Tidak Dapat Membalas Kebaikan? Doakan!

Membalas Kebaikan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda;

من استعاذكم بالله فأعيذوه، ومن سألكم بالله فأعطوه، ومن أتى إليكم معروفا فكافئوه، فإن لم تجدوا فادعواله)) أخرجه البيهقي ((
“Barangsiapa meminta perlindungan kepadamu dengan nama Allah maka lindungilah dia, barangsiapa meminta sesuatu kepadamu karena Allah maka penuhilah permintaannya, dan barangsiapa yang berbuat baik kepadamu maka balaslah kebaikan tersebut, jika kamu tidak dapat membalas kebaikan tersebut maka do’akanlah dia”. (HR. al-Baihaqi, 4/199, Abu Daud, no. 1672, dan An-Nasai, no. 2566; dishahihkan Syekh al-Albani).

Pelajaran Hadits:
1. Siapa yang datang memohon perlindungan dan suaka dalam urusan tertentu wajib dilindungi selama ia berada di atas kebenaran. Demikian pula orang yang dimintai sesuatu atas nama Allah, jika mampu maka ia harus memberikan apa yang diminta.
2. Memohon perlindungan kepada makhluq dalam urusan yang dimampui dan disanggupi makhluq adalah boleh. Boleh pula meminta ketika membutuhkan.
3. Wajibnya membalas kebaikan orang yang berbuat baik kepada kita, jika tidak memiliki sesuatu yang dapat diberikan maka hendaknya mendoakan kebaikan dan keberkahan untuknya. [sym].
(Sumber: Kitab Tuhfatul Kiram Syarh Bulughil Maram, Kitabul Jami’ Bab Al Birr Wa as Shilah, hlm. 598, Karya Syekh. DR. Muhammad Luqman As-Salafi hafidzahullah).
Artikel:http://wahdah.or.id

Posted in Akhlaq, Hadits and tagged , , , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.