Peggy Khadijah: Indonesia Akan Berdiri di Garis Depan Membebaskan Baitul Maqdis

Peggy Khadijah: Indonesia Akan Berdiri di Garis Depan Membebaskan Baitul Maqdis

Jakarta – Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis tanggal 11 Mei 2018 di Monas semakin istimewa dengan hadirnya artis hijrah, Peggy Khadijah.

Inspirator hijrah yang baru saja kembali dari safari kemanusiaan di Palestina ini mengobarkan semangat para peserta aksi dengan orasi yang berapi-api.

Khadijah sapaan hijrah beliau, menyatakan bahwa tanah Palestina sudah Allah tetapkan menjadi bumi penuh berkah.

“Baaraknaa fiiha (Red: Allah memberkahinya). Palestina adalah jantumg kaum muslimin. Jika jantung ini berhenti berdetak maka akan berakhir semuanya”, tegasnya.

Peggy Khadijah mengajak bangsa Indonesia untuk bersama di garis depan membebaskan Baitul Maqdis.

“Mereka penduduk Palestina berada di garis depan, kita juga akan ikut berada di garis depan. Semoga Allah ridha!”, ungkapnya.

Peggy menekankan kembali bahwa Palestina bukan sekedar tanah yang diwariskan karena faktor genetis, faktor kesamaan etnis, atau perihal biologis. Menurutnya, urusan Palestina adalah urusan aqidah.

Peggy mengatakan, “Para Nabi datang ke Palestina bukan karena genetis, etnis, atau biologis. Mereka datang kesana karena perintah Allah. Nabi Ibrahim, Nabi Musa, dan Nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam di-isra’kan kesana dengan perintah Allah. Ini adalah perkara aqidah”

Artis yang dulu dikenal dengan panggilan Peggy Melati Sukma ini kembali menegaskan bahwa Baitul Maqdis adalah ibukota Palestina. Tidak ada sedikitpun hak bagi zionis Israel. [ibw]

Pernyataan Sikap GNPF Ulama Bogor Tentang Pemindahan Ibu Kota Israel Ke Baitul Maqdis

Pernyataan Sikap GNPF Ulama Bogor Tentang Pemindahan Ibu Kota Israel Ke Baitul Maqdis

(Bogor) wahdahjakarta.com- Sejumlah elemen umat Islam yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) Bogor Raya menggelar Tabligh Akbar peduli Palestina di Masjid Al Muttaqin, Kota Bogor, Sabtu (5/5/2018).

Acara yang bertema “Umat Bersatu Bela Al Quds” digelar dalam rangka menolak kebijakan Amerika Serikat (AS) yang akan mengambil alih Al-Quds menjadi ibu kota Israel.

Hadir sejumlah ulama dan tokoh di acara tersebut, diantaranya plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman, Pembina GNPF Ulama KH Roudl Bahar, Ketua GNPF Ulama Bogor Ustaz Iyus Khaerunnas, Ketua KNRP Bogor Erry Nugroho, Ketua IKADI Bogor Dr Hasyim, Ketua Dewan Dakwah Bogor Ustaz Abdul Halim, Pimpinan PA 212 Ustaz Muhammad Nur Sukma, Ketua FSLDK Rohmi Imanudin dan lainnya. Acara tersebut dipandu oleh Ustaz Dadang Holiyuloh.

Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman dalam sambutannya mengatakan, posisi kenegaraan bangsa Indonesia sudah jelas mendukung kemerdekaan bagi Palestina. “Bagi kita jelas, bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan di atas muka bumi harus dihapuskan,” tegasnya sebagaimana dilansir dari suaraislamonline.com.

Usmar juga mendukung Aksi Bela Al-Quds yang akan digelar pada 11 Mei mendatang di Jakarta. “Namun kita tetap harus jaga kondisifitas agar selalu tertib, dan semangat membela Palestina harus terus dijunjung tinggi,” jelasnya.

