دور مؤسسة الحجاز في نشر الخير والمنفعة في المظاهرة السليمة لدفاع عن الأقصى ١٢/١٧

دور مؤسسة الحجاز في نشر الخير والمنفعة في المظاهرة السليمة لدفاع عن الأقصى ١٢/١٧

جاكرتا،لم يمض يوم إلا وقد نشر الخيرات والمنفعة،هاهي مؤسسة الحجاز الخيرية إندونسيا.المؤسسة التي أنشئت في ديبوك،حوالي ست سنوات الماضية استمرت إلى هذه الأيام في نشر الخيرات والمصالح للناس،على رأسها مساهمة الحجاز في عدة وتجهيز حوائج ومتطلبات مشاركي المظاهرة السليمة للدفاع عن فلسطين التي تقام في موناس تاريخ سبعة عشر من ديسمبر.

المؤسسة التي انضمت تحتها المعاهد والمدارس لتحفيظ آلقرآن للآيتام لمرحلة الإبتدائية الومتوسطة هذه قد أرسلت طلبتها ومدرسيها والموظفين للاشتراك في المظاهرة السليمة في موناس،على رأسها ابن رئيس المؤسسة الأستاذ عرفة شرف الدين وهو في سبعة من عمره ويبيت مع المشاركين في مسجد الاستقلال. يا لها من جهود سامية.

Subuh Berjamaah Untuk Palestina

Subuh Berjamaah untuk Palestina

(Jakarta)-wahdahjakarta.com– Rangkaian kegiatan Aksi Bela Palestina dimulai dengan pelaksanaan Shalat Subuh berjamaah. Suasana sudah tampak ramai dengan terlihatnya jamaah berdatangan dari berbagai sudut pintu Monas.

Sekitar ribuan jamaah telah hadir di Monas untuk mengikuti Shalat Subuh berjamaah. Pada jamaah yang sudah hadir, terlihat raut muka antusiasme dan keikhlasan demi menyuarakan perjuangan terhadap kemerdekaan Palestina.

Dalam pelaksanaan Shalat Subuh juga telah dibacakan Qunut Nazillah. Qunut Nazillah tersebut bertujuan untuk mendoakan perjuangan seluruh Ummat Islam didunia yang sedang memerangi kedzaliman, terkhusus Muslim Palestina yang sedang berjihad melawan Zionis Israel.

Mari rapatkan shaf, bagi yang masih dijalan segera merapat, bagi yang berhalangan, hadir mari berikan donasi terbaik bagi saudara Muslim kita di Palestina.
[rma]

Tim Kebersihan Reuni Akbar 212

Reuni Akbar 212, yang Tersisa Hanya Bersih!

Reuni Akbar 212, yang Tersisa Hanya Bersih!

Jakarta – Reuni 212 Sabtu (02/12) telah usai gegap gempita dihadiri sekitar 1 Jutaan orang. Alhamdulillah, atas izin Allah Monumen Nasional (Monas) kembali telah bersih bebas dari sampah.

” Bagus kalau setiap acara besar yang diselenggarakan di Monas harusnya bersih seperti ini”. ujar salah seorang peserta reuni.

Dikabarkan bahwa sampah bekas acara Reunian 212 ini memang sudah di koordinir dengan pihak dinas kebersihan Kota Jakarta bekerjasama dengan relawan dari penyelenggara. Para relawan tidak sedikit yang kemudian disebar di berbagai titik lapangan, disamping juga atas kesadaran dari para peserta sendiri untuk mengumpulkan sampah yang berserakan, sehingga sampah dapat terlokalisir tidak berserakan.(RH).

Relawan Transmitter Suara

Relawan Transmitter Suara dari Panggung Utama 212

Relawan Transmitter Suara dari Panggung Utama 212

Gawean besar Reuni 212 di Monas ini perlu jasa tim relawan khusus yg berpengalaman mengurus tata suara sound system.
Hal ini dibutuhkan agar seluruh rangkaian acara dan pesan-pesan dari para ulama di panggung dapat diterima dg jelas dan baik oleh seluruh massa yang membludak dari segala penjuru.

Adalah Yusuf 44 tahun seorang pedagang alat-alat listrik yg tinggal di jl Kenari menjadi salah satu Tim Relawan Sound Reunian 212.

Menurut ayah dari 2 orang anak ini, pkerjaan sound ini menggunakan tenaga genset berbahan bakar bensin yg butuh 4 liter untuk durasi 3-4jam. Ada 16 titik sound yg kekuatannya mampu menjangkau 6 km dari panggung utama.

Tim relawan ini menggunakn 8 mobil pick up transmitter yg disebar di titik terjauh dan sisanya menggunakan scaffolding di sekitar area yg lbh dekat dengan panggung. Sumber dana diperoleh dari masyarakat perorangan bukan dari lembaga.

Harapan Yusuf terlibat menjadi relawan agar masyarakat yang antusias hadir namun tidak mampu menjangkau panggung utama tetap dapat mengikuti acara dg baik dan dapat mendengarkan pesan dan tausiyah dari para ulama. Sehingga semangat persatuan dan kebangkitan umat terus bergelora dan membekas di hati mereka.

Semoga jerih payah Pa Yusuf dan Tim menjadi ladang amal jariah di akhirat, sehingga gelora 212 terus menyala. Mari bahu membahu berkontribusi untuk umat dengan apa yg kita bisa.(RR).

