DPW DKI Jakarta dan Depok

Relawan WMI Tembus Wilayah Terdampak Banjir Bogor yang Terisolir

0

(Bogor) Wahdahjakarta.com – Relawan Wahana Muda Indonesia (WMI) masih terus melakukan mitigasi bencana untuk wilayah terdampak banjir. Jika sebelumnya, tim WMI melakukan tanggap bencana di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang, dan Lebak Banten.

Kali ini, Tim WMI Care berusaha menembus wilayah terdampak banjir bandang yang terisolir di wilayah Bogor Barat, Jawa Barat.

Muhammad zainul muttaqin Direktur WMI Care menerangkan , Tim WMI Rescue menggunakan sejumlah kendaraan Jeep sedang menuju titik bencana yang terisolir di Bogor Barat.

Berdasarkan assessment tim WMI, imbuh Zainul, daerah yang terisolir di Bogor Barat mencakup empat desa, pengungsi yang terjebak sekira 3000-4000 jiwa.

“Pengungsi dengan dukungan logistik untuk tiga hari cukup memadai,” katanya dalam keterangannya, Selasa Sore (7/1), di Bogor.

Kendati demikian, Koordinator Lapangan Tim WMI rescue itu menerangkan bahwa aparat dan tim relawan kekurangan kebutuhan mendesak berupa tenda-tenda untuk infrastruktur membangun posko pengungsian.

“Kami dengan aparat gabungan menghimpun warga pengungsi di alun alun Desa Cileuksa, karena tiga jalur menuju terputus desa tersebut terputus.” jelas Zainul.

(Baca Juga: Terobos Medan Sulit di Tengah Hutan, Relawan Wahdah Evakuasi Warga Terisolir di Banten)

Menurut Zainul, Desa Cileuksa hanya bisa dilalui oleh motor trail dan mobil offroad 4WD, dikarenakan medan jalur ke sana sangat curam, berlumpur, dan terjal.

Selain itu, Zainul mengaku mendapatkan informasi tentang kampung Urug yang terisolir. Kampung Urug normalnya bisa diakses melalui dua desa, yaitu Cileuksa dan Harkat Jaya.

“Namun, jalur di desa Harkat Jaya untuk menuju kampung-kampung itu terputus.” tuturnya.

Sementara itu, lanjut Zainul, kebutuhan besar bagi pengungsi terdampak banjir adalah air bersih alas tidur, kebutuhan orang tua dan bayi.

“Serta kebutuhan tenda-tenda untuk infrastruktur persiapan posko pengungsian.” katanya.

Hingga saat ini, tim relawan WMI masih berusaha membuka jalur ke empat desa yang terisolir akibat banjir bandang tersebut. Selain membantu proses mitigasi bencana, rencananya tim WMI akan menyalurkan sejumlah bantuan yang dibutuhkan pengungsi. []

 

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: