetahui dengan baik wilayah tersebut dan membantu penyaluran bantuan kita tepat sasaran.” Kata direktur LAZIS Wahdah, Syahruddin CA.

Relawan lokal LAZIS Wahdah di Bangladesh adalah Badrul Islam dan Nurul Qarim. Mereka berdua adalah pengelola salah satu madrasah di wilayah tersebut.

Tim relawan selanjutnya akan melakukan pendataan pengungsi Rohingya yang sampai ke wilayah terpencil.

“Insya Allah, dalam waktu dekat tim LAZIS Wahdah bersama rombongan AKIM akan bertolak ke Bangladesh.” Pungkas Syahruddin.

Sosialisasi Peduli Rohingya

Wahdah Jakarta Sosialisasi Peduli Rohingnya di SMK Pembangunan Jaya

JAKARTA. Rabu, 20 September 2017 pkl 06.30 WIB alhamdulillah SMK Pembangunan Jaya. Rohis Sekolah bekerjasama dengan Wahdah Jakarta melalui LAZIS Wahdah dan Dept. IHS (Infokom Humas Sosial) mengadakan sosialisasi peduli rohingnya. Kegiatan yang diselenggarakan di halaman sekolah ini dihadiri oleh 300 lebih siswa dan siswi.

Pemateri utama kegiatan yaitu Ust Murtadha Ibawi selaku pengisi kajian menyampaikan bahwa Umat Islam Ibarat satu tubuh, sehingga sudah sewajarnya dan menjadi kebutuhan agar ketika ada saudaranya yang mendapatkan kesusahan, didzalimi, untuk membantunya sekuat tenaga.

Pemateri kedua Ust Yudi Wahyudi selaku fasilitator sedekah dan presenter kondisi Rohingnya menyampaikan bahwa kondisi masyarakat Rohingnya selain yang mengungsi di Bangladesh, saat ini masih banyak juga yang belum mengungsi di Myanmar yang jumlahnya masih jutaan. Etnis Rohingnya mempunyai komitmen keislaman yang begitu kokoh, meski mereka telah didzalimi sejak puluhan tahun, dianiaya sejak lama. Tidak ada alasan untuk tidak peduli terhadap mereka, dan Indonesia merupakan satu-satunya negara saat ini yang dapat memberikan bantuan secara langsung ke lokasi (konflik) di Myanmar melalui AKIM (Aliansi Kemanusiaan Indonesia Myanmar) dimana LAZIS Wahdah tergabung di dalamnya.

Acara yang juga didahului dengan shalat dhuha berjama’ah ini, kemudian setelah penggalangan dana diakhiri dengan doa oleh Ust Ibawi, dan photo bersama serta serahterima bantuan.(ihs).

LAZIS WAHDAH PEDULI ROHINGYA

💰 Donasi Peduli Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 1.000.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6282315900900, ketik : PR/Nama/Alamat/JumlahRp beserta photo bukti transferan.

Sosialisasi Peduli Rohingya

Sosialisasi Peduli Rohingya

LAZIS Wahdah, DPW Wahdah Islamiyah Jakarta dan YARISA Salurkan Beasiswa Akademi Al Qur’an dan Dakwah Rp 91.000.000,-

LAZIS Wahdah, DPW Wahdah Islamiyah Jakarta dan YARISA Salurkan Beasiswa Akademi Al Qur’an dan Dakwah Rp 91.000.000,-

JAKARTA – AQD (Akademi Al Qur’an dan Dakwah) adalah pusat pembibitan calon-calon pelayan dan pendakwah al Qur’an yang berada di Cibinong Bogor. Lembaga ini baru diperkenalkan bulan Mei 2017, dimana seluruh biaya untuk sarana, makan, kitab dan asrama bersifat gratis. Sehingga Mahasantri diharapkan, dapat belajar fokus, berprestasi tanpa sibuk dengan urusan pembiayaan.

Rabu, 9/08/2017 baru – baru ini untuk kedua kalinya mendapatkan tambahan beasiswa sebesar Rp 91.000.000,- dari YARISA (Yayasan Risalah Khatulistiwa) melalui LAZIS Wahdah dan DPW Wahdah Jakarta selaku penanggung jawab lembaga. Beasiswa ini akan digunakan untuk kebutuhan pokok harian, kitab-kitab, ranjang santri, fasilitas pengajaran dan pelatihan kemandirian.

Mahasantri AQD (Akademi Al Qur’an dan Dakwah) yang proses belajarnya rencana selama 2 tahun ini, disamping mendapatkan Ilmu-ilmu al Qur’an dan pengajaran dakwah, juga berbagai skill kemandirian seperti : kesehatan nabawi, marketing medsos, kerelawanan, dsb.

Bagi anda yang ingin berdonasi turut serta memfasilitasi para pelayan dan pembela al Qur’an (insya Allah), dapat menyalurkan bantuannya kembali melalui : BSM 497 900900 an LAZIS Wahdah Sedekah.

Catatan :
1) Demi kedisiplinan pencatatan, harap menambah nominal Rp 306,-. Contoh Rp 2.000.306,-
2) Konfirmasi transfer ke nomer (WA/SMS) : 082315900900

Semoga Allah memberikan kemudahan dan kekuatan kepada kita semua untuk terlibat di dalam setiap kebaikan. Jazakumullah Khair.

