Demi Kesembuhan Anaknya, Ibu Lina Sampai Jual Pakaian

Demi  Kesembuhan Anaknya, Ibu Lina Sampai Jual Pakaian

(Jakarta) wahdahjakarta.com| Kamis (24/05/2018) lalu Tim LAZIS Wahdah Jakarta berkesempatan berkunjung ke kediaman Ibu Lina Mardiana (52 tahun) di Jl.  Gang Hajjah Raimah RT 001/006 Kelurahan Batu  Ampar, Kecamatan Kramat Jati, Condet, Jakarta Timur. Kunjungan ini merupakan bagian dari program #RamadhanUkhuwah yang dilaksanakan oleh ormas Wahdah Islamiyah secara nasional.

Dalam kunjungannya, LAZIS Wahdah Jakarta menyalurkan bantuan dari para muhsinin dan donatur untuk membantu pengobatan Lidia,  anak dari Ibu Lina.

Kepada Tim Lazis Wahdah Ibu Lina menuturkan bahwa anaknya yang bernama Lidia Marais telah mengalami gejala anemia pertama kali saat berada di bangku Sekolah Menengah Atas. Setelah melakukan pemeriksaan ke dokter akhir-akhir ini, bukan anemia yang terdiagnosa tapi empedu yang bocor, lalu kekurangan zat besi dan elektrolit. Sudah banyak pengobatan yang dilalui Lidia. Ibu Lina  juga sudah berusaha semampunya  untuk membiayai kesehatan anaknya, Lidia. “Saya sampai harus menjual pakaian saya mas, karena sudah tidak mampu menebus obat anak saya”, ujar Ibu Lina.

“Sekarang untuk pengobatan anak saya, saya sudah bingung mas. Mau cari kemana lagi biaya kesehatannya mas”,  Ibu Lina menambahkan dengan nada terbata-bata.

Dalam kunjungannya, LAZIS Wahdah Jakarta menyalurkan bantuan biaya kesehatan dari para muhsinin dan donatur untuk membantu pengobatan Lidia,  anak dari Ibu Lina.

Saudaraku, apa yang kita rasakan saat ini baik itu berupa kesehatan dan kesempatan adalah sebuah anugrah yang sangat diinginkan oleh orang-orang di luar sana. Maka tetaplah bersyukur dan bersabar atas segala apa yang telah diberikan kepada kita.[ism/rsp]

**

Selengkapnya

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=2080861495463109&id=1458576761024922

Donasi untuk kesehatan dhuafa bisa disalurkan melalui nomor rekening Bank Syariah mandiri (451) 773 800 8008 an Lazis Wahdah Jakarta Sedekah, dan konfirmasi transfer ke 0811 9787 900 (wa/sms).

LAZIS Wahdah,  ” Melayani dan Memberdayakan”

Program #TebarIftharNusantara Sambangi Santri Tahfidz Cibinong

 Program #TebarIftharNusantara Sambangi Santri Tahfidz Cibinong

(Cibinong) wahdahjakarta.com| Sabtu (26/06/2018) Lembaga Amil Zakat Wahdah Islamiyah Jakarta (Lazis Wahdah Jakarta) kembali menyalurkan pembagian takjil kepada masyarakat.

Kali ini kegiatan yang merupakan bagian dari program #TebarIftharNusantara ini mengambil lokasi di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor Jawa Barat. Tepatnya di Pesantren Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor. 100 an paket  ifthar berupa tkjil dan makan malam disalurkan kepada para santri penghafal Al-Qur’an yang sedang menjalani Daurah Menghafal Al-Qur’an akhir tahun.

Kegatan ini merupakan salah satu dari program #TebarIftharNusantara dan #RamadhanUkhuwah yang digelar Wahdah Islamiyah secara nasional. Wahdah Islamiyah menargetkan 100.000 paket ifthar secara nasional. Menurut Ketua Lazis Wahdah Yudi Wahyudi Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Wahdah Islamiyah Jakarta dan Depok, Yudi Wahyudi, bahwa DPW WI Jakarta menargetkan 50.000 paket.

Lzis Wahdah juga mengajak untuk mendukung suksesnya program #RamadhanUkhuwah dengan menawarkan donasi pada beberapa program  yang menjadi layanan mitra kaum muslimin berbagi manfaat di bulan mulia ini, yakni:

  1. #TebarIftharNusantara (Rp. 25.000/porsi)
  2. Tebar Sembako Nusantara (Rp. 200.000/paket)
  3. Tebar Al-Quran Nusantara (Rp. 100.000/mushaf
  4. Kado lebaran Yatim (Rp. 250.000/kado)
  5. Bingkisan Lebaran Dai (Rp. 350.000/pack)
  6. Tebar Mukena Nusantara (Rp. 100.000/set)

Cara Berdonasi

  1. Donasi Ramadhan Ukhuwah dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 776 900 9005 a.n. Lazis Wahdah Ramadhan (Kode Transfer ATM Bersama: 451). Tambahkan kode unik 300 di akhir nominal transfer, misal: Rp.100.300
  2. Konfirmasi Transfer Donasi melalui WA/SMS ke 0811 9787 900, ketik : RU/Nama/Alamat/Nama Program/Jumlah Donasi beserta photo bukti transferan.

LAZIS Wahdah,  Melayani dan Memberdayakan

Lazis Wahdah Gelar Buka Puasa Bersama Masyarakat Asmat Papua

Lazis Wahdah gelar Buka Puasa Bersama Masyarakat Asmat Papua

(Agast) wahdahjakarta.com| Memasuki hari kedua Ramadhan, program Tebar Ifthor Nusantara Wahdah Islamiyah mulai merambah ke kawasan paling timur Indonesia. Jumat (18/5), program ini menyapa masyarakat kota Agats di Kabupaten Asmat Provinsi Papua. Sebanyak 100 paket hidangan berbuka puasa disuguhkan di aula Masjid Agung Annur Kota Agats.

Ada puluhan muallaf dan masyarakat muslim yang hadir di kegiatan ini. Ilham, salah seorang muslim pribumi menuturkan rasa bahagianya bisa berbuka dengan masyarakat di tempat ini.

”Ada perasaan bahagia yang saya rasakan disaat kami duduk bersama tanpa pandang warna kulit dan status sosial. Apalagi Ramadhan tahun ini benar-benar berkah karena Masjid ini mulai ramai oleh jamaah,” ucapnya.

Selain program Tebar Ifthor Nusantara yang bakal digelar seantero penjuru nusantara, Wahdah Islamiyah khususnya di Asmat juga akan melaksanakan program safari Ramadhan antar pulau, program tebar seribu mukenah, dan masih banyak yang lainnya.

”Kami juga menyediakan perahu gratis untuk masyarakat Papua yang akan membantu mereka menyeberangi pulau. Juga akan mengangkut muslim pulau seberang selama Ramadhan untuk ikut di kegiatan buka puasa bersama di pusat kota, Agats. Perahu ini bisa juga dimanfaatkan untuk mereka ke pasar dan sebagainya,” ucap ustadz Abu Ukasyah, Relawan Kemanusiaan LAZIS Wahdah Papua.

Ia memperjelas jika perahu ini akan mengangkut warga muslim Asmat yang berasal dari pulau terluar ke Masjid Annur untuk tarawih bersama.

”Kita angkut mereka hari kamis dan baru pulang sabtu pagi,” tambahnya.

Program ini akan terus berlangsung selama bulan suci Ramadhan. Olehnya itu, kami mengajak kepada sahabat sekalian untuk menyisihkan sebahagiaan dari harta-harta kita untuk mereka. Mari layani dan kita berdayakan para dhuafa agar Ramadhan di tahun ini menjadi lebih berkah, aamiin. Donasi dapat Anda salurkan Bank Syariah Mandiri (451) nomor rekening : 776 900 9005 a.n LAZIS Wahdah Ramadhan dan konfirmasi transfer ke 085315900900. []

Sumber : https://goo.gl/qj6G96

💌 LAZIS Wahdah “Melayani dan Memberdayakan”

Lembaga Dakwah Kampus FEB UI Apresiasi Bantuan Ramadhan LAZIS Wahdah

Lembaga Dakwah Kampus FEB UI Apresiasi Bantuan Ramadhan LAZIS Wahdah

Lembaga Dakwah Kampus FEB UI Apresiasi Bantuan Ramadhan LAZIS Wahdah

Jakarta – LAZIS Wahdah berkesempatan berkunjung ke Universitas Indonesia (UI) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada Senin, tanggal 30 April 2018.

