Wahdah Jakarta-Depok Gelar Grand Opening Gerai Daya Mart 

Grand Opening Gerai Daya mart

Grand Opening Gerai Daya mart

(Depok) Wahdahjakarta.com-, Wahdah Islamiyah Jakarta-Depok akan menggelar grand opening gerai Daya Mart. Opening resmi gerai yang telah beroperasi sejak empat bulan ini akan digelar Rabu (1/05/2019).

Grand opening Daya Mart dirangkaikan dengan Tarhib Ramadhan 1440 H dengan menghadirkan Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin dan Ustadz Haikal Hasan (Babe Haikal).

Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Wahdah (DPW) Wahdah Islamiyah (WI) Jakarta-Depok Ustadz Ilham Jaya Abdul Rauf, pendirian gerai tersebut dilandasi oleh semangat memajukan ekonomi ummat secara  mandiri dan spirit 212 pengurus DPW Wahdah Jakarta Depok mendirikan koperasi Bahtera.

“Semangat memajukan ekonomi ummat secara  mandiri dan spirit 212 pengurus DPW Wahdah Jakarta Depok mendirikan koperasi Bahtera. Bekerjasama dengan Dompet Dhuafa Niaga  membuka gerai mart dengan nama Daya Mart Wahdah”, ujarnya di Jakarta, Ahad (27/04/2019).

“Dasar  utama pemikiran tentang pendirian ini adalah untuk pengembangkan ekonomi secara langsung”, kata Ustadz Ilham yang juga Ketua Koperasi Bahtera yang menaungi gerai mart yang berlokasi di depan rumah makan Pondok Laras tersebut.

 “Kita ingin di masyarakat menjadi spirit bersama bahwa kita umat Islam ini mayoritas di Indonesia”, imbuhnya.

“Tujuan pendirian gerai ini juga bisa  mengedukasi masyarakat bahwa belanja di sini,   bukan sekedar  belanja biasa tapi kita memang niat kan untuk  menjadi bagian dari perjuangan ekonomi bagi masyarakat” ungkapnya. []

Reuni 212 Tertib dan Aman, Jazuli Juwaini:  Bukti Kedewasaan Umat Islam

Reuni 212

(Jakarta) wahdahjakarta.com — Reuni 212 yang digelar di Lapangan Monas Jakarta pada Ahad (2/12/2018) berjalan lancar, damai, dan tertib. Menurut Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera  (PKS) Jazuli Juwaini, hal itu merupakan bukti kedewasaan umat Islam.

“Umat kembali membuktikan betapa mereka sangat dewasa dalam berdemokrasi. Dengan jumlah massa jutaan yang diprediksi lebih banyak dari reuni sebelumnya, semua berjalan tertib dan aman. Bahkan, sekali lagi kita harus angkat topi, selesai acara monas dan sekitar tempat acara kembali bersih tak ada sampah tersisa. Masya Allah,” kata Jazuli kagum.

Menurut Anggota Komisi I ini hal tersebut adalah bukti nyata bahwa Reuni 212 bukan gerakan yang macam-macam seperti dikhawatirkan sebagian pihak, bukan gerakan bayaran, bukan gerakan yang bakal menganggu atau mengancam bangsa seperti ditiduhkan pihak-pihak tertentu secara tidak bertanggung jawab.

“Kita menyaksikan sendiri rakyat berbondong-bondong datang karena panggilan nurani dan semangat silaturahim. Siapa yang sanggup membayar untuk menghadirkan massa sebanyak itu?” tanya Jazuli.

Untuk itu, lanjut Anggota DPR Dapil Banten ini, sudah selayaknya kita berikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir atas semangatnya, atas besarnya arti persaudaraan, atas kedewasaannya yang luar biasa dalam mencontohkan kepada bangsa ini bagaimana berdemokrasi yang rapi, tertib, aman dan damai.

Kepada Pemerintah Jazuli berpesan bahwa spirit 212 yang ditunjukkan oleh jutaan massa dari berbagai daerah, suku, bahkan lintas agama hari ini adalah modal sosial yang dahsyat untuk kemajuan bangsa.

“Saya tegaskan lagi, spirit 212 sangat positif untuk mengokohkan keindonesiaan. Memberi pesan kuat bahwa rakyat khususnya umat Islam siap menjaga dan mengawal Indonesia sesuai nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. Pemerintah harus menangkap pesan itu!,” pungkas Jazuli.[ES/Panjimas]

Pasca Reuni 212 Monas Bersih, Anies Sampaikan Apresiasi

(Jakarta) wahdahjakarta.com-– Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (Pemprov DKI) Jakarta mengapresiasi peserta reuni 212 yang tertib dan kondusif serta menjaga kebersihan area Monas yang menjadi lokasi digelarnya reuni 212. Menurut Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, usai acara Reuni 212 tidak ditemukan fasilitas rusak. Selain itu, kondisi Monas kembali bersih.

