DPW DKI Jakarta dan Depok

Tiga Fungsi Rumah Kader Dakwah Menurut Ustadz Zaitun Rasmin

Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin
0
Ketua Umum DPP Wahdah Islamiyah, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin

(Makassar) Wahdahjakarta.com -, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Wahdah Islamiyah (DPP WI) Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin mengatakan bahwa ada tiga fungsi rumah bagi para kader dakwah, yaitu ma’wa, madrasah, dan markaz perjuangan.

“Kita ingin agar rumah-rumah para kader menjadi 3M; Ma’wa, Madrasah, dan Markaz”, ujar Ustadz Zaitun saat menyampaikan pengantar Kajian Spesial Parenting  di arena Mukernas XII Wahdah Islamiyah, Ahad (14/12/2019).

Wahdah Islamiyah kata UZR sapaan akrabnya mencoba untuk terus memadukan antara kegiatan dakwah dan kehangatan keluarga.

Baca Juga: Muslimah Wahdah Canangkan Penguatan Ketahanan Keluarga

“Dingin dan kerasnya tantangan di luar, tidak boleh mengurangi hangatnya cinta kasih di rumah-rumah kita”, tegasnya.

“Bahkan, justru kehangatan di dalamnya kita harapkan dapat men-charge kembali energi para da’i”, imbuhnya.

Ma’wa terang Ustadz Zaitun artinya ‘tempat berlabuh’.

“Tempat kita kembali pulang, sebenar-benar pulang, tempatdi sana ada orang-orang yang kita rindukan, dan merekapun merindukan kehadiran kita”, lanjutnya.

Yang kedua fungsi madrasah. “Rumah adalah ‘al madrasatul ula’, Madrasah pertama bagi anak-anak kita”, jelasnya.

“Kita adalah pendidik pertama, sebelum kita serahkan kepada ustadz-ustadzahnya di sekolah dan pesantren”, tambahnya.

Baca Juga: Selamatkan Keluarga dari Bahaya LGBT

Adapun fungsi rumah sebagai markaz maksudnya rumah menjadi tempat menanamkan ruh dan semangat perjuangan.

“Kita memang ingin agar rumah kita senyaman surga. Tempat kita untuk surut sejenak dari riuhnya dunia”, ungkapnya.

“Namun ‘baiti jannati’ tidak berarti menghilangkan ruh perjuangan. Rumah adalah barak-barak tempat kita menginduksi semangat kepada generasi penerus perjuangan”, tandasnya. []

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: