Tiga Petuah Ustadz Yusran Kepada Alumni STIBA Makassar

Ustadz Muhammad Yusran Ansar membuka Sidang Senat Terbuka STIBA Makassar Wisuda Sarjana Ke.1

Tiga petuah Ustadz Yusran kepada alumni STIBA Makassar yang diwisuda Senin (25/12/2017); syukur nikmat, mujahadah, dan jangan lupakan kebaikan semua pihak yang memiliki  andil  dalam meraih sukses sebagai mahasiswa dan  alumni STIBA Makassar.

(Makassar-wahdahjakarta.com)- Senin (25/12/2017) Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar menggelar wisuda pertama di ruang aula Hasanuddin PKP2A II LAN Antang, Makassar. Prosesi wisuda dibuka oleh Ketua STIBA Ustadz Muhammad Yusran Anshar, Lc., M.A., Ph.D.

Sebelum membuka prosesi wisuda, Ustadz Yusran menyampaikan tiga petuah menggugah kepada para civitas akademika dan alumni STIBA Makassar. Pertama, Pesan dan nasehat untuk mensyukri nikmat ilmu yang diperoleh selama kuliah serta gelar akademik yang diraih setelah lulus dan diwisuda.
Beliau mengutip Firman Allah Ta’ala dalam surah an-Nahl: 53,

وَمَا بِكُم مِّن نِّعْمَةٍ فَمِنَ اللّهِ ثُمَّ إِذَا مَسَّكُمُ الضُّرُّ فَإِلَيْهِ تَجْأَرُونَ ﴿٥٣﴾

Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya).”
“Nikmat apa saja baik yang lahir maupun batin, yang disadari maupun tidak, maka semuanya berasal dari Allah, “ jelasnya.
“Maka tidak ada kata yang paling pantas bagi seorang hamba selain mengucapkan,

الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَـذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلا أَنْ هَدَانَا اللّهُ

Segala puji bagi Allah yang telah menunjukkan kepada kami surga ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk,” lanjutnya mengutip surah Al-A’raf ayat 43.

Karena itu pakar hadits jebolan Medinah International Univesity (MEDIU) Malaysia ini mengajak seluruh civitas akademika dan alumni STIBA untuk terus bersyukur kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

Petuah kedua yang disampaikan Ustadz Yusran adalah ajakan untuk terus bermujahadah dalam belajar dan mengembangkan ilmu. Beliau menyitir firman Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam surat Al-‘Ankabut ayat 69;

Baca Juga  Alhamdulillah, Syaikh Yusuf Estes Tiba di Indonesia

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ ﴿٦٩﴾

Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.” (QS. Al-Ankabut: 69).

“Dulu,” kata Ustadz Yusran, “Kita sangka tidak bisa mengadakan wisuda, kita tidak mungkin jadi perguruan tinggi formal. Belasan tahun kita usahakan namun selalu gagal. Akhirnya kita dapat izin operasional, akreditasi B, lalu munaqasyah dan yudisum”, terangnya mengenang proses panjang perjalanan institusi yang dipimpinnya. “Dan hari inilah puncaknya, sidang senat tebuka,” ucapnya penuh suka cita.

Semua ini, menurutnya, tidak lahir begitu saja, namun atas taufik dari Allah kemudian usaha civitas akademika. Karenanya ia mengimbau agar seluruh sivitas akademika STIBA terus meningkatkan mujahadah.

Petuah ketiga,  anjuran mengamalkan  firman Allah,

وَلاَ تَنسَوُاْ الْفَضْلَ بَيْنَكُمْ

“Dan janganlah kamu melupakan keutamaan di antara kamu.” (QS. Al-Baqarah: 237).

Berdalilkan ayat ini, Ustadz Yusran mengingatkan bahwa hasil yang dicapai ini bukan keberhasilan satu atau enam orang, atau dosen maupun pengelola semata, tapi keberhasilan ini merupakan buah kerja sama seluruh pihak.
“Jazakumullahu khairan kepada seluruh yang telah membantu, mengarahkan dan mendoakan kami. Mulai dari para pengurus DPP WI, Dewan Penyantun, Kopertais Wilayah VIII, dan pihak pemerintah bersama seluruh jajarannya. Demikian pula kepada anak-anak kami para mahasiswa dan wisudawan hari ini,” pungkasnya. [ed:sym]

Posted in Artikel, Berita and tagged , , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.