Israel Kembali Serang Gaza : 3 Orang Tewas dan Gedung Hamas TV Hancur

Serangan yang dilakukan Israel ke jalur gaza pada dini hari tadi, Selasa(13/11) menewaskan 3 orang warfa palestina

(Gaza) wahdahjakarta.com, – Israel kembali meluncurkan serangan udara di Jalur Gaza dan menewaskan 3 orang warga Palestina pada Selasa dini hari (13/11). Serentetan tembakan roket ini juga menghancurkan studio stasiun televisi Hamas.

Dilansir AFP dan Reuters, Selasa (13/11/2018), militer Israel menyatakan serangan tersebut mengenai 70 titik militan.

Pesawat-pesawat tempur Israel membom studio TV Hamas. Tak ada keterangan soal korban dalam serangan udara di Al-Aqsa televisi.

Al-Aqsa Televisi–dinamai dari masjid bersejarah di Yerusalem–mengatakan akan segera melanjutkan siaran.

Serangan ini juga menghancurkan bangunan di sekitar studio. Banyak penduduk setempat melarikan diri setelah Israel mengeluarkan peringatan.

Serangan udara Israel ini dilakukan setelah 200 roket ditembakkan dari wilayah Hamas pada Senin (12/11) sore hingga malam hari.

Sebanyak 60 roket dicegat pertahanan rudal dan kebanyakan jatuh di daerah terbuka. Meski begitu ada permukiman yang terkena. Petugas medis melaporkan setidaknya tujuh warga Israel terbuka.

Militer Israel juga mengatakan sebuah bus dihantam rudal anti-tank di Jalur Gaza di wilayah Kfar Aza Kibbutz. Akibatnya beberapa orang terluka dan seorang tentara terluka parah.

Kelompok-kelompok militan Palestina di Gaza, termasuk Hamas, mengaku bertanggung jawab atas serangan roket dan rudal di bus. Mereka menyebut bus tersebut digunakan tentara Israel.

Serangan ini dilakukan kelompok tersebut sebagai balasan operasi mematikan Israel yang dilakukan Minggu (11/11). Saat itu bentrokan meletus selama operasi rahasia di Jalur Gaza yang menewaskan tujuh militan Palestina termasuk seorang komandan lokal Hamas. Seorang perwira Israel juga tewas dalam peristiwa tersebut.

PM Israel Benjamin Netanyahu mempersingkat perjalanan ke Paris dan bergegas pulang ketika ketegangan meningkat. Pada Senin (12/11) dia langsung mengadakan pertemuan dengan kepala keamanan Israel.

Sumber : detik.com

10 TAHUN AQL, UBN BERI PESAN DAMAI LEWAT TEMA “PEACE IS POWER”

 

UBN mengajak masyarakat Indonesia agar tidak gampang percaya pada isu-isu yang beredar belakangan ini yang berakibat rusaknya nama baik umat muslim.

Jakarta (wahdahjakarta.com)-, Ar Rahman Qur’anic Learning (AQL) Islamic Center menggelar Milad Akbar pada selasa (11/9/ 2018) yang bertepatan dengan tahun baru Islam 1 Muharram 1440 H, di Balai Kartini, Kuningan Jakarta Selatan me.

Ada pesan penting yang disampaikan mengambil tema “PEACE IS POWER”. Menurut pendiri AQL, Ustadz Bactiar Nasir (UBN), tema ini diambil untuk memberi tahu publik bahwa Islam adalah agama yang damai dan bukan agama teroris, seperti yang dituduhkan semenjak peristiwa Nine Eleven, 11 September 2001 lalu.

“Walaupun World Of Terrorist sudah dihentikan oleh pemerintahan Obama pada 21 April 2013, namun propaganda kebencian yang diedarkan oleh Donald Trump belakangan ini dengan isu-isu baru tentang Islam adalah sebuah fitnah besar bagi umat Muslim di kalangan masyarakat,” ujar UBN dalam Press Conference sebelum acara dimulai.

Oleh sebab itu UBN membuat milad akbar ini dengan bertajuk kedamaian, agar isu-isu yang beredar di kalangan masyarakat tersebut bisa dinetralisir hingga dihentikan. “Kami ingin mengingatkan Donald Trump bahwa terorisme yang dilekatkan kepada Islam adalah sebuah kesalahan yang besar,” imbuhnya.

