Ustadz Zaitun: Jihad Kita Hari Ini Adalah Jihad Dakwah dan Tarbiyah

Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin pada Pembukaan Mukernas X DPP WI

“Jihad kita hari ini adalah dengan dakwah, tarbiyah dan pembinaan intensif.  Jika kita memahami bahwa jihad kita hari ini adalah dakwah, maka sudah menjadi kelaziman bagi siapa saja yang memiliki semangat juang untuk melakukan pembinaan secara intensif melalui halaqah tarbiyah”. (Ustadz Zaitun).

(Makassar-wahdahjakarta.com)- Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Wahdah Islamiyah (WI)Ustadz Muhammad Zaitun Rasmin mengatakan bahwa jihad kita hari ini adalah jihad dakwah dan tarbiyah. Hal ini beliau katakan saat menyampaikan sambutan dan arahan pada pembukaan Musyawarah Kerja Nasional ke.10 (Mukernas X) DPP WI  pada Jum’at malam (22/12/2017), di Asrama Haji Sudiang Makassar. “Jihad kita hari ini adalah dengan dakwah, tarbiyah dan pembinaan intensif”, ujarnya.

Menurut Ketua Ikatan Ulama dan Asia Tenggara ini mewujudkan dakwah sebagai jihad harus ditopang oleh program kaderisasi dan pembinaan intensif yang sungguh-sungguh.  “Jika kita memahami bahwa jihad kita hari ini adalah dakwah, maka sudah menjadi kelaziman bagi siapa saja yang memiliki semangat juang untuk melakukan pembinaan secara intensif melalui halaqah tarbiyah”, terangnya. “Harus ada kerinduan membina halaqah”, tegasnya.

Disini beliau menekankan pentingnya proses pembinaan dengan penanaman ilmu dan nilai-nilai semangat juang. Proses pembinaan intensif melalui “tarbiyah” ini diharapkan akan terus mencetak kader-kader yang tangguh  dan militan di medan dakwah.

Baca Juga  Imam Masjidil Aqsha Apresiasi Kiprah Wahdah Islamiyah

Kader militan dalam kamus Wahdah Islamiyah adalah mereka yang siap hidup dengan Islam, mengisi hati dengan iman, akal dengan ilmu syari serta punya semangat juang yang tinggi, tidak mengenal waktu dan tempat,” tegasnya.  “Kader militan adalah kader yang siap ditempatkan dimanapun di seluruh wilayah Indonesia,” pungkasnya.

Tahfidz Weekend

Dengan kualifikasi kader seperti itu beliau berharap semakin banyak da’i-da’i militan yang siap ditempatkan di seluruh wilayah di Indonesia. Ini karena rasio antara jumlah penduduk dan jumlah da’i masih dianggap jauh dari memadai.

Mukernas X Wahdah Islamiyah mengusung tema “Optimalisasi Peran Kader dalam Pengembangan Organisasi Menuju Visi Misi 2030”. Agenda tahunan ini diikuti 1075 an pengurus WI dari seluruh Indonesia. Direncanakan akan berlangsung selama tiga hari, 22-24 Desember 2017. [ibw/sym]

 

Posted in Berita and tagged , , , , , , .

Tinggalkan komentar Anda dengan kata-kata yang sopan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.