DPW DKI Jakarta dan Depok

Dampak Banjir Banten, Jembatan Putus Akses Jalan Utama

14

(Lebak) Wahdahjakarta.com– Jembatan yang berada di Kampung Buluheun Desa Banjar Irigasi Kec. Lebak Gedong Lebak Banten putus akibat banjir. Tak putus asa, bersama dengan masyarakat, relawan Wahdah Inspirasi Zakat (WIZ) membuat jembatan kecil untuk memudahkan pendistribusian bantuan, juga sebagai jalur keluar masuk warga dari kampung seberang.

Yusuf, relawan WIZ melaporkan dari lokasi bencana, tak hanya memutus jembatan, banjir pada tahun ini juga menyeret bangunan di sekolah SDN 2 Banjar Irigasi Lebak Gedong. Tak ada sisa, membuat delapan kelas dan satu bangunan perpustakaan beserta dokumen penting sekolah hilang diseret arus.

“Memang kemarin itu hujannya sangat deras. Tiba-tba air di kali meluap dan bangunan di sekolah habis tak tersisa,” kata Haji Ujang, Kepala Sekolah SDN 2 Banjar Irigasi Lebak Gedong saat di wawancarai oleh relawan, Rabu (15/1/2020) kemarin.

(BACA JUGA: Relawan Wahdah Peduli Salurkan Bantuan di Dua Desa Tertimbun Longsor di Bogor)

Haji Ujang hanya berharap, bangunan sekolahnya bisa segera dibangun.

“Kalau memang belum bisa, setidaknya kami butuh sekolah sementara. Anak-anak juga butuh buku, baju, dan alat tulis menulis,” ungkapnya.

Tampak besi jembatan yang berdiri sekitar 10 meter dari permukaan sungai Ciberang dengan kedalaman 6-8 meter sampai bengkok terkena dampak banjir. Di jembatan juga banyak sisa sampah kayu dari pegunungan Halimun Salak, yang terbawa banjir. Bebatuan dengan ukuran raksasa masih terlihat tak beraturan, sementara arus sungai juga masih deras. []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.