Dalam kunjungannya, LAZIS Wahdah yang diwakili oleh Ustadz Yudi Wahyudi, Selaku Manajer Wilayah Jakarta disambut baik oleh sejumlah pengurus Lembaga Dakwah Kampus diantaranya Bapak Abit dan Bapak Hafidz sebagai Ketua Departemen Dakwah dan Ketua Organisasi Lembaga Dakwah Kampus FEB UI di Aula Forum Studi Islam (FSI).

Dalam pertemuan ini dibahas kemungkinan program yang dapat dikerjasamakan berupa : Training Pengajar Alqur’an dari Nol, Bimbingan Alqur’an dari Nol, Program Perbaikan Makharijul Huruf, Menghafal Alqur’an, Ifthar Ramadhan sampai dengan Bantuan Sosial Dhuafa.

“Pada Ramadhan kali ini, program kami akan fokus pada Buka Bersama, Khatmil Qur’an, dan Santunan Dhuafa di Lingkungan Kampus”, ujar salah seorang pengurus.

“Insya Allah program yang mungkin kami follow up bersama LAZIS Wahdah sepertinya Training Calon Pengajar Alqur’an Pemula, mudah-mudahan Allah karuniakan pertolongan ke depannya. Kami ucapkan terima kasih atas bantuannya kali ini dan semoga LAZIS Wahdah terus memberi inspirasi di masyarakat”, sambut Bapak Hafidz yang juga berasal dari lampung ini.

“Alhamdulillah, bisa berkunjung ke salah satu kampus terbaik di Indonesia, kami berharap ke depannya ada kerjasama antara LAZIS Wahdah dengan UI di bidang dakwah ataupun di bidang Pendidikan Al-Qur’an”, ujar Ustad Yudi Wahyudi.

Lembaga Dakwah FEB UI merupakan diantara lembaga mahasiswa yang akan bekerjasama dengan LAZIS Wahdah Jakarta, dalam pelaksanaan memeriahkan Ramadhan yang pelaksanaan programnya insya Allah pada Senin, 4 Juni 2018.

Diantara Kampus lainnya juga ada Lembaga Dakwah The Mujaddid dari Kalbis Institut yang disupport oleh LAZIS Wahdah di dalam kegiatan seminar pembekalan Ramadhan pada 12 Mei 2018.

LAZIS Wahdah berkomitmen pada tahun ini melayani masyarakat dengan meluncurkan “Ramadhan Ukhuwah”, dengan tagline “Bersatu Membangun Negeri” yang di dalamnya ada program :
1) 1000 Kado Yatim Lebaran
2) 5000 Mushaf Alqur’an tebar Nusantara
3) 1062 Paket THR Da’i
4) 500.000 Paket Ifthar Nusantara
5) 1000 Paket Mukenah Muslimah

Disamping program-program Reguler berupa dakwah dan Alqur’an juga menjadi prioritas utama. Semoga Allah mudahkan dan berikan pertolongan.(rd/yd).

Donasi Via LAZIS Wahdah

💌 Bagi anda yang ingin turut berdonasi dapat dilakukan dengan cara :

  1. Membeli Kupon Donasi dgn harga Rp. 10.000,- / kupon yg telah disiapkan oleh Panitia.
  2. Donasi bisa disalurkan langsung ke rekening Bank Syariah Mandiri (451) 776 900 900 5 an lazis wahdah ramadhan. Tambahkan kode diakhir transfer 300. Contoh Rp 50.300,-. Konfirmasi ke nomer 08119787900 (Call/Sms/WA)
  3. Datang langsung ke Markaz Qur’an Wahdah Jakarta Selatan Jl Lenteng Agung No 01, Jagakarsa Jakarta Selatan.  Lokasi Google Map :

 


فاستبقوا الخيرات
🔥 Mari Berlomba dalam Kebaikan, Sejak Sebelum Ramadhan
✊ Ramadhan Ukhuwah, “Bersatu Membangun Negeri”
💖 LAZIS Wahdah, “Melayani dan Memberdayakan”

Wahdah Islamiyah Bangun Sekolah Tahfidzul Qur’an di Perbatasan Bangladesh-Myanmar

Sekolah Tahfidzul Qur’an Ummatan Wahidah Wahdah Islamiyah di Bangladesh

(Bangladesh) wahdahjakarta.com – Sekolah Tahfizhul Qur’an Ummatan Wahidah Wahdah Islamiyah yang berlokasi di perbatasan Bangladesh-Myanmar tepatnya di Jadimora, Nay Para, Tekhnaf-HWY, Cox’s Bazar, Bangladesh telah resmi beroperasi sejak April 2018.

Sebanyak 20 santri sementara belajar dan fokus menghafal al-Qur’an dengan dibimbing oleh seorang muhaffizh. Sekolah dua lantai ini rencananya akan dijadikan sebagai markaz para penghafal al-Qur’an anak-anak Rohingya.

Selain menghafal para santri juga akan dibekali dengan pelajaran-pelajaran umum seperti bahasa dan materi sekolah pada umumnya. ”Saat ini mereka belajar dilantai dua. Untuk lantai satu, ke depan kami akan buat tiga kelas lagi. Kita khususkan untuk pelajaran umum dan bahasa. 20 santri yang kami terima sebenarnya masih akan terus bertambah. Karena ruangan masih tak memungkinkan untuk banyak orang, makanya hanya 20 orang yang kami terima untuk sementara waktu,” ujar ustadz Syahruddin C Asho, Direktur LAZIS Wahdah.

Beliau menambahkan, lantai satu yang masih dalam tahap perluasan ini rencananya akan dilengkapi dengan fasilitas perlengkapan sekolah (School Kids). Selain membantu perlengkapan sekolah, LAZIS Wahdah juga memberikan tunjangan kepada guru yang mengajar.

Menurut Syahruddin, fasilitas yang baik dan didukung oleh sumber daya manusia yang berkompeten di bidangnya akan menghasilkan keluaran yang baik pula.

”Salah satu program yang terus kita usung adalah program recovery untuk membangkitkan semangat dan harkat hidup para pengungsi Rohingya. Tentu kita pahami bersama bahwa sebuah bangsa yang maju peradabannya adalah bangsa yang mempunyai kepeduliaan tinggi terhadap pendidikan masyarakatnya. Insya Allah untuk sekolah reguler akan kami upayakan dua bulan ke depan.” tambahnya, Rabu (25/4). [Lazis wahdah]

***

Ayo Bantu Pembangunan Sekolah Tahfizh Rohingya di Bangladesh

💰 Donasi Pembangunan Sekolah Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 500.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6285315900900, ketik : PSR/Nama/Alamat/Jumlah Donasi beserta photo bukti transferan.

📻 Info Kegiatan & Program LAZIS Wahdah kunjungi
Web : www.laziswahdah.com
Facebook : https://goo.gl/a2Xkh0
Instagram : https://goo.gl/nBbvTv
Twitter : https://goo.gl/lkt51n
Telegram : https://goo.gl/53rp3E

🌹 Atas partisipasi dan sedekahnya kami ucapkan “Syukran wa Jazakumullahu Khairan” dan semoga Allah melipat gandakan pahala sedekah kita.

💌 LAZIS Wahdah “Melayani dan Memberdayakan”

Wahdah Peduli Siaga Banjir di Pejaten Timur Jakarta Selatan

Wahdah Peduli Siaga Banjir

Dokumentasi Wahdah Peduli Bantu Banjir di Pejaten Timur Jakarta Selatan

Wahdah Peduli Siaga Banjir di Pejaten Timur Jakarta Selatan

Jakarta – Banjir Jakarta tahun ini (2018) dianggap lebih besar dibanding tahun lalu (2017). Bahkan pada beberapa titik dianggap menyamai banjir tahun 2007 yang hampir menenggelamkan Jakarta, khususnya untuk wilayah di seputaran Ciliwung. Diantara daerah yang dilalui aliran sungai Ciliwung yaitu Pejaten Timur, Pasar Minggu, Jaksel.

Pada Selasa, 6 Februari 2018 Tim Wahdah Peduli yang disupport penuh oleh LAZIS Wahdah Jakarta alhamdulillah berkesempatan melakukan penyaluran bantuan mendasar berupa sembako (telor 30 kg, mie instan 20 dus, dan beras 50 kg) di RT 005 RW 005 di Pejaten Timur, Jakarta Selatan.

Bantuan diterima langsung oleh Kesra Kelurahan Pejaten Timur beserta Sekel (Sekertaris Kelurahan). Tim Wahdah Peduli daerah Jakarta Selatan yang dipimpin Ustadz Anas Syukur dan LAZIS Wahdah Jakarta yang diketuai Ustadz Yudi berkesempatan bertemu dengan Bapak dan Ibu Camat untuk menyampaikan rasa bela sungkawa atas musibah yang terjadi dan berdiskusi terkait peta bencana di Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

“Pantauan terakhir kami di lapangan, kebutuhan bantuan berupa pampers, pakaian pantas pakai, peralatan dapur dan tenaga untuk membersihkan lumpur yang belum terpenuhi”, papar Ibu Camat.

Menurut Sekertaris Kelurahan Pejaten Timur, Bapak Akhmad, dikatakan bahwa ada beberapa RW yang terendam Banjir, dan paling parah di RW 7 dan 8. “Data-data masih terus diupdate”, kata beliau.

Jelang sore hari Tim Wahdah Peduli dan LAZIS Wahdah Jakarta melakukan survei ke RT 01 dan RT 16, RW 07 Pejaten Timur. Tim yang sempat bertemu dan berdiskusi dengan Ketua RT 16 dan RT 01 ini kemudian mendapatkan data-data sebagai berikut :

1) Belum adanya bantuan sama sekali ke RT tersebut, baik dari pemerintah maupun lembaga sosial
2) Belum ada dapur umum
3) Sekitar 500 rumah warga terendam banjir, bahkan puluhan rumah lainnya hampir tenggelam dan rusak berat.
4) Kebutuhan mendasar :
– Sembako
– Pakaian pantas pakai
– Perkakas dapur dan rumah
– Tenaga bantuan untuk membersihkan lumpur
– Perbaikan puluhan rumah yang rusak berat.

Pertemuan yang juga didampingi Pegawai Bagian Kesra Kelurahan Pejaten Timur ini berakhir menjelang maghrib, dengan kesepakatan akan membuat dapur umum. Insya Allah.

Bagi anda yang ingin berdonasi meringankan beban warga Jakarta dapat menyalurkan bantuannya melalui rekening Bank Syariah Mandiri (451) 499 900 900 5 an LAZIS Wahdah Peduli Negeri. Kode transfer 700. Contoh Rp 50.700,-. Informasi dan Konfirmasi Bantuan 08119787900 (call/wa/sms). (rd/yd).

Konferensi Pers AIMMA 3

Wahdah Islamiyah Tergabung di AIMMA (Aliansi Indonesia Membela Masjid Al Aqsa)

Wahdah Islamiyah Tergabung di AIMMA (Aliansi Indonesia Membela Masjid Al Aqsa)

Jakarta – Paska Aksi Bela Palestina 1712 di Monas, muncul inisiasi agar dibentuk program aksi nyata untuk mendukung perjuangan yang lebih spesifik membebaskan Alaqsha.

Wahdah Islamiyah termasuk yang menghadiri pertemuan lembaga-lembaga sosial yang selama ini turut berkontribusi untuk perjuangan Palestina.

Pertemuan dan konferensi press yang diadakan pada Hari Rabu (20/12/2017) di AQL ini membentuk aliansi yang dinamakan AIMMA (Aliansi Indonesia Membebaskan Masjid Al Aqsha). Acara ini juga dihadiri oleh wartawan dan banyak NGO Nasional termasuk LAZIS Wahdah dan Wahdah Peduli yang mewakili Wahdah Islamiyah.

