Hukum Puasa Asyura Tanpa Puasa Sehari Sebelum dan Setelahnya

Hukum Puasa Asyura Tanpa Puasa Sehari Sebelum dan Setelahnya

Hukum Puasa Asyura Tanpa Puasa Sehari Sebelum dan Setelahnya

Pertanyaan:

Apakah diperbolehkan saya berpuasa hanya aysura’ saja tanpa puasa sehari sebelumnya (tasua’) atau sehari setelahnya?

Jawaban:

Alhamdulillah

Syeikhul Islam mengatakan, “Puasa Asyura’ dapat menghapus (dosa) satu tahun. Dan tidak dimakruhkan menyendirikan dalam berpuasa.” (Fatawa Kubro juz. 5).

Dalam ‘Tuhfatul Muhtaj karangan Ibnu Hajar Al-Haitsami, “Tidak mengapa puasa asyura’ disendirikan.”  (Tuhfatul Muhtaj, Juz. 3 Bab Shaum Tathwwu’(Puasa Sunah)

Lajnah Daimah ditanya dengan pertanyaan ini dan dijawab berikut ini, “Diperbolehkan puasa Asyura’ hanya satu hari saja. Akan tetapi yang lebih utama adalah puasa sebelumnya atau puasa setelahnya. Hal ini merupakan sunah yang telah ada ketetapan dari Nabi shallallahu ;alaihi wa sallam dalam sabdanya:

” لئن بقيت إلى قابل لأصومن التاسع ” رواه مسلم (1134

 

Kalau sekiranya tahun depan saya masih hidup, saya akan berpuasa hari kesembilan (Tasua’).” HR. Muslim, 1134.

Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengatakan, “Maksudnya bersamaan dengan hari kesepuluh (Asyura). Wabillahit taufiq.  Lajnah Daimah Lil Bukhuts Ilmiyah Wal Ifta’, (11/401).

Sumber: https://islamqa.info/id/

Tahfidz Weekend

Baca Juga  Saat Semuanya Tak Lagi Berarti
Posted in Artikel, Fiqih, Konsultasi and tagged , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.