Keutamaan  Akhlaq dalam Islam

Keutamaan Akhlaq

Keutamaan  Akhlaq dalam Islam

Akhlaq yang mulia memiliki kedudukan yang tinggi di dalam Islam sebagaimana ditunjukkan oleh beberapa hadis hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam.

Pertama; Tujuan Diutusnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam

 Hadits Shahih riwayat Bukhari dan Ahmad bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda;

إنما بعثت لأتمم مكارم الأخلاق

 “Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan AkhlaqYang Mulia”.

Hadits  ini menunjukkan kedudukan akhlak yang sangat penting di dalam agama Islam. Al Fairuz Abadi rahimahullahu ta’ala mengatakan, “Ingatlah bahwa sesungguhnya agama keseluruhannya adalah akhlak”.

Oleh karena itu Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam disifati dalam al-Qur’an sebagai manusia yang memiliki akhlaq yang luhur. Beliau dipuji oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala karena akhlaknya yang agung, sebagaimana firman Allah dalam surat Al Qalam ayat 4;

Sesungguhnya engkau Muhammad berada di atas akhlaq yang luhur” (Qs. Muhammad: 4).

Kedua, Allah Mencintai Akhlaq yang Luhur

Sebagaimana  dikabarkan oleh Nabi Sallallahu Alaihi Wasallam dalam sabdanya,

” إن الله كريم يحب الكرم ويحب معالي الأخلاق ويكره سفسافها “

 “Sesungguhnya Allah itu maha mulia dan mencintai kemuliaan serta mencintai ketinggian akhlak dan membenci akhlak yang rendah”. (HR. Hakim dan Abu Nuaim dengan sanad yang sohih).

Hadits ini menunjukkan keutamaan akhlak dari sisi yang lain yaitu dicintai oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Ketiga, Akhlak  Merupakan Barometer Iman

Artinya  keimanan seseorang sangat ditentukan oleh akhlaknya yang baik atau buruk. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam mensifati orang yang memiliki akhlak mulia sebagai orang beriman yang paling sempurna imannya.  Beliau mengatakan;

أكمل المؤمنين إيمانًا أحسنهم خلقًا)) رواه الترمذي وأحمد))

 “Orang beriman yang paling sempurna imannya adalah yang terbaik akhlaknya diantara mereka”.  (HR.Tirmidzi dan Ahmad dengan sanad yang Hasan).

Dalam hadits yang lain yang diriwayatkan oleh Imam Hakim dengan sanad yang Hasan pula, Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda;

أفضل المؤمنين أحسنهم خلقا

Orang  beriman yang paling afdhol adalah yang terbaik akhlaknya di antara mereka”.  (HR. Hakim dengan sanad Hasan).

Keempat, Manusia Terbaik

Orang  Terbaik Adalah yang Terbaik akhlaknya atau manusia terbaik adalah yang terbaik akhlaknya. Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda;

 

“Yang  terbaik diantara kalian adalah yang paling baik akhlaknya”. (HR. Bukhari dan Muslim).

Kelima, Jaminan  Surga Tertinggi Bagi yang Baik Akhlaknya

 Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda;

أنا زعيم ببيت في ربض الجنة لمن ترك المراء وإن كان محقًّا، وببيت في وسط الجنة لمن ترك الكذب وإن كان مازحًا، وببيت في أعلى الجنة لمن حسن خلقه)) رواه أبو داود والطبراني والبهقي وحسنه الألباني))

Saya memberikan jaminan berupa rumah di surga yang tertinggi bagi orang yang baik akhlaknya”. (HR. Abu Daud, Thabrani, dan Baihaqi serta dihasankan oleh Syekh Al-Albani).

Keenam, Akhlaq yang Baik Termasuk yang Paling Banyak Memasukkan Manusia ke dalam Surga

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah ditanya tentang amalan yang paling banyak memasukkan manusia kedalam surga. Beliau mengatakan;

تقوى الله وحسن الخلق،)) رواه الترمذي وأحمد وابن حبان وحسنه الألباني.

Takwa kepada Allah dan akhlak yang baik”. (HR. Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Hibban  dan dihasankan oleh Syekh Al-Albani).

Mengapa takwa dan akhlak yang baik dijelaskan oleh Imam Ibnul Qayyim Al Jauziyah dalam kitabnya Al Fawaid bahwa taqwa kepada Allah menjaga hubungan baik seorang hamba dengan Tuhannya dengan Allah subhanahu wa ta’ala sedangkan akhlak yang baik menjaga hubungan baik seorang hamba dengan sesama manusia.

Ketujuh, Manusa  Paling Dicintai Allah Adalah Yang Terbaik Akhlaknya

Akhlak yang baik merupakan Sebab utama untuk dicintai oleh Allah subhanahu wa ta’ala dan RasulNya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sebagaimana  sabda Rasulullah shallallahu alaihi wasallam yang diriwayatkan oleh Imam Thabroni dengan sanad  yang shohih bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda;

أحب عباد الله إلى الله أحسنهم خلقًا)) رواه الحاكم والطبراني وقال الهيثمي رجاله رجال الصحيح))

“Hamba  Allah yang paling dicintai oleh Allah adalah yang terbaik akhlaknya”. (HR. Hakim dan Thabrani).

Kedelapan, Dicintai oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam dan menempati posisi paling dekat dengan Beliau di akhirat kelak

Akhlak yang baik merupakan sebab untuk dicintai oleh Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Sallam dan mendapatkan tempat atau posisi dekat dengan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam di surga di hari kiamat kelak. Beliau pernah bersabda;

إنَّ من أحبكم إليَّ وأقربكم مني مجلسًا يوم القيامة أحاسنكم أخلاقًا)) رواه الترمذي وحسنه الألباني))

 “Sesungguhnya sesungguhnya yang paling aku cintai diantara kalian dan paling dekat tempatnya dengan aku pada hari kiamat nanti adalah yang terbaik akhlaknya diantara Kalian”. (HR. Tirmidzi dan dihasankan oleh Syekh Al-Albani).

Kesembilan, Paling  Berat Bobotnya dalam Timbangan Kebaikan Seorang Hamba

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda;

ما من شيء في الميزان أثقل من حسن الخلق)) رواه الترمذي وابن حبان وصححه الألباني))

Tidak ada sesuatu apapun yang paling berat bobotnya dalam timbangan seorang hamba dibandingkan akhlak yang baik”. (HR. Tirmidzi dan Ibnu Hibban serta dishahihkan oleh Syekh Al-Albani).

Sepuluh, Setara  dengan Pahala Shalat Malam dan Puasa

Orang yang memiliki akhlak yang baik dapat meraih atau mencapai kedudukan seperti orang yang rajin salat Lail dan puasa sunnah pada siang hari. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda;

إن المؤمنَ لَيُدركُ بحُسن الخُلق درجةَ الصائمِ القائم)). رواه أبو داود وأحمد وصححه الألباني))

 “Sesungguhnya seseorang dapat sesungguhnya dengan akhlaknya yang baik seseorang dapat mencapai kedudukan orang yang rajin sholat lail dan puasa sunnah”. (HR. Abu Dawud, Ahmad dan Hakim serta dishahihkan Syekh Al-Albani).

Beberapa  poin dan hadis di atas menunjukkan tingginya dan organnya kedudukan Akhlak Yang Mulia di dalam Islam sampai-sampai Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam memohon kepada Allah subhanahu wa taala dalam doanya untuk dikaruniai akhlak yang baik serta serta dipalingkan dari akhlak yang buruk. Beliau mengatakan;

Ya Allah ampunilah dosa-dosaku dan kesalahan-kesalahanku Ya Allah Tunjukilah aku kepada amalan yang baik dan Akhlak Yang Mulia karena tidak ada yang tunjuki kepada Akhlak Yang Mulia melainkan engkau dan tidak ada yang dapat memalingkan dari akhlak yang buruk melainkan Engkau”. (HR Hakim).

Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala mengaruniai kita akhlak yang baik dan memalingkan kita dari akhlak yang buruk Wallahu a’lam.  [sym].

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.