Sogokan

PNS Melalui Sogokan Lalu Bertaubat, Haruskah Mengundurkan Diri?

Pertanyaan:

Bismillaah. Bagaimana hukumnya secara syari’at orang yang lulus PNS karena membayar (sogok) ? Ia sudah 5 tahun berstatus PNS, tapi sudah 3 tahun ini orang tersebut sudah taubat dan berhijrah. Dia sangat-sangat menyesal atas apa yang telah dilakukannya. Menurut syari’at, apa yang harus dilakukannya sekarang? Apakah dia harus berhenti/mengundurkan diri dari pemerintahan ? Mohon petunjuknya.

Dari IS – Makassar

Jawaban:

Dilaknatnya Orang yang Memberi dan Menerima Sogokan

Memberi dan menerima sogokan termasuk perbuatan dosa yang dilaknat, sebagaimana diterangkan dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu. Beliau berkata:

لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الرَّاشِيَ وَالْمُرْتَشِيَ

Artinya:

Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam melaknat orang yang memberi dan menerima sogokan. (HR. Abu Daud, at-Tirmidzi, Ibnu Majah, Hadits ini dishahihkan oleh al-Albani)

Yang dimaksud sogokan (risywah) adalah pemberian harta dengan tujuan untuk mendapatkan sesuatu yang bukan haknya seperti menyogok hakim agar ia dapat memenangkan sebuah perkara yang bukan haknya atau menyogok seorang pejabat yang berwenang untuk memprioritaskan dirinya dibanding yang lain. Termasuk sogok juga memberikan sesuatu kepada seseorang yang bukan haknya.

Menyogok dengan tujuan mendapatkan pekerjaan, seperti PNS dan atau yang lainnya termasuk dalam kategori ini. Karena secara umum semua pelamar yang memenuhi persyaratan memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan tersebut. Kecuali jika kesempatan tersebut merupakan hak seseorang melebihi dari hak orang lain dalam artian dialah yang paling berhak dan memenuhi persyaratan untuk pekerjaan tersebut dan ia tidak mampu mendapatkannya kecuali dengan sogokan, maka dalam hal ini yang berdosa adalah pihak yang menerima sogokan tersebut.

Bertaubat dari Perkara Sogokan / Risywah

Alhamdulillah jika anda sudah bertaubat dan memperbaiki diri lebih baik dan menyadari kesalahan ini, maka perbanyaklah memohon ampun (istighfar) atas kesalahan ini disertai dengan banyak melakukan amal shalih lainnya. Semoga dengannya Allah mengampuni dosa tersebut.

Adapun meninggalkan/mengundurkan diri dari pekerjaan tersebut maka hal ini tidak perlu dilakukan selama anda dapat menunaikan pekerjaan tersebut dengan baik dan penuh tanggung jawab.

Namun jangan menjadi jalan bagi yang lain dengan anggapan bahwa rezki yang didapat adalah rezki yang halal meskipun didapat dari sogokan, karena yang didapat bukan dari cara yang benar, lalu Anda mengatakan nanti saya bertaubat. Ini adalah sikap yang tidak sepantasnya dilakukan oleh seorang muslim, karena boleh jadi sebelum dia bertaubat, Allah lebih dahulu mencabut nyawanya. Wallahu a’lam. [ed:sym]

Dijawab Oleh Ustadz Ahmad Hanafi DY, Lc, M.A

Sumber : http://wahdah.or.id/menjadi-pns-melalui-sogokan-lalu-bertaubat-haruskah-mengundurkan-diri/

Belajar Al Quran Metode Dirosa

Belajar Al Quran Metode Dirosa

 DIROSA (Pendidikan AlQuran Orang Dewasa)

Apakah anda belum bisa membaca Al Qur’an & ingin belajar membaca Al Qur’an dari Nol?
Apakah Anda menginginkan proses yang cepat dan tepat belajar membaca Al Qur’an dari Nol?
Apakah anda ingin mendapatkan pengenalan dan pengajaran tentang  dasar-dasar keilmuan Islam?

  Bergabunglah bersama kami di Program Rumah Quran DIROSA

DIROSA (Pendidikan AlQuran Orang Dewasa) adalah Pola pembinaan Islam bagi kaum Muslimin Pemula (pria wanita; remaja, orang dewasa, kakek nenek; Muallaf) yang dikelola secara sistematis, berjenjang dan berlangsung terus-menerus.

7 KEUNGGULAN PROGRAM DIROSA

  1. Dirancang khusus untuk orang dewasa
  2. Metode yang mudah dan cepat (20x pertemuan)
  3. Biaya pendidikan gratis
  4. Waktu dan tempat fleksibel
  5. Pembinaan hingga lancar membaca al-Qur’an
  6. Bimbingan materi dasar keislaman
  7. Sangat cocok bagi pemula maupun yang sudah bisa membaca al-Qur’an

Menyelenggarakan :
1) Pelatihan Membaca Al Qur’an dari Nol (Kode PMQN)
2) Perbaikan Bacaan Al Qur’an /Tahsin dan Tajwid (Kode T&T)
3) Belajar Menerjemah Al Qur’an (Kode BMQ)
4) Pelatihan Bagi Pengajar Al Qur’an (PBPQ)

“SEMUA PROGRAM BERSIFAT GRATIS/INFAK”

Informasi dan Pendaftaran hubungi kontak Markaz Quran Wahdah DKI Jakarta & Depok berikut :

– Jaksel : 0853 9864 8605
– Jakut : 0813 2219 5723
– Jaktim : 0813 1975 7752
– Jakbar : 0821 2315 1762
– Jakpus : 0853 8983 6016
– Depok : 0853 4292 5261

Lazis Wahdah Untuk Rohingya

LAZIS Wahdah Salurkan Bantuan Di 10 Wilayah Pengungsian Rohingya di Bangladesh

Coxs Bazar – Bangladesh. LAZIS Wahdah menyalurkan bantuan untuk pengungsi Rohingya di 10 wilayah pengungsian di Tekhnaf, Coxs Bazar, Bangladesh yakni; Dakhsin Nhila, Naittong fara, Keruntali, Baroitali, Damdomya, Zadimura, Mosoni, Leda, Alihali, Roggihali.

Penyaluran bantuan berupa kebutuhan pokok dan alat masak tersebut disalurkan sejak hari Sabtu hingga hari Rabu, 16-20 September 2017.

Menurut informasi, jumlah pengungsi Rohingya di seluruh wilayah Coxs Bazar saat ini sebanyak 800 ribu orang. Para pengungsi masih terus berdatangan melalui perahu-perahu dan dari gunung-gunung.

Para pengungsi menempati tenda-tenda darurat dengan fasilitas seadanya. Karena itu bantuan tenda lah yang sangat dibutuhkan, apalagi saat ini di wilayah Coxs Bazar sudah mulai turun hujan.

“Alhamdulillah (dalam penyaluran bantuan ini) kita sangat terbantu dengan mitral lokal yang mengetahui dengan baik wilayah tersebut dan membantu penyaluran bantuan kita tepat sasaran.” Kata direktur LAZIS Wahdah, Syahruddin CA.

Relawan lokal LAZIS Wahdah di Bangladesh adalah Badrul Islam dan Nurul Qarim. Mereka berdua adalah pengelola salah satu madrasah di wilayah tersebut.

Tim relawan selanjutnya akan melakukan pendataan pengungsi Rohingya yang sampai ke wilayah terpencil.

“Insya Allah, dalam waktu dekat tim LAZIS Wahdah bersama rombongan AKIM akan bertolak ke Bangladesh.” Pungkas Syahruddin.

