DPW DKI Jakarta dan Depok

Santri Al Hijaz Ikuti Karantina Tahfidz Nasional 30 Juz Sebulan

amar (kanan) bersama pembimbing yang mengantarkan ke lokasi karantina
4
amar (kanan) bersama pembimbing yang mengantarkan ke lokasi karantina

(JAKARTA) Wahdahjakarta.com – Amar Idar Syam, santri pondok pesantren Raudhatul Huffazh binaan Yayasan Al Hijaz Al Khairiyah Indonesia tahun ini memasuki babak baru dalam menambah jumlah hafalan Al Qur’an yang dimilikinya.

Bulan ini, santri yatim yang merupakan anak dari bapak Alm. Idar Syam dan ibu Nurmiajra tersebut mengikuti sebuah Karantina Tahfidz Nasional di Kuningan, Jawa Barat.

Tak main-main, karantina dibawah Yayasan Karantina Tahfidz Nasional (YKTN) tersebut menargetkan pesertanya menyelesaikan hafalan 30 juz Al Qur’an selama 1 bulan.

Ustadz Mubasyir (tengah) bersama amar (kanan) saat mengantar Amar ke Kuningan.

Menurut Mubasyir, pimpinan pondok pesantren Raudhatul Huffazh, yang berlokasi di Pondok Cabe ini, Amar dipilih untuk mengikuti karantina tersebut karena permintaan dari salah seorang donatur yang siap membiayai segala keperluannya selama berada di karantina tersebut.

“Kebetulan ada tawaran dari seorang teman, yang mana beliau ada kenalan katanya Muhsinin yang mau membiayai untuk program karantina tersebut khusus untuk yatim” terang Mubasyir pada Selasa(14/1/2020)
Permintaan tersebut dikarenakan Amar merupakan seorang anak yatim yang masih berusia sebaya umut anak SMP.

“Kami ajukan ananda Amar karena masuk dalam kategori yang diminta (yatim dan masih umur SMP)” kata Mubasyir.

Amar sudah masuk di karantina tersebut semenjak sabtu kemarin dan sudah menyelesaikan proses registrasi. Proses menghafal kemudian dimulai pada hari Ahad (12/1/2020) hingga Februari mendatang.

[fry]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.