Ustadz Zaitun: Islam Bukan Datang untuk Menaklukkan dan Menjajah

Ketua Umum Wahdah Islamiyah, Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin saat menyampaikan ceramah Tabligh Akbar di Dumai, Sabtu (3/3/2018)

Ustadz Zaitun: Islam Bukan Datang untuk Menaklukkan dan Menjajah

(Kota Dumai) wahdahjakarta.com – Ketua Umum Wahdah Islamiyah (WI) Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin menyatakan bahwa umat Islam akan selalu bangkit dan eksis sampai hari kiamat. Hal ini dikatakan Ustadz Zaitun saat menyampaikan ceramah Tabligh Akbar di Masjid Al Muhajirin Komplek Pertamina, Kota Dumai, Riau pada Sabtu (3/3/2018).

Menurut Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini hal itu merupakan sunnatullah sebagaimana yang termaktub dalam nash-nash Al Qur’an maupun As Sunnah. Namun perlu dicatat, kata beliau, bahwa kemenangan Islam bukan untuk menaklukkan dan menjajah bangsa-bangsa. “Perlu dicatat, bahwa ketika Islam berjaya, kemenangan Islam bukan untuk menaklukkan, atau bahkan merampas, dan menjajah orang lain. Umat agama lain tidak perlu khawatir, ini telah dibuktikan sepanjang sejarah”, terangnya.

Menurut beliau umat Islam memiliki sumber kekuatan yang luar biasa yang tidak dimiliki agama dan umat manapun, yaitu Al Quran dan As Sunnah. “Ini merupakan sumber daya yang jauh lebih berharga dibandingkan sekedar melimpahnya sumber daya alam. Dari sinilah Islam akan terus melahirkan para pejuang dengan cara yang istimewa”, jelasnya.

Jama’ah Tabligh Akbar Ustadz Zaitun

Selanjutnya Ketua Ikatan Ulama dan Da’i Asia Tenggara ini menerangkan tiga pola dan formulasi perjuangan yang menjadi penggerak dalam menegakkan Islam. “Ada formulasi perjuangan yang menjadi penggerak dalam Islam. Ada tiga pola yang terstruktur dan terintegrasi, yaitu dakwah, hisbah (amar ma’ruf nahi munkar), dan jihad fii sabilillah”, tandasnya.

Baca Juga  Meriahnya Wisuda Santri LP3Q Wahdah Islamiyah Gowa di Makassar

Wakil Ketua Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia ini menjelaskan juga bahwa jihad umat Islam hari ini bukanlah angkat senjata. Tetapi berupaya dan berjuang dengan sungguh-sungguh mewujudkan kemaslahatan bagi ummat dan bangsa. “Semua upaya mendatangkan maslahat bagi umat yang di dalamnya ada kesungguhan, perjuangan, dan pengorbanan, maka itu adalah jihad”, pungkasnya. [ibw/sym]

Tahfidz Weekend
Posted in Artikel, Berita and tagged , , , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.