UKM Pers STIBA Makassar Gelar Diklat Jurnalistik

Irfan Abdul Gani Saat menjadi pemateri dalam pelatihan jurnalistik yang diadakan Unit Kegiatan Mahasiswa STIBA Makassar.

(MAKASSAR) Wahdahjakarta.com– Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Sekolah Tinggi Ilmu Islam dan Bahasa Arab (STIBA) Makassar, mengadakan pelatihan jurnalistik pada Ahad (10/11/2019) di Mesjid Anas Bin Malik, kawasan kampus STIBA Makassar.

Turut hadir pendiri media online www.pilarindonesia.com Irfan Abdul Gani menjadi pemateri dalam pelatihan jurnalistik tersebut.

Mantan jurnalis di sejumlah media nasional dan redaktur pelaksana di beberapa koran lokal di Makassar ini kemudian melatih peserta tentang teknik penulisan berita dan teknik wawancara.

Dalam pemaparannya yang berlangsung di lantai 2 Masjid Anas bin Malik Kampus STIBA Makassar itu, Irfan terlebih dahulu mengenalkan tentang lingkup aktivitas kewartawanan beserta tugas dan fungsinya.

“Tugas utama pers itu adalah menyiarkan informasi, mendidik, menghibur dan sebagai kontrol sosial,” terangnya.

Menurut Irfan, sosok wartawan itu dituntut memiliki pengetahuan yang memadai, jejaring narasumber yang luas, kemauan disertai keberanian dan ketekunan dalam menggali informasi, keterampilan mengemas laporan, serta komitmen terhadap institusi media yang ditempati bekerja.

Dia pun menjelaskan panjang lebar tentang metode penulis berita yang disebutnya ada dua, yakni straight news dan future news.

“Ciri utama dari dua jenis berita tersebut ada pada karakteristik. Kalau straight news, modelnya piramida terbalik, sedangkan untuk jenis future news menggunakan piramida sempurna,” jelas Irfan.

Firmansyah Lafiri Saat membawakan materi kode etik jurnalistik

Jelang Zuhur, materi tentang kode etik jurnalistik dibawakan oleh Firmansyah Lafiri, mantan redaktur Tribun Timur dan mantan pemimpin redaksi Koran Harian Amanah.

Ketua UKM Pers STIBA, Siddiq Abdillah, menyebut peserta pelatihan jurnalistik berasal dari bagian kehumasan lembaga-lembaga yang ada di dalam Kampus STIBA.

Meski pelatihan hanya berlangsung sehari, namun panitia pelaksana dan peserta berkomitmen akan terus belajar, termasuk dengan menindaklanjuti materi jurnalistik yang telah diperoleh.

“Sebagai langkah awal, kita buat grup WhatsApp, dengan memasukkan para peserta dan pemateri untuk menjadi wadah sharing ilmu dan informasi,” tutur Siddiq.

Sumber : http://stiba.ac.id/2019/11/11/adakan-pelatihan-jurnalistik-ukm-pers-hadirkan-praktisi-media/

Posted in Artikel.

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.