Dalam tabligh akbar tersebut disampaikan pula pernyataan sikap GNPF Ulama Bogor Raya yang dibacakan dalam tiga bahasa, yaitu bahasa Indonesia, Arab dan Iggris.

Plt Walikota Bogor Usmar Hariman Pada tabligh Akbar Bela Al-Quds

 

Pembacaan pernyataan sikap dipandu oleh Ustaz Wilyudin Dhani selaku pimpinan GNPF Ulama Bogor Raya. Berikut isinya:

Pernyataan Sikap GNPF Ulama Bogor Raya

Bismillahirrahmanirrahim

Saudara-saudara kita di Palestina sampai saat ini terus dizalimi, dijajah, diperangi dan diusir dari tanah-tanah mereka oleh bangsa yang congkak dan dimurkai Allah yakni zionis Israel dengan dukungan sekutunya.

Dan hari-hari ini, setiap hari warga Palestina di Gaza melakukan aksi Pawai Kepulangan Akbar (Great Return March) untuk memperjuangkan tanah kelahiran mereka yang dirampas oleh Israel sejak tahun 1948. Disaat yang sama, muncul rencana pengambilalihan Baitul Maqdis menjadi ibu kota Israel.

Oleh karena itu, kami atas nama umat Islam Indonesia menyatakan:

  1. Menolak rencana Israel dan sekutunya (AS) tersebut yang akan menjadikan Baitul Maqdis sebagai ibu kota Israel. Pengambilalihan Baitul Maqdis menjadi ibu kota Israel adalah pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan kemanusiaan internasional terbesar pada abad ini.
  2. Mengecam kejahatan Israel yang merespon aksi Pawai Kepulangan Akbar di Gaza dengan cara-cara biadab. Seperti diketahui, hingga saat ini sudah sekitar 50 orang gugur dan lebih dari 6 ribu orang terluka.

Kami umat Islam Indonesia akan terus bersikap dan menyuarakan dukungan untuk kemerdekaan Palestina. Kami bersama Palestina.

Kuatkan kesabaran dan semangat jihadmu wahai saudara kami di Palestina, doa dan dukungan kami selalu menyertai kalian.

Semoga Allah melindungi kalian, memberi kemenangan kepada kalian, memberi kemerdekaan kepada kalian dan memuliakan kalian di dunia dan di akhirat. Aamin ya Robbal Alamin

Bogor, 5 Mei 2018

Atas nama Umat Islam Indonesia

Jelang Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis, GNPF Ulama Bogor Gelar Tabligh Akbar

Jelang Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis, GNPF Ulama Bogor Gelar Tabligh Akbar

(Bogor) wahdahjakarta.com – Menjelang Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis   yang akan dilaksanakan pada Jum’at (11/05) mendatang, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) Bogor Raya akan menggelar Tabligh Akbar Persatuan dalam rangka membela Al-Quds Palestina pada Sabtu 5 Mei 2018 mendatang di Masjid Al Muttaqien, Indraprasta, Kota Bogor.

Ketua GNPF Ulama Bogor Ustaz Iyus Khaerunnas menjelaskan, acara tersebut digelar untuk menunjukkan solidaritas bagi Palestina khususnya terkait Al-Quds. “Kita menolak kebijakan Amerika Serikat (AS) yang pada bulan Mei ini rencananya akan mengambil alih Al-Quds menjadi Ibu Kota Israel,” jelasnya, Kamis (3/5).

Selain itu, kata Ustaz Iyus, Tabligh Akbar tersebut juga digelar dalam rangka mensukseskan dan mengawali rencana aksi besar-besaran umat Islam di Jakarta pada 11 Mei mendatang (Aksi 115). “Kita bersama para Ulama dan Habaib di Bogor akan mengkonsolidasikan umat Islam khususnya di Bogor agar pada 11 Mei nanti bisa bersama-sama ke Jakarta,” ujarnya.