Ustadz Bachtiar Nasir, selaku pembina AIMMA mengatakan, langkah tersebut sebagai bukti nyata perjuangan bangsa Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina.

“Ini sebagai aksi nyata kita dalam menindaklanjuti Aksi Bela Palestina kemarin,” ujarnya dalam konferensi pers yang bertema “Langkah Konkret Pasca Aksi Bela Palestina”, sebagaimana dikutip laziswahdah(dot)com.

Bagi anda yang ingin terlibat di dalam mendukung perjuangan pembebasan Masjid Al Aqsha dan Kota Alquds, dapat menghubungi kontak 082387900900 (wa/call/sms).(ayd).

Konferensi Pers AIMMA 1

Perwakilan Lazis Wahdah Bersama Ustadz Bachtiar Nasir

Konferensi Pers AIMMA 2

Konferensi Pers AIMMA

Pengungsi Rohingya Bagian 2

KONDISI PILU PENGUNGSI ROHINGYA Bagian Ke-2

Pengungsi Rohingya Menghadapi Wabah Kolera

LAZISWahdah.com – Tim Dokter Indonesian Humanitarian Alliance melaksanakan Workshop Internasional, “Medical Management Guidelines For Refugees” selama dua hari, Senin-Selasa, 25-26 Septermber 2017 di Dhaka, Bangladesh. Workshop ini diikuti sekitar 100 dokter yang akan ditugaskan untuk menangani pengungsi Rohingya di kamp-kamp pengungsian Bangladesh. Salah satu masalah besar yang dihadapi pengungsi Rohingya saat ini adalah masalah kesehatan.

WHO sendiri telah memberikan peringatan resiko wabah kolera yang meningkat di kamp-kamp pengungsian sementara di Bangladesh.

Para pengungsi dalam sebulan terakhir telah tersebar di sekitar 68 kamp dan pemukiman di sepanjang perbatasan. Mereka tidak memiliki air minum yang bersih dan fasilitas-fasilitas kebersihan.

Kamp-kamp yang telah menjadi salah satu tempat pengungsian terbesar di dunia ini juga menghadapi kekurangan makanan dan obat-obatan.

Menurut sebuah media lokal berdasarkan data yang diambil dari UNCHR, saat ini kamp-kamp tersebut dihuni sekitar 436.000 pengungsi Rohingya. Direktur LAZIS Wahdah, Syahruddin yang saat ini berada di Coxs Bazar, Bangladesh bersama tim IHA mengatakan bahwa data tersebut belum valid karena hingga saat ini pengungsi masih terus berdatangan. Bahkan temuan lapangan tim IHA bahwa ada wilayah yang jumlah pengungsinya sampai 60 ribu hari ini dan besoknya kita datang lagi tapi mereka pergi entah kemana.[]

Pengungsi Rohingya Bagian 2

Pengungsi Rohingya

Pengungsi Rohingya Bagian 2

Kondisi Pilu Pengungsi Rohingya di Kamp Pengungsian

KONDISI PILU PENGUNGSI ROHINGYA Bagian Ke-1

Laporan Perjalanan dari Kamp Pengungsi di Cox’s Bazar-Bangladesh

LAZISWahdah.com – Rabu (27/09/2017), Pagi waktu Bangladesh, saat saya dan TIM Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) sedang melakukan rapat koordinasi, tiba-tiba sebuah pesan masuk di handphone saya, pesan yang memang saya tunggu-tunggu dari seorang mitra lokal yang telah jauh hari sebelumnya telah kita jalin komunikasi dan membantu dengan baik menyalurkan bantuan ke pengungsi, senyum bahagia saat bertemu langsung dengan mereka.

Pada malam harinya kami tim NGO Indonesia berkumpul membahas temuan dari hasil kerja Tim Advance, tim pembuka yang menyampaikan kondisi terkini di lokasi pengungsian. Kondisi pengungsi yang jumlahnya sangat banyak dan masih terus berdatangan, membuat situasi dilapangan menjadi sangat dinamis maka butuh strategi khusus dengan melibatkan mitra lokal untuk membantu menyalurkan bantuan ke pengungsi yang jumlahnya tersebar digunung-gunung dan dilembah-lembah serta dijaga oleh militer Bangladesh.