Melalui acara tersebut, Sekretaris Jenderal Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) ini mengajak masyarakat Indonesia agar tidak gampang percaya pada isu-isu yang beredar belakangan ini, yang berakibat rusaknya nama baik umat muslim. “Karena sejatinya umat muslim adalah umat yang menjaga perdamaian, dan bukan umat yang berprilaku keras”, jelasnya.

AQL Islamic Center yang berpusat di Tebet Utara Jakarta Selatan ini didirikan pada 1 Muharram 1429 H yang bertepatan dengan 29 Desember 2008 dengan visi besar membangun peradaban dengan Al-Quran. Visi ini didorong kesadaran pendiri AQL Islamic Center, bahwa rahmat Allah terbesar bagi umat manusia itu adalah Alquran.
(Rep: Fry/Ed:sym).

Hidayat Nur Wahid: Jangan Biarkan Muslim Palestina Berjuang Sendiri

Hidayat Nur Wahid Jangan Biarkan Muslim Palestina Berjuang Sendiri

Hidayat Nur Wahid Jangan Biarkan Muslim Palestina Berjuang Sendiri

Hidayat Nur Wahid: Jangan Biarkan Muslim Palestina Berjuang Sendiri

(Jakarta) wahdahjakarta.com, – Pada dasarnya jarak Indonesia dan Al Quds, Palestina adalah sangat jauh, namun jarak tersebut akan menjadi dekat apabila didasarkan dengan akidah Umat Islam.

“Keputusan sepihak Donald Trump telah mendapatkan berbagai penolakan bagi seluruh elemen masyarakat Nasional, bahkan Internasional,” jelas  Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid dalam #Aksi115  Indonesia Bela Baitul Maqdis di Monas, Jakarta pada Jum’at  (11/05/2018)

“Sebagai Umat Islam, jangan sampai membiarkan Muslim Palestina berjuang sendiri. Kita sebagai Umat Islam harus senantiasa bersama Muslim Palestina dalam upaya pembebasan Baitul Maqdis”, ujarnya.

Salah satu perjuangan yang potensial untuk membebaskan Baitul Maqdis adalah mewujudkan pemimpin yang bersiap membela Baitul Maqdis.

Sebagai penutup, Mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera ini  memberikan nasehat bahwa perjuangan dalam membebaskan Baitul Maqdis tidaklah mudah, dan dipastikan mengalami berbagai hambatan. Namun hambatan ini tidak akan berarti atas adanya kuasa Allah Ta’ala. Kuasa Allah akan menyertai hamba-Nya yang selalu berjuang.[rma/sym]

Sumber: Media Center Aksi Indonesia Bela Baitul Maqdis

Spirit of Aqsa Hadirkan Pusat Edukasi Palestina dan Baitul Maqdis

Spirit of Aqsa Hadirkan Pusat Edukasi Palestina dan Baitul Maqdis

(Jakarta) wahdahjakarta.com Sejak terbentuk dari tahun 2010 lalu, lembaga Spirit of Aqsa (SoA)  terus berkonsentrasi pada perjuangan pembebasan Baitul Maqdis dan kemerdekaan Palestina, utamanya di bidang diplomasi, donasi kemanusiaan serta edukasi. Pada acara Silaturahim Aktivis dan Media Pejuang Baitul Maqdis yang diselenggarakan pada sabtu, 5 Mei 2018, Spirit of Aqsa meluncurkan inovasi baru di bidang edukasi kepalestinaan, yaitu Rumah Spirit of Aqsa; Pusat Edukasi Palestina dan Baitul Maqdis.

Rumah Spirit of Aqsa diresmikan langsung oleh KH. Bachtiar Nasir, selaku ketua umum, bersama dengan kehadiran puluhan aktivis Palestina, media, relawan maupun masyarakat umum. Tujuannya agar seluas mungkin masyarakat bisa mengetahui dan mengambil manfaat dari keberadaan rumah edukasi ini, utamanya dalam perihal pengetahuan yang utuh terkait hal-hal prinsip perjuangan Palestina.