Menurutnya, aksi 11 Mei merupakan acara nasional yang juga serempak digelar oleh negara-negara lain. “Kita berharap aksi ini menjadi gerakan internasional sehingga memiliki pengaruh yang kuat untuk menggagalkan rencana pengambilalihan Al-Quds oleh Israel dan sekutunya,” jelas Ustaz Iyus.

Tabligh Akbar yang bertajuk “Umat Bersatu Bela Al Quds” pada 5 Mei mendatang akan digelar mulai pukul 08.00 pagi hingga waktu menjelang zuhur. Rencananya sejumlah Ulama, Habaib, Pimpinan Ormas Islam serta perwakilan tokoh mahasiswa akan hadir, diantaranya Prof Dr KH Didin Hafidhuddin (Ketua Umum BKsPPI), KH Shabri Lubis (Ketua Koalisi Pembebasan Al Quds), KH Roudl Bahar (Pembina GNPF Ulama), Habib Mahdi Assegaf (Pimpinan Majelis Syababul Khaer), Ustaz Ahmad Syuhada (Sekjen Koalisi Pembebasan Al Quds), Ustaz Iyus Khaerunnas (Ketua GNPF Ulama Bogor Raya), Ustaz Muhammad Nur Sukma (Pimpinan PA 212), Ustaz Abdul Halim (Ketua DDII Kota Bogor), Ustaz Ery Nugroho (KNRP Bogor), Rohmi Rohminudin (Ketua FSLDK Bogor) dan Ustazah Euis Sufi (Pimpinan PD Salimah).

Acara tersebut juga akan dihadiri Ketua Forum Jurnalis Muslim (Forjim) Dudy Sya’bani Takdir. Kehadirannya akan menjelaskan bagaimana perjuangan dan pengorbanan para jurnalis di Palestina khususnya saat ini yang sedang melakukan peliputan pada momen Pawai Kepulangan Akbar (Great Return March) di Gaza. Aksi pawai itu digelar dalam rangka mengembalikan tanah Palestina yang dirampas penjajah Israel. [ ]

Tabligh Akbar Umat Bersatu Bela Al-Quds

Tabligh Akbar Umat Bersatu Bela Al-Quds

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh

Al-Quds memanggil kita wahai Mujahid dan Mujahidah yang rindu akan kemenangan,,,
Jelang pemindahan ibu kota Israel ke Al Quds, insyaAllah umat Islam di Indonesia akan mengadakan aksi besar-besaran untuk menolak agenda tersebut pada Jumat 11 Mei 2018 di Jakarta.

Untuk mensukseskan dan mengawali aksi tersebut GNPF Ulama Bogor Raya akan menggelar Tabligh Akbar UMAT BERSATU BELA AL QUDS bersama para Ulama, Habaib dan Pimpinan ormas Islam se-Bogor Raya, yang insyaallah akan dilaksanakan pada:

Sabtu 5 Mei 2018
Pukul 08.00-11.30 WIB
Masjid Raya Al Muttaqien Indraprasta Kota Bogor

Insyaallah akan dihadiri Oleh Para Tokoh:

  • Prof Dr KH Didin Hafidhuddin (Ketum BKsPPI)
  • KH Shabri Lubis (Ketua Koalisi Pembebasan Al Quds)
  • KH Roudl Bahar (Pembina GNPF Ulama)
  • Habib Mahdi Assegaf (Pimpinan Majelis Syababul Khaer)
  • Ust Ahmad syuhada (Sekjen Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis)
  • Ust Iyus Khaerunnas (Ketua GNPF Ulama Bogor)
  • Ust Muhammad Nur Sukma (Ketua 3 DPP PA 212)
  • Dudy Sya’bani Takdir (Ketua Forum Jurnalis Muslim)
  • Ust Dadang Holiyulloh (Ketua Dewan Syariah Kota Bogor)
  • Ust Abdul Halim (Ketua DDII Kota Bogor)
  • Ust Wilyudin Dhani (Pimpinan GNPF Ulama Bogor Raya)
  • Erry Nugroho Himawan (Komite Nasional untuk Rakyat Palestina – KNRP Kota Bogor)

Ayo kita tunjukkan sikap bela Palestina bela Al Quds.

AllahuAkbar
Korlap
Ahmad Ramdoni Hosein

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wa barokaatuh
Panpel GNPF Ulama Bogor Raya

Seret Pembunuh Imam Palestina ke Mahkamah Internasional

Imam Palestina Dr. Fadi AlBahts yang ditembak di Malaysia, Ahad (22/04/2018) lalu

(Jakarta) wahdahjakarta.com– Pimpinan  Lembaga dan Organisasi Massa Islam (Ormas Islam) yang tergabung dalam Koalisi Pembebasan Al Aqsha (Al Quds) tuntut pelaku dan semua pihak yang terlibat dalam pembunuhan terhadap Imam Palestina Dr.  Fadho AlBahts diseret ke Mahkamah Pidana Internasional sebagai pelaku kejahatan kemanusiaan.

Tuntutan dan desakan tersebut tertuang dalam pernyataan pers  yang ditanda tangani para pimpinan  lembaga dan ormas Islam di Jakarta, pada Selasa (24/04/2018).

“Oleh karena itu sudah seharusnya pimpinan politik Israel seperti Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan dan Direktur Mossad diseret ke Mahkamah Pidana Internasional sebagai pelaku Kejahatan Kemanusiaan (Crimes Againts Humanity)”, dalam rilis yang diterima wahdahjakarta.com.

Koalisi Pembebasan Al-Quds juga menghimbau Pemerintah Indonesia untuk mewaspadai dan melakukan iperasi kontra intelijen terhadap operasi Intelijen oleh Mossad di dalam wilayah Indonesia serta bersikap lebih konkrit dalam menghentikan penjajahan zionis Israel terhadap Palestina.

Berikut pernyataan pers selengkapnya:

 

 

PERNYATAAN PERS

TENTANG

PEMBUNUHAN DR. FADHI ALBATHS

بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم

Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezeki. [QS. Ali Imran: 169]

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُه

Sehubungan dengan pembunuhan yang terjadi terhadap Dr. Fadhi Albaths, pada hari ahad tanggal 22 April 2018, kami ormas ormas Islam  yang tergabung dalam Koalisi Pembebasan Al Aqsha (Al Quds) menyatakan ;

  1. Turut bela sungkawa yang sedalam dalamnya atas pembunuhan keji terencana tersebut dan Insya Allah beliau wafat sebagai syuhada.
  1. Bahwa pembunuhan keji tersebut jelas sangat terencana dan dilakukan oleh organisasi intelijen Mossad melalui agen agen mereka yang tersebar diberbagai belahan dunia. Kita sama mengetahui bahwa Mossad sebagai organisasi intelijen Israel laknatullah, sudah terpola dan menjadi kebiasaan mereka melakukan pembunuhan aktifis Palestina diberbagai belahan dunia. Berbagai operasi assasination oleh Mossad adalah tugas resmi dari pimpinan negara Israel laknatullah, oleh karena itu sudah seharusnya pimpinan politik Israel seperti Perdana Menteri, Menteri Luar Negeri, Menteri Pertahanan dan Direktur Mossad di seret ke Mahkamah Pidana Internasional sebagai pelaku Kejahatan Kemanusiaan (Crimes Againts Humanity).
  1. Kepada negara Malaysia, agar segera menemukan pelaku pembunuhan tersebut dan menghukum mati pelaku serta mendorong upaya Internasional untuk menempatkan Israel sebagai Terorism sponsor state.
  1. Menghimbau Pemerintah Indonesia untuk mewaspadai dan melakukan iperasi kontra intelijen terhadap operasi Intelijen oleh Mossad di dalam wilayah Indonesia serta bersikap lebih konkrit dalam menghentikan penjajahan zionis Israel terhadap Palestina.

Demikian kami sampaikan.

Jakarta, 24 April 2018

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Koalisi Pembebasan Al Aqsha (Al Quds)

  1. KH. M. Siddiq MA (DDII)

  2. KH. Abdul Rosyid AS (Perguruan As Syafi’iyah)

  3. KH. M. Alkhattat (FUI)

  4. KH Arifin Ilham (Majelis Az Zikra)

  5. KH Fikri Bareno (Ittihadiyah)

  6. KH Ahwan (JAS)

  7. KH M Abu Jibril (Majelis Mujahidin)

  8. KH A. Shobri Lubis (FPI)

  9. KH .Muhammad Zaitun Rasmin (Wahdah Islamiyah)

  10. KH A Syuhada (Sabiluna)

  11. KH. Feri Nur (KISPA)

  12. Ust. Bernard AJ (PA 212)

  13. Bpk. Ibnu Baskoro (Darrussallam)

  14. Dr. Jeje Zaenudin (PP Persis)

  15. H Usama Hisyam (Parmusi)

  16. Ust Buchori Muslim (Parmusi)

  17. H Joko Adi Wibowo (PW KB PII Jakarta)

  18. H Ismet (SAPA Islam)

  19. Yoserizal Geneng (SAPA Islam)

  20. Munarman ( An Nashr Institute)

  21. KH Bachtiar Nasir (AQL)

[sym]

Hadiri Konfrensi Al-Quds Amanah Kita Bersama, Pimpinan Wahdah Tampilkan Nasyid Palestina

Hadiri Konfrensi Al-Quds Amanah Kita Bersama, Pimpinan Wahdah Tampilkan Nasyid Palestina

(Istanbul) wahdahjakarta.com– Bertempat di Kota bersejarah Istambul, Turkey tanggal 13-14 April 2018 berlangsung Konfrensi Internasional Al-Quds Amanah Kita. Dihadiri perwakilan dari berbagai negara muslim dunia, yang membahas persoalan Masjidil Aqsha dan kota Al-Quds tercinta.

Konfrensi ini juga membahas penyikapan yang tegas dan cerdas atas keputusan Amerika untuk menjadikan Al Quds sebagai ibukota Negara penjajah Israel.
Pimpinan Umum Wahdah Islamiyah (WI) Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin turut hadir sebagai salah satu tamu kehormatan.

Aksi Bela Palestina 17-12-17 di Monas Jakarta yang dinisiasi oleh para Ulama Indonesia diantaranya Ustadz Zaitun Rasmin sebagai salah satu aktor utamanya sungguh mendapat apresiasi luar biasa dari dunia Islam .

Penghargaan berupa keping kubah Masjidil Aqsha diterima oleh Ustadz Bachtiar Nasir dan Ustadz Zaitun bersama beberapa tokoh Ulama Indonesia yang hadir .
Ustadz Zaitun juga memberi nuansa Indonesia dalam konfrensi dengan menampilkan Nasyid Palestina Tercinta bersama Ustadz Muhammad Ikhwan Jalil dan Ananda Umar Al Faruq yang juga didaulat untuk menbawakan Tilawah Al Quran dalam pembukaan konferensi. Grup Nasyid dadakan ini cukup membuat semangat para peserta bergelora hingga menyambutnya dengan berdiri.

Dalam kunjungan ini UZR berkesempatan untuk bertemu dengan Presiden Turkey Rajab Toyib Erdogan bersama beberapa perwakilan ulama Indonesia .
Semangat membela al Aqsha demikian mengkristal dan hal itu perlu dikapitalisasi dengan cerdas dan cermat . [MIJ/sym/wahdahjakarta.com].

Ulama Indonesia Hadiri Konferensi Internasional Pembebasan Al-Quds di Istanbul

Sejumlah tokoh dan Ulama Indonesia menghadiri konfrensi Internasional pembebasan Al-Quds diTurki

(Istanbul) wahdahjakarta.com– Sejumlah Tokoh Pemuda Islam dunia dan berbagai organisasi pembebasan Al-Quds menghadiri konferensi internasional pembebasan Al-Quds Amanati ke-II di Istanbul, 13-15 April 2018.

