Imam Masjid di Makkah Jelaskan Makna Khusyu’ dalam shalat

Syekh As Sulaimiy saat memaparkan materi tentang pentingnya mendirikan shalat

(Tangerang) wahdahjakarta.com — Imam dan Khatib Masjid Al Ijabah di kota Makkah Saudi Arabia, Syekh Dr. Abdul Kareem As Sulaimy menjelaskan mengenai makna khusyu’ dalam shalat pada kajian spesial Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wahdah Islamiyah Tangerang Selatan pada Rabu(13/11/2019).

Sebelumnya, syekh menjelaskan hakikat pentingnya mendirikan shalat sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah subhanahu wa ta’aala.

Jamaah saat mendengarkan kajian syekh As Sulaimiy

“Bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah, dan bentuk bersyukur itu adalah dengan mendirikan shalat.” kata Syekh yang diundang oleh yayasan iqomatussholah tersebut.

Syekh menyebut, mendirikan shalat adalah rukun wajib yang mulia dalam Islam, yakni rukun yang kedua.

“Allah menyuruh kita mendirikan shalat, bahkan Allah sudah memerintahkan shalat kepada nabi2 sebelum Rasulullah, terbukti dengan doa nabi Ibrahim ‘alaihissalam yang diabadikan Allah dalam Al Qur’an” kata syekh sambil membacakan surah Ibrahim ayat 40.

“Nabi Musa dan nabi Isa juga pernah disuruh mandirikan shalat, begitu pula nabi Yunus, nabi Syu’aib, nabi Daud, dll. Yang diiabadikan dlm surah Maryam.” ujar syekh dalam kajian kerjasama antara DKM Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq dengan Wahdah Islamiyah Tangerang itu.

Syekh as Sulaimiy melanjutkan, salah satu keistimewaan shalat adalah tempat beristirahat dan mendapat ketenangan di hati, kemudian syekh menceritakan kisah Bilal bin Rabbah yang diperintahkan Rasulullah untuk mengistirahatkan kaum mu’minin dengan mengumandangkan adzan pertanda waktu shalat tiba.

Setelah itu syekh mengungkapkan hakikat kekhusyu’an di dalam shalat. Menurut beliau, kekhusyu’an adalah ibadah hati yang kemudian berselaras dengan amalan yang dilakukan anggota tubuh.

Ketua DPD Tangsel, Ustadz Zainuddin saat menjadi penerjemah kajian syekh As Sulaimiy

“Khusyu’ adalah ibadah hati, maka ketika melaksanakan ibadah shalat, terdapat hal dilakukan pula oleh tubuh yang dikatakan mulut kemudian dimengerti oleh hati.” papar syekh yang diterjemahkan ketua DPD Tangerang Selatan, ust. Zainuddin, Lc.

Terakhir, syekh menjabarkan beberapa faidah atua keutamaan khusyu dalam shalat, seperti :
1. Mendapat pahala di sisi Allah subhanahu wa ta’aala.
2. Menikmati shalatnya, tenang dan rindu dengan shalatnya.
3. Mendapat pengaruh positif shalat di dalam hidupnya

  1. Dijaga oleh Allah
  2. Mendapat cahaya dari Allah.

[Fadel]

Posted in Artikel.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.