Sosialisasi Peduli Rohingya

Wahdah Jakarta Sosialisasi Peduli Rohingnya di SMK Pembangunan Jaya

JAKARTA. Rabu, 20 September 2017 pkl 06.30 WIB alhamdulillah SMK Pembangunan Jaya. Rohis Sekolah bekerjasama dengan Wahdah Jakarta melalui LAZIS Wahdah dan Dept. IHS (Infokom Humas Sosial) mengadakan sosialisasi peduli rohingnya. Kegiatan yang diselenggarakan di halaman sekolah ini dihadiri oleh 300 lebih siswa dan siswi.

Pemateri utama kegiatan yaitu Ust Murtadha Ibawi selaku pengisi kajian menyampaikan bahwa Umat Islam Ibarat satu tubuh, sehingga sudah sewajarnya dan menjadi kebutuhan agar ketika ada saudaranya yang mendapatkan kesusahan, didzalimi, untuk membantunya sekuat tenaga.

Pemateri kedua Ust Yudi Wahyudi selaku fasilitator sedekah dan presenter kondisi Rohingnya menyampaikan bahwa kondisi masyarakat Rohingnya selain yang mengungsi di Bangladesh, saat ini masih banyak juga yang belum mengungsi di Myanmar yang jumlahnya masih jutaan. Etnis Rohingnya mempunyai komitmen keislaman yang begitu kokoh, meski mereka telah didzalimi sejak puluhan tahun, dianiaya sejak lama. Tidak ada alasan untuk tidak peduli terhadap mereka, dan Indonesia merupakan satu-satunya negara saat ini yang dapat memberikan bantuan secara langsung ke lokasi (konflik) di Myanmar melalui AKIM (Aliansi Kemanusiaan Indonesia Myanmar) dimana LAZIS Wahdah tergabung di dalamnya.

Acara yang juga didahului dengan shalat dhuha berjama’ah ini, kemudian setelah penggalangan dana diakhiri dengan doa oleh Ust Ibawi, dan photo bersama serta serahterima bantuan.(ihs).

LAZIS WAHDAH PEDULI ROHINGYA

💰 Donasi Peduli Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 1.000.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6282315900900, ketik : PR/Nama/Alamat/JumlahRp beserta photo bukti transferan.

Sosialisasi Peduli Rohingya

Sosialisasi Peduli Rohingya

BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA NABI IBRAHIM ‘Alaihimussalam

Hijrah Keluarga Nabi Ibrahim

Hijrah Keluarga Nabi Ibrahim

BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA NABI IBRAHIM ‘Alaihimussalam

Merantau, kata yang tidak asing lagi di telinga kita. Ada yang merantau untuk berdagang. Ada yang merantau untuk kuliah, ada yang mencari suaka ke negeri orang, dan sbagainya. Kata merantau sudah identic dengan hijrah. Namun, apakah setiap yang merantau bisa disebut hijrah?

Banyak di antara kita adalah perantau. Semua kembali kepada niatnya, merantau kita dalam rangka apa? Apakah seperti ‘merantau’-nya keluarga Nabi Ibrahim? Beliau ‘merantau’ untuk menyebarkan agama Allah di muka bumi.

Merantau (baca: hijrah) adalah bagian tak terpisahkan dari ‘iqamatuddin’ (menegakkan nilai-nilai agama). Dengan ‘merantau’-nya para Nabi, para shahabat, tabi’in, dan para ulama serta da’i-da’I pengemban risalah, agama ini bisa tersebar. Bisa kita rasakan manisnya hingga sekarang.

Di antara para Nabi yang banyak merantau (baca: hijrah), adalah Khalilurrahman Nabi Ibrahim ‘alaihissalam beserta keluarga. Awalnya beliau berdakwah di wilayah Mesopotamia (Babilonia Lama). Wilayah antara Sungai Eufrat dan Tigris, sekitar Iraq sekarang.

Sudah masyhur kisahnya bahwa dakwah beliau waktu itu ditentang bukan hanya oleh Namrud si raja zhalim dan rakyatnya saja. Ayah kandung beliau pun tak kalah keras penentangannya. Bahkan mengancam akan merajam serta mengusir.

قَالَ أَرَاغِبٌ أَنتَ عَنْ آلِهَتِي يَا إِبْرَاهِيمُ ۖ لَئِن لَّمْ تَنتَهِ لَأَرْجُمَنَّكَ ۖ وَاهْجُرْنِي مَلِيًّا

Artinya: “Ayahnya berkata, “Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku, wahai Ibrahim? Jika kamu tidak berhenti, maka akan kurajam kamu dan tinggalkanlah aku dalam waktu yang lama”. (QS Maryam: 46)

Setelah sekian lama berdakwah dan bertaruh nyawa, dakwah beliau tetap tidak menggembirakan. Polytheisme (kemusyrikan) begitu kuat mengakar. Di antara yang beriman hanya istri dan keponakan beliau saja, Nabi Luth ‘alaihis salam.

Beliau pun berkata kepada Nabi Luth,

فَآمَنَ لَهُ لُوطٌ ۘ وَقَالَ إِنِّي مُهَاجِرٌ إِلَىٰ رَبِّي ۖ إِنَّهُ هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ

Artinya: “Sesungguhnya aku akan berhijrah menuju tempat yang diperintahkan oleh Rabbku. Sungguh Dia adalah Dzat Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana” (QS Al Ankabut: 26)

Di ayat yang lain Allah abadikan ucapan beliau,

وَقَالَ إِنِّي ذَاهِبٌ إِلَىٰ رَبِّي سَيَهْدِينِ

Artinya: “Sungguh aku akan pergi (berhijrah) ke tempat yang di perintahkan oleh Allah, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” (QS Ash Shaffat: 99)

Maka berangkatlah beliau bersama istri dan keponakannya, Sarah dan Luth ‘alaihimus salam ke negeri Syam. Hijrah menuju negeri yang diberkahi. Namun, disana penduduknya sama-sama penganut politheisme alias musyrik. Mereka adalah penyembah bintang-bintang.

Lagi-lagi beliau kembali berhijrah. Berikutnya Mesir yang menjadi tujuan. Negeri para Fir’aun. Negeri yang peradaban kunonya sudah lama tersohor.

Di Mesir pun tak lama. Beliau tinggalkan raja zhalim dan negerinya untuk lagi-lagi, kembali berhijrah. Bersama Sarah dan Hajar ‘alaihimussalam. Nabi Ibrahim bertolak menuju Palestina. Disinilah kelak Allah berikan kabar gembira hadirnya Ishaq, kemudian Ya’qub, dan berikutnya Yusuf ‘alaihimussalam.

Kisah hijrah beliau tak berhenti disitu. Beliau kembali hijrahkan istri dan bayi mungilnya Nabi Ismail ke Baitullah. Istri yang belum lama membersamai, kembali harus disapih. Karena ada skenario ilahiyah nan agung harus dijalankan. Kelak kita akan tahu bahwa perintis dakwah di Baitullah adalah seorang wanita shalihah, yang mengubah wajah dunia.

Selain para nabi dan juga nabi kita Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, hijrah juga dikerjakan oleh para shahabat radhiyallahu ‘anhum. Sepeninggal Sang Murabbi (Nabi Muhammad) shallallahu ‘alaihi wa sallam, para shahabat pun berhijrah ke luar Madinah. Ada yang ke Yaman, Syam, Iraq, Mesir, dsb hingga agama rahmat ini kita rasakan sekarang.

Begitulah, syariat agung bernama ‘hijrah’ ini telah dicontohkan oleh manusia-manusia pilihan. Dari generasi ke generasi. Untuk orang-orang pilihan. Yang bersedia mengemban amanah menyebarkan risalah.

Begitu agungnya hijrah sehingga penyebutannya dalam Al Qur’an sering digandengkan dengan iman dan jihad. Kemudian Allah janjikan keutamaan besar bagi pelakunya, bukan hanya di akhirat saja namun sejak di dunia. Allah janjikan kelapangan rizki bagi pelakunya jika hijrahnya benar-benar lillah wa fillah.