“Tidak ada kerusakan yang signifikan. Paling hanya rumput yang terinjak-injak dan itu segera diselesaikan, semuanya rapih. Saya apresiasi karena jumlah masanya banyak sekali dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ucap Anies sebagaimana dilansir dari inews.id.

para peserta reuni 212 membersihkan sampah usai acara reuni 212, Ahad (2/12/2018)

“Tahun ini walaupun jumlahnya lebih banyak dari tahun sebelumnya, tapi jumlah sampahnya tidak lebih banyak. Kita pikir 200 ton, jauh lebih kecil dari tahun sebelumnya,” kata Anies yang turut menyampaikan pidato di Panggung Utama reuni 212.

“Dalam empat jam suasananya bisa kembali bersih, di sini terjaga. 1.080 personel kebersihan dikerahkan, 13 mobil yang melakukan pencucian, sekaligus fakum jalan,” tutur Anies.

Kondisi Monas yang kembali bersi pasca reuni 212 berkat kesigapan panitia dan kepedulian peserta melakukan bersih-bersih usai acara. Panitia dan peserta reuni 212 terlihat membersihkan sampah yang berceceran di sekitar tempat acara.

Mereka terlihat membawa trash bag guna memasukkan sampah bekas makanan, minuman, dan alas tempat duduk yang dibuang selama acara berlangsung. Sementara peserta lainnya terlihat membawa peralatan kebersihan seperti sapu lidi dan pengki untuk membersihkan sampah di sana. (sym)

Reuni 212, Lazis Wahdah Buka Posko Layanan Kesehatan dan Konsumsi

bn

Posko Layanan Kesehatan dan konsumsi Lazis Wahdah di lokasi reuni 212, Patung Kuda.

(Jakarta)  wahdahjakarta. com–Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Wahdah Islamiyah (Lazis Wahdah)  membuka posko layanan kesehatan dan konsumsi di lokasi aksi Reuni 212  yang akan digelar Ahad (2/12/2018).

“Insya Allah Lazis Wahdah akan memberikan layanan pijat refleksi untuk peserta reuni 212 yang mungkin kelelahan atau pegal-pegal”, ujar Kepala Cabang Lazis Wahdah Jakarta,  Yudi Wahyudi kepada wahdahjakarta.com, Sabtu (1/12/2018).

Selain itu lembaga yang merupakan unit pengumpul dan penyalur zakat ormas Wahdah Islamiyah ini juga akan membagikan paket konsumsi kepada para peserta.

“Kita juga akan ikut berbagi paket konsumsi berupa snack kepada para peserta, insya Allah yang sudah siap seribuan paket”, ucapnya.

Yudi menambahkan, pihaknya juga menurunkan relawan kebersihan. “Kita juga menyiapkan relawan kebersihan yang akan turut bersama relawan Lainna menjaga kebersihan areal Monas saat aksi dan pasca aksi”, tandasnya.

Posko lazis Wahdah berada di ring 4 dekat Patung Kuda dan mulai beroperasi sejak pukul 21.30 malam ini.

Kondisi  terkini di Monas  Panggung reuni 212 sudah siap. Situasi aman terkendali Tidak nampak kumpulan aparat seperti yang sempat diberitakan.

Acara reuni 212 akan dimulai dari pukul 03.00 sd 12.00 dengan rangkaian antara lain sholat tahajjud, subuh berjamaah, dan taushiyyah dari para ulama. (sym)

Reuni 212 Bukan Ajang Politik Praktis dan Kampanye Paslon

Kawasan Monas tampak bersih kembali setelah aksi 212 tahun 2016 lalu, Photo: Muslimtiday.net

(Jakarta) wahdahjakrta.com – Penanggung jawab Acara Reuni Akbar  Mujahid 212, Slamet Maarif menyatkan, acara yang akan diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas) pada 2 Desember mendatang bukanlah ajang politik praktis atau kampanye paslon tertentu.

Slamet menuturkan tanggal 2 Desember telah menjadi momentum hari persatuan dan persaudaraan kaum muslimin di Indonesia. Untuk itu, reuni digelar untuk menguatkan ghirah serta ukhuwah islamiyah dalam bingkai Bela Tauhid dan Bela NKRI.

“Acara ini murni ajang silaturahim yang dihadiri oleh seluruh elemen umat Islam dan masyarakat Indonesia baik di dalam maupun luar negeri. Bahkan tokoh lintas agama pun akan ikut hadir dalam Reuni Mujahid 212,” kata Slamet dalam konferensi pers Gedung Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII), Rabu (28/11/2018).

Slamet menyebut komitmen Renui 212 bukan ajang politik praktis tercermin dalam imbauan kepada masyarakat. Peserta, diminta tidak membawa atau memakai atribut partai politik.

“Cukuplah pakaian putih-putih, dengan atribut tauhid baik topi, kaos, bendera, dan lainnya,” imbuhnya.

Slamet menambahkan pihaknya telah berkoordinasi dengan laskar ormas Islam untuk keperluan pengamanan. Dia menegaskan jika nantinya ditemukan ada peserta reuni yang membawa atribut politik, maka akan mendapat teguran.