Beberapa tokoh dari Indonesia ikut hadir dalam konferensi tersebut, antara lain Ustadz Bachtiar Nasir (MIUM-AQL), Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin (Wahdah Islamiyah), KH. Ahmad Shobri Lubis (FPI), Ustaz Usamah Hisyam (parmusi), Ustaz Jeje Zainuddin (Persis), Ustaz Ahmad Musyafa dan sebagainya.
“Harapan besar salah satunya pemuda Indonesia menjadi pemegang peranan penting pada pembebasan Al-Quds,” kata ketua pelaksana Multaqo, Dr. Wisam Alribi dari Tunisia.

Al-Quds, lanjutnya, dulu pernah dibebaskan oleh khalifah Umar Al Faruq. “Sekarang dalam multaqo ini anak Indonesia Umar Al Faruq membacakan Alquran, semoga kelak yang membebaskan Al-Quds adalah Umar Al Faruq dari Indonesia,” katanya seperti dilaporkan Hendy Irawan, Ketua Bidang Dakwah Forjim yang meliput jalannya Multaqo, Sabtu (14/4/2018).

Umar Al-faruq bin Muhammad Ikhwan Jalil

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Komite Al-Quds pada organisasi Islam dunia, Dr. Ahmad Al-Umari mengatakan persoalan Masjid Al Aqsa sudah menjadi isu dunia. “Kita harus mempersiapkan segala daya dan upaya untuk pembebasan kembali Al-Quds. Kiya harus bersatu atas nama Allah dan Rasulullah dan atas nama Al-Quds,” tegasnya.

Sejak berdiri tahun 2014, organisasi Amanati Al-Quds berupaya menghidupkan kembali semangat perjuangan Al-Quds dengan berbagai upaya, termasuk secara diplomatik.

Agar semua informasi tentang Masjid Al Aqsa sampai kepada masyarakat dunia, Amanati Al-Quds juga menggunakan media sosial untuk mengkampanyekan kepedulian kepada Al-Quds. (Forjim)

Ismail Haniyah: Ruh dan Darah Kami Siap Jadi Tumbal Untuk Bebasnya Masjid Al-Aqsha

Kami Siap Jadi Tumbal Untuk Bebasnya Masjid Al Aqsha

PM. Palestina Ismail Haniyah

(Gaza-wahdahjakarta.com)- Ketua Biro Politik Hamas, Ismail Haniyah mengatakan bahwa ruh dan darah serta apapun yang dimiliki siap dikorbankan untuk membebaskan Al-Quds atau Masjid Al Aqsha dari penjajahan Israel.
“Saat Hamas berdiri, kami telah mematrikan diri bahwa ruh-ruh kami, darah-darah kami, keluarga-keluarga kami, rumah-rumah kami, anak-anak kami, siap menjadi tumbal untuk bebasnya Al Quds dan Masjid Al Aqsha”, ujarnya saat menyampaikan orasi milad gerakan Hamas yang ke.30 sebagaimana dilansir https://paltoday.ps/ar/post/312723.

Perdana Mentri Palestina ini juga menegaskan bahwa, “Tidak pernah ada dalam kamus kami sebuah negara yang bernama Israel, yang mengklaim ibukota negaranya adalah Alquds. Tidak pernah ada. Kami tidak akan pernah memberikan sejengkal pun tanah Palestina, walau harus dibayar dengan berpisahnya kepala dari tubuh kami”.
“Kami tidak akan pernah menjual tanah suci Al-Quds. Kami tidak akan pernah menyepelekan negeri Palestina. Kami tidak akan pernah mundur dari hak kembali ke Palestina. Kami tidak pernah dan tidak akan pernah mengakui negara Israel”, tandasnya.
“Kami semua akan pergi ke Al Quds. Kami akan menyumbangkan jutaan Syuhada demi Al Quds. Kami semua akan pergi ke Al Quds. Kami akan menyumbangkan jutaan syuhada demi Al Quds…”, pungkasnya. Link video: https://www.facebook.com/WahdahIslamiyahJakarta/videos/1426060704159028/ [ed: sym].