وَمَن يُهَاجِرْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ يَجِدْ فِي الْأَرْضِ مُرَاغَمًا كَثِيرًا وَسَعَةً ۚ

Artinya: “Barang siapa berhijrah fi sabilillah, niscaya mereka mendapati di muka bumi ini tempat hijrah yang luas dan keluasan rezeki.” (QS An Nisa: 100)

Semoga Allah berikan taufiq agar kita bisa meneladani kesabaran dan keistiqomahan mereka. Dalam berhijrah mempertahankan dan menyebarkan kebenaran. Amin.

Murtadha Ibawi.

LAZIS Wahdah, DPW Wahdah Islamiyah Jakarta dan YARISA Salurkan Beasiswa Akademi Al Qur’an dan Dakwah Rp 91.000.000,-

LAZIS Wahdah, DPW Wahdah Islamiyah Jakarta dan YARISA Salurkan Beasiswa Akademi Al Qur’an dan Dakwah Rp 91.000.000,-

JAKARTA – AQD (Akademi Al Qur’an dan Dakwah) adalah pusat pembibitan calon-calon pelayan dan pendakwah al Qur’an yang berada di Cibinong Bogor. Lembaga ini baru diperkenalkan bulan Mei 2017, dimana seluruh biaya untuk sarana, makan, kitab dan asrama bersifat gratis. Sehingga Mahasantri diharapkan, dapat belajar fokus, berprestasi tanpa sibuk dengan urusan pembiayaan.

Rabu, 9/08/2017 baru – baru ini untuk kedua kalinya mendapatkan tambahan beasiswa sebesar Rp 91.000.000,- dari YARISA (Yayasan Risalah Khatulistiwa) melalui LAZIS Wahdah dan DPW Wahdah Jakarta selaku penanggung jawab lembaga. Beasiswa ini akan digunakan untuk kebutuhan pokok harian, kitab-kitab, ranjang santri, fasilitas pengajaran dan pelatihan kemandirian.

Mahasantri AQD (Akademi Al Qur’an dan Dakwah) yang proses belajarnya rencana selama 2 tahun ini, disamping mendapatkan Ilmu-ilmu al Qur’an dan pengajaran dakwah, juga berbagai skill kemandirian seperti : kesehatan nabawi, marketing medsos, kerelawanan, dsb.

Bagi anda yang ingin berdonasi turut serta memfasilitasi para pelayan dan pembela al Qur’an (insya Allah), dapat menyalurkan bantuannya kembali melalui : BSM 497 900900 an LAZIS Wahdah Sedekah.

Catatan :
1) Demi kedisiplinan pencatatan, harap menambah nominal Rp 306,-. Contoh Rp 2.000.306,-
2) Konfirmasi transfer ke nomer (WA/SMS) : 082315900900

Semoga Allah memberikan kemudahan dan kekuatan kepada kita semua untuk terlibat di dalam setiap kebaikan. Jazakumullah Khair.

Akademi Al Qur'an dan Dakwah

Akademi Al Qur’an dan Dakwah

Akademi Al Qur'an dan Dakwah

MoU Akademi Al Qur’an dan Dakwah

Tukang Parkir dan Santri Yatim pun Turut Berdonasi

Donasi Rohingya

Donasi Rohingya

Dana Peduli Rohingnya Terkumpul Rp 61 Juta dari Jakarta, Tukang Parkir dan Santri Yatim pun Turut Berdonasi

Sejak akhir Agustus 2017 ketika meletus kembali tragedi kemanusiaan di Rohingya, di saat bangsa ini merayakan Idul Qurban 1438 H. Berbagai pihak termasuk LAZIS Wahdah berusaha intensif kembali mengajak masyarakat agar turut membantu memberikan solusi atas tragedi tersebut.