Akademi Al Qur'an dan Dakwah

Akademi Al Qur’an dan Dakwah

Akademi Al Qur'an dan Dakwah

MoU Akademi Al Qur’an dan Dakwah

Tukang Parkir dan Santri Yatim pun Turut Berdonasi

Donasi Rohingya

Donasi Rohingya

Dana Peduli Rohingnya Terkumpul Rp 61 Juta dari Jakarta, Tukang Parkir dan Santri Yatim pun Turut Berdonasi

Sejak akhir Agustus 2017 ketika meletus kembali tragedi kemanusiaan di Rohingya, di saat bangsa ini merayakan Idul Qurban 1438 H. Berbagai pihak termasuk LAZIS Wahdah berusaha intensif kembali mengajak masyarakat agar turut membantu memberikan solusi atas tragedi tersebut.

Jum’at 8 September 2017 Pukul 18.30-20.00 WIB merupakan malam bersejarah Keluarga Besar Wahdah Jakarta dan Depok mengadakan penggalangan dana peduli Rohingnya. Acara yang dikemas dengan Tabligh Akbar dengan tema “Rohingnya adalah Bagian Tubuh Kita yang Lain” ini sangat meriah. Ust Ilham Jaya, Lc., MHI., selaku Ketua DPW Wahdah Islamiyah Jakarta dan anggota Dewan Syariah Wahdah Islamiyah degan penuh semangat membawakan materi seolah menyihir jamaah yang hadir. Tabligh Akbar yang dilaksanakan bertempat di Masjid Al Hijaz Al Khairiyah Kelapa Dua, Jl Akses UI no 2 ini dalam publikasinya juga menyiapkan makan malam bagi peserta kajian. Ada salah satu muhsinin yang malam itu qodarullah mengadakan acara aqiqahan salah seorang anaknya.

Kegiatan Tabligh Akbar yang dihadiri kader dan simpatisan ini berlangsung meriah, karena yang turut serta cukup beragam, mulai anak-anak, santri yatim, para dai, penghafal al-Qur’an, juga tukang parkir, sampai Komunitas Mobil Jip. Selanjutnya Acara Tabligh Akbar dirangkai motivasi sedekah oleh Motivator Sedekah dan Kemanusiaan, Ust Jayadi Hasan, Lc.

Satu persatu peserta Tabligh Akbar mengangkat tangannya menyatakan kesiapan bersedekah, “Saya 500rb” kata Ust Supriadi salah seorang dai di Jakarta Selatan. Menyusul kemudian, “300rb”, “1Jt”, “100rb”, “50rb”, saling bersahutan. “200rb” kata Abdullah seorang anak usia 10 tahunan. “Masya Allah, luar biasa! “. “Ada lagi? “, kata sang Motivator. “10Juta”, ada titipan dari hamba Allah kata salah seorang jama’ah.

“Saya 20 Juta” kata Ust Ilham pemateri Tabligh Akbar. “Takbir!”, Kata Motivator. “Komunitas Jip 4,9 Jt”, kata seorang jama’ah. “Titipan Ummahat 1 Jt”. Kemudian silih berganti para hadirin yang hadir menyampaikan dan menyerahkan donasinya. Menjelang sesi akhir, tiba-tiba dari balik pintu tergopoh-gopoh Bpk Sugeng yang biasa mengatur parkir di Rumah Makan Pondok Laras dekat lokasi kegiatan menyerahkan amplop dari hamba Allah dan pemilik Rumah Makan menyerahkan donasi sebesar Rp 1.120.000,- . Beliau sendiri turut pula menyumbang sebesar Rp 100.000,-. Kemudian secara sembunyi-sembunyi menuju stand LAZIS Wahdah, ternyata seorang anak kecil yang kita semua tahu beliau adalah santri Yatim disitu menyerahkan uang Rp 20rb. “Saya hanya bisa segini”, demikian ujarnya. Ya Allah, ya Rabb begitu mudahnya engkau gerakkan hati-hati hamba-Mu yang telah merasakan menjadi satu tubuh.

Alhamdulillah pada malam itu telah terkumpul donasi sebesar Rp 47.000.000,- ditambah donasi melalui transfer 3 hari sebelumya Rp 14 juta, jadi total Rp 61 juta.

Kegiatan penggalangan dana saat ini masih berlangsung dan pihak LAZIS Wahdah melayani kerjasama dengan berbagai pihak yang ingin bekerjasama mengadakan silaturrahim dan tabligh akbar mendukung program peduli Rohingya.

LAZIS Wahdah yang telah intens berangkat ke Rohingya sejak Januari 2017 merupakan salah satu lembaga yang dipercaya menjadi mitra KEMENLU RI di AKIM (Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar) di dalam distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak konflik di Myanmar.

Indonesia sendiri saat ini merupakan negara satu-satunya yang masih dipercaya Pemerintah Myanmar untuk menyalurkan bantuannya secara langsung ke lokasi, bukan hanya memberi bantuan di camp pengungsian, dimana negara-negara lainnya bahkan PBB sekalipun belum diizinkan memasuki lokasi terdampak di Rakhine.

Semoga Allah membalas dengan balasan yang lebih baik bagi donatur dan semua pihak yang terlibat di dalam kepanitiaan. Semoga Allah karuniakan petunjuk dan pertolongan bagi masyarakat Rohingya.

Bagi masyarakat yang mau berdonasi untuk Program Peduli Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 1.000.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6282315900900, ketik : PR/Nama/Alamat/No.HP/JumlahRp

📻 Info Kegiatan & Program LAZIS Wahdah kunjungi
Web : www.laziswahdah.com
Facebook : https://goo.gl/a2Xkh0
Instagram : https://goo.gl/nBbvTv
Twitter : https://goo.gl/lkt51n
Telegram : https://goo.gl/53rp3E

🌹 Atas partisipasi dan sedekahnya kami ucapkan “Syukran wa Jazakumullahu Khairan” dan semoga Allah memudahkan hajat dan urusan kita dalam kebaikan.

💌 Salam TIM LAZIS Wahdah