Pengungsi Rohingya Bagian 2

KONDISI PILU PENGUNGSI ROHINGYA Bagian Ke-2

Pengungsi Rohingya Menghadapi Wabah Kolera

LAZISWahdah.com – Tim Dokter Indonesian Humanitarian Alliance melaksanakan Workshop Internasional, “Medical Management Guidelines For Refugees” selama dua hari, Senin-Selasa, 25-26 Septermber 2017 di Dhaka, Bangladesh. Workshop ini diikuti sekitar 100 dokter yang akan ditugaskan untuk menangani pengungsi Rohingya di kamp-kamp pengungsian Bangladesh. Salah satu masalah besar yang dihadapi pengungsi Rohingya saat ini adalah masalah kesehatan.

WHO sendiri telah memberikan peringatan resiko wabah kolera yang meningkat di kamp-kamp pengungsian sementara di Bangladesh.

Para pengungsi dalam sebulan terakhir telah tersebar di sekitar 68 kamp dan pemukiman di sepanjang perbatasan. Mereka tidak memiliki air minum yang bersih dan fasilitas-fasilitas kebersihan.

Kamp-kamp yang telah menjadi salah satu tempat pengungsian terbesar di dunia ini juga menghadapi kekurangan makanan dan obat-obatan.

Menurut sebuah media lokal berdasarkan data yang diambil dari UNCHR, saat ini kamp-kamp tersebut dihuni sekitar 436.000 pengungsi Rohingya. Direktur LAZIS Wahdah, Syahruddin yang saat ini berada di Coxs Bazar, Bangladesh bersama tim IHA mengatakan bahwa data tersebut belum valid karena hingga saat ini pengungsi masih terus berdatangan. Bahkan temuan lapangan tim IHA bahwa ada wilayah yang jumlah pengungsinya sampai 60 ribu hari ini dan besoknya kita datang lagi tapi mereka pergi entah kemana.[]

Pengungsi Rohingya Bagian 2

Pengungsi Rohingya

Pengungsi Rohingya Bagian 2

Kondisi Pilu Pengungsi Rohingya di Kamp Pengungsian

KONDISI PILU PENGUNGSI ROHINGYA Bagian Ke-1

Laporan Perjalanan dari Kamp Pengungsi di Cox’s Bazar-Bangladesh

LAZISWahdah.com – Rabu (27/09/2017), Pagi waktu Bangladesh, saat saya dan TIM Indonesian Humanitarian Alliance (IHA) sedang melakukan rapat koordinasi, tiba-tiba sebuah pesan masuk di handphone saya, pesan yang memang saya tunggu-tunggu dari seorang mitra lokal yang telah jauh hari sebelumnya telah kita jalin komunikasi dan membantu dengan baik menyalurkan bantuan ke pengungsi, senyum bahagia saat bertemu langsung dengan mereka.

Pada malam harinya kami tim NGO Indonesia berkumpul membahas temuan dari hasil kerja Tim Advance, tim pembuka yang menyampaikan kondisi terkini di lokasi pengungsian. Kondisi pengungsi yang jumlahnya sangat banyak dan masih terus berdatangan, membuat situasi dilapangan menjadi sangat dinamis maka butuh strategi khusus dengan melibatkan mitra lokal untuk membantu menyalurkan bantuan ke pengungsi yang jumlahnya tersebar digunung-gunung dan dilembah-lembah serta dijaga oleh militer Bangladesh.

Banyak pos militer yang akan kita lewati saat menuju ke kamp pengungsi, pemeriksaan setiap kendaraan yang lewat sudah jelas kita akan jumpai lebih khusus mobil-mobil pengangkut, mobil penumpang dan truk. Banyak truk berisi bantuan untuk pengungsi yang tertahan di pos-pos militer karena proses pemeriksaan dan perijinan yang mesti dilewati. Disini pemerintah dan militer bukan bermaksud menghalangi bantuan, namun lebih kepada ketertiban serta pemerataan saja, mereka sangat ramah dan sempat saya berpoto dengan mereka.

Dua jam waktu tempuh dengan angkutan sewaan CNG milik seorang warga (sejenis bajaj) untuk kami tiba di pos pertama. Mulai disini nampak lahan bekas pengungsian yang sangat luas, mereka lalu dipindahkan ke wilayah resmi milik pemerintah Bangladesh.

Karena kami tidak membawa barang maka tentu perjalanan jadi lancar walau khawatir dengan cara berkendaraan orang disini yang seolah tidak ada aturan lalu lintasnya.