Ustaz Slamet juga mengingatkan agar menjaga persatuan, ketertiban, kedamaian, kebersihan dan tetap semangat saat Reuni Mujahid 212. “Silahkan datang langsung ke Kawasan Monas pada Ahad 2 Desember 2018, mulai Jam 03.00-12.00, kita akan tahajud bersama, subuh berjamaah, dzikir, istighosah kubro, mendengarkan tausiah agama,” ujarnya.

Ia menambahkan, saat Reuni Mujahid 212 juga akan melakukan selebrasi bendera tauhid warna warni dan bendera merah putih. Selain itu akan ada penghargaan untuk generasi muda prestatif tauhid milenia award 212, nasyid, hadroh, drumband dan rampak perkusi. Semua rangkaian acara berlangsung di Monas.

“Ayo jadilah satu diantara jutaan pengibar bendera tauhid, jadilah mujahid dari jutaan mujahid pembela kalimat tauhid, jadilah bagian dari peristiwa sejarah Bangsa Indonesia,” ujarnya.

Sumber: Kiblat.net|Republika.co.id

Pernyataan Resmi Panitia Reuni Alumni 212

Konfrensi pers panitia reuni alumni 212, 2 Desember 2018.

(Jakarta) wahdahjakarta.com – Panitia Reuni Akbar Reuni Mujahid 212 menggelar konferensi pers di Gedung Pusat Dakwah Dewan Dakwah Indonesia (DDII), Matraman, Jakarta pada Rabu (27/11/2018) siang.

Konferensi pers dihadiri oleh KH Abdul Rasyid (Pimpinan Perguruan Asy Syafi’iyyah), KH Sobri Lubis (Ketua Umum FPI), penanggung jawab acara KH Slamet Ma’arif (PA 212), Pembina acara reuni Ust. Yusuf Martak (Ketua GNPF Ulama), KH Al Khathath sebagai Ketua SC reuni 212, dan Ust. Bernard Abdul Jabbar selaku Ketua Panitia serta yang lainnya.

Berikut penyataan resmi Panitia Reuni Akbar Mujahid 212 yang disampaikan pada jumpa pers tersebut:

Reuni Akbar Mujahid 212 adalah sebagai tanda syukur kita akan nikmat dan karunia Allah SWT yang telah mempersatukan kaum muslimin di Indonesia di bawah komando Imam Besar Habib Rizieq Syihab (HRS) dan memenangkan perjuangan Islam dari penistanya. Oleh karena itu setiap tanggal 2 Desember menjadi momentum hari persatuan dan persaudaraan muslimin Indonesia.

Maka dari itu acara ini diperuntukkan untuk lebih menguatkan kembali Ghirah serta Ukhuwah Islamiyah dalam bingkai Bela Tauhid dan Bela NKRI.

Acara ini murni ajang silaturahim yang dihadiri oleh seluruh elemen ummat Islam dan masyarakat Indonesia baik dalam maupun luar negeri, bahkan tokoh lintas agama pun juga akan ikut hadir dalam reuni Mujahid 212 ini. Reuni Mujahid 212 bukanlah sebagai ajang politik praktis atau kampanye Paslon tertentu, maka dari itu jangan campuri acara ini dengan atribut partai politik dan sejenisnya. Cukuplah pakaian putih-putih dengan atribut tauhid, baik topi, kaos, bendera dan lainnya yang melengkapi dalam menyemarakkan reuni Mujahid 212 ini.

Selain itu kami ingin mengklarifikasi bahwa Panitia Pelaksana Reuni Akbar 212 :

  1. Kami tidak membuat dan menyebarkan susunan panitia dan susunan acara baik berupa gambar atau tulisan seperti yang tersebar di media sosial.
  2. Tidak pernah membuat dan atau menyebarkan proposal untuk umum, adapun proposal dibuat terbatas dan hanya untuk kalangan khusus secara pribadi dan terbatas serta mempunyai ciri, warna dan gambar yang khusus.
  3. Gambar digital (meme) untuk penggalangan dana/Infaq Perjuangan yang resmi dari panitia adalah yaitu rekening Bank Syariah Mandiri atas nama Ust. Supriyadi atau Ust. Bernadus Doni Y dengan Nomor rekening : 7123 979 154.

Mari jaga persatuan, jaga ketertiban, jaga kedamaian, jaga kebersihan dan tetap semangat. Silahkan datang langsung ke kawasan Monas pada hari Ahad 2 Desember 2018 mulai Pukul 03.00-12.00 WIB.

Kita akan tahajud bersama, subuh berjamaah, dzikir, istighosah kubro, mendengarkan tausiah agama serta menyaksikan selebrasi bendera tauhid warna warni dan bendera merah putih. Akan ada juga penghargaan untuk generasi muda berprestasi Tauhid Milenia Award 212 serta nasyid, hadroh, drumband dan rampak perkusi.

Semua rangkaian acara berlangsung di Monumen Nasional (Monas) – Jakarta Pusat

Ayo jadilah satu diantara jutaan pengibar bendera tauhid, jadilah mujahid dari jutaan mujahid pembela kalimat tauhid, jadilah bagian dari peristiwa sejarah bangsa Indonesia.