DPW DKI Jakarta dan Depok

Sejak 5 Tahun, Kunjungan Pertama UZR ke Pesantren WI Cibinong disambut Santri dengan Bahagia

Ustasdz Syamsuddin Lahanufi, Pimpinan Pondok Pesantren WI Cibinong
48
UZR bersama santri cibinong

(JAKARTA) Wahdahjakarta.com — Pimpinan pondok pesantren Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor, Ustadz Syamsuddin Lahanufi mengatakan, kunjungan UZR ke pondok merupakan kunjungan yang pertama kali setelah 5 tahun pendirian pondok  pesantren. Hal tersebut membuat para santri lantas berbahagia atas kedatangan Wasekjen MUI pusat tersebut.

“Pondok ini dibangun oleh beliau sebenarnya, wakaf lahan ini atas nama beliau dan beliau yang membangun. Kami sendiri ditunjuk langsung oleh beliau untuk mengurus dan mengelola pondok ini waktu itu tahun 2015.” ujar da’i yang kerap disapa ustadz Syam tersebut.

Sayangnya karena kesibukan yang sangat padat dalam berdakwah mengurus ummat, UZR belum sempat menyambangi pondok pesantren yang cukup punya banyak prestasi tersebut selama 5 tahun.

“Karena faktor kesibukan beliau, jadi belum bisa berkunjung ke sini.” tambah ustadz Syam

Namun maski begitu, para santri sangat bergembira ketika ketua umum Wahdah Islamiyah tersebut berkunjung ke pondok pesantren.

“Alhamdulillah hari ini beliau bisa berkunjung melihat menghadiri mukerwil Dewan Pimpinan Wilayah Wahdah Islamiyah Jakarta, Jawa Barat dan Banten sekaligus melihat kegiatan para santri kita di sini, Santi sangat senang bahkan bergembira dan bahagia dengan kedatangan beliau” terang ustadz Syam.

Ustasdz Syamsuddin Lahanufi, Pimpinan Pondok Pesantren WI Cibinong

Memang sejak penandatanganan akad wakaf saat pendirian pondok 5 tahun lalu, UZR  belum pernah mengunjungi pondok pesantren yang berada dekat dengan Stadion Pakansari tersebut.

“Sebelumnya belum ada kunjungan beliau, bahkan saat penandatanganan ikrar wakaf pun beliau dulu di kantor KUA.” terang ustadz Syam saat acara Mukerwil Wahdah Islamiyah pada Sabtu(11/1/2020).

Ustadz Syam menyebut, memang beberapa kali pengurus sering bertemu untuk konsolidasi bersama UZR, namun bukan di lingkungan pesantren, melainkan di tempat lain. Ada pula komunikasi lauin secara tidak langsung seperti pelaporan perkembangan pondok, dan lain-lain via online.

“Kami untuk pengurus pondok memang sering beberapa kali mengadakan pertemuan dengan beliau, namun untuk kunjungan baru pertama kali.” tutur ustadz Syam.

sebelumnya belum ada kunjungan beliau ke sini bahkan penandatangan wakaf ikrar wakaf beliau dulu di kantor kecamatan di kantor KUA kami hanya melaporkan perkembangan Pondok Kepada beliau kadang secara [fry]

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: