Kesalahan dalam Mendidik Anak (2): Membiasakan Anak Bersikap Ceroboh dan Indisipliner

Kesalahan Dalam Mendidik Anak

 

Tanggungjawab dalam mendidik anak sangat besar, namun banyak orangtua yang melalaikannya. Bahkan tidak sedikit yang menganggap enteng amanah tersebut.Mereka tidak memelihara dengan sebaik-baiknya. Mereka menelantarkan anak-anaknya, mengabaikan pendidikannya,tidak memerhatikan dan tidak mengarahkan mereka. Begitu mereka melihat benih-benih penyimpangan dan kenakalan pada anak-anak mereka, mulailah mereka menghardik dan mengeluhkannya.

Mereka tidak menyadari,penyebab utama dari kenakalan dan penyimpangan itu adalah kelalaian mereka sendiri.
Kelalaian dalam mendidik anak banyak sekali bentuk dan ragamnya.Semua bentuk kelalaian itu akan menjadi penyebab penyimpangan dan kenakalan pada anak-anak.Diantara bentuk-bentuk kelalaian itu adalah.

2. Mendidik Anak Bersikap Ceroboh, Ceplas-Ceplos dan Mengganggu Orang Lain, Namun Menganggapnya Sebuah Keberanian
Ini merupakan bentuk kesalahan orang tua dalam mendidik anak ,dan merupakan kebalikan dari sikap yang pertama (http://wahdahjakarta.com/2017/11/02/kesalahan-dalam-mendidik-anak-1-membiasakan-anak-memiliki-sifat-penakut-dan-tidak-percaya-diri/).
Adapun sikap yang tepat bagi orangtua adalah mengarahkan kepada anak untuk bersikap pertengahan dari keduanya. Yakni mendidik anak untuk bersikap berani bersikap tetapi tidak berlebihan.

  1. Mendidik Anak Tidak Berpendirian, Indispliner, Serta Membiasakan Mereka Hidup Mewah dan Berlebihan

Sikap ini akan membawa anak tumbuh dalam kemewahan dan kesenangan .Yang terpikirkan olehnya hanyalah kesenangan pribadi semata. Dia tidak mempunyai kepedulian kepada orang lain. Dia tidak mau bertanya tentang nasib dan keadaan saudara-saudarany sesama Muslim,serta tidak mau berbagi suka dan duka bersama mereka.

Metode pendidikan seperti ini akan merusak fitrah anak sebagai makhluk social,menghilangkan sifat istiqamah yang dimilikinya,serta memupuskan –sikap menjaga-harga diri dan keberaniannya. (bersambung insya Allah ).

Baca Juga  Ustadz Zaitun: Pelopor Ekonomi Adalah Mujahid

Sumber: Sumber: Buku “Jangan Salah Mendidik Buah Hati” karya Syaikh Muhammad bin Ibrahim al Hamd.

Tahfidz Weekend

Posted in Artikel, Tarbiyah and tagged , , , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.