Banyak pos militer yang akan kita lewati saat menuju ke kamp pengungsi, pemeriksaan setiap kendaraan yang lewat sudah jelas kita akan jumpai lebih khusus mobil-mobil pengangkut, mobil penumpang dan truk. Banyak truk berisi bantuan untuk pengungsi yang tertahan di pos-pos militer karena proses pemeriksaan dan perijinan yang mesti dilewati. Disini pemerintah dan militer bukan bermaksud menghalangi bantuan, namun lebih kepada ketertiban serta pemerataan saja, mereka sangat ramah dan sempat saya berpoto dengan mereka.

Dua jam waktu tempuh dengan angkutan sewaan CNG milik seorang warga (sejenis bajaj) untuk kami tiba di pos pertama. Mulai disini nampak lahan bekas pengungsian yang sangat luas, mereka lalu dipindahkan ke wilayah resmi milik pemerintah Bangladesh.

Karena kami tidak membawa barang maka tentu perjalanan jadi lancar walau khawatir dengan cara berkendaraan orang disini yang seolah tidak ada aturan lalu lintasnya.

Kondisi Pilu di Kamp Pengungsi Rohingya

Tidak jauh nampak dari sebelah kiri ada tenda BNPB Indonesia (Badan Nasional Penanggulan Bencana) yang juga terpasang spanduk IHA. IHA memang dibawah ijin dan koordinasi KEMENLU RI.

Mulai dari tempat ini telah banyak pengungsi Rohingya yang duduk di pinggir jalan. Mereka mengharap belas kasih bantuan dari orang-orang yang lewat. Kebanyakan dari mereka adalah wanita yang menggendong anak anak yang tanpa baju.

Banyak juga diantara mereka adalah laki laki yang sudah tua, mereka berjalan dengan kaki yang penuh lumpur, seolah berjalan tanpa arah dan akan berhenti dimana kaki mereka akan letih nanti. Para wanita dengan anaknya duduk diantara semak-semak mengawasi setiap kendaraan yang lewat ‘berharap’ ada yang singgah membagikan ‘taka’ mata uang Bangladesh, diantara mereka ada yang sebagai pengungsi lama maupun pengungsi yang baru tiba dari Myanmar.

Kami terus melanjutkan perjalanan dan ternyata apa yang kami jumpai selanjutnya makin membuat hati sedih. Terlebih ketika tiba di lokasi pengungsian yang terbuat dari bambu dan plastik hitam. Tenda-tenda darurat itu dibangun seadanya memenuhi lembah hingga bukit-bukit yang terhampar sejauh mata memandang. Sungguh memprihatinkan kondisi dan penderitaan yang mereka alami. Wallahu musta’an.
Bibir ini jadi kelu, tangan ini bingung untuk memotret yang mana, kiri kanan depan belakang sama semua. Perasaan ini berkecamuk, air mata tak kuasa lagi ditahan melihat kondisi mereka.
Jumlah pengungsi yang besar membuat dampak besar tentunya kepada kondisi sosial mereka. Tim IHA telah mendapati langsung pengungsi yang meninggal di kamp-kamp tersebut. Bahkan kemarin, Tim medis IHA saat melakukan aksi medis di lapangan, mereka juga mendapati kondisi yang menyayat hati.

Ibu hamil melahirkan premature, bayi lahir dengan panjang badan hanya sejengkal. Bayi yang lahir dalam kondisi yang serba memprihatinkan. Saat berjalan menyusuri lorong-lorong kamp yang bisa membuat pusing arahnya. Saya juga menemukan langsung wanita yang baru melahirkan dengan kondisi yang lemah dan perlengkapan yang kritis. Bayi-bayi hanya ditutup dengan sarung dan bantal sebab tidak ada baju bayi yang mereka miliki.