Untukmu Al Aqsha

Khutbah Jumat Oleh: Muhammad Ikhwan Jalil, Lc

Untukmu Al Aqsha

‎إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَ

‎مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُه

‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

‎يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا

‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

‎أَمَّا بَعْدُ : فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ، وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ

Kaum Muslimin a’aazkumullah

Hari ini adalah hari mulia , hari berkah. Jumat yang membahanakan takbir. Jumat yang menggemakan shalawat. Hari dimana suara- suara kebaikan , suara- suara kebenaran memenuhi ruang dengar nurani kita.

Saat dunia menyaksikan dengan termangu kekejaman, kepongahan, dan kekejian Yahudi Zionis atas tanah suci kaum muslimin, kiblat pertama mereka Al Aqsha, Masjidil Aqsha …

Apakah kita hanya diam dan duduk termangu pula,,,

TIDAK ,,, Sungguh Seribu

TIDAK,,, Kita harus bersuara,,

Kita harus bicara. Bahkan kita harus meneriakkan pembelaan, dukungan, dan keberpihakan kita pada Al Aqsha, pada Palestina tercinta.

Jangan remehkan suara anda. Jangan memandang enteng menggemanya pembelaan atas Al Aqsha kita. Abaikan suara – suara sumbang. Biarkan ia tenggelam dalam lautan pekik kebenaran , pada gemuruh suara jihad…

Saat langkahmu tak sampai di bumi para Nabi , negeri para syuhada’ yang bernama Palestina , saat tanganmu tak bisa menjangkau masjidil Aqsha , maka berikan suaramu membelanya , yang akan berhimpun pada gemuruh suara umst ini , yang akan memekakkan telinga para durjana sekaligus membuka jiwa- jiwa beriman dan pada saat yang sama mencerahkan siapapu manusia berakal .

وَقُلْ جَاءَ الْحَقُّ وَزَهَقَ الْبَاطِلُ إِنَّ الْبَاطِلَ كَانَ زَهُوقًا

“Dan katakanlah: Telah datang kebenaran dan telah lenyap kebatilan. Sesungguhnya kebatilan itu pasti lenyap. (QS Al Isra’ :81)

أقول قولي هذا و أستغفر الله لي و لكم من كل ذنب إنه هو الغفور الرحيم

Khutbah Kedua

الحمد لله رب العالمين و الصلاة و السلام على أشرف المرسلين و على آله و صحبه أجمعين ، أما بعد

Kaum muslimin Rahimakumullah

Ketahuilah bahwa kaum muslimin Palestina adalah saudara- saudara kita. Mereka adalah sedarah iman dengan kita, penderitaan mereka adalah penderitaan kita.

Al Aqsha adalah milik kita, milik kaum Muslimin. Merebut dan memerdekaan al Aqsha adalah amanah aqidah dan sejarah bagi kita. Seribu cara terpampang di hadapan kita untuk menyumbang bagi kemerdekaan Palestina, untuk kemerdekaan Al Aqsha .

Doa anda adalah segalanya, doakan dan jangan pernah berhenti berdoa. Menyuarakan dan jangan pernah diam untuk Al Aqsha dan Palestina dengan semua wasilah dan cara yang mungkin.

Didik generasimu mencintai Al Aqsha dan anak-anak Aqsha bangsa Palestina yang pemberani. Berikan hartamu dan dirimu untuk satu kata: JIHAD …,

Ya Allah tegakkanlah panji- panji jihad di jalanMu dan biarkan kami berjalan beriring di bawah bayang- bayangnya .

Ya Allah berkati kami dengan menapaki jalan perjuangan membesakan Al Aqsha-Mu.

Ya Allah turunkan pertolonganMu yang tidak akan ada yang bisa melawannya.