UBN Mengisi Reuni Akbar 212

UBN: Kita Tatap Masa Depan Islam yang Baru di Indonesia

UBN: Kita Tatap Masa Depan Islam yang Baru di Indonesia

Jakarta – Ketua GNPF Ulama Ust. Bachtiar Natsir (UBN) memberikan tausiyah pada acara Reuni Akbar 212, konsolidasi akbar yang didukung berbagai komponen umat Islam. Reuni dilaksanakan di Monas, Jakarta pada hari Sabtu (2/12/2017).

Ketua GNPF Ulama yang kerap disapa UBN ini menyimpulkan penyebab perpecahan yang selama ini terjadi, berakar pada 2 hal, yaitu : jauhnya umat dari Al Qur’an dan adanya pengelompokan-pengelompokan terhadap umat Islam.

Untuk kasus yang pertama, beliau menyindir masih banyak yang tidak sholat subuh berjama’ah dan mendahulukan membaca Whatsapp dibanding Al Qur’an.

Yang kedua adalah masih adanya gesekan dalan internal umat Islam dikarenakan beberapa perbedaan, seperti organisasi, madzhab, dll.

“Demi Allah, tidak pernah ada di hati saya bahwa NU, Anshor dan Banser melarang saya ceramah. Yang ada adalah karena saya yang jarang silaturahim kepada mereka,” tegasnya.

Berikutnya beliau mengajak agar umat Islam tidak membuka kembali luka sejarah. “Pernah ada luka sejarah di masa lalu. Masyumi pernah kecewa dengan NU, dan NU kecewa dengan Masyumi. Itu adalah ijtihad para pendahulu kita,” kata beliau.

“Kini kita umat Islam perlu membuat ijtihad baru, yaitu bersatunya semua kekuatan Islam baik yang tradisional maupun modernis di Indonesia. Hilangkan syak wasangka, lupakan luka sejarah. Kita menatap masa depan Islam yang baru di Indonesia”, lanjutnya.

Persatuan perlu terus diupayakan karena ada pihak-pihak yang ingin agar umat terus berseteru.

“Mereka, musuh agama dan negara, tidak peduli kamu ini bajunya putih atau hijau, tidak perduli kamu NU atau Muhammadiyah, mereka tidak peduli bangsa negara ini hancur. Yang mereka mau adalah kita umat berpecah belah, bawa lari kekayaan Indonesia yg luar biasa ini,” pungkasnya. [ibw]

RUMAH QUR’AN DIROSA JAKARTA

Dirosa

⁠⁠⁠RUMAH QUR’AN DIROSA JAKARTA

“Belajar Al Qur’an dari Nol, Hingga Jadi Pengajar”

Menyelenggarakan :
1) Pelatihan Membaca Al Qur’an dari Nol (Kode PMQN)
2) Perbaikan Bacaan Al Qur’an /Tahsin dan Tajwid (Kode T&T)
3) Belajar Menerjemah Al Qur’an (Kode BMQ)
4) Pelatihan Bagi Pengajar Al Qur’an (PBPQ)

Waktu Belajar :
A. PMQN dan T&T :
✍🏻 Kelas Non Private/Kelompok (Putra) :
-Setiap Senin dan Kamis (Maghrib – Isya / 19.30 – 20.30)
– Atau Setiap Akhir Pekan (Sabtu/13.00 – 15.00 siang)
🏛 Tempat: Gedung Graha Pena, Jl. Jati Murni, Pasar Minggu, Jaksel.

✍🏻 Kelas Non Private/Kelompok (Putri):
-Setiap senin dan kamis, pukul 16.00 – 17.00 sore
– Atau Setiap Akhir Pekan (Sabtu/10.00 – 12.00 pagi)
🏛 Tempat : Gedung Graha Pena, Jl. Jati Murni, Pasar Minggu, Jaksel.

🏡 Kelas Private (Putra/Putri) sesuai kesepakatan

2) BMQ (Belajar Menerjemah Al Qur’an)
– Setiap Kamis Ba’da Maghrib atau Akhir Pekan / Sesuai kesepakatan

3) PBPQ (Pelatihan Bagi Pengajar Al Qur’an) setiap Kamis Siang/Sore atau sesuai kesepakatan.

“SEMUA PROGRAM BERSIFAT GRATIS/INFAK”

Pendaftaran Gelombang Pertama dibuka sampai dengan 3 September 2017

Bagi Anda yang berminat, silahkan, ketik : Nama_Alamat_Kelas yg dipilih (Private/Non Private)_Waktu_Jns Kelamin
Contoh :
1) Ahmad_Pasar Minggu_PMQN (Non Private)_Senin&Kamis (Maghrib-Isya)_Pria
2) Wati_Mampang_T&T (Private) _ Ahad_Wanita (09.30-10.30)

Kirim ke nomer :
Hp. 082387900900 (WA/Call/SMS)

🏢 Alamat Kantor :
Jl Warung Jati Barat Nomer 36, Pasar Minggu, Jaksel

🍂 Telah dibuka perwakilan di beberapa lokasi : Jakut, Depok, dan Jaktim.🍃

Mari ikut berkontribusi memberikan donasi melalui program-program Lazis Wahdah Jakarta salah satunya untuk pembiayaan Rumah Quran DIROSA.

Published by LAZIS Wahdah Jakarta & Wahdah Islamiyah Jakarta

“Melayani dan Memberdayakan”