Mereka Curhat Tentang Mudik Gratis Pemprov DKI

Wahdahjakarta.com -, Pak Bambang Heriyanto tadinya hampir tidak mudik ke Jombang tahun ini karena tidak ada dana.

Untungnya salah satu anak pak Bambang mengetahui ada mudik gratis Pemprov DKI Jakarta dari media sosial. Pada hari pertama pendaftaran Pak Bambang langsung datang pagi-pagi ke kantor Sudin Perhubungan di Cawang, pukul 06.30, belum ada orang yg datang. Setelah menunggu para pegawai Dishub apel pagi, pukul 08.00 ia mendapat nomor urut pendaftaran pertama.

Alhamdulillah, Pak Bambang akhirnya bisa ikut mudik gratis ke Jombang bersama istri dan keempat anaknya, berangkat dari Monas tanggal 30 Mei lalu. Dia bersyukur sekali bisa bersilaturahmi ke rumah orangtua di kampung halamannya.

Pak Bambang adalah salah satu dari peserta Program Mudik dan Balik Bersama 2019 yang hari ini mampir ke Balai Kota.

Senang sekali mendengar cerita-cerita pengalaman mudik bersama kemarin, ibu bapak bisa ceritakan kepada yang lain. InsyaAllah tahun depan kita akan teruskan. Dan kita berharap nantinya bisa diperluas, sehingga lebih banyak lagi yang bisa memanfaatkan.

Dari pengalaman mudik bersama tahun ini kami mendapatkan banyak masukan, mana-mana saja perlu perbaikan, ada kendala apa saja. InsyaAllah semuanya kita bisa perbaiki. Agar #JakartaMudikBersama berikutnya bisa lebih nyaman.

Kami berterima kasih ibu bapak menyempatkan untuk mampir ke Balai Kota. Terima kasih untuk oleh-oleh keripik dan rengginangnya. Salam hangat untuk keluarga semua. Dan InsyaAllah tahun depan kita bertemu lagi, diberikan umur panjang. *ABW

Pemprov DKI Kirim Tim Psikososial ke Lombok NTB

(Jakarta) wahdahjakarta.com— Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengutus tim Psikososial ke Lombok Nusa Tenggara Barat. Tugas dari tim ini adalah memulihkan kondisi psikososial masyarakt Lombok NTB pasca bencana.

Tim dilepas secara resmi oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan pada Kamis (24/10/2018).

“Bismillah, hari ini melepas Tim Psikososial Pemprov DKI Jakarta berjumlah 22 orang untuk membantu pendampingan pasca bencana yang terjadi di Lombok-NTB. Dengan misi membantu para penyintas (survivor) bencana dapat kembali kepada rutinitas dan kondisi psikososial seperti sebelum bencana terjadi”, ujar Anies melalui fan page resmi.

Menurunya pengiriman tim psikososial ini pentinga karena  fase tanggap darurat mendapat perhatian paling besar dari pemerintah, media dan publik. Sedangkan fase pemulihan sesudah fase tanggap darurat selesai seringkali terlewat, padahal kejadian bencana itu seringkali traumatis. Demikian juga masa-masa yang dilewati oleh penyintas sesudahnya untuk bangkit kembali.

 “Kami ingin membantu untuk jangka yang lebih panjang,” jelas mantan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) ini.

Tim ini terdiri atas Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI), Badan Penanggunggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), Pemadam Kebakaran  (Damkar), dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

HIMPSI Jakarta menyertakan lima psikolog yang berpengalaman di daerah bencana untuk bergabung di tim bersama jajaran dari BPBD, Dinkes, Dinsos, Damkar dan Satpol PP.

Ia mengungkapkan bahwa para psikolog ini nantinya juga akan membantu penyintas dan masyarakat sekitar untuk membangun kesadaran dan kemampuan psychological first aid yang diperlukan untuk ketahanan ke depan.