Dari tema sejarah Palestina sebagai negeri para nabi hingga Nabi Muhammad saw, kemudian juga sejarah Palestina dalam naungan Islam, bahkan sejarah kemunculan Zionis dan perlawanan rakyat Palestina. Semuanya disajikan dalam Rumah Spirit of Aqsa dengan ringan, padat dan menarik.

Selain fasilitas edukasi, Rumah Spirit of Aqsa juga menyediakan SoA Store dan perpustakaan. Dari Rumah ini diharapkan semangat besar masyarakat Indonesia untuk membela Palestina dan Baitul Maqdis bisa mendapatkan pencerahan terkait pengetahuanpengetahuan mendasar yang harus dipahami.

Rumah Spirit of Aqsa juga menyediakan media-media edukasi online melalui berbagai media sosial berupa berita harian, pekanan baik dalam bentuk tulisan, foto bahkan video. Semua ini dijalankan atas dasar kewajiban edukasi yang seharusnya diemban oleh berbagai unsur masyarakat seperti pendidik, insan media, aktivis dan lain sebagainya.

Kehadiran Rumah Spirit of Aqsa terbuka untuk kesempatan kunjungan individu maupun kolompok dengan penyampaian yang lebih cepat dan utuh. In sya Allah.

Jakarta, 05 Mei 2018

Contact : +628161977184

Media Sosial : Spirit of Aqsa | @spiritofaqsa

Email : spiritofaqsa10@gmail.com

Jelang Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis, GNPF Ulama Bogor Gelar Tabligh Akbar

Jelang Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis, GNPF Ulama Bogor Gelar Tabligh Akbar

(Bogor) wahdahjakarta.com – Menjelang Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis   yang akan dilaksanakan pada Jum’at (11/05) mendatang, Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF Ulama) Bogor Raya akan menggelar Tabligh Akbar Persatuan dalam rangka membela Al-Quds Palestina pada Sabtu 5 Mei 2018 mendatang di Masjid Al Muttaqien, Indraprasta, Kota Bogor.

Ketua GNPF Ulama Bogor Ustaz Iyus Khaerunnas menjelaskan, acara tersebut digelar untuk menunjukkan solidaritas bagi Palestina khususnya terkait Al-Quds. “Kita menolak kebijakan Amerika Serikat (AS) yang pada bulan Mei ini rencananya akan mengambil alih Al-Quds menjadi Ibu Kota Israel,” jelasnya, Kamis (3/5).

Selain itu, kata Ustaz Iyus, Tabligh Akbar tersebut juga digelar dalam rangka mensukseskan dan mengawali rencana aksi besar-besaran umat Islam di Jakarta pada 11 Mei mendatang (Aksi 115). “Kita bersama para Ulama dan Habaib di Bogor akan mengkonsolidasikan umat Islam khususnya di Bogor agar pada 11 Mei nanti bisa bersama-sama ke Jakarta,” ujarnya.

Menurutnya, aksi 11 Mei merupakan acara nasional yang juga serempak digelar oleh negara-negara lain. “Kita berharap aksi ini menjadi gerakan internasional sehingga memiliki pengaruh yang kuat untuk menggagalkan rencana pengambilalihan Al-Quds oleh Israel dan sekutunya,” jelas Ustaz Iyus.

Tabligh Akbar yang bertajuk “Umat Bersatu Bela Al Quds” pada 5 Mei mendatang akan digelar mulai pukul 08.00 pagi hingga waktu menjelang zuhur. Rencananya sejumlah Ulama, Habaib, Pimpinan Ormas Islam serta perwakilan tokoh mahasiswa akan hadir, diantaranya Prof Dr KH Didin Hafidhuddin (Ketua Umum BKsPPI), KH Shabri Lubis (Ketua Koalisi Pembebasan Al Quds), KH Roudl Bahar (Pembina GNPF Ulama), Habib Mahdi Assegaf (Pimpinan Majelis Syababul Khaer), Ustaz Ahmad Syuhada (Sekjen Koalisi Pembebasan Al Quds), Ustaz Iyus Khaerunnas (Ketua GNPF Ulama Bogor Raya), Ustaz Muhammad Nur Sukma (Pimpinan PA 212), Ustaz Abdul Halim (Ketua DDII Kota Bogor), Ustaz Ery Nugroho (KNRP Bogor), Rohmi Rohminudin (Ketua FSLDK Bogor) dan Ustazah Euis Sufi (Pimpinan PD Salimah).

