Sekjen MUI: MUI Belum Pernah Keluarkan Fatwa Tentang Ucapan Selamat Natal

(Jakarta) wahdahjakarta.com– Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI) Anwar Abbas mengatakan, MUI belum pernah mengeluarkan fatwa tentang ucapan selamat natal.

Hal itu disampaikan Buya Anwar menanggapi polemik pasca beredarnya video KH. Ma’ruf Amin menyampaikan ucapan selamat natal yang disiarkan berbagai media di tanah air.

“Untuk adanya kejelasan bagi masyarakat tentang  masalah tersebut maka dengan ini saya sebagai Sekjen MUI menyampaikan bahwa MUI belum pernah mengeluarkan fatwa tentang boleh dan atau tidak bolehnya umat Islam  menyampaikan ucapan selamat natal kepada yang merayakannya”, ujar Anwar dalam keterangan tertulis yang diterima wahdahjakarta.com, Selasa (25/12/2018).

Yang sudah ada fatwanya, lanjut Buya Anwar yaitu tentang perayaan natal bersama dimana keputusan fatwanya adalah berbunyi  sebagai berikut:

  1. Perayaan Natal di indonesia meskipun tujuannya merayakan dan menghormati Nabi Isa AS  akan tetapi  natal itu tidak dapat dipisahkan dari soal2 yang diterangkan diatas.
  2. Mengikuti upacara Natal bersama bagi umat Islam hukumnya haram.
  3. Agar umat Islam tidak terjerumus kepada syubhat dan larangan Allah subhanahu wa ta’ala dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan-kegiatan natal.

Selain itu kata Anwar, MUI juga telah mengeluarkan fatwa (2016) tentang haramnya umat Islam mengenakan atribut keagamaan non Muslim.

“Jadi dengan demikian jelaslah bahwa sampai saat ini  soal ucapan selamat natal terhadap orang-orang yang merayakannya belum pernah dibahas secara mendalam oleh MUI dan oleh karena itu sampai saat ini, MUI belum pernah memiliki fatwa tentang masalah tersebut”, jelasnya.

“Tetapi meskipun demikian  MUI tahu dan menyadari bahwa dalam masalah tersebut ada perbedaan dan  pertentangan pendapat di antara para ulama. Dan dalam menghadapi perbedaan dan pertentangan  pendapat tersebut MUI belum belum  mengambil sikap”, ungkapnya. []

Posted in Berita and tagged , , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.