LAZIS Wahdah Bagikan Paket Logistik kepada Tenaga Pengajar Korban Tsunami di Lampung Selatan

Lazis Wahdah
LAZIS Wahdah Bagikan Paket Logistik kepada Tenaga Pengajar Korban Tsunami di Lampung Selatan

(Kalianda) wahdahjakarta.com – Lazis Wahdah Islamiyah menyalurkan bantuan paket logistik kepada puluhan tenaga Pengajar/Guru di SDN 1 dan  2 Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (29/01/2019).

Paket yang dibagikan berupa sembako untuk menyantuni Guru yang menjadi korban tsunami di Pesisir Lampung Selatan.

Menurut Yusran, relawan LAZIS Wahdah, paket sembako disesuaikan dengan jumlah tenaga pengajar di dua Sekolah tersebut.

“Totalnya ada 21 Guru, Ini berdasarkan hasil kunjungan kami sebelumnya saat memberikan Paket Sekolah disertai Trauma Healing kepada siswa di sekolah tersebut. Kepala Sekolahnya meminta agar Guru juga jika bisa diberikan perhatian,” pungkasnya.

Dia menambahkan, selain sembako, bantuan lainnya adalah Trauma Healing yang rencananya akan diberikan berupa bimbingan kerohanian kepada seluruh Guru.

“Program kami untuk Trauma Healing Insya Allah akan diadakan secara intensif, berkelanjutan. Yakni bimbingan rohani kepada guru-guru yang Insya Allah akan disertai dengan pengajian Alquran,” tukas Yusran.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SDN 1 Kunjir Haeruddin memberikan kesaksian bahwa selama sebulan, relawan yang mengunjungi sekolah hanya melibatkan anak-anak atau para siswa, baik berupa Trauma Healing maupun santunan.

“Padahal saya harapnya Guru lebih diperhatikan pak. Karena Guru disini juga butuh Trauma Healing, butuh santunan, entah itu sembako atau santunan lainnya. Karena disini bukan hanya Siswa, namun juga ada Guru sebagai penggerak Kegiatan Belajar Mengajar (KBM),” tambahnya.

Bintara Pembina Desa (Babinsa) setempat, Darwis ikut memberikan apresiasi atas program LAZIS Wahdah ini.

Menurutnya, relawan LAZIS Wahdah yang telah terjun selama sebulan di lokasi telah membantunya untuk melakukan perbaikan terhadap desa binaannya.

“Bapak-bapak hadir jauh-jauh dari Sulawesi dan daerah lainnya tentu bukan sesuatu yang biasa. Ini mungkin karena panggilan jiwa pak yah. Sehingga kami sangat bersyukur dan berharap bapak-bapak bisa tinggal lebih lama lagi disini,” harap Pria berpangkat Sersan Satu (Sertu) di TNI AD ini.

Sepekan sebelumnya, Relawan LAZIS Wahdah mengadakan terapi Psikososial di sekolah tersebut, yang mengikutsertakan siswa yang menjadi korban serius dari Tsunami yang menerjang. (*rls)

Posted in Artikel.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.