Jum’at 8 September 2017 Pukul 18.30-20.00 WIB merupakan malam bersejarah Keluarga Besar Wahdah Jakarta dan Depok mengadakan penggalangan dana peduli Rohingnya. Acara yang dikemas dengan Tabligh Akbar dengan tema “Rohingnya adalah Bagian Tubuh Kita yang Lain” ini sangat meriah. Ust Ilham Jaya, Lc., MHI., selaku Ketua DPW Wahdah Islamiyah Jakarta dan anggota Dewan Syariah Wahdah Islamiyah degan penuh semangat membawakan materi seolah menyihir jamaah yang hadir. Tabligh Akbar yang dilaksanakan bertempat di Masjid Al Hijaz Al Khairiyah Kelapa Dua, Jl Akses UI no 2 ini dalam publikasinya juga menyiapkan makan malam bagi peserta kajian. Ada salah satu muhsinin yang malam itu qodarullah mengadakan acara aqiqahan salah seorang anaknya.

Kegiatan Tabligh Akbar yang dihadiri kader dan simpatisan ini berlangsung meriah, karena yang turut serta cukup beragam, mulai anak-anak, santri yatim, para dai, penghafal al-Qur’an, juga tukang parkir, sampai Komunitas Mobil Jip. Selanjutnya Acara Tabligh Akbar dirangkai motivasi sedekah oleh Motivator Sedekah dan Kemanusiaan, Ust Jayadi Hasan, Lc.

Satu persatu peserta Tabligh Akbar mengangkat tangannya menyatakan kesiapan bersedekah, “Saya 500rb” kata Ust Supriadi salah seorang dai di Jakarta Selatan. Menyusul kemudian, “300rb”, “1Jt”, “100rb”, “50rb”, saling bersahutan. “200rb” kata Abdullah seorang anak usia 10 tahunan. “Masya Allah, luar biasa! “. “Ada lagi? “, kata sang Motivator. “10Juta”, ada titipan dari hamba Allah kata salah seorang jama’ah.

“Saya 20 Juta” kata Ust Ilham pemateri Tabligh Akbar. “Takbir!”, Kata Motivator. “Komunitas Jip 4,9 Jt”, kata seorang jama’ah. “Titipan Ummahat 1 Jt”. Kemudian silih berganti para hadirin yang hadir menyampaikan dan menyerahkan donasinya. Menjelang sesi akhir, tiba-tiba dari balik pintu tergopoh-gopoh Bpk Sugeng yang biasa mengatur parkir di Rumah Makan Pondok Laras dekat lokasi kegiatan menyerahkan amplop dari hamba Allah dan pemilik Rumah Makan menyerahkan donasi sebesar Rp 1.120.000,- . Beliau sendiri turut pula menyumbang sebesar Rp 100.000,-. Kemudian secara sembunyi-sembunyi menuju stand LAZIS Wahdah, ternyata seorang anak kecil yang kita semua tahu beliau adalah santri Yatim disitu menyerahkan uang Rp 20rb. “Saya hanya bisa segini”, demikian ujarnya. Ya Allah, ya Rabb begitu mudahnya engkau gerakkan hati-hati hamba-Mu yang telah merasakan menjadi satu tubuh.

Alhamdulillah pada malam itu telah terkumpul donasi sebesar Rp 47.000.000,- ditambah donasi melalui transfer 3 hari sebelumya Rp 14 juta, jadi total Rp 61 juta.

Kegiatan penggalangan dana saat ini masih berlangsung dan pihak LAZIS Wahdah melayani kerjasama dengan berbagai pihak yang ingin bekerjasama mengadakan silaturrahim dan tabligh akbar mendukung program peduli Rohingya.

LAZIS Wahdah yang telah intens berangkat ke Rohingya sejak Januari 2017 merupakan salah satu lembaga yang dipercaya menjadi mitra KEMENLU RI di AKIM (Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar) di dalam distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak konflik di Myanmar.

Indonesia sendiri saat ini merupakan negara satu-satunya yang masih dipercaya Pemerintah Myanmar untuk menyalurkan bantuannya secara langsung ke lokasi, bukan hanya memberi bantuan di camp pengungsian, dimana negara-negara lainnya bahkan PBB sekalipun belum diizinkan memasuki lokasi terdampak di Rakhine.

Semoga Allah membalas dengan balasan yang lebih baik bagi donatur dan semua pihak yang terlibat di dalam kepanitiaan. Semoga Allah karuniakan petunjuk dan pertolongan bagi masyarakat Rohingya.

Bagi masyarakat yang mau berdonasi untuk Program Peduli Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 1.000.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6282315900900, ketik : PR/Nama/Alamat/No.HP/JumlahRp

📻 Info Kegiatan & Program LAZIS Wahdah kunjungi
Web : www.laziswahdah.com
Facebook : https://goo.gl/a2Xkh0
Instagram : https://goo.gl/nBbvTv
Twitter : https://goo.gl/lkt51n
Telegram : https://goo.gl/53rp3E

🌹 Atas partisipasi dan sedekahnya kami ucapkan “Syukran wa Jazakumullahu Khairan” dan semoga Allah memudahkan hajat dan urusan kita dalam kebaikan.

💌 Salam TIM LAZIS Wahdah

DONASI PEDULI ROHINGNYA, TERKUMPUL 1 M LEBIH DALAM WAKTU 1 JAM

Lazis Wahdah Peduli Rohingya

Lazis Wahdah Peduli Rohingya

DONASI PEDULI ROHINGNYA, TERKUMPUL 1 M LEBIH DALAM WAKTU 1 JAM

Umat muslim Makassar punya kepedulian tinggi terhadap nasib saudaranya di Rohingya, Myanmar. Buktinya, warga tidak segan-segan menyumbangkan harta terbaiknya untuk menyelamatkan warga muslim yang terusir dari negaranya tersebut.

Salah satunya seperti yang ditunjukkan umat Islam yang menghadiri tabligh akbar bertema, “Duka Nestapa Rohingya” di Masjid Raya Bukit Baruga, Antang, Minggu (10/9/2017). Acara yang digelar DPP Wahdah Islamiyah itu mampu mengumpulkan donasi hingga Rp1.189.675.700,-

“Alhamdulillah melampaui target Rp1 miliar. Meski begitu, penggalangan dana terus kami lakukan di luar acara ini,” kata Zaenal Lamu, manajer media Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (LAZIS) Wahdah Islamiyah.

Luar biasanya, sumbangan itu terkumpul dalam waktu singkat, kurang dari satu jam. Acara diawali ceramah menghadirkan Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah Ustaz Dr Rahmat Abdurrahman. Dia mengganatikan Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin yang berhalangan hadir.

Pembicara lainnya adalah Dr Amirsyah Tambunan, wakil sekretaris jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Penggalangan dana dilakukan tidak sampai satu jam setelah dua pembicara menyampaikan materinya. Ternyata warga muslim Makassar sangat antusias untuk membantu saudaranya yang tertindas di Rohingya.

Dana lebih Rp1,1 miliar yang terkumpul itu berasal dari kotak amal yang diedarkan saat penggalangan dana berlangsung. Sebagian melalui unjuk tangan peserta tabligh akbar. Anggota DPR RI Tamsil Linrung menyumbang Rp25 juta. Seluruh sekolah yang berada di bawah naungan Wahdah Islamiyah ikut berpartisipasi dengan menggalang donasi peduli Rohingya dari siswa dan orang tua siswa.

Rencananya, dana itu akan disalurkan ke Rohingnya melalui LAZIS Wahdah yang telah dipercaya Kementerian Luar Negeri Indonesia dan pemerintah Myanmar. Sebelum kasus ini membesar, LAZIS Wahdah sudah sering menyalurkan sumbangan ke wilayah itu.

Sementara itu Lazis Wahdah DKI Jakarta bekerja sama dengan DPW Wahdah Jakarta dan DPD Depok pun jumat malam menyelenggarakan tabligh akbar dan pengagalangan dana peduli Rohingya. Dalam acara penggalangan dana peduli Rohingya tersebut Alhamdulillah terkumpul dana sebesar 61 Juta.

Sumber :

  • FajarOnline – Makassar
  • WahdahJakarta.com

♥ Donasi Peduli Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 1.000.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6282315900900, ketik : PR/Nama/Alamat/No.HP/JumlahRp

📻 Info Kegiatan & Program LAZIS Wahdah kunjungi
Web : www.laziswahdah.com
Facebook : https://goo.gl/a2Xkh0
Instagram : https://goo.gl/nBbvTv
Twitter : https://goo.gl/lkt51n
Telegram : https://goo.gl/53rp3E

🌹 Atas partisipasi dan sedekahnya kami ucapkan “Syukran wa Jazakumullahu Khairan” dan semoga Allah memudahkan hajat dan urusan kita dalam kebaikan.

💌 Salam TIM LAZIS Wahdah

Wahdah Jakarta Galang Donasi Peduli Rohingnya Rp 61Jt

Penggalangan Dana Rohingya

Penyerahan Simbolis Dana Peduli Rohingya

Wahdah Jakarta Galang Donasi Peduli Rohingnya Rp 61Jt

Malam ini Jum’at 8 September 2017 Pukul 18.30-20.00 WIB, DPW Wahdah Islamiyah DKI Jakarta mengadakan Tabligh Akbar penggalangan donasi peduli Rohingya.  Tema yang diusung pada acara penggalangan donasi peduli Rohingya tersebut yakni “Rohingnya adalah Bagian Tubuh Kita yang Lain”. Pemateri kajian diisi oleh Ust Ilham Jaya, Lc., MHI., selaku Ketua DPW Wahdah Islamiyah Jakarta dan anggota Dewan Syariah Wahdah Islamiyah.

Tabligh Akbar yang dirangkai dengan penggalangan dana peduli Rohingnya ini. Alhamdulillah telah mengumpulkan donasi sebesar Rp 47.000.000,-.  Ditambah donasi melalui transfer selama 3 hari sebelumnya Rp 14.000.000,- . Jadi total Rp 61.000.000,-

Donasi disalurkan melalui LAZIS Wahdah yang merupakan salah satu lembaga yang dipercaya menjadi mitra KEMENLU RI di AKIM (Aliansi Kemanusian Indonesia untuk Myanmar) di dalam distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak konflik di Myanmar.

Indonesia sendiri saat ini merupakan negara satu-satunya yang masih dipercaya Pemerintah Myanmar untuk menyalurkan bantuannya secara langsung ke lokasi. Dimana negara-negara lainnya bahkan PBB sekalipun belum diizinkan memasuki lokasi terdampak di Rakhine.

Kegiatan Tabligh Akbar yang disponsori oleh Yayasan al Hijaz al Khairiyah dan DPD Wahdah Islamiyah Depok ini, merupakan Kajian Rutin yang juga bisa disaksikan secara live di FP Wahdah Islamiyah Jakarta.

Semoga Allah membalas dengan balasan yang lebih baik bagi donatur dan semua pihak yang terlibat di dalam kepanitiaan. Semoga Allah karuniakan petunjuk dan pertolongan bagi masyarakat Rohingya.(ihs).

Penggalangan Dana Rohingya

Tabligh Akbar Penggalangan Dana Rohingya

Penggalangan Dana Rohingya

Penyerahan Simbolis Dana Peduli Rohingya

 

 

 

 

 

 

💰 Donasi Peduli Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 100.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6282315900900, ketik : PR/Nama/Alamat/No.HP/JumlahRp

📻 Info Kegiatan & Program LAZIS Wahdah kunjungi
Web : www.laziswahdah.com
Facebook : https://goo.gl/a2Xkh0
Instagram : https://goo.gl/nBbvTv
Twitter : https://goo.gl/lkt51n
Telegram : https://goo.gl/53rp3E

🌹 Atas partisipasi dan sedekahnya kami ucapkan “Syukran wa Jazakumullahu Khairan” dan semoga Allah memudahkan hajat dan urusan kita dalam kebaikan.

💌 Salam TIM LAZIS Wahdah