Ya Allah beri kami kesempatan untuk sujud di masjidil Aqsha yang merdeka. [ed:sym]

9 Sikap Wahdah Islamiyah (WI) Tekait Al-Quds Yerusalem


PERNYATAAN SIKAP DEWAN PIMPINAN PUSAT WAHDAH ISLAMIYAH TERKAIT Al-QUDS YERUSALEM
Nomor: K.399/IL/I/03/1439
الحمد لله القائل : سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَىٰ بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى الَّذِي بَارَكْنَا حَوْلَهُ لِنُرِيَهُ مِنْ آيَاتِنَا ۚ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيعُ الْبَصِيرُ
وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى رَسُوْلِ الله وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْساَنٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ، وَبَعْدُ

Sehubungan rencana pemerintah Amerika Serikat untuk memindahkan Kedutaan Besarnya ke Al-Quds Yerusalem yang dengan demikian adalah dukungan penuh untuk menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Zionis Israel, maka Wahdah Islamiyah memandang persoalan ini sangat serius dan menandakan bahwa persoalan Palestina dan Al-Aqsha telah memasuki masa yang sangat genting dan berbahaya.

Bersasarkan hal tersebut di atas, dipandang perlu untuk menyatakan sikap sebagai berikut:
1. Menolak dan mengutuk keras rencana Amerika Serikat tersebut, yang jelas-jelas merupakan puncak penjajahan dan kezaliman Zionis Israel atas tanah suci kaum muslimin.
2. Menyerukan kepada segenap kaum muslimin untuk menggalang penolakan atas rencana zalim ini.
3. Menegaskan kembali dukungan penuh bagi kemerdekaan Palestina termasuk Al-Quds Yerusalem dari penjajahan Zionis Israel.
4. Menyerukan kepada negara-negara muslim untuk segera menyatukan sikap merespon kondisi yang sangat serius ini dengan tindakan nyata mencegah Amerika Serikat mewujudkan rencana jahatnya dengan cara apapun juga.
5. Menuntut pemerintah Indonesia sebagai negara muslim terbesar dunia untuk menjadi inisiator penolakan dan pencegahan hal tersebut di atas.
6. Menyerukan kepada kaum muslimin untuk melakukan boikot cerdas atas produk-produk Amerika Serikat sebagai respon minimal atas kezaliman dan dukungannya kepada Zionis Israel.
7. Menyerukan kepada segenap kaum muslimin untuk kembali memperkuat komitmen keislamannya dalam seluruh sisi kehidupan, karena kekuatan yang sesungguhnya pada umat Islam ini adalah terletak pada kedekatannya kepada Allah Subhanahu Wata’ala.
8. Menyerukan kepada kaum muslimin seluruhnya untuk mempererat ukhuwah islamiyah dan meminimalkan sejauh mungkin segala hal yang bisa menjadi sebab perselisihan dan perpecahan dalam tubuh umat Islam. Karena perpecahan inilah yang membuat kita tidak berdaya di hadapan kezaliman dan kepongahan musuh atas kita.
9. Menyerukan kepada kaum muslimin untuk memaksimalkan doa dan permohonan kepada Allah Subhanahu Wata’ala Rab Yang Maha Kuat dan Maha Perkasa untuk menurunkan pertolonganNya kepada kaum muslimin di Al-Quds Yerusalem dan Palestina secara umum yang akan membungkam kesombongan musuh-musuhNya.
Demikian penyataan ini dibuat sebagai penegasan sikap Wahdah Islamiyah atas persoalan Palestina dan Al-Quds Yerusalem secara khusus, Nashrun Minallah wa Fathun Qariib, Amin.

Makassar, 19 Rabiul Awal 1439 H/08 Desember 2017 M

DEWAN pimpinan pusat

wahdah islamiyah

ttd ttd

H. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A.

Ketua Umum

Syaibani Mujiono, S.Sy.

Sekretaris Jenderal

Sumber: http://wahdah.or.id/pernyataan-sikap-dewan-pimpinan-pusat-wahdah-islamiyah-terkait-al-quds-yerusalem/