“Jakarta punya sumber daya dan kemampuannya, dan kita ingin meningkatkan kerjasama dan kepedulian antar Pemda. Dengan membantu daerah lain pun akan menjadi sarana peningkatan kemampuan dan pengalaman tim tanggap bencana Jakarta”, terangnya.

Anies berharap tim psikososial dapat memberikan pelayanan sebaik-baiknya kepada masyarakat terdampak gempa Lombok NTB.

“Selamat bertugas, jaga kesehatan dan kondisi fisik dan psikologis, agar dapat memberikan pelayanan terbaik dengan sepenuh hati untuk Saudara-Saudara kita di sana”, pungkasnya.

DKI Jakarta Sabet Juara Umum MTQ Nasional ke. 27, Anies Baswedan: Mari Jadikan Qori-Qoriah Sebagai Contoh

DKI Jakarta Sabet Juara Umum MTQ Nasional ke. 27, Anies Baswedan: Mari Jadikan Qori-Qoriah Sebagai Contoh

Gubernur Anies Bawedan berfoto bersama dengan para juara MTQ Nasional ke. 27 di Balaikota, Kamis (18/10/2018). Pemrov DKI juga memberikan bonus berupa uang tunai masing-masing 100 jt (juara1), 70 juta (juara 2) dan 50 juta (juara 3).

DKI Jakarta Sabet Juara Umum MTQ Nasional ke. 27, Anies Baswedan: Mari Jadikan Qori-Qoriah Sebagai Contoh

(Jakarta) wahdahjakarta.com– Kafilah Provinsi Daerah Khusus Ibu Kota (DKI) Jakarta berhasil meraih juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke.27 tahun 2018 di Medan Sumatera Utara.

“Kafilah Provinsi DKI Jakarta yang telah menorehkan prestasi sebagai Juara Umum pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXVII Tahun 2018 di Provinsi Sumatera Utara”, ujar Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada acara pemberian bonus dan penghargaan kepada para juara di kantor Balaikota, Kamis (18/10/2018).

Dalam sambutannya penggagas gerakan Indonesia mengajar ini mengimbau  untuk menjadikan para qori dan qoriah sebagai contoh.

“Mari kita jadikan Qori-Qoriah ini sebagai contoh, Sehingga di masyarakat ada figur-figur sebaya yang bisa dijadikan contoh.  Kalau figur yang buat contoh itu tidak sebaya, biasanya berat itu untuk ditunjukkan. Tapi kalau sebaya, enak sekali ditunjukkan. Kita berharap sekali saudara-saudara semua nanti bisa ikut mendorong perubahan kemajuan masyarakat di Jakarta”, jelasnya penuh optimisme.

Anis juga berharap DKI Jakarta dapat mempertahankan  prestasi yang telah dicapai.

“Bayangkan bila Jakarta bisa tiga kali berturut-turut juara umum, kita akan menorehkan sejarah dalam MTQ ini. Mulai sekarang 2018, 2020, 2022. Kita targetkan Jakarta hatrick tiga kali nomor satu, Insya Allah. Dan ini artinya pembinaan, pembibitan itu harus dijalankan dengan sebaik-baiknya berdasarkan meritokrasi”, ucapnya.

Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi kepada para juara yang telah mengharumkan nama Jakarta pada event dua tahunan ini, Pemprov DKI memberikan bonus berupa uang tunai masing Rp 100. 000.000 untuk terbaik 1, Rp 70.000.000 untuk terbaik 2, dan bagi terbaik tiga Rp 50.000.000. [sym].

Pemprov DKI Kembali Kirim Satgas Tanggap Bencana Ke Palu

Pemprov DKI Kembali Kirim Satgas Tanggap Bencana Ke Palu

Satgas DKI Tangap Bencana bersiap berankat menuju Palu Sulawesi Tengah.