Acara tersebut juga akan dihadiri Ketua Forum Jurnalis Muslim (Forjim) Dudy Sya’bani Takdir. Kehadirannya akan menjelaskan bagaimana perjuangan dan pengorbanan para jurnalis di Palestina khususnya saat ini yang sedang melakukan peliputan pada momen Pawai Kepulangan Akbar (Great Return March) di Gaza. Aksi pawai itu digelar dalam rangka mengembalikan tanah Palestina yang dirampas penjajah Israel. [ ]

Tabligh Akbar Palestinaku Kini

Tabligh Akbar Palestinaku Kini

Tabligh Akbar Palestinaku Kini

 

Tabligh Akbar

Palestinaku Kini

Bersama  Departemen Dakwah DPP Wahdah Islamiyah bekerjasama dengan Jam’iyyah Ihya AtTurats Al Utsmani

Menghadirkan:

  • Syaikh Nail Shalih hafidzahullah

  • Syaikh Ahmad Isa hafidzahullah

Hari/Tanggal : Kamis/ 29 Maret 2018

Waktu              : 16.00 WITA-Selesai

Tempat           : Masjid Darul Hikmah Komp. DPP Wahdah Islamiyah, Jln. Antang Raya Makassar

Terbuka Untuk Umum, Pria dan Wanita

Ulama Palestina: Kami Akan Terus Lakukan Perlawanan Sampai Titik Darah Penghabisan

Ulama Palestina Diaspora, Syaikh DR. Nawwaf Takruri (tengah)

Ulama Palestina: Kami Akan Terus Lakukan Perlawanan Sampai Titik Darah Penghabisan

Jakarta (wahdahjakarta.com)- Ketua Ikatan Ulama Palestina Diaspora, Dr. Nawwaf Takruri menegaskan bahwa rakyat Palestina akan terus berjuang membela Baitul Maqdis. Hal itu dikemukakannya di hadapan awak media dalam Konfrensi Pers Realisasi Kewajiban Ulama dan Da’i Terhadap Baitul Maqdis yang digelar di bilangan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Rabu (21/3/2018) sore.

“Mereka di Palestina akan mengorbankan semua yang berharga dan semua yang mereka cintai. Kami tidak akan pernah berhenti untuk terus melakukan perlawanan dan intifadhah dan akan terus bergerak sampai titik darah penghabisan,” ujarnya.

Syaikh Nawaf mengungkapkan, perlawanan yang dilakukan tidak hanya di dalam Gaza dan Palestina, namun juga di Tepi Barat dan daerah lainnya bahkan hingga ke luar Palestina dan dilakukan oleh semua kalangan dengan persenjataan yang terbatas sekalipun.

“Baik anak muda hingga orang tua bahkan ibu-ibu tetap memperjuangkan Baitul Maqdis walau hanya dengan pisau dan apa saja yang mereka miliki agar mereka bisa melakukan perlawanan,” ungkapnya.

Meskipun mendapat banyak tekanan, rakyat Palestina akan terus berjuang. Ia bersyukur mendapatkan dukungan dari ummat Islam Indonesia. “Ketika kami hampir saja lelah dan hampir sudah putus asa, kami dapati saudara-saudara kami melakukan demonstrasi di Jakarta, Kuala Lumpur, Istanbul dan di beberapa belahan dunia. Ini semacam energi baru yang akan membuat kami terus bangkit,” ucapnya.

Beliau berharap dukungan ummat Islam Indonesia terhadap perjuangan Baitul Maqdis terus mengalir. “Kami akan terus berjuang dan kami berharap Anda terus membersamai kami seterusnya dan berharap anda dapat berjuang bersama kami seterusnya,” imbuhnya.

“Saya sangat berbangga dengan apa yang dilakukan oleh ulama-ulama Indonesia khususnya sikap mereka dalam keberpihakannya terhadap saudara-saudara mereka di Palestina”, tandasnya. (Rep: Firdaus/ed:sym]).

MIUMI, AQL, dan Spirit of Aqsa Gelar Silaturrahim Ulama Pejuang Baitul Maqdis

MIUMI, AQL, dan Spirit of Aqsa Gelar Silaturrahim Ulama Pejuang Baitul Maqdis

JAKARTA (wahdahjakarta.com)- Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI), AQL Islamic Center dan Spirit of Aqsa (SoA) menggelar Silaturrahim Ulama  Pejuang Baitul Maqdis di kediaman ibu Ida Hasyim Ning, Cikini No. 24, Jakarta Pusat, Rabu malam, (21/3/2018).

Sekjen MIUMI Pusat Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) dalam sambutannya mengatakan bahwa tujuan silaturahim ini agar ulama dan aktivis bersatu dalam memperjuangkan kemerdekaan Baitul Maqdis.

“Selama ini kumpulan asatidz dan pejuang Palestina kelihatannya kurang serius bekerja sama dalam perjuangan Palestina, sementara di luar negri para ulama telah membentuk lembaga-lembaga khusus untuk membantu Palestina”, ujarnya.

UBN juga mengimbau para ulama untuk senantiasa merapatkan barisan agar terhindar dari upaya adu domba dan pemecah-belahan yang bertujuan melemahkan semangat pembelaan kepada Bumi Syam. “Kami mengajak para ulama untuk terus membangkitkan semangat umat dan tak berhenti meningkatkan kepeduliannya terhadap Bumi Syam”, imbuhnya.

Menurutnya, merapatkan barisan untuk perjuangan pembebasan Al -Aqsa sangat penting mengingat penderitaan saudara se-Iman di Bumi Syam hingga kini tak kunjung henti. Penindasan dan penggusuran permukiman warga Baitul Maqdis terus dilakukan oleh penjajah Zionis.
Ketua Spirit of Aqsa (SoA) ini juga menekankan bahwa persoalan Baitul Maqdis dan Palestina merupakan tanggung jawab bersama selurh ummat Islam. “Apa yang terjadi di Palestina tanggung jawab kita semua”, tandasnya.

Acara ini dihadiri para ulama, Da’i dan aktivis pejuang Baitul Maqdis dari berbagai daerah di Indonesia dan mancanegara. Tokoh yang hadir di antaranya; DR. Nawwaf Takruri (Ketua Ikatan Ulama Palestina Diaspora), DR. Muhammad Abdul Karim (Komite Dakwah Ikatan Syariah Ulama & Da’i Sudah, DR. Ali Yusuf (Anggota Persatuan Ulama Internasional), Ustadz Bachtiar Nasir (UBN), DR. Nasir Zain, Ustadz. Fahmi Salim (MIUMI DKI), DR. Mu’inudinillah (MIUMI Solo), Ustadz Ridwan Hamidi, Lc, MA (Wahdah Islamiyah), dan beberapa ulama dan tokoh lainnya. [sym].

Ulama dan Aktivis Pejuang Baitul Maqdis Konsolidasi di Jakarta

Sekjen MIUMI Ustadz Bachtiar Nasir (UBN)

(Jakarta) wahdahjakarta.com– Ratusan peserta yang terdiri dari ulama, da’i, pimpinan ormas Islam, aktivis, lembaga kemanusiaan dan wartawan berkumpul di Jakarta untuk menghadiri Silaturahim Nasional Ulama dan Aktivis Pejuang Baitul Maqdis, Sabtu (3/3/2018).

Acara ini diinisiasi oleh Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI) dan Spirit of Aqsa (SoA).

Dalam sambutannya  Sekretaris Jendral Majelis Intelektual  dan Ulama Muda Indonesia (Sekjen MIUMI), Ustadz Bachtiar Nasir (UBN) mengatakan bahwa berbicara tentang Palestina  dan Baitul Maqdis tidak lagi hnya sektoral tapi membutuhkan kerja sama. Hal ini disampaikan UBN pada Silatirrahim Nasional Ulama dan Aktivis Perjuangan Palestina di Jakarta, pada Sabtu (3/3/2018).

“Dibutuhkan kerja sama dan kerja-kerja besar untuk merealisasikan semangat pembelaan terhadap Palestina dan Al-Quds”, ujar UBN yang juga pimpinan  Ar Rahaman Qur’anic Learning (AQL) ini.

“Umumnya elemen pejuang Baitul Maqdis masih berjalan sendiri-sendiri. Masih terjadi kurangnya komunikasi di antara kita,” ungkap  Ustadz Bachtiar di hadapan awak media usai acara.

“Kami bersepakat bekerjasama menyemangati umat khususnya dan para tokoh minimal di tingkat nasional untuk perhatian dengan identitas umat Islam didunia yaitu Baitul Maqdis,” terangnya.

Pihaknya juga terus berupaya untuk mendorong dengan penuh sinergitas antara lembaga kemanusiaan dengan para ulama. “Jangan membiarkan para ulama sendiri,” pintanya.

Menurutnya secara konstitusi bangsa Indonesia memiliki landasan yang kuat untuk terlibat dalam pembebabasan Al-Quds atau Baitul Maqdis. “Kita punya landasan konstitusi yang kuat untuk berkontribusi dalam masalah Al-Quds”, ujarnya.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua MPR Dr Hidayat Nur Wahid, MA. Dalam sambuatannya HNW mengatakan bahwa persoalan Masjidil Aqsa merupakan salah satu masalah penting ummat Islam. Oleh karena itu beliau berharap acara Silatnas ini menjadi momentum mengokohkan kembali kepedulian terhadap Masjidil Aqsa dan Al-Quds.

Silaturahim Nasional Ulama dan Aktivis Pejuang Baitul Maqdis ini diisi oleh pemaparan kondisi Al Quds oleh Wakil Ketua Komite Al Quds Syekh Samir Said. Lembaga ini berada di bawah al-Ittihad al-Alami lil Ulama al-Muslimin (Persatuan Ulama Muslim Dunia).

Para peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia yang terdiri dari para ulama, ormas Islam dan lembaga kemanusiaan.  Nampak hadir Fahmi Salim (MIUMI Jakarta), Jeje Zainuddin (DPP Persis), Ilham Jaya Abdul Rauf (Wahdah Islamiyah), Ahmad Rofi’i (An-Najat), Abdullah Baharmus, Abdullah Sholeh Al-Hadhrami, Soeripto (Ketua KNRP), dan sebagainya. [sym].

Dapur Umum Wahdah Islamiyah di Palestina Mulai Beroperasi

Dapur Umum Wahdah Untuk Palestina

“Alhamdulillah, dapur umum Wahdah Islamiyah Untuk Palestina di Jalur Gaza telah beroperasi selama 4 hari. Insya Allah bantuan selanjutnya akan kami kirimkan.

(Palestina)-Wahdahjakarta.com– Krisis kemanusian yang melanda jalur Gaza Palestina mengakibatkan jatuhnya korban jiwa yang tidak sedikit. Apalagi setelah terjadinya klaim sepihak yang dilontarkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Jumat lalu (5/1), Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) melaporkan, sebanyak 14 warga Palestina terbunuh dan 4.549 orang terluka. Akibatnya, banyak korban yang dilarikan ke Rumah Sakit Ash Shifa Jalur Gaza. Saat ini, kebutuhan pasien akan bahan makanan semakin mengkhawatirkan. Rumah sakit tersebut tidak mampu lagi menutupi biaya konsumsi para pasien yang semakin hari kian banyak.

Mersepon hal tersebut, Lembaga Amil Zakat, Infak dan Sedekah (LAZIS) Wahdah Islamiyah segera berkoordinasi dengan relawan setempat untuk membuka Dapur Umum, khususnya di Rumah Sakit Ash-Shifa yang menampung ribuan korban perang.

Menurut keterangan Ketua LAZIS Wahdah, Ustadz Syahruddin C Asho, pasien di rumah sakit tersebut membutuhkan sekitar 6000 porsi makanan tiap harinya atau sekitar 6 dollar Amerika tiap pasien.

“Alhamdulillah, dapur umum Wahdah Islamiyah di Jalur Gaza telah beroperasi selama 4 hari. Insya Allah bantuan selanjutnya akan kami kirimkan. Terima kasih kepada semua donatur yang telah memaksimalkan harta-hartanya demi membantu saudara-sauraka kita di Palestina,” ucapnya.

Bagi anda yang ingin berkontribusi untuk berkontribusi membantu saudara kita di Palestina, dapat menyalurkan donasinya melalui rekening Bank Syariah Mandiri (451) 799 900 900 4 an LAZIS Wahdah Care. Kode program 940. Contoh Rp 2.000.940,-. Konfirmasi ke 08119787900 (call/wa/sms) []

Sumber : https://goo.gl/48yQth