Begitu banyak kisah-kisah tentang kondisi pengungsi Rohingya yang sangat memilukan dan menyayat hati kita, jumlah yang sangat banyak 700 sampai 800 ribu jiwa membuat suasana bagaikan perkemahan pramuka dan pasar yang sangat padat pengunjung.
Setidaknya butuh waktu 5-7 hari bahkan bisa lebih untuk sekedar mengililingi pengungsi dari satu kamp ke kamp yang lain. Hal itu mengindikasikan banyaknya jumlah pengungsi akibat krisis kemanusiaan di wilayah Myanmar.[]

Laporan : Syahruddin C Asho (Direktur LAZIS Wahdah) dari Cox’s Bazaar-Bangladesh.

sumber : http://laziswahdah.com/blog/kondisi-pilu-pengungsi-rohingya-1-laporan-perjalanan-dari-kamp-pengungsi-di-coxs-bazar-bangladesh/

Pelatihan Bekam

Pelatihan Bekam Sehat Keluarga Bersama Wahdah Islamiyah Jakarta

Akademi Al-Qur’an dan Dakwah Wahdah Islamiyah Jakarta Selenggarakan Pelatihan Bekam Sehat Keluarga

AQD (Akademi Al-Qur’an dan Dakwah) Wahdah Islamiyah Jakarta menyelenggarakan kegiatan Pelatihan “Bekam Sehat Keluarga” kepada para mahasantri dan masyarakat umum. Kegiatan Pelatihan “Bekam Sehat Keluarga” berlangsung di Kampus AQD Cibinong pada tanggal 23-24 september 2017, pukul 08:30-17:00 WIB. Pelatihan ini mengundang trainer terstandar nasional yaitu Ustadz Yudi Wahyudi, yang merupakan seorang trainer yang sudah tersertifikasi dari Perkumpulan Bekam Indonesia (PBI). Beliau juga merupakan konsultan di Rumah Sehat Muslimah “Sholeeha”, pemilik LKP Bekam Jogja Asri, dan sekaligus Ketua Lazis Wahdah Jakarta.

Kegiatan Pelatihan “Bekam Sehat Keluarga” merupakan acara yang didukung oleh LAZIS Wahdah dan Departemen HIS (Informasi Humas dan Sosial) DPW WI DKI Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 18 orang peserta baik ikhwan maupun akhwat. Peserta pelatihanpun mengikuti kegiatan ini dengan penuh antusias. Acara ini diiringi pula dengan serah terima bantuan perlengkapan bekam senilai kurang lebih 3 juta rupiah, yang diserahkan langsung kepada para peserta pelatihan bekam dari para mahasantri Akademi Al-Qur’an dan Dakwah dari LAZIS Wahdah.

Keutamaan dan Manfaat Bekam

Pada pelatihan ini, trainer menyampaikan jika pengobatan bekam ini dilakukan secara rutin maka telah menjalankah sunnah yang telah diajarkan dan dilakukan Nabi Shallallahu alaihi wasallam, yang sebagian dari kita melupakannya. Disamping itu manfaat bekam dapat membantu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang saat ini sulit disembuhkan oleh pengobatan konvensional. Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, artinya: “sebaik-baiknya pengobatan penyakit adalah dengan melakukan bekam” (HR. Ahmad).

Keutamaan dan manfaat bekam sudah banyak di jelaskan dalam sunnah-sunnah Nabi Shallallahu alaihi wasallam, dan bahkan beberapa penelitian telah menyebutkan banyak sekali manfaat yang diperoleh dari berbekam. Sebagai umat muslim tentu kita harus bangga akan hal ini, yang merupakan salah satu pengobatan yang direkomendasikan didalam hadits. Maka dari itu, sudah sepantasnya kita menjalankannya dengan acuan/standar keilmiahan berdasarkan perkembangan ilmu saat ini.

Pelatihan ini akan dilaksanakan secara rutin, dan setiap peserta bekam akan diberi tugas yaitu melakukan kegiatan bakti sosial berupa pengobatan bekam kepada masyarakat dengan target minimal 30 orang dari masing-masing peserta pelatihan. Demikian pelatihan yang diikuti para mahasantri AQD Wahdah Islamiyah Jakarta, mudah-mudahan diberikan keberkahan oleh Allah Subhanahu wata’aala, terhadap ilmunya agar bisa mengamalkannya dengan baik. (wps).