Dewan Syari’ah Wahdah Islamiyah Imbau dan Anjurkan Perbanyak Puasa Sunnah di Bulan Muharram

Dewan Syari’ah Wahdah Islamiyah Imbau dan Anjurkan Perbanyak Puasa Sunnah di Bulan Muharram

Makassar (wahdahjakarta.com) Memasuki bulan Muharram 1440 H Dewan Syari’ah Dewan pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (DS DPP WI) keluarkan imbauan dan anjuran memperbanyak puasa sunnah.

“Mengimbau kepada kaum muslimin untuk memperbanyak amalan saleh pada bulan Muharam khususnya puasa sunnah, karena bulan ini adalah salah satu dari empat bulan haram yang diagungkan dan pahala amal saleh dilipatgandakan di sisi Allah ‘azza wa jalla  serta bulan yang sangat utama untuk memperbanyak puasa sunnah”, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan yang ditanda tangani Ketua dan Sekretaris Dewan Syari’ah DPP WI.

Selain itu Dewan Syari’ah DPP Wahdah Islamiyah juga mengimbau untuk menghidupkan sunnah puasa ‘Asyura (10 Muharram) yang didahului dengan puasa Tasu’a sehari sebelumnya (9 Muharram).

“Melaksanakan puasa Asyura untuk menghidupkan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dan meraih pengampunan Allah ‘Azza wa jalla.

“Bagi yang hendak melaksanakan puasa Asyura, sangat dianjurkan untuk juga berpuasa sehari sebelumnya (tanggal 9 Muharam) untuk menyelisi kaum Yahudi dan melaksanakan sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam”.

***

 

SURAT KEPUTUSAN DAN IMBAUAN

DEWAN SYARIAH WAHDAH ISLAMIYAH

Nomor : D.016/QR/DSA-WI/I/1440

Tentang :

KEPUTUSAN AWAL MUHARAM 1440 H SERTA ANJURAN MEMPERBANYAK PUASA

Dengan memohon rahmat Allah “azza Wajalla, Dewan Syariah Wahdah Islamiyah setelah :

MENIMBANG :

  1. Bahwa penetapan awal bulan Muharam adalah perkara syar’i hendaknya didasarkan kepada dalil yang jelas.
  2. Bahwa kader dan simpatisan Wahdah Islamiyah serta kaum muslimin secara umum membutuhkan penjelasan tentang awal bulan Muharam untuk tahun 1440 H.
  3. Bahwa berdasarkan pertimbangan tersebut di atas maka dipandang perlu menetapkan hal itu dalam sebuah Surat Keputusan.

MENGINGAT :

  1. Firman Allah  dalam al-Quran Surah al-Taubah: 36

‎إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ذَلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ فَلاَ تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ

“Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah ialah dua belas bulan, dalam ketetapan Allah di waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah engkau menganiaya diri kamu di keempat bulan itu”

  1. Firman Allah  dalam al-Quran Surah al-Baqarah: 189

يَسْأَلُونَكَ عَنِ الْأَهِلَّةِ قُلْ هِيَ مَوَاقِيتُ لِلنَّاسِ وَالْحَجِّ…

“Mereka bertanya kepadamu (Muhammad) tentang bulan hilal (bulan sabit). Katakanlah, “Itu adalah (penunjuk) waktu bagi manusia dan (ibadah) haji”

  1. Hadis Rasulullah  dari Abu Hurairah  :

« أَفْضَلُ الصِّيَامِ، بَعْدَ رَمَضَانَ، شَهْرُ اللهِ الْمُحَرَّمُ »

“Seutama-utama puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa di bulan Allah Muharam” (HR. Muslim)

  1. Hadis Rasulullah  dari Abu Qatadah al-Anshari  ketika beliau ditanya tentang puasa Asyura, maka beliau menjawab:

« يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ »

Menghapuskan dosa tahun lalu” (HR. Muslim)

  1. Hadis Rasulullah  dari Abdullah bin Abbas  :

« لَئِنْ بَقِيتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التَّاسِعَ »

Jika aku masih hidup hingga tahun depan maka aku akan berpuasa (juga) di tanggal 9 Muharam” (HR. Muslim)

MEMPERHATIKAN :

  1. Hasil pemantauan Tim Rukyatul Hilal BMKG Kab. Gowa dan beberapa Tim Lajnah Falakiyah PBNU pada tanggal 29 Zulhijah 1439 H/ 10 September 2018 M yang melaporkan bahwa hilal awal Bulan Muharam 1440 H telah terlihat.
  2. Hasil pemantauan Tim Komisi Rukyat Falakiyah Dewan Syariah Wahdah Islamiyah pada tanggal 10 September 2018 M di kota Makassar yang melaporkan bahwa hilal terlihat.
  3. Keputusan musyawarah pengurus harian Dewan Syariah Wahdah Islamiyah pada hari Rabu, 12 September 2018 yang menetapkan bahwa 1 Muharam 1440 H jatuh pada hari Selasa yang bertepatan dengan tanggal 11 September 2018 M.

MEMUTUSKAN

MENETAPKAN :

  1. Menetapkan 1 Muharam 1440 H di Indonesia jatuh pada hari Selasa, bertepatan dengan tanggal 11 September 2018 M.
  2. Hari Asyura tahun ini di Indonesia bertepatan dengan hari Kamis, 20 September 2018.
  3. Mengimbau kepada kaum muslimin untuk memperbanyak amalan saleh pada bulan Muharam khususnya puasa sunnah, karena bulan ini adalah salah satu dari empat bulan haram yang diagungkan dan pahala amal saleh dilipatgandakan di sisi Allah  serta bulan yang sangat utama untuk memperbanyak puasa sunnah.
  4. Melaksanakan puasa Asyura untuk menghidupkan sunnah Rasulullah  dan meraih pengampunan Allah .
  5. Bagi yang hendak melaksanakan puasa Asyura, sangat dianjurkan untuk juga berpuasa sehari sebelumnya (tanggal 9 Muharam) untuk menyelisi kaum Yahudi dan melaksanakan sunnah Rasulullah .

Ditetapkan : Di Makassar

Pada Tanggal : 02 Muharam 1440 H 12 September 2018 M

DEWAN SYARIAH WAHDAH ISLAMIYAH

Dr. Muhammad Yusran Anshar, Lc., M.A.

Ketua

Harman Tajang, Lc., M.H.I.

Sekretaris

Sumber dari: http://wahdah.or.id/keputusan-awal-muharam-1440-h-serta-anjuran-memperbanyak-puasa/

Baca Juga  Keutamaan dan Manfaat Puasa Syawal
Tahfidz Weekend
Posted in Berita and tagged , , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.