Pemprov DKI Kembali Kirim Satgas Tanggap Bencana Ke Palu

(Jakarta) wahdahjakarta.com– Pemerintah Provinsi Darah Khusus Ibukota (Pemprov DKI) Jakarta kembali mengirim relawan satuan tugas (satgas) tanggap bencana ke Palu Sulawesi Tengah.

Relawan yang diberangkatan pada gelombag kedua ini terdiri atas 30 personil yang merupakan perwakilan dari SKPD terakait di lingkup Pemprov DKI Jakarta.

“30 personel dari berbagai SKPD terkait akan menggantikan rekan mereka dari gelombang pertama yg sudah bertugas 10 hari pasca bencana di Sulawesi Tengah”, ujar Gubernur DKI Anies Baswedan melalui Fan Page pribadinya, Kamis (11/10/2018).

“Penggantian ini dilakukan untuk memastikan kondisi, stamina dan kinerja tim yang bertugas di lokasi tetap prima dan terjaga,” imbuhnya.

Anies menyampaikan kepada Satgas DKI tanggap bencana untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga Palu terdampak gempa Palu.

“Selamat bertugas, utamakan selamat, berikan pelayanan terbaik bagi saudara-saudara kita di sana,” pungkasnya.

Pengiriman Satgas DKI tanggap benca gelombang kedua ini memperoleh apresiasi dari para netizen yang membanjiri laman komentar fan page beliau.

“Terimah kasih pak atas bantuannya kepada kami di palu,sigi dan donggala…Allah Swt yg akan membalas semuanya…semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah Swt”, tulis netizen dengan nama akun Nurhayati Lamalata yang merupakan warga Sulteng.

Respon senada juga ditunjukan netizen warga Sulteng lainnya. “Entah bgaimana kami masyarakat sulawesi tengah berterima kasih kepada bapak. Semoga ALLAH SWT Membalas seluruh kebaikan yg bapak dan masyarakat jakarta berikan kpd kami. Sekali lg terima kasih bapak Anies baswedan dan masyarakat jakarta kami menyayangi kalian. ALLAHUAKBAR!!!!”, tulis pemilik nama akun Ery Putra Wijaya”.

“Terimakasih banyak pak anies…Salam dari kami masyrakat palu…Kami butuh kalian para relawan kemanusiaan… “, sambung Hery Physio.

Selain itu apresiasi dan dukungan juga ditunjukan netizen warga Jakarta. Seorang netizen atas nama  @Rohayati Enok menulis;

“Sebagai warga Jakarta, saya merasa haru, bangga dan bahagia melihat segala upaya yg kau berikan untuk menolong saudara2 kita yg sedang ditimpa bencana.

Semoga Allah menjagamu agar tetap amanah dan Allah beri kemudahan padamu untuk mewujudkan cita-cita.

Barakallah untukmu dan orang2 yg mencintaimu dan semoga segala kerja keras dan kebaikanmu Allah balas dengan pahala berlipat ganda dan pembuka hidayah bagi para pembencimu. Aamiin Ya Robbal ‘Aalamiin.”

“Alhamdulillah…. Pak Anies tdk warganya sj yg di perhatiin tp warga daerah lain yg lg di timpa musibah jg tak luput dari perhatian bpk,” kata Rahmawati Nasution.

“Banyak sekali pelajaran berharga yg dpt kami teladani darimu pak Anies Baswedan… bapak memiliki empati dan aksi nyata utk menolong sesama.juga sangat menghargai setiap usaha dan peran bawahan bpk,sy pribadi sangat bersyukur Allah mengirimkan seorang pemimpin yg amanah ditengah krisis kepemimpinan saat ini.Barakallah utk bapak dan keluarga…Bravo pak Anies.. “ ujar Fitria Sastri.

Pemprov DKI Kirim Bantuan 60 M dan 83 Relawan Ke Palu,  Anis Baswedan: Kami Saudaramu

Pemprov DKI Kirim Bantuan

Gubernus DKI Jakarta, Anies Baswdan pada pelepasan Stgas Peduli Bencana Donggala-Palu Sulteng di Monas, Senin (01/10/2018), Photo: @aniesbaswedan

Pemprov DKI Kirim Bantuan 60 M dan 83 Relawan Ke Palu,  Anis Baswedan: Kami Saudaramu

 

(Jakarta) wahdahjakarta.com- Tiga hari pasca gempa bumi dan tsunami yang menerjang Palu dan Donggala Sulawesi Tengah, Pemerintah provinsi Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta (Pemprov DKI Jakarta) merespon dan betindak cepat.

Bantuan berupa dana senilai 60 Milyar dan 83 personil satgas peduli bencana sebagai relawan. Apel pemberangkatan  petugas penyelamatan dari Pemprov DKI itu dilaksanakan  pada hari Senin (01/10/2018) di Lapangan Monas, Jakarta.

Melalui akun media sosialnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan duka yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara sebangsa di Sulawesi Tengah. Meskipun terpisah oleh jarak yang jauh, tapi hati  dan menyatu dengan mereka yang terdampak gempa.

“Jakarta ribuan kilometer jaraknya dari Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. Tapi hati dan perasaan kami di ibu kota berada bersama dengan saudara-saudara semua di Sulawesi Tengah”, ujar Anis melalui fans page @Aniesbaswedan.

“Kami semua berduka, tapi…Saudara-saudaraku di Sulawesi Tengah, kami tak tinggal diam, kami langsung bergerak”, kata mantan Mentri Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Kepada personil relawan kemanusiaan utusan Pemprov DKI Anies menyampaikan pesan penting, “Ringankan beban mereka, dan Sampaikan salam hangat dari saudara sebangsa di Ibu kota”, harapnya.

Berikut keterangan Gubernur Anies selengkapnya.

Stgas Peduli Bencana Donggala-Palu Sulteng Utusan Pemprov DKI Jakarta saat pelepasan oleh Gubernur DKI Anies Baswean, Monas Jakarta, Senin (01\10\2018)

KAMI SAUDARAMU!!!

Jakarta ribuan kilometer jaraknya dari Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. Tapi hati dan perasaan kami di ibu kota berada bersama dengan saudara-saudara semua di Sulawesi Tengah…

Bagaimana tak berduka menyaksikan rumah terkoyak, jalan terpatah, bahkan lenyap ditelan bumi. Anak, Ibu, ayah dikuburkan massal. Seakan rumah kami di Jakarta yang begetar karena gempa, seakan saudara kandung kami yang berpulang.

Kami semua berduka. Tapi…Saudara-saudaraku di Sulawesi Tengah, kami tak tinggal diam. Kami langsung bergerak.

Selain langsung bantuan dari Pemprov sebesar Rp 60 Milyar untuk pembangunan kembali, khususnya untuk sekolah2 dan fasilitas umum di Sulteng, kami kirimkan petugas terbaik kami ke sana.

Hari ini dari Ibu kota, kami berangkatkan 83 personal terbaik yang terlatih bidang penyelamatan menuju Sulawesi Tengah. Tadi pagi mereka dilepas di Monas.

Pada mereka saya katakan dengan tegas:

Saudara-saudara yang akan berangkat… jangan sesekali menganggap keberangkatan ini sebagai pengorbanan… saudara-saudara dapat kehormatan mewakili kita semua untuk berada di garis depan menyelamatkan saudara sebangsa… Jaga nama baik, kerjalah dengan sepenuh hati. Datangi mereka dengan senyum dan kasih sayang. Ringankan beban mereka. Dan Sampaikan salam hangat dari saudara sebangsa di Ibu kota…

Jaga stamina saudara-saudara, tuntaskan kerja kemanusiaan di sana dan saya tunggu saudara kembali ke Ibu kota membawa kebanggaan bagi kita semua.

Selamat jalan, selamat bertugas… Mari kita semua bergerak…

*ABW