DPW DKI Jakarta dan Depok

Hadiri Mukerwil WI di Cibinong, UZR Disambut Demonstrasi Pencak Silat

85
Ustadz Zaitun Rasmin (UZR) saat datang dan disambut santri Ponpes Wahdah Islamiyah Cibinong

(BOGOR) Wahdahjakarta.com — Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiah, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin (UZR) melakukan kunjungan ke Pondok Pasantren Tafidz Wahdah Islamiah yang berada di Cibinong, Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada sabtu (11/1/20).

Kunjungan ini dalam rangka menghadiri Musyawarah Kerja Wilayah (Mukerwil) gabungan Dewan Pimpinan Wahdah Islamiyah (DPW WI) DKI Jakarta-Depok, Jawa Barat, dan Banten.

UZR yang tiba pukul 10.36 WIB dengan mengenakan peci hitam, baju koko berwarna hitam bercorak putih dan celana panjang hitam langsung disambut dengan demonstrasi pencak silat dari beberapa siswa pesantren tafidz.

Santri Tahfidz Wahdah Islamiyah Cibinong saat menyalami UZR

Melihat para siswa yang melakukan atraksi pencak silat, UZR dengan gaya santainya terlihat dan tertawa dan menikmati suguhan para santri.

UZR saat disambut para asatidz di lokasi mukerwil

Tak hanya UZR, Para anggota dan kader Wahdah Islamiyah yang hadir pun tak lutup ikut tertawa dan bangga. Bahkan mereka merekam atraksi yang dihadiri Wasekjen MUI tersebut.

Kehadiran UZR lantas membuat para santri dan pengajar merasa bangga.

Pasalnya, dengan padatnya jadwal kunjungan, UZR berusaha menyempatkan waktu untuk datang sekaligus menghadiri musyawarah wilayah (Muswil) tiga wilayah yang digelar di Masjid pasantren Tahfidz.

Atraksi Santri Wahdah Islamiyah Cibinong saat menyambut UZR

Dihadapan UZR, beberapa santri memperlihatkan atraksi beladiri pencak silat. Hal itu sebagai bentuk rasa penghormatan yang tinggi pada Wasekjen MUI.

Ustadz Zaitun mengapresiasi pertunjukan silat yang didemonstrasikan para santri. Menurutnya hal ini menjadi salah satu bukti nyata bahwa Islamiyah sebagai organisasi masyarakat Islam salafiyah Ahlussunnah tidak menafikan budaya lokal.

“Wahdah Islamyah hendak menegaskan sebagai organisasi Ahlussunnah yang ingin konsisten dengan ajaran Islam dan tidak anti budaya.  Kita akan merima budaya yang ada di masyarakat, budaya local, dan itu memang ajaran Islam”, ungkapnya saat mengawali sambutannya dalam Mukerwil gabungan tiga DPW Wahdah Islamiyah.[]

 

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: