Dahsyatnya Bismillah

Dahsyatnya Bismillah

Bismillah (Dengan menyebut nama Allah)

 

Bismillah sebuah kata yang tak asing bagi telinga seorang muslim. Sebuah kata yang ringkas namun begitu agung di sisi Allah Azza Wajala. Bismillah sebuah kata yang menyatakan peneguhan, sekaligus menjadi bukti nyata dari kesungguhan kita.

Dengan mengawali semua aktivitas dengan mengucap bismillah, berarti kita sudah menyadari bahwa semua aktivitas kita tidak luput dari pengawasan Allah Ta’ala. Kesungguhan untuk melibatkan Allah dari awal ikhtiar. Bismillah berarti atas nama Allah, tidak untuk selain-Nya. Ini artinya menjadi titik awal tawakal, berserah diri sedari awal, dan meyakini bahwa ada kekuasaan yang lebih besar dari kuasa kita sebagai manusia biasa.
“Barang siapa yang bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan membukakan jalan keluar baginya, dan Dia memberikan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.” (Q.S. Ath-Thalaq: 2-3)

Allah yang melindungi dan terus memberikan pengawasan. Bila nantinya kita melenceng, Allah akan mengetuk hati kita agar mau kembali ke jalan yang diridhai-Nya. Saat kita mengucap bismillah, itu seumpama kita sedang memasang alarm (pengingat). Bila ada yang tidak beres dengan proses (action, ikhtiar) kita, alarm itu akan berbunyi dan segera mengingatkan kita. Pada tingkatan inilah, kedekatan kita dengan Allah benar-benar di uji. Sebab hanya hati yang tulus – ikhlas dan dekat dengan Allah yang bisa peka merasakan peringatan dan teguran dari Allah Subhanahu wa ta’ala.
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh kebenaran.” (Q.S. Al-baqarah: 186)

Baca Juga  Celakalah Budak Dunia

Bismillah adalah Doa, tidak lain dan tidak bukan ialah doa kelancaran. Kita meyakini bahwa dengan mengucapkan bismillah akan menjadikan jalan yang sukar menjadi mudah, urusan yang sulit menjadi gampang, doa dijauhkan dari gangguan setan dan gangguan orang jahat. Kita pun menjadi bersemangat (positive thinking) untuk berlomba-lomba dalam kebaikan, terus berjuang, dan tidak mudah menyerah.
“Jika Allah menolong kamu, maka tidak ada yang dapat mengalahkan kamu. Tetapi jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapa yang dapat menolong setelah itu? Karena itu, hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakkal.”

[jundi/aha]

1000 Quran untuk Palu dan Indonesia
Posted in Akhlaq, Aqidah, Artikel, Tarbiyah and tagged , , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.