Kondisi Pilu di Kamp Pengungsi Rohingya

Tidak jauh nampak dari sebelah kiri ada tenda BNPB Indonesia (Badan Nasional Penanggulan Bencana) yang juga terpasang spanduk IHA. IHA memang dibawah ijin dan koordinasi KEMENLU RI.

Mulai dari tempat ini telah banyak pengungsi Rohingya yang duduk di pinggir jalan. Mereka mengharap belas kasih bantuan dari orang-orang yang lewat. Kebanyakan dari mereka adalah wanita yang menggendong anak anak yang tanpa baju.

Banyak juga diantara mereka adalah laki laki yang sudah tua, mereka berjalan dengan kaki yang penuh lumpur, seolah berjalan tanpa arah dan akan berhenti dimana kaki mereka akan letih nanti. Para wanita dengan anaknya duduk diantara semak-semak mengawasi setiap kendaraan yang lewat ‘berharap’ ada yang singgah membagikan ‘taka’ mata uang Bangladesh, diantara mereka ada yang sebagai pengungsi lama maupun pengungsi yang baru tiba dari Myanmar.

Kami terus melanjutkan perjalanan dan ternyata apa yang kami jumpai selanjutnya makin membuat hati sedih. Terlebih ketika tiba di lokasi pengungsian yang terbuat dari bambu dan plastik hitam. Tenda-tenda darurat itu dibangun seadanya memenuhi lembah hingga bukit-bukit yang terhampar sejauh mata memandang. Sungguh memprihatinkan kondisi dan penderitaan yang mereka alami. Wallahu musta’an.
Bibir ini jadi kelu, tangan ini bingung untuk memotret yang mana, kiri kanan depan belakang sama semua. Perasaan ini berkecamuk, air mata tak kuasa lagi ditahan melihat kondisi mereka.
Jumlah pengungsi yang besar membuat dampak besar tentunya kepada kondisi sosial mereka. Tim IHA telah mendapati langsung pengungsi yang meninggal di kamp-kamp tersebut. Bahkan kemarin, Tim medis IHA saat melakukan aksi medis di lapangan, mereka juga mendapati kondisi yang menyayat hati.

Ibu hamil melahirkan premature, bayi lahir dengan panjang badan hanya sejengkal. Bayi yang lahir dalam kondisi yang serba memprihatinkan. Saat berjalan menyusuri lorong-lorong kamp yang bisa membuat pusing arahnya. Saya juga menemukan langsung wanita yang baru melahirkan dengan kondisi yang lemah dan perlengkapan yang kritis. Bayi-bayi hanya ditutup dengan sarung dan bantal sebab tidak ada baju bayi yang mereka miliki.

Begitu banyak kisah-kisah tentang kondisi pengungsi Rohingya yang sangat memilukan dan menyayat hati kita, jumlah yang sangat banyak 700 sampai 800 ribu jiwa membuat suasana bagaikan perkemahan pramuka dan pasar yang sangat padat pengunjung.
Setidaknya butuh waktu 5-7 hari bahkan bisa lebih untuk sekedar mengililingi pengungsi dari satu kamp ke kamp yang lain. Hal itu mengindikasikan banyaknya jumlah pengungsi akibat krisis kemanusiaan di wilayah Myanmar.[]

Laporan : Syahruddin C Asho (Direktur LAZIS Wahdah) dari Cox’s Bazaar-Bangladesh.

sumber : http://laziswahdah.com/blog/kondisi-pilu-pengungsi-rohingya-1-laporan-perjalanan-dari-kamp-pengungsi-di-coxs-bazar-bangladesh/

Lazis Wahdah Untuk Rohingya

LAZIS Wahdah Salurkan Bantuan Di 10 Wilayah Pengungsian Rohingya di Bangladesh

Coxs Bazar – Bangladesh. LAZIS Wahdah menyalurkan bantuan untuk pengungsi Rohingya di 10 wilayah pengungsian di Tekhnaf, Coxs Bazar, Bangladesh yakni; Dakhsin Nhila, Naittong fara, Keruntali, Baroitali, Damdomya, Zadimura, Mosoni, Leda, Alihali, Roggihali.

Penyaluran bantuan berupa kebutuhan pokok dan alat masak tersebut disalurkan sejak hari Sabtu hingga hari Rabu, 16-20 September 2017.

Menurut informasi, jumlah pengungsi Rohingya di seluruh wilayah Coxs Bazar saat ini sebanyak 800 ribu orang. Para pengungsi masih terus berdatangan melalui perahu-perahu dan dari gunung-gunung.

Para pengungsi menempati tenda-tenda darurat dengan fasilitas seadanya. Karena itu bantuan tenda lah yang sangat dibutuhkan, apalagi saat ini di wilayah Coxs Bazar sudah mulai turun hujan.

“Alhamdulillah (dalam penyaluran bantuan ini) kita sangat terbantu dengan mitral lokal yang mengetahui dengan baik wilayah tersebut dan membantu penyaluran bantuan kita tepat sasaran.” Kata direktur LAZIS Wahdah, Syahruddin CA.

Relawan lokal LAZIS Wahdah di Bangladesh adalah Badrul Islam dan Nurul Qarim. Mereka berdua adalah pengelola salah satu madrasah di wilayah tersebut.

Tim relawan selanjutnya akan melakukan pendataan pengungsi Rohingya yang sampai ke wilayah terpencil.

“Insya Allah, dalam waktu dekat tim LAZIS Wahdah bersama rombongan AKIM akan bertolak ke Bangladesh.” Pungkas Syahruddin.

Sosialisasi Peduli Rohingya

Wahdah Jakarta Sosialisasi Peduli Rohingnya di SMK Pembangunan Jaya

JAKARTA. Rabu, 20 September 2017 pkl 06.30 WIB alhamdulillah SMK Pembangunan Jaya. Rohis Sekolah bekerjasama dengan Wahdah Jakarta melalui LAZIS Wahdah dan Dept. IHS (Infokom Humas Sosial) mengadakan sosialisasi peduli rohingnya. Kegiatan yang diselenggarakan di halaman sekolah ini dihadiri oleh 300 lebih siswa dan siswi.

Pemateri utama kegiatan yaitu Ust Murtadha Ibawi selaku pengisi kajian menyampaikan bahwa Umat Islam Ibarat satu tubuh, sehingga sudah sewajarnya dan menjadi kebutuhan agar ketika ada saudaranya yang mendapatkan kesusahan, didzalimi, untuk membantunya sekuat tenaga.

Pemateri kedua Ust Yudi Wahyudi selaku fasilitator sedekah dan presenter kondisi Rohingnya menyampaikan bahwa kondisi masyarakat Rohingnya selain yang mengungsi di Bangladesh, saat ini masih banyak juga yang belum mengungsi di Myanmar yang jumlahnya masih jutaan. Etnis Rohingnya mempunyai komitmen keislaman yang begitu kokoh, meski mereka telah didzalimi sejak puluhan tahun, dianiaya sejak lama. Tidak ada alasan untuk tidak peduli terhadap mereka, dan Indonesia merupakan satu-satunya negara saat ini yang dapat memberikan bantuan secara langsung ke lokasi (konflik) di Myanmar melalui AKIM (Aliansi Kemanusiaan Indonesia Myanmar) dimana LAZIS Wahdah tergabung di dalamnya.

Acara yang juga didahului dengan shalat dhuha berjama’ah ini, kemudian setelah penggalangan dana diakhiri dengan doa oleh Ust Ibawi, dan photo bersama serta serahterima bantuan.(ihs).

LAZIS WAHDAH PEDULI ROHINGYA

💰 Donasi Peduli Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 1.000.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6282315900900, ketik : PR/Nama/Alamat/JumlahRp beserta photo bukti transferan.

Sosialisasi Peduli Rohingya

Sosialisasi Peduli Rohingya

Tukang Parkir dan Santri Yatim pun Turut Berdonasi

Donasi Rohingya

Donasi Rohingya

Dana Peduli Rohingnya Terkumpul Rp 61 Juta dari Jakarta, Tukang Parkir dan Santri Yatim pun Turut Berdonasi

Sejak akhir Agustus 2017 ketika meletus kembali tragedi kemanusiaan di Rohingya, di saat bangsa ini merayakan Idul Qurban 1438 H. Berbagai pihak termasuk LAZIS Wahdah berusaha intensif kembali mengajak masyarakat agar turut membantu memberikan solusi atas tragedi tersebut.

Jum’at 8 September 2017 Pukul 18.30-20.00 WIB merupakan malam bersejarah Keluarga Besar Wahdah Jakarta dan Depok mengadakan penggalangan dana peduli Rohingnya. Acara yang dikemas dengan Tabligh Akbar dengan tema “Rohingnya adalah Bagian Tubuh Kita yang Lain” ini sangat meriah. Ust Ilham Jaya, Lc., MHI., selaku Ketua DPW Wahdah Islamiyah Jakarta dan anggota Dewan Syariah Wahdah Islamiyah degan penuh semangat membawakan materi seolah menyihir jamaah yang hadir. Tabligh Akbar yang dilaksanakan bertempat di Masjid Al Hijaz Al Khairiyah Kelapa Dua, Jl Akses UI no 2 ini dalam publikasinya juga menyiapkan makan malam bagi peserta kajian. Ada salah satu muhsinin yang malam itu qodarullah mengadakan acara aqiqahan salah seorang anaknya.

Kegiatan Tabligh Akbar yang dihadiri kader dan simpatisan ini berlangsung meriah, karena yang turut serta cukup beragam, mulai anak-anak, santri yatim, para dai, penghafal al-Qur’an, juga tukang parkir, sampai Komunitas Mobil Jip. Selanjutnya Acara Tabligh Akbar dirangkai motivasi sedekah oleh Motivator Sedekah dan Kemanusiaan, Ust Jayadi Hasan, Lc.

Satu persatu peserta Tabligh Akbar mengangkat tangannya menyatakan kesiapan bersedekah, “Saya 500rb” kata Ust Supriadi salah seorang dai di Jakarta Selatan. Menyusul kemudian, “300rb”, “1Jt”, “100rb”, “50rb”, saling bersahutan. “200rb” kata Abdullah seorang anak usia 10 tahunan. “Masya Allah, luar biasa! “. “Ada lagi? “, kata sang Motivator. “10Juta”, ada titipan dari hamba Allah kata salah seorang jama’ah.

“Saya 20 Juta” kata Ust Ilham pemateri Tabligh Akbar. “Takbir!”, Kata Motivator. “Komunitas Jip 4,9 Jt”, kata seorang jama’ah. “Titipan Ummahat 1 Jt”. Kemudian silih berganti para hadirin yang hadir menyampaikan dan menyerahkan donasinya. Menjelang sesi akhir, tiba-tiba dari balik pintu tergopoh-gopoh Bpk Sugeng yang biasa mengatur parkir di Rumah Makan Pondok Laras dekat lokasi kegiatan menyerahkan amplop dari hamba Allah dan pemilik Rumah Makan menyerahkan donasi sebesar Rp 1.120.000,- . Beliau sendiri turut pula menyumbang sebesar Rp 100.000,-. Kemudian secara sembunyi-sembunyi menuju stand LAZIS Wahdah, ternyata seorang anak kecil yang kita semua tahu beliau adalah santri Yatim disitu menyerahkan uang Rp 20rb. “Saya hanya bisa segini”, demikian ujarnya. Ya Allah, ya Rabb begitu mudahnya engkau gerakkan hati-hati hamba-Mu yang telah merasakan menjadi satu tubuh.

Alhamdulillah pada malam itu telah terkumpul donasi sebesar Rp 47.000.000,- ditambah donasi melalui transfer 3 hari sebelumya Rp 14 juta, jadi total Rp 61 juta.

Kegiatan penggalangan dana saat ini masih berlangsung dan pihak LAZIS Wahdah melayani kerjasama dengan berbagai pihak yang ingin bekerjasama mengadakan silaturrahim dan tabligh akbar mendukung program peduli Rohingya.

LAZIS Wahdah yang telah intens berangkat ke Rohingya sejak Januari 2017 merupakan salah satu lembaga yang dipercaya menjadi mitra KEMENLU RI di AKIM (Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar) di dalam distribusi bantuan untuk masyarakat terdampak konflik di Myanmar.

Indonesia sendiri saat ini merupakan negara satu-satunya yang masih dipercaya Pemerintah Myanmar untuk menyalurkan bantuannya secara langsung ke lokasi, bukan hanya memberi bantuan di camp pengungsian, dimana negara-negara lainnya bahkan PBB sekalipun belum diizinkan memasuki lokasi terdampak di Rakhine.

Semoga Allah membalas dengan balasan yang lebih baik bagi donatur dan semua pihak yang terlibat di dalam kepanitiaan. Semoga Allah karuniakan petunjuk dan pertolongan bagi masyarakat Rohingya.

Bagi masyarakat yang mau berdonasi untuk Program Peduli Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 1.000.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6282315900900, ketik : PR/Nama/Alamat/No.HP/JumlahRp

📻 Info Kegiatan & Program LAZIS Wahdah kunjungi
Web : www.laziswahdah.com
Facebook : https://goo.gl/a2Xkh0
Instagram : https://goo.gl/nBbvTv
Twitter : https://goo.gl/lkt51n
Telegram : https://goo.gl/53rp3E

🌹 Atas partisipasi dan sedekahnya kami ucapkan “Syukran wa Jazakumullahu Khairan” dan semoga Allah memudahkan hajat dan urusan kita dalam kebaikan.

💌 Salam TIM LAZIS Wahdah

DONASI PEDULI ROHINGNYA, TERKUMPUL 1 M LEBIH DALAM WAKTU 1 JAM

Lazis Wahdah Peduli Rohingya

Lazis Wahdah Peduli Rohingya

DONASI PEDULI ROHINGNYA, TERKUMPUL 1 M LEBIH DALAM WAKTU 1 JAM

Umat muslim Makassar punya kepedulian tinggi terhadap nasib saudaranya di Rohingya, Myanmar. Buktinya, warga tidak segan-segan menyumbangkan harta terbaiknya untuk menyelamatkan warga muslim yang terusir dari negaranya tersebut.

Salah satunya seperti yang ditunjukkan umat Islam yang menghadiri tabligh akbar bertema, “Duka Nestapa Rohingya” di Masjid Raya Bukit Baruga, Antang, Minggu (10/9/2017). Acara yang digelar DPP Wahdah Islamiyah itu mampu mengumpulkan donasi hingga Rp1.189.675.700,-

“Alhamdulillah melampaui target Rp1 miliar. Meski begitu, penggalangan dana terus kami lakukan di luar acara ini,” kata Zaenal Lamu, manajer media Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah (LAZIS) Wahdah Islamiyah.

Luar biasanya, sumbangan itu terkumpul dalam waktu singkat, kurang dari satu jam. Acara diawali ceramah menghadirkan Ketua Harian DPP Wahdah Islamiyah Ustaz Dr Rahmat Abdurrahman. Dia mengganatikan Ketua Umum Wahdah Islamiyah Ustaz Muhammad Zaitun Rasmin yang berhalangan hadir.

Pembicara lainnya adalah Dr Amirsyah Tambunan, wakil sekretaris jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat. Penggalangan dana dilakukan tidak sampai satu jam setelah dua pembicara menyampaikan materinya. Ternyata warga muslim Makassar sangat antusias untuk membantu saudaranya yang tertindas di Rohingya.

Dana lebih Rp1,1 miliar yang terkumpul itu berasal dari kotak amal yang diedarkan saat penggalangan dana berlangsung. Sebagian melalui unjuk tangan peserta tabligh akbar. Anggota DPR RI Tamsil Linrung menyumbang Rp25 juta. Seluruh sekolah yang berada di bawah naungan Wahdah Islamiyah ikut berpartisipasi dengan menggalang donasi peduli Rohingya dari siswa dan orang tua siswa.

Rencananya, dana itu akan disalurkan ke Rohingnya melalui LAZIS Wahdah yang telah dipercaya Kementerian Luar Negeri Indonesia dan pemerintah Myanmar. Sebelum kasus ini membesar, LAZIS Wahdah sudah sering menyalurkan sumbangan ke wilayah itu.

Sementara itu Lazis Wahdah DKI Jakarta bekerja sama dengan DPW Wahdah Jakarta dan DPD Depok pun jumat malam menyelenggarakan tabligh akbar dan pengagalangan dana peduli Rohingya. Dalam acara penggalangan dana peduli Rohingya tersebut Alhamdulillah terkumpul dana sebesar 61 Juta.

Sumber :

  • FajarOnline – Makassar
  • WahdahJakarta.com

♥ Donasi Peduli Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 1.000.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6282315900900, ketik : PR/Nama/Alamat/No.HP/JumlahRp

📻 Info Kegiatan & Program LAZIS Wahdah kunjungi
Web : www.laziswahdah.com
Facebook : https://goo.gl/a2Xkh0
Instagram : https://goo.gl/nBbvTv
Twitter : https://goo.gl/lkt51n
Telegram : https://goo.gl/53rp3E

🌹 Atas partisipasi dan sedekahnya kami ucapkan “Syukran wa Jazakumullahu Khairan” dan semoga Allah memudahkan hajat dan urusan kita dalam kebaikan.

💌 Salam TIM LAZIS Wahdah

Khutbah Jumat Rohingya Adalah Kita

Khutbah Jumat Rohingya Adalah Kita
Oleh : Muhammad Ikhwan Jalil

Assalamu Alaikum Warahmatullahi
Wabarakatuh.

‎إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ، وَنَسْتَعِينُهُ، وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا، وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا
‎مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ
‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
‎يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا
‎يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
‎أَمَّا بَعْدُ : فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ, وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ، وَشَرَّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ، وَكُلُّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ.

Kaum Muslimin , A’azzakumullah

Rohingya ….
Apa itu ? Siapa mereka ? Dimana itu ? Ada apa dengannya?
Mungkin sederet pertanyaan akan muncul saat kita mendengar kata itu . Rohingya ….

Kaum Muslimin , Rahimakumullah .

Ketahuilah , Rohingya adalah nama bagi etnis muslim yang berada di wilayah negara Myanmar berbatasan dengan Negara Bangladesh ..
Mereka hari ini adalah etnis yang paling menderita atas suatu penjajahan dan kezaliman luar biasa melampaui batas- batas kemanusian dan nilai keberadaban yang dilakukan oleh pemerintah dan militer Myanmar serta sebagian rakyatnya .
Mereka terusir , rumah- rumah mereka dibakar , wanita-wanita muslimah diperkosa , dibunuh dan bahkan dimutilasi hidup-hidup .
Beberapa hari lalu kita merayakan Idul Adha dengan menyembelih hewan Qurban , maka demikianlah kaum kuffar memperlakukan muslimin Rohingya dengan menyembelih mereka .
Saat kita memanggang daging Qurban kita , manusia – manusia kafir berhati Iblis di Myanmar pun memanggang hidup-hidup saudara muslim Rohingya .
Wallahul Musta’an .
Siapakah mereka para korban itu , wagai kaum muslimin? Mereka adalah saudara kita , mereka adalah sebagian dari tubuh kita , bukankah Rasulullah Shallalllahu alaihi wasallam bersabda :

‎مَثَلُ الْمُسْلِمِيْنَ فِي تَوَادِّهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ كَالْجَسَدِ الْوَاحِدِ إِذَا اِشْتَكَى مِنْهُ عَضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالْحُمَى
“Perumpamaan kaum muslimin dalam hal saling mencintai, mengasihi dan menyayangi di antara mereka adalah baikan tubuh yang satu ; apabila satu bagian merasa sakit, maka seluruh tubuh meresponnya dengan merasa demam.” (HR Muslim)

Sesungguhnya Allah telah menguji kita dengan musibah ini, apakah benar kita merasakan sakitnya sebagai umat yang hidup ?
Jika kita tidak merasa sakit akan penderitaan mereka , maka ketahuilah bahwa mungkin nurani keummatan kita telah mati atau mati suri ,,, dan apa arti hidup jika nurani telah mati .
Wallahul Musta’an

Kaum Muslimin – Afallaahu anna jamie’an ; Semoga Allah maafkan kita semua .
Semoga peristiwa ini menyadarkan kita bahwa sesungguhnya kita memiliki tanggung jawab untuk mengambil alih kendali kehidupan umat manusia , karena kika kendali dan kekuasaan berada di tangan- tangan manusia yang tidak beriman , maka yang terjadi adalah kezaliman dan keangkara murkaan.

وَالَّذينَ كَفَرُواْ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ إِلاَّ تَفْعَلُوهُ تَكُن فِتْنَةٌ فِي الأَرْضِ وَفَسَادٌ كَبِيرٌ
Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain. Jika kamu (wahai kaum muslimin) tidak melaksanakan apa yang telah diperintahkan Allah itu, niscaya akan terjadi kekacauan di muka bumi dan kerusakan yang besar. (QS.Al Anfal :73)

Allah Subhanau Wata’ala mengingatkan kita ; Jika perjuangan mengeksiskan keimanan sebagai pengendali kehidupan kita abaikan , maka yang terjadi adalah bencana dan kerusakan yang besar .

Dan dunia ini sesungguhnya adalah warisan Allah dan orang-orang beriman adalah para pewarisnya , Allah bergirman

وَلَقَدْ كَتَبْنَا فِي الزَّبُورِ مِنْ بَعْدِ الذِّكْرِ أَنَّ الأرْضَ يَرِثُهَا عِبَادِيَ الصَّالِحُونَ

Dan sesungguhnya telah Kami tulis di dalam Zabur sesudah (Kami tulis dalam) Lauh Mahfuzh, bahwasanya Bumi ini diwarisi oleh hamba-hamba-Ku yang saleh. (QS. Al Anbiya’: 105)

أقول قولي هذا و أستغفر الله لي و لكم من كل ذنب إنه هو الغفور الرحيم

Khutbah Kedua :

الحمد لله على إحسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له تعظيما لشأنه، وأشهد أن محمدا عبده ورسوله الداعي إلى رضوانه، الهادي إلى إحسانه، صلى الله عليه وعلى آله وأصحابه وأعوانه وسلم تسليما كثيرا. أما بعد:

Kaum Muslimin Rahimakumullah ,
Lalu apa yang harus kita lakukan ?

Perlukah kita mengiba-iba kepada orang- orang ponggah dan zalim serta musyrik itu ?

Imam Asy Syafi’e berkata :
‎ولا تر للأعادي قط ذلا
‎فإن شماتة الأعدا بلاء
‎ولا ترجُ السماحة ََ من بخيلٍ

Wa laa turi lil a’daai qaththu dzullan
Fainnaa syamaatatal a’daa balaaun
Wa laa tarjus samaahata min bakhilin.

Jangan kau perlihatkan kelemahan pada musuhmu

Bencana itu adalah saat mereka gembira atas penderitaanmu

Kebaikan orang kikir jangan menjadi harapanmu…

Allahu Akbar ….

Kaum Muslimin yang dimuliakan Allah ,

Yang dapat kita lakukan untuk saudara muslim Rohingya

Pertama : BERTAUBATLAH dengan sungguh-sungguh kepada Allah , karena dosalah berbagai bencana menimpa,

KeduA BERDOALAH dengan sungguh-sungguh untuk mereka, termasuk dengan Qunut Nazilah .

Bangunlah di penghujung malam,
Bersimpuhlah di batas adzan dan iqamah,
Bersungguhlah dalam sujud-sujudmu,
Pintalah dengan air mata dan jiwa:
Semoga Allah segerakan pertolonganNya
untuk saudara-saudara Muslim Rohingya di Bumi Arakan…
Semoga luka dan nestapa itu terbasuhkan
oleh bahagia dan keimanan.
Semoga para pembantai itu,
Para pendukungnya,
Para pendiamnya,
Disatukan dalam kawah adzab yang merapal lolong kesakitan mereka
hingga jauh ketujuh lapis bumi yang sepi…

Ketiga : BERSIAPLAH untuk berjihad jika ada jalan ke sana, karena inilah jalan kemulian yang telah diletakkan Allah untuk kita , kalaupun kaki dan tangan belum sampai ke sana , jangan sampai jiwapun kerdil untuk bersiap menyambut panggilan jihad.

Keempat :BERINFAQ dengan harta untuk meringankan penderitaan mereka, dan inipun termasuk bagian dari Jihad fie sabilillah.

Kelima :BERSILTURRAHIM kepada pengungsi Rohingya di tempat yang dapat anda jangkau. Jika Allah hadirkan mereka di dekat kita itu berarti berkah buat kita , sambut uluran tangan mereka yg terusir dari negerinya berpuluh tahun lamanya, jadikan rumah anda seperti rumah mereka , jadilah anshar yg baik bagi kaum muhajirin itu.

Keenam: BERBICARALAH tentang mereka dan berikan info yang benar tentang kondisi mereka termasuk di media sosial. Jangan diam seperti syethan yang bisu

Ketujuh :BERPARTISIPASI dan ikut serta dalam kegiatan dan aksi yang menyuarakan pembelaan terhadap Muslim Rohingya .

 

اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُولُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعَاصِيكَ، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ، وَمِنَ الْيَقِينِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا، اللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا، وَأَبْصَارِنَا، وَقُوَّاتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا، وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا، وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا، وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا، وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا، وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا، وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَا يَرْحَمُنا ]) .


Khutbah Jumat Rohingya Adalah Kita

HADIRILAH !!!
Tabligh Akbar dan Penggalangan Dana
“ROHINGYA, Bagian Tubuh Kita yang Lain”
👤 Bersama:
Al Ustadz Ilham Jaya, Lc., M.HI.
(Ketua DPW Wahdah Islamiyah DKI Jakarta, Anggota Dewan Syariah Wahdah Islamiyah)
🗓 Hari : Jum’at, 8 September 2017
🕰 Waktu : Ba’da Maghrib – 20.00 WIB
🕌 Tempat : Masjid Al Hijaz, Restoran Pondok Laras Depok
Siapkan Donasi Terbaik Anda
Diselenggarakan Oleh: Wahdah Islamiyah Jakarta & Depok
🌐 wahdahjakarta.com
📡 Live streaming Facebook: Wahdah Islamiyah Jakarta

Download Buletin Jumat Al Balagh di : http://wahdahjakarta.com/download/

Buletin Al Balagh

Buletin Al Balagh Edisi 37 : Kaum Muslimin Ibarat Satu Tubuh

Kaum Muslimin Ibarat Satu Tubuh

Perumpamaan Umat Islam sebagaimana digambarkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bagaikan satu tubuh. Hadits Rasul yang diriwayatkan oleh Nu’man bin Basyir berbunyi:

“Perumpamaan orang-orang mukmin dalam berkasih sayang bagaikan satu tubuh, apabila satu anggota badan merintih kesakitan maka sekujur badan akan merasakan panas dan demam”. (HR. Muslim).

Hadits lain yang memiliki pesan sama adalah, “Seorang mukmin terhadap mukmin (lainnya) bagaikan satu bangunan, satu sama lain saling menguatkan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Betapa banyak Kaum Muslimin di penjuru bumi yang masih belum merasakan ketenangan dan ketentraman hidup. Di Suriah, Palestina, Afghanistan, Afrika Tengah dan paling anyar sekarang adalah di Arakan Myanmar. Saudara kita muslim dari etnis Rohingya, dibantai, dibunuh secara sadis oleh militer Myanmar tanpa mengenal tua dan muda, dewasa atau  pun anak-anak. Bahkan bayi yang masih di rahim ibunya tak luput dari pembantaian kafirin di sana.

Islam mendorong Umatnya untuk membantu siapa yang membutuhkan. Dan pada hakikatnya menolong orang yang membutuhkan juga berarti bahwa menolong diri sendiri. Ada kaedah dalam bahasa Arab yang berbunyi: aljazaa’ min jinsil ‘amal, bahwa balasan seperti amal yang dilakukan. Karena itu dengan kaedah tersebut kita bisa memahami sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu :

“Siapa yang menyelesaikan problem saudaranya sesama kaum muslimin di Dunia maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menyelesaikan problemnya di Akhirat. Siapa yang memudahkan orang yang kesulitan maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan memberikan kemudahan kepadanya di Dunia dan Akhirat. Siapa yang menutupi aib saudaranya kaum muslimin maka Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menutupi aibnya di Dunia dan Akhirat. Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa akan menolong hambanya selama ia menolong saudaranya”. (HR. Muslim).

“Tidak beriman seorang diantara kalian sehingga mencintai saudaranya kaum muslimin sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri”. (HR. Bukhari).

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala mencatat kita sebagai orang-orang yang beriman dengan sejatinya. Memudahkan kita untuk senantiasa menolong saudara-saudara kita se-aqidah. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan kemudahan bagi Kaum Muslimin yang masih teraniaya di berbagai penjuru bumi. Menolong mereka yang belum bisa merasakan keamanan dalam menjalankan kewajiban-kewajiban agama. Melindungi mereka dari kerusakan yang digencarkan oleh musuh-musuh Islam. Âmîn yâ rabbal ‘âlamîn

 

Download buletin Al Balagh : http://wahdahjakarta.com/download/

LAZIS WAHDAH PEDULI ROHINGYA

Lazis Wahdah Peduli Rohingya

Lazis Wahdah Peduli Rohingya

🚨 LAZIS WAHDAH PEDULI ROHINGYA

LAZIS Wahdah dalam program Wahdah Peduli adalah salah satu diantara 11 lembaga amil zakat dan NGO yang tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan Indonesia untuk Myanmar (AKIM) mengajak kaum Muslimin/Muslimat untuk mendoakan dan membantu meringankan penderitaan Muslim Rohingya yang mengalamai genosida (pembantaian besar-besaran secara sistematis terhadap satu suku bangsa atau kelompok dengan maksud memusnahkan kelompok tersebut).

Kunjungi https://goo.gl/u8RDAr

💡“Perumpamaan kaum mukmin dalam sikap saling mencintai, mengasihi dan menyayangi, seumpama tubuh, jika satu anggota tubuh sakit, maka anggota tubuh yang lain akan susah tidur atau merasakan demam.” [HR. Muslim]

💰 Donasi Peduli Rohingya dapat disalurkan melalui Bank Syariah Mandiri (BSM) norek: 799 900 9004 a.n. Lazis Wahdah Care (Kode Transfer ATM Bersama: 451).

📚 Catatan
1. Demi amanah dan kedisiplinan pencatatan maka diharapkan menambah jumlah nominal 900 setiap transferan. Contoh Rp 100.900,-
2. Konfirmasi Transfer melalui WA/SMS ke +6282315900900, ketik : PR/Nama/Alamat/No.HP/JumlahRp

📻 Info Kegiatan & Program LAZIS Wahdah kunjungi
Web : www.laziswahdah.com
Facebook : https://goo.gl/a2Xkh0
Instagram : https://goo.gl/nBbvTv
Twitter : https://goo.gl/lkt51n
Telegram : https://goo.gl/53rp3E

🌹 Atas partisipasi dan sedekahnya kami ucapkan “Syukran wa Jazakumullahu Khairan” dan semoga Allah memudahkan hajat dan urusan kita dalam kebaikan.

💌 Salam TIM LAZIS Wahdah