DPW DKI Jakarta dan Depok

Komnas Perempuan Sebut Poligami Tak Ada dalam Islam, Kyai Cholis Nafis: Itu Jahl Murakkab

3

KH. Cholil Nafis Photo: Youtube

(Jakarta) wahdahjakarta.com — Ketua Komisi Dakwah Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis mengangap pernyataan Komnas Perempuan yang sebut poligami bukan bagian dari Islam sebagai jahl murakkab (bodoh kuadrat).

“Soal tak senang poligami silakan, tapi jika mengatakan tak ada dalam ajaran Islam itu jahl murakkab (bodoh kuadrat, Red), rabun iman dan tak baca hadits dan sejarah Islam,” ucap Kyai Cholil sebagaimana dilansir dari Republika.co.id, Senin (17/12/2018).

Diketahui, baru-baru ini Komisioner Komnas Perempuan Imam Nahe’i mengeluarkan pernyataan kontroversial yang menyebut bahwa poligami bukan ajaran Islam. Pernyataan itu dikeluarkan Nahae’i sebagai dukungan terhadap sikap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang melarang praktik poligami kepada kader dan pengurusnya.

“Yang benar itu PSI dan Komnas Perempuan yang tak mengerti Islam. Bukan sebaliknya ya bahwa poligami bukan ajaran Islam,” ujar Pimpinan Pondok Pesantren Cendikia Amanah Depok ini.

Menurut dia, Islam telah jelas mengajarkan tentang poligami dengan beberapa syaratnya. Karena itu, jika ada yang mengatakan bahwa poligami bukan ajaran Islam, maka orang tersebut tidak membaca hadits dan sejarah Islam.

Kiai Cholil mengatakan, salah satu tanda akhir zaman itu adalah ketika ada orang tak paham atau ruwaibidhah yang ikut campur dalam urusan agama Islam. Karena itu, dia menyarankan agar PSI dan Komnas Perempuan belajar lagi tentang ajaran Islam.

“Coba deh baca Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam itu poligami, sahabat juga poligami, kok Komnas Perempuan bilang tak ada dalam ajaran Islam,” kata Kiai Cholil.

Kiai Cholil mengaku jengkel dengan pernyataan dari PSI dan Komnas HAM. “Habis kata-kata saya, jengkelnya kepada PSI dan Komnas Perempuan itu, kok yo hanya cari ribut bukan menyelesaikan urusan bangsa ini,” tegasnya. []

Sumber: